98 Mahasiswa Ikuti ToT Anti Narkoba di Unpab

98 Mahasiswa Ikuti ToT Anti Narkoba di Unpab

538

gnews.online: Sebanyak 98 mahasiswa mengikuti Trainig of Trainer (ToT) Gerakan Mahasiswa  Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalah Gunaan Narkotika (Gema Artipena) Sumatera Utara (Sumut), di  Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab), Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (15/3).

Kegiatan yang digelar di ruang seminar Gedung A Kampus Tamaddun Mandiri Unpab itu dibuka Ketua Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (Artipena) Sumut yang juga Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM.

Hadir dalam kegiatan itu,  Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Brigjend Andi Loedianto,  Kepala Bidang (Kabid) Cegah dan Pelayanan Masyarakat (Yanmas) BNNP Sumut AKBP Magdalena Sirait SSi, Rektor III Unpab Samrin SE MM,  Sekretaris Artipena Sumut Karnirius Harefa, dosen dan perwakilan mahasiwa dari berbagai berbagai perguruan tingi di Sumut.

Kepala  BNNP Sumut Brigjen Andi Loedianto dalam sambutannya mengatakan, Artipena Sumut menjadi contoh dalam keikutsertaan organisasi ini dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus. Ini karena Artipena Sumut memiliki program yang sangat baik dalam membantu aparat dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

“”Saya bilang baik dan menjadi percontohan, karena Artipena Sumut melibatkan pimpinan perguruan tinggi, dosen dan mahasiwa dalam pencegahan narkoba. Saya sangat mendukung kegiatan Artipena. Saya merasa sangat terbantu sekali dengan adanya Artipena ini. Ini artinya pencegahan narkoba ini bukan hanya tanggung jawab BNN tetapi juga tanggung  jawab kita semua,” kata jenderal polisi berbintang satu ini.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Artipena Sumut Karnirius Harefa dalam laporannya mengatakan, ToT Gema Artipena diikuti 98 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Medan. Setelah mendapat pelatihan dari dari BNN, para peserta diharapkan membentuk satgas-satgas di kampus masing-masing sekaligus membuat program pencegahan penyalahgunaan di perguruan tinggi.

“Kita berharap para peserta ini akan melatih relawan di kampus masing-masing dalam membantu pencegahan penyalahgunaan narkoba,” kata Karnirius Harefa. (dev)