Irwan Wiseful Berutu: Ingin Sukses, Temukan Passion Sedini Mungkin

Irwan Wiseful Berutu: Ingin Sukses, Temukan Passion Sedini Mungkin

665

gnews.online |

Kesuksesan tidak datang dengan instan. Namun dibutuhkan proses untuk mencapainya. Nah, bagi yang ingin sukses, harus menemukan passionnya sedini mungkin.

Untuk itu Irwan Wiseful Berutu, seorang motivator dan juga enterpreneur mengajak mahasiswa untuk ambil bagian menjadi wirausaha maupun enterpreneur, jangan hanya menjadi penonton. Dengan langsung melakukan action tanpa harus berfikir panjang, karena takut gagal.

Hal ini diungkapkan Irwan Wiseful Berutu, dalam seminar nasional yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (UNPRI) yang dihadiri sebanyak 2.000 peserta.

Irwan yang merupakan asal Sidikalang, Phakpak Barat ini menuturkan, titik balik kehidupannya, saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat itu, Irwan ingin belajar bahasa Ingris. Dia pun, menyampaikan niatnya ini sama ibunda tercintanya. Namun saat itu jawaban yang dia dapat, ibu justru menangis mendengar permintaannya.

Sejak saat itu, harus berfikir kreatif untuk bisa mencapai keinginannya. Hingga saat dia hijrah ke Medan, diapun mencoba mengajar door to door. Awalnya ditolak, hingga satu ketika dia mendapatkan kesempatan mengajar.

Kesempatan ini pun tidak disia-siakannya. Meski belum sempurna mengajarnya, namun Irwan tetap berusaha untuk meningkatkan kualitasnya. Baginya hidup itu berproses.

Untuk itu, sebut Irwan jika mau sukses, menemukan passion sedini mungkin sangatlah penting. Selagi masih muda. “Ini modal utama, bagungkan potensi yang sedang tidur,” ujarnya.

Kemudian dalam menjalani passion tersebut, fokus terbaik adalah di bidang masing-masing. “Karena kita tidak bisa pakar semua. Dan jangan pernah fokus dengan angka. Fokuslah kualitas, sehingga jumlah dan angka pasti dapat dengan menunjukkan potensi,” ujarnya.

Untuk menemukan fotensi ini, sebutnya, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan membaca buku yang sesuai dengan hobi. Kemudian membaca buku yang positif.

Dia juga mengingatkan, untuk menghindari mengucapkan kata yang negatif. Karena ucapan itu bisa menjadi doa. “Ucapkan kata-kata yang positif sebanyak-banyaknya. Pasti bisa dan pasti bisa.The power of words and belief,” ujarnya.

“Karena tidak ada yang bisa menjengkali masa depan kita. Tidak peduli apa kita saat ini, yang penting besok kita jadi apa,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan sebenarnya banyak peluang yang bisa dijadikan usaha. Karena dari setiap masalah bisa dijadikan peluang. Misalnya saja di kota Medan yang sering mati lampu, dengan berjualan genset.

Untuk menjadi seorang wirausaha itu, harus memiliki daya juang yang tinggi. Kalau gagal, bangkit lagi, hingga kegagalan bosan untuk menghampiri.

Pembicara lainnya, Jansen Sinamo guru etos Indonesia mengatakan, menjadi wirausaha harus berani mengambil resiko.

Saat memutuskan menjadi enterpreneur, satu hal yang perlu diperhatikan. Siapa yang akan membeli produk yang dibuat itu. Selain itu juga, apa yang ditawarkan juga harus diperhatikan. Jangan sampai produk yang ditawarkan tidak memiliki pasar.(dia)