Kegiatan BnB, Relawan Nusantara Borong Keripik Suryono

Kegiatan BnB, Relawan Nusantara Borong Keripik Suryono

419

gnews.online | Komite Relawan Nusantara Medan melaksanakan kegiatan BnB (Borong Berbagi) berlokasi di Stasiun Keretaapi Bandar Khalifah, Tembung, kemarin.

Borong Berbagi yaitu kegiatan yang membantu penjual makanan keliling dan jualan lain, yang penjualnya sudah tua namun bersemangat untuk menyambung hidup.

“Jualannya kami borong dan kami bagikan ke masyarakat. Juga kami berikan donasi berupa uang tambahan sebagai modal jualan,” kata Koordinator Relawan Nusantara Medan, Sugi Prawasyah.

Dikatakan, di Stasiun Bandar Khalifah, mereka bertemu seorang penjual jajanan keripik pisang , peyek, dan lain-lain yang dijual seharga 5.000/bungkus. Dia adalah Suryono, pria tua yang tinggal di Jalan Pasar 9 Mama Harvas, Tembung.

Suryono tinggal bersama seorang istri bernama Sumiati dan lima orang anak. Kelima anaknya saat ini tengah duduk di bangku sekolah.

Di usianya yang telah beranjak 75 tahun, masih mengharuskan pria tua ini tetap mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarganya, mulai dari biaya hidup, biaya sekolah anak dan lain-lain.

Sehari-hari, dia menjajakan dagangannya dengan mengayuh sepeda dan berhenti di dua tempat dengan jam yang berbeda.  Mulai pukul 08.00 sampai 12.00  WIB dia berjualan di sepanjang Pasar Gambir Tembung, setelah istirahat siang dan mengambil lagi barang dagangan ke tempat adiknya yang memproduksi, dari pukul 15.00 sampai 23.00 WIB dia pindah jualan ke Stasiun Bandar Khalifa.

“Meski usianya terbilang cukup senja, semangat untuk terus mencari rezeki yang halal tak pernah pudar, demi istri dan anak-anaknya tercinta,” kata Sugi, yang salut dengan sosok Suryono

Penghasilan Auryono tidaklah tetap, tergantung berapa banyak dagangan yang laku.  “Kalau hari cerah, kadang bisa laku banyak, kurang lebih 50 bungkus dan mendapatkan yang Rp 70.000 bersih. Tapi kalau sedang hujan, penghasilan pasti berkurang,” demikian tutur Suryono.

Dan kemarin Relawan Nusantara Medan bertemu dengannya, lalu memborong seluruh keripik  yang dijual dan dibagikan ke tukang becak dan sejumlah warga yang ada di sekitar lokasi.

Suryono jelas sangat senang ketika dagangannya diborong. “Nanti uangnya untuk benerin cagak sepeda,” ucapnya. Penyangga sepeda yang biasa  digunakan Suryono memang sudah dalam kondisi tak layak.

“Semoga Kakek Suryono selalu sehat dan tetap semangat mencari nafkah. Dan semoga apa yang kita berikan hari ini bermanfaat untuknya,” ujar Sugi. (ril/koh)