FKP Road To Campus: Pemuda Tidak Zamannya Lagi Cari Kerja

FKP Road To Campus: Pemuda Tidak Zamannya Lagi Cari Kerja

648

MEDAN-GNews |

Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Sumut kembali menebar manfaat dengan mengajak pemuda untuk tidak lagi sebagai pencari kerja jika sudah menyelesaikan pendidikan, melainkan membuka lapangan pekerjaan.

Melalui even road to campus, wadah ini ingin semakin gencar berbagi dan mendorong mahasiswa agar kian tertarik dan tertantang menjadi wirausaha.

Seperti kegiatan road to campus yang masih digelar di Fakultas ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) ini, dibagi dalam dua gelombang dengan nara sumber yang berbeda pula.

Gelombang pertama menghadirkan pemilik usaha Nilam Khan Parfum, Kamal serta pemilik Art Home dengan Rizka dan Bagus. Kemudian di gelombang kedua menghadirkan narasumber Fadliansyah pemilik usaha Fan enterprise, serta Galih Ari Wirawan Siregar.

IMG_20160520_145344_HDR-800x450

Dalam sharing hari terakhir di Fakultas Ilmu Budaya ini, diikuti seratusan lebih peserta.

Zurni Zahra dosen kewirausahaan saat membuka FKP road to campus gelombang pertama, mengakui saat ini tidak sedikit wadah sebagai upaya untuk menggali bakat dan potensi.

Dengan kehadiran FKP salah satunya, mengindikasikan pemerintah sudah punya data terkait banyak pengangguran terdidik di Indonesia.
Karena bila diteliti, sekira 99% mahasiswa yang ditanya, apa yang akan dia lakukan setelah menyelesaikan pendidikannya, jawabannya mencari kerja.

Sementara pemerintah sendiri, tidak sanggup menyediakan lapangan kerja.
“Jadi di sinilah, jika sudah punya ilmu dan skill, selanjutnya tinggal menggali ilmu tersebut dan menjadikannya bisnis. Karena sekarang sudah tidak zamannya lagi pemuda cari kerja,” ujar Zurni.

Namun sambungnya, pemuda justru membuka lapangan kerja. Karena mencari  lapangan kerja sama seperti memasukkan benang ke dalam jarum. “Oleh karenanya, job creator bukan pencari kerja,” ujarnya.

Zurni juga berharap bagi mahasiswa yang belum punya usaha, diharapkan melalui kegiatan ini bisa mengubah mindset agar semakin termotivasi menjadi pengusaha.

Di sisi lain, dosen kewirausahaan Arwina Sufika yang membuka acara FKP road to campus gelombang kedua menyebutkan, baik kerjasama yang digelar dengan empat kali kegiatan di Fakultas Ilmu Budaya patut disyukuri. Karena memang saat ini di perkuliahan juga ada mata kuliah wajib Kewirausahaan. Sementara di semester genap ini, mata kuliah ini diikuti sebanyak 778 orang.

Arwina mengharapkan kegiatan yang digelar ini, memberikan manfaat bagi para peserta. Karena dalam berwirausaha, tidak ada kata terlambat. Bahkan saat ini, pemerintah juga memberikan dukungan bagi yang akan pensiun berupa pelatihan wirausaha.

Ketua FKP Sumut, Siti Maimunah dalam sambutannya mengajak yang ingin menjadi wirausaha untuk bergabung di wadah tersebut. Karena untuk bisa bergabung, di forum ini memiliki batasan usia.

“Mahasiswa kalau bingung, memulai usaha yang usianya mulai dari 18 tahun hingga 30 tahun bisa bergabung di FKP,” ujarnya.

Ada sejumlah manfaat yang diperoleh. Semisal kelas mentoring bisnis, disupport untuk pameran. Bahkan FKP juga memiliki program peduli di kawasan pesisir. “Banyak ilmu dan informasi yang bisa didapat,” tandasnya. (dia)