Akademi Kesehatan Yayasan Indah Siap Menjadi STIKES 

Akademi Kesehatan Yayasan Indah Siap Menjadi STIKES 

22
gnews.online | Akademi Kesehatan Yayasan Indah Medan yang memiliki Akademi Kebidanan (Akbid), Akademi Keperawatan (Akper) dan Akademi Farmasi (Akfar), siap berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES).
Perubahan menjadi STIKES itu setelah Ketua Yayasan Indah Medan, dr M Riski Ramadhan Hasibuan SH SE MKM menerima penyerahan izin operasional STIKES, yang diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Sumatera Utara (Sumut) Prof Dr Dian Armanto, (19/10/2018).
“Penyerahan izin operasional STIKES Indah Medan ini merupakan penambahan Program Studi (Prodi) S1 Farmasi, kemudian Prodi D-III Farmasi, Prodi D-III Keperawatan, dan Prodi D-III Kebidanan Indah Medan,” kata Riski Ramadhan kepada wartawan, Minggu (21/10/2018).
Ketua Yayasan Indah Medan, dr Riski Ramadhan Hasibuan mengatakan, perubahan menjadi STIKES bagi Yayasan Indah merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Sumut. Bahwa Yayasan Indah Medan telah melakukan penyatuan dengan menambahkan Prodi S1 Farmasi, D3 Farmasi, D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan.
“Perubahan ini juga merupakan kemajuan – kemajuan yang sesuai dengan harapan dan tuntutan masyarakat,” ujar putra H Abdul Haris Hasibuan SE tersebut.
Dengan perubahan itu, kata Riski Ramadhan, tentunya STIKES Yayasan Indah Medan akan terus berbenah dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, sehingga melahirkan tenaga kesehatan yang profesional.
“Yang jelas kita nantinya akan mempersiapkan tenaga kesehatan yang unggul, humanis, berjiwa mengabdi pada kehidupan masyarakat dan berdaya saing global,” ungkap Riski.
Menurut Riski Ramadhan, setiap tahunnya Yayasan Indah Medan telah melahirkan lulusan tenaga kesehatan, baik perawat, bidan dan tenaga farmasi  yang telah tersalur di berbagai rumah sakit maupun perusahaan di Indonesia khususnya di Sumut. (dev)