Gerindra Sumut Upacara HUT ke-73 RI

Gerindra Sumut Upacara HUT ke-73 RI

135

gnews.online | Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia (RI) tahun 2018,  DPD Partai Gerindra Sumatera Utara melaksanakan upacara  di halaman kantor DPD, Jalan DI Panjaitan Medan, Jumat (17/8).

Ketua DPD Gerindra Sumut H Gus Irawan Pasaribu bertindak sebagai Pembina Upacara, dan sejumlah nggota DPRD Fraksi Gerindra Sumut anggota Fraksi Gerindra DPRD Medan beserta para pengurus, kader dan bakal calon anggota legislatif bertindak sebagai peserta upacara.

Turut menjadi peserta upacara, Ketua DPC Gerindra Medan Bobby Octavianus Z, Sekretaris John Sari Haloho, Bendahara Awie serta sejumlah pengurus lain.

Screenshot_2018-08-17-08-42-09-490_com.miui.gallery

Dalam upacara, dilakukan pengibaran bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, serta Proklamasi.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara H Gus Irawan Pasaribu mengatakan, upacara bendera ini sebagai ungkapan terimakasih kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan RI.

Melihat kondisi 73 tahun Indonesia merdeka, menurut Gus, banyak pencapaian diraih bangsa dan negara Indonesia.

“Tapi banyak juga hal yang perlu dikritisi, yang masih jauh dari cita-cita perjuangan para pahlawan. Bahkan mungkin arwah pahlawan kita di alam kubur sana menangis melihat kondisi negara kita,” katanya.

Secara politik, hukum dan ekonomi, menurutnya lagi, Indonesia belum benar-benar berdaulat. Secara politik, kita masih dalam intervensi bangsa lain, secara hukum juga masih tajam ke bawah tumpul ke atas.

“Sementara secara ekonomi, kita juga belum berdaulat. Lebih dari 75 persen potensi migas kita dikuasai asing. Demikian juga potensi tambang, 85 persen lari ke luar,” paparnya.

Untuk itu, Gerindra lahir dan hadir untuk memperbaiki kondisi negara ini. Kader Gerindra harus mengetahui kondisi ini, lalu mampu mencerdaskan masyarakat.

“Kita harus benar-benar merdeka. Gerindra terus berjuang untuk perbaikan kondisi bangsa dan negara ini. Dan sepertinya perjuangan itu tidak lama lagi, tahun 2019 kita memulai lagi upaya penyelamatan kondisi bangsa dan negara Republik Indonesia,” ucapnya. (koh)