Daging Ayam Penyumbang Terbesar Inflasi Medan

Daging Ayam Penyumbang Terbesar Inflasi Medan

410

Medan – gnews.online |

Bergejolaknya harga daging ayam yang terjadi satu bulan terakhir menjadi salah satu komoditas penyumbang terbesar terciptanya inflasi di Kota Medan pada Juli 2018 yang mencapai 0,49%.

Selain daging ayam, komoditas lainnya yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi di Kota Medan antara lain daging ayam ras, cabai merah, beras, bensin, bayam, biaya pendidikan Sekolah Menengah Pertama, dan ikan dencis.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Bismark SP Sitinjak menyebutkan, perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Medan pada Juli 2018 secara umum menunjukkan adanya peningkatan.

“Berdasarkan hasil pemantauan BPS, Kota Medan mengalami inflasi 0,49%. Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks enam kelompok pengeluaran,” ujarnya, di Medan, Rabu (1/8).

Keenam kelompok pengeluaran tersebut yaitu kelompok bahan makanan naik sebesar 1,93%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,11%; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,06%; kelompok sandang naik 0,20%; kelompok kesehatan naik 0,06%; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga naik 0,86%. Sementara itu kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami penurunan indeks sebesar 0,37%.

Bismark menyebutkan, beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga dan memberikan andil terhadap terciptanya inflasi di Kota Medan pada Juli 2018, antara lain daging ayam ras, cabai merah, beras, bensin, bayam, Sekolah Menengah Pertama, dan dencis.

“Harga daging ayam ras naik 17,75%, harga cabai merah naik 8,98%, beras naik 1,56%, bensin naik 1,36%, bayam naik 14,61%, Sekolah Menengah Pertama naik 3,56%, harga dencis naik 2,93%. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga, antara lain angkutan udara, angkutan antar kota, bawang merah, udang basah, cabai rawit, cat tembok, dan jeruk,” ungkapnya. (art)