Atlit Pordibya Sumut Berprestasi di Malaysia

Atlit Pordibya Sumut Berprestasi di Malaysia

235

gnews.online | Institut Karate-Justu (Inkatsu) Pordibya Sumatera Utara (Sumut) telah mengirimkan 4 atlit untuk mengikuti ajang perlombaan 8 tahun  Silent Knight Karate Cup 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang diselenggarakan 25-26 Februari 2017.

Ketua Pengprov Pordibya Sumut HM Nezar Djoeli ST menyatakan, dari 4 atlit yang bertarung, 2 diantaranya berhasil mendapatkan perak dan 1 perunggu.

“Atlit Julrio Purba awalnya unggul dengan skor 4-2, dan diyakini bisa menyabet medali emas. Namun Julrio melakukan hansuku cikaku yakni menciderai lawan yang menyebabkan lawan patah hidung sehingga Julrio didiskualifikasi saat final, dan hanya berhak mengantongi medali perak,” tutur Nezar.

Sementara atlit lainnya yang juga mengantongi medali perak adalah Beti Manurung yang berlaga di kelas Senior Female 55 kg.

Sedangkan Dicky Prasetyo yang main di kelas senior 55 kg, hanya berhasil mendapatkan medali perunggu. Sedangkan Citra Tampubolon belum berhasil mengantongi medali.

Menurut Nezar yang ikut mendampingi para atlit di Kuala Lumpur, Pordibya Sumut merasa terhormat karena disambut makan siang bersama dengan President Hayasyi-ha Asia Pasifik Karate Federation yaitu Han si Dr T Ponniyah JMW.KMNzPJK, dan diberi kesempatan menyerahkan tropi untuk kelas-55, -50,dan kelas -84 pada turnament tersebut.

Team Pordibya Sumut yang berangkat ke Kuala Lumpur antara lain Ketua pengprove HM.Nezar Djoeli ST (DAN IV), Sekjen Facroelrozi SH (DAN3), Ketua Dewan Guru Jaya Kirana Lubis (DAN VI) dan Manager Saleh Alhabsy (DAN V) yang juga mantan atlit nasional dan utusan dari PB (binaan Ketum Darli Siregar DAN VI).

Dalam kesempatan ini Sensei ArivalaganMBA (National Karate Coach Malaysia) sangat mendukung kebangkitan Pordibya khususnya di Sumatera Utara dengan kembali mengundang pada tournamen Milo Cup yang akan diadakan di Malaysia pada bulan 5 mendatang.

Nezar yang juga Anggota DPRD Sumut meminta kepada pemerintah Sumut dan seluruh perusahaan yang memiliki dana CSR agar lebih mendukung olahraga karate karena dari olah raga karate dapat menciptakan manusia – manusia yang sportif dan dapat jauh dari pengaruh narkoba yang sedang marak maraknya di negeri ini dan dapat mengharumkan nama bangsa.

Ditambahkan Nezar, di bulan Maret mendatang Pordibya Sumut akan mempersiapkan atlit-atlitnya untuk bertanding di Kejuaraan Mendagri di Lampung dan tergabung dalam tim PB Pordibya dengan target segudang prestasi dan meraih best of the best sebagai juara yang paling bergengsi di tournament tersebut.  (koh)