Bubur Psyllium, bagi yang Bermasalah dengan Pencernaan

Bubur Psyllium, bagi yang Bermasalah dengan Pencernaan

380

gnews.online | Psyllium husk atau yang dikenal juga dengan Pantago ovata, ialah tanaman yang ditemukan di India dan telah banyak dijadikan suplemen makanan. Psyllium husk terkenal akan kemampuannya dalam menurunkan kolesterol serta kadar gula dalam darah, serta untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan pencernaan.

Melihat manfaat tersebut, dan celah bisnis jika Psyllium dijadikan satu produk kuliner, Zulfan pun meraciknya jadi satu menu makanan; Bubur Psyllium.

Membuka gerainya di Jalan Sei Belutu No. 50 Medan, Sumatera Utara, tepatnya di depan Bakso Widura, Zulfan dan sang istri Sri Mahraini pun mengusahakan produk kuliner itu sejak akhir tahun 2016.

“Berawal dari istri yang mengalami sakit asam lambung akut, lalu berhasil sembuh setelah mengonsumsi Psyllium, kami pun membuka usaha Bubur Psyllium ini,” kata Zulfan.

Menu Bubur Psyllium Husk herbal ini punya pilihan rasa daging ayam, daging sapi, dan bawang goreng. Diolah dengan tambahan sayur-sayuran, kacang hijau, dan kedelai, kemudian diberi pelengkap berupa kerupuk.

bubur_20170115_130511Dikatakan, Psyllium cukup baik untuk perawatan usus, kanker lambung, sembelit, wasir, jantung, tekanan darah tinggi, diet, diabetes, ginjal, obesitas, juga untuk penambah stamina.

Serat ini memang tidak dapat dicerna dalam usus, namun memiliki manfaat untuk memperlancar buang air besar serta menyehatkan usus.

Psyllium husk sendiri merupakan bahan utama dari fiber unik di mana zat ini kaya akan gelatin atau penyerap air. Manfaat dan fungsi Psyllium husk yang utama ialah sebagai pembersih usus dan penjaga kadar air dalam kotoran.

“Istilahnya, kami menjadikan obat sebagai makanan, dan makanan sebagai obat. Kami menawarkan makanan yang sehat, terlebih itu herbal ini serba alami,” sambung Zulfan.

Zulfan tidak hanya menyajikan Bubur Psyllium di gerainya. Dia juga  menyediakan Bandrek Singa yang diimpor langsung dari Jawa Timur, serta penganan lain seperti roti.

“Jadi klop, mengonsumsi bubur sambil minum bandrek. Bandrek jahe merah yang kami sajikan juga bisa diracik sehat, sesuai dengan permintaan konsumen. Misalnya untuk yang bermasalah dengan diabates kami gunakan Diabetasol, atau untuk tulang menggunakan Entrasol. Gula yang digunakan juga gula aren,” paparnya.

Sejauh ini, menurut Zulfan, sambutan konsumen cukup lumayan, walau mereka masih terus memperkenalkan produk baru ini. “Setidaknya, konsumen yang sudah terbiasa datang ke mari sudah merasakan manfaatnya untuk kesehatan tubuh mereka,” ucap Zulfan, yang selalu siap mengedukasi pelanggannya yang datang ke warung itu, mengenai manfaat Psyllium husk.

Jadi, bila suatu saat Anda merasa lapar dan mencari sajian yang hangat namun sehat, singgahlah ke warung ini. Ingat jam bukanya, pagi mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dan malam mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. (koh)