Bank Mandiri Jadi Partner Dalam GATF

Bank Mandiri Jadi Partner Dalam GATF

88

Medan – gnews.online |

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendukung penggunaan transaksi nontunai dan menjadi partner dalam penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018, termasuk yang diadakan di Sun Plaza Medan, dari tanggal 23-25 Maret 2018 dan diikuti sekitar 14 travel agent.

Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 Parlindungan Hutahaean mengatakan, Bank Mandiri menjadi partner dalam event GATF 2018 yang menurut rencana akan berlangsung di 29 kota di Indonesia. Khusus di wilayah kerja Bank Mandiri Region I/ Sumatera 1, GATF 2018 dilaksanakan di Medan, Banda Aceh, Pekanbaru dan Batam, dalam kurun waktu yang berbeda.

“Dengan semangat Sinergi BUMN, serta mendukung dan meningkatkan program pemerintah dalam hal Gerakan Nasional Nontunai, Bank Mandiri memberikan benefit dan kemudahan transaksi bagi seluruh nasabah Bank Mandiri, khususnya pemegang kartu debit dan kartu kredit,” jelasnya kepada wartawan disela-sela GATF 2018, Jumat (23/3).

Parlindungan Hutahaean mengatakan, benefit yang dapat diperoleh nasabah Bank Mandiri di antaranya harga khusus untuk pembelian tiket dengan cicilan 0% hingga 24 bulan, tambahan potongan harga berupa cashback langsung dan diskon fiestapoin hingga 50%.

Parlindungan Hutahaean mengatakan, komitmen Bank Mandiri untuk mendorong penggunaan transaksi nontunai tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mewujudkan cashless society yakni mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi secara nontunai.

“Transaksi nontunai juga telah terbukti memiliki banyak manfaat, yakni lebih aman, nyaman dan praktis. Masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar saat ingin bertransaksi dalam GATF 2018. Cukup dengan menggunakan kartu kredit dan  kartu debit dalam melakukan transaksi,” ujarnya.

Parlindungan mengatakan, untuk wilayah kerja Region I/ Sumatera 1,  Bank Mandiri saat ini telah memiliki 283 kantor cabang, 1.469 mesin anjungan tunai mandiri (ATM), 25.388 mesin electronic data capture (EDC).

“Saat ini jumlah nasabah penabung pada wilayah kerja tersebut sebanyak 2,1 juta nasabah dan jumlah nasabah pemegang kartu kredit sebanyak 382.000. Sedangkan untuk Kota Medan dan sekitarnya, jumlah nasabah Bank Mandiri tercatat sebanyak 494.000 nasabah, dengan pemegang kartu debit sebanyak 422.000 dan pemegang kartu kredit Mandiri sebanyak 180.000 nasabah,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, sepanjang tahun 2017, nilai transaksi kartu debit, kartu kredit dan kartu prepaid Bank Mandiri Region I/ Sumatera 1  mencapai sekitar Rp 7,5 triliun. Sekitar 40% dari nilai transaksi tersebut berada di Sumatera Utara (Sumut).

“Setiap tahun, nilai transaksi tersebut mengalami pertumbuhan. Untuk tahun ini, kita menargetkan transaksi yang menggunakan kartu debit, kartu kredit dan kartu prepaid Bank Mandiri dapat tumbuh 15%.  Kita juga berencana akan menambah 2.000 mesin EDC untuk wilayah kerja Bank Mandiri Region I/ Sumatera 1,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Parlindungan mengatakan, Bank Mandiri  memberikan apresiasinya kepada maskapai Garuda Indonesia, travel agent dan pihak-pihak lain yang terlibat, atas kerjasamanya dalam GATF 2018. Diharapkan, kerjasama yang sudah terjalin tersebut dapat terus berlangsung di masa mendatang. (rel)