Karang Taruna Medan Banyak Belajar dari Studi Banding ke Lombok

Karang Taruna Medan Banyak Belajar dari Studi Banding ke Lombok

260

gnews.online | Pengurus Karang Taruna Medan baru menyelesaikan studi banding ke Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pekan lalu. Dari studi banding tersebut, banyak pelajaran yang bisa dipetik dan menjadi motivasi bagi mereka untuk menjalankan program-program yang lebih baik ke depan.

Ketua Karang Taruna Medan M Akhiruddin Nasution, di Medan, Minggu (23/7) mengatakan, mereka banyak belajar dari pengurus Karang Taruna Lombok Utara dan jajarannya, bagaimana mereka mengelola program dan melakukan kerjasama-kerjasama dengan stakeholder.

“Salah satu objek yang kami tinjau adalah lahan budidaya semangka yang dikelola pengurus Karang Taruna Desa Anyar, Kecamatan Bayan. Mereka di sana bisa mengelola lahan tersebut sehingga menjadi contoh bagi  masyarakat dan akhirnya bisa meningkatkan ekonomi warga,” kata Akhiruddin.

Pengurus Karang Taruna Semangat Muda di desa tersebut, berhasil mengubah pola tanam tradisional yang selama ini dilakukan denan penghasilan hanya sekitar Rp 2,5 juta, menjadi pola tanam intensif yang penghasilannya bisa mencapai Rp 6,5 juta sekali panen.

“Selain budidaya, Karang Taruna di sana juga mengelola kegiatan bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, antara lain program bedah rumah bekerjasama dengan lembaga yang memanfaatkan dana CSR (corporate social responsibility),” papar Akhiruddin.

Dikatakan, dalam kunjungan ke Lombok Utara mulai tanggal 17 hingga 20 Juli 2017, pengurus Karang Taruna Medan disambut antara lain oleh Sekretaris Daerah H Suardi, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hudari, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna yang juga anggota DPRD Lombok Utara Arthadi dan Ketua Karang Taruna Lombk Utara Sinarto.

“Ini kegiatan yang sangat berarti bagi kami. Diharap nantinya apa yang dilihat dan dipelajari dari studi banding tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi kami untuk bisa memanfaatkan potensi sumber daya dan sumber dana yang ada di sini untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat,” ujar Akhiruddin.

Sementara Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Medan Irvan Siregar yang mendampingi pengurus Karang Taruna melakukan studi banding tersebut,  mengatakan pihaknya mendukung program-program yang dijalankan Karang Taruna, terlebih yang sesuai visi misi instansi mereka.

“Studi banding ini menjadi program yang cukup strategis, melihat banyak hal yang bisa dipelajari dari daerah yang dikunjungi tersebut,” kata Irvan.

Dia berharap, apa yang sudah dipelajari tersebut bisa segera dituangkan dalam suatu program, sehingga kegiatan yang sudah dilaksanakan tersebut tidak sia-sia.

“Tentunya dengan melihat dan mencermati potensi yang ada di daerah kita. Saya yakin pengurus Karang Taruna Medan juga bisa berbuat yang lebih baik, asal mau serius dan bekerja keras,” demikian Irvan. (koh)