Bupati DS Resmikan STKIP Pangeran Antasari

Bupati DS Resmikan STKIP Pangeran Antasari

126

Kehadiran STKIP Pangeran Antasari Percepat Cita-Cita DS Berdaya Saing

gnews.online | Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan meresmikan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pangeran Antasari sekaligus membuka Seminar Pendidikan “Orientasi Kebijakan Pembangunan Pendidikan Sebagai Upaya Meningkatkan Peran dan Mutu Guru Berkarakter”, di Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari Jalan Veteran No.1060/19 Helvetia, Sabtu (29/7).

Peresmian STKIP Pangeran Antasari tersebut dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah 1 Sumut Prof. Dian Armanto, MPd, MA, MSc, PhD, anggota DPRD Sumut Mhd. Faisal SE, Brillian Moctar, Ketua NU Sumut H. Afifuddin Lubis, MSi, Kepala Dinas Pendidikan Sumut diwakili Rosmawati Nadeak, Kepala Dinas Pendidikan Medan Drs Hasan Basri MM, Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang diwakili Drs. Yusnaldi, MPd, Penasehat Yayasan Dr. RE Nainggolan, Pembina Yayasan Dr. Heriyanti, SH, MKn, Ketua Yayasan Dr. Tommy Leonard, SH, MKn, Koordinator Yayasan Pangeran Antasari, Ketua STKIP Pangeran Antasar, para kepala sekolah, dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati DS H Ashari Tambunan mengatakan, mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan UUD 1945, merupakan tanggungjawab bersama. Untuk melaksanakan amanat tersebut, tentu kita dituntut secara gencar melakukan evaluasi, pembenahan, perbaikan peningkatan mutu maupun kualitas pendidikan, mulai dari tenaga pendidik sampai dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Dengan diresmikannya STKIP Pangeran Antasari ini, berarti akan menambah dan memperluas jangkauan didik ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Kita memiliki cita-cita mewujudkan Deliserdang yang maju, berdaya saing, religius, dan bersatu dalam kebhinekaan. Untuk itu, kehadiran STKIP Pangeran Antasari ini tentunya akan mempercepat laju pencapaian cita-cita Deliserdang tersebut,” kata Ashari Tambunan.

Untuk itu, Ashari Tambunan mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Deliserdang, dirinya mengucapkan terimakasih dan selamat kepada pengurus Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari beserta seluruh civitas akademika, atas inisiasinya mendirikan STKIP Pangeran Antasari.

“Kita yakin dari tempat ini akan lahir generasi yang maju cara berfikirnya, kompetitif dalam setiap upayanya, berkepribadian dan berakhlak mulia dalam pengabdiannya serta mengutamakan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Selamat atas diresmikannya STKIP Pangeran Antasari ini,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Kopertis Wilayah 1 Sumut Prof. Dian Armanto, MPd, MA, MSc, PhD mengaku bangga dengan kehadiran STKIP Pangeran Antasari ini. Di Sumatera Utara ini ada 264 sekolah tinggi swasta, di Medan 157, di Deliserdang ada 12 ditambah satu lagi STKIP Pangeran Antasari. Semoga STKIP Pangeran Antasari bisa berjalan sesuai dengan visi-misinya yaitu, Unggul, Mandiri, dan Religius.

Pada kesempatan itu, Prof. Dian Armanto mengingatkan, hal pertama adalah perguruan tinggi itu harus sehat, PTS harus memiliki izin, Terakreditasi BAN PT, yayasannya tidak konflik, pimpinan PTS nya tidak konflik, dosen dan mahasiswanya terdaftar di pangkalan data perguruan tinggi, dosennya cukup, harus S2. Untuk STKIP Pangeran Antasari karena masih baru saat ini statusnya sudah Terakreditasi BAN PT.

“Saya berharap Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari bisa menyiapkan ke depan bagaimana menjadikan perguruan tinggi yang unggul, mandiri dan religius. Saya berharap sampai 500 tahun yang akan datang, STKIP Pangeran Antasari ini masih tetap ada,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, perguruan tinggi swasta itu harus berkualitas dan bermutu. Untuk itu, ada empat hal yang harus dilaksanakan di antaranya statuta, sumber daya manusia yaitu dosennya harus minimal S2, harus ada S3 dan guru besar, kemudian dosen dan mahasiswanya melakukan penelitian ilmiah.

“Saya berharap, empat tahun ke depan 40 persen dosen STKIP Pangeran Antasari harus S3, setelah itu harus ada guru besar. Dosen dan mahasiswanya harus melakukan penelitian ilmiah. Semoga ini bisa menjadikan STKIP Pangeran Antasari menjadi perguruan tinggi swasta yang sehat dan perguruan tinggi swasta yang berkualitas,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari Dr. Tommy Leonard, SH, MKn menyampaikan, Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari telah 31 tahun berdiri dan memiliki pengalaman dalam dunia pendidikan. Berbekal pengalaman itu, pihaknya mendirikan STKIP Pangeran Antasari dengan tujuan ikut memberikan kontribusi lebih besar dalam dunia pendidikan.

“Setelah melalui proses yang panjang serta didukung dan direkomendasikan oleh Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof. Dian Armanto MPd, MA, MSc, PhD, STKIP Pangeran Antasari memperoleh izin dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Oleh karena itu dalam kesempatan ini kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Koordinator Kopertis Wilayah 1 Sumut,” ujarnya.

Untuk menunjang kelancaran proses perkuliahan STKIP Pangeran Antasari, lanjut Tommy Leonard, pihaknya telah mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana, seperti gedung perkuliahan yang dilengkapi ruang kuliah yang nyaman, laboratorium bahasa, laboratorium mikro teaching, dan berbagai fasilitas lainnya.

Tommy Leonard menjelaskan, STKIP Pangeran Antasari telah memperoleh Izin dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Nomor 293/KPT/I/2017 dengan Program Studi (Prodi) Sarjana (S1 ) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Program Studi (S1) Pendidikan Matematika.

Prodi S1 Pendidikan Matematika STKIP Pangeran Antasari memiliki program menyiapkan lulusan yang mampu dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi dan mengembangkan proses pembelajaran di sekolah dengan metode-metode, serta kajian dalam menyiapkan guru-guru matematika bertaraf perguruan tinggi yang memiliki sifat profesional tinggi dan berkarater.

Sedangkan Prodi S1 PGSD memiliki program unggulan dalam menyelenggarakan pembelajaran yang efektif untuk menghasilkan lulusan yang bermutu, profesional, menguasai berbagai metode dan media pembelajaran serta mampu memilih metode media yang tepat dan menerapkannya dalam proses belajar mengajar di Sekolah Dasar, serta kompetitif di bidang pendidikan sekolah dasar dan menguasai teknik pengajaran kelas rangkap.

Sementara itu, dalam acara Seminar Pendidikan “Orientasi Kebijakan Pembangunan Pendidikan Sebagai Upaya Meningkatkan Peran dan Mutu Guru Berkarakter” menghadirkan narasumber Koordinator Kopertis Wilayah 1 Sumut Prof. Dian Armanto, MPd, MA, MSc, PhD, Kepala Dinas Pendidikan Sumut diwakili Rosmawati Nadeak, Kepala Dinas Pendidikan Medan Drs Hasan Basri MM, Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang diwakili Drs. Yusnaldi, MPd, dengan moderator Ketua NU Sumut H. Afifuddin Lubis, MSi dan diikuti 1000 peserta terdiri dari guru-guru dan dosen, serta mahasiswa baik di Medan maupun Deliserdang.

Dalam acara peresmian STKIP Pangeran Antasari yang dirangkai dengan Gebyar Sekolah Pangeran Antasari diisi tari-tarian tradisional, marchingband, penyerahan beasiswa kepada siswa berprestasi namun kurang mampu, dan santunan anak yatim, juga dilakukan penandatanganan Prasasti STKIP Pangeran Antasari yang dilakukan oleh Bupati DS H Ashari Tambunan.

Sebelumnya juga dilakukan pengulosan kepada Bupati DS serta para narasumber seminar. (dev)