Coffee Morning DPRD Medan Dikritik

Coffee Morning DPRD Medan Dikritik

241

MEDAN-GNews: Komite MAN 2 Model Medan, Aidan Nazwir Panggabean mengkritik acara Coffee Morning DPRD Medan dan wartawan, Jumat (29/4). Karena tema utama tentang pendidikan hanya memberikan kesempatan kepada anggota DPRD Medan saja.

“Padahal banyak stakeholder yang hadir di ruangan ini. Tapi kesempatan yang diberikan kepada pendatang tak seimbang daripada hak berbicara para anggota dewan,” ucap Nazwir disambut tepuk tangan tamu.

Menurutnya, persoalan penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah mestinya bisa mendapatkan masukan dan ide baru. Sebab persoalan ini muncul karena tingginya angka korupsi.

“Pendidikan yang buruk karena korupsi yang tinggi,” katanya.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan Herri Zulkarnaen Hutajulu menyebutkan, pendidikan di kota Medan tak merata. Sehingga siswa baru berusaha masuk ke sekolah-sekolah favorit negeri saja.

“Kalau merata, siswa bisa memilih sekolah yang bagus saja. Seperti SMAN 1 dan SMAN 14, berarti program pemerataan pendidikan tak merata. Ini kualitas guru yang dipertanyakan, dan kinerja kepala dinas juga tak beres, ganti kepala dinas pendidikan,” ucap Herri. G11