2018, LPG 3 Kg Hanya Untuk Rumah Tangga Miskin

2018, LPG 3 Kg Hanya Untuk Rumah Tangga Miskin

191
Medan – gnews.online |
Pemerintah akan mulai memberlakukan distribusi LPG 3 kg secara tertutup pada Februari 2018 mendatang. Secara teknis, distribusi ini hanya bagi masyarakat atau rumah tangga miskin agar subsidi LPG 3 kg tersebut tepat sasaran.
“Rencana pemerintah, sesuai Permen ESDM No 26/2009. Akan melakukan distribusi tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar miskin. Jadi, penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran kepada yang memang benar-benar kurang mampu,” kata Area Manager Communication and Relations Sumbagut PT Pertamina MOR I Rudi Arifianto didampingi Senior Sales Executive LPG II Sumbagut Ahmad Yudistira, di Medan, Kamis (5/10).
Untuk teknisnya, Rudi menuturkan saat ini sedang dalam proses di pemerintah. Nantinya, data warga miskin itu akan disesuaikan dengan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Pusat.
“Data itu akan disesuaikan juga dengan penerima listrik Rumah Tangga Mampu (RTM) itu, program pemerintah juga. Jadi, hanya yang benar-benar miskin sesuai data TNP2K itu yang menerima LPG 3 Kg,” ungkapnya.
Rudi mengimbau kepada masyarakat mampu untuk tidak lagi menggunakan tabung melon LPG 3 kg. Tabung melon hanya diperuntukan bagi warga miskin saja.
“Coba bayangkan, masyarakat dengan kemampuan ekonominya bisa membeli tiga atau empat tabung 3 kg sekaligus untuk keperluan di rumahnya seperti water heater, memasak dan lainnya. Sementara, jika yang mampu itu semua beli 3 kg maka kuota terus berkurang dan alhasil warga benar-benar miskin tidak dapat membeli karena stok habis,” tegasnya.
Menurutnya, warga mampu tetap boleh membeli LPG 3 kg namun dengan harga kekinian. “Warga mampu tetap boleh membeli, tapi ya mengikuti harga pasar. Karena memang program itu khusus bagi warga miskin. Coba lihat tabung melon itu ada tulisan khusus warga miskin. Jadi, itu program pemerintah yang tepat sasaran dan benar-benar miskin yang terima,” ungkapnya.
Sementara itu, Ahmad Yudistira menambahkan, bahwa selama ini pengguna LPG 3 kg dari distribusi di Sumut sebanyak 40 persen itu warga mampu. Artinya, lebih banyak warga mampu dengan daya beli tinggi yang pakai LPG 3 kg.
Perlu diketahui, Pertamina telah mendistribusikan LPG 3 kg di wilayah Sumatera Utara hingga September 2017 berjumlah 255.657 metric ton atau sekitar 85 juta tabung. Jumlah ini telah melebihi 1persen dari kuota yang ditetapkan hingga September yaitu 254.033 metric ton atau sekitar 84,6 juta tabung.
“Dari berbagai hasil operasi pasar yang kita lakukan di lapangan. Terlihat jelas, sekitar 40 persen itu warga mampu. Ini yang kita sayangkan, karena itu sebenarnya untuk warga miskin bukan warga mampu. Kita punya tabung 5,5 KG dan 12 KG untuk warga mampu,” jelasnya. (art)