Gus Gerindra: Masyarakat Silahkan Pilih, Perubahan atau Status Quo

Gus Gerindra: Masyarakat Silahkan Pilih, Perubahan atau Status Quo

161

gnews.online | Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat untuk bijak memilih, adanya perubahan atau status quo pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 9 Desember 2020.

“Untuk Pilkada Kota Medan ada dua calon, yakni imcumbent Akhyar Nasution yang berpasangan dengan Salman Alfarisi, serta calon yang kami usung Bobby Nasution dan Aulia Rahman. Bobby-Aulia merupakan orang baru di birokrasi yang kami yakini bisa melakukan perubahan,” kata Gus.

Gus berbicara demikian pada acara Silaturahmi Temu Kader dan Masyarakat dengan Koalisi Medan Berkah, Jumat (25/9/2020) di Rumah Aspirasi Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan, di Jalan A Sani Muthalib Kelurahan Terjun.

Acara dihadiri langsung calon Walikota dan Wakil Walikota Medan, Bobby Nasution – Aulia Rahman yang diusung Partai Gerindra.

Dia mengungkapkan hasil survey, bahwa keinginan masyarakat Kota Medan punya pemimpin baru. Serta survey lain tingkat kepuasan yang rendah terhadap pemimpin sebelumnya.

“Kesimpulannya, Kota Medan butuh sosok pemimpin baru. Orang muda yang punya keberanian untuk melakukan perubahan. Dengan indikator kekurangan atau kelemahan pembangunan selama dipimpin pejabat-pejabat sebelumnya, maka kami tawarkan sosok muda yang kami yakin punya pemikiran dewasa dan punya akses besar untuk melakukan lobi-lobi ke pusat guna mendapatkan dana pembangunan,” papar Gus.

Ditambah lagi pasangannya, Aulia Rahman yang punya basic seorang pengusaha, yang biasa bekerja terstruktur dan terukur, maka pasangan ini akan saling melengkapi.

Apa yang dikatakan Gus diperkuat pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Medan H Ihwan Ritonga.

“Calon yang kami usung bukan kaleng-kaleng.
Walau di sana-sini ada yg bilang Bobby – Aulia belum punya pengalaman, tapi pengalaman saya sendiri waktu jadi anggota DPRD baru berusia 29 tahun, masih minim
pengalaman. Tapi akhirnya dengan berjalannya waktu dan kerja keras, saya mampu mewarnai dewan,” kata Wakil Ketua DPRD Medan ini.

Sedangkan Ketua PAC Medan Marelan Haris Kelana Damanik selaku tuan rumah mengajak hadirin untuk menelaah ke belakang, saat Medan dipimpin sosok asal Medan Utara, Bachtiar Djafar.

“Kita bisa lihat dan akui, Medan dan terkhusus Medan Utara mencapai kemajuan. Dan sata ini kita punya kedekatan emosi dengan calon wakil walikota yang asli putra Medan Utara, kita yakin punya komitmen untuk membesarkan dan membangun wilayah yang kini justru tertinggal dari wilayah lain,” ucap Haris. (koh)