Ketua DPD AMPI Sumut Resmikan Jamban Sehat

Ketua DPD AMPI Sumut Resmikan Jamban Sehat

264

gnews.online |

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumatera Utara (Sumut), lakukan giat AMPI Sumut Peduli. Dengan tema “Cegah Stunting demi Sumber Daya Manusia (SDM) lebih Unggul” kegiatan digelar di Desa Saba Sitahul-tahul dan Saba Bangun Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), (13/12/2019).

Pada kesempatan itu, Ketua DPD AMPI Sumut Dr David Luther Lubis SKM MKed(OG), SPOG(K) meresmikan jamban sehat yang dibangun DPD AMPI Sumut. David Luther Lubis langsung menyerahkan kepada Ketua AMPI Kabuapten Paluta Gusti Putra Hajoran.

Acara tersebut dirangkai dengan melakukan salah satu jenis intervensi stunting, yakni pemberian makanan tambahan untuk para ibu hamil dan balita.

David Luther Lubis mengatakan, kegiatan ini merupakan aksi tindak lanjut dari pernyataan deklarasi cegah stunting, yang telah disampaikannya pada Hari Kesehatan Nasional di RSUD Deliserdang, Minggu (17/11) lalu.

Pada kesempatan itu, David Luther Lubis mengatakan, AMPI Sumut akan menjadi mitra pemerintah dalam upaya pencegahan stunting di Provinsi Sumut.

Dikatakan David, stunting merupakan masalah bersama yang harus dikawal dan disosialisasikan dengan konstan. Sehingga target intervensinya dapat tercapai.

“Dengan mencegah stunting di Indonesia dan di Sumut, bangsa kita akan dapat lebih cepat dan lebih berpeluang menciptakan generasi sehat, dengan potensi SDM unggul demi tercapainya Indonesia maju,” kata David Lubis.

Disebutkan David, AMPI Sumut sebagai organisasi dengan peran sebagai lokomotif pembangunan di Sumut melihat dengan serius, bahwa kesehatan merupakan sektor hulu, untuk pembentukan generasi dengan SDM Unggul.

Dengan generasi yang sehat, akan banyak mencetak generasi yang pintar dan generasi yang pintar akan banyak mencetak generasi yang sukses unggul, dan pada akhirnya akan menciptakan banyak kebermanfaatan bagi sesama manusia.

DPD AMPI Sumut saat ini memiliki 45.000 kader tersebar di seluruh daerah Sumut, siap untuk mendukung dan melaksanakan giat aksi pencegahan stunting secara bersama-sama dan sejalan dengan Dinas Kesehatan Provsu dan juga Dinkes Kabupaten/Kota.

Desa Saba Sitahul Tahul Padang Bolak, Kabupaten Paluta, katanya, merupakan titik awal pergerakan Karya Nyata AMPI Sumut Peduli Stunting di Sumut.

Gubernur Sumut diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provsu menambahkan, Paluta menempati urutan ke-3 tertinggi yang menderita stunting yaitu sebesar 4,53 persen setelah Nias dan Mandailing natal. Dengan kata lain dari 2 orang anak yang lahir, 1 orang menderita stunting.

Hadir juga pada kegiatan itu, Sekjen Golkar Sumut Amas Muda Siregar, yang juga merupakan Wakil Ketua DPD AMPI Sumut,  Ketua DPD AMPI Deliserdang, Ketua DPD AMPI Madina, Ptl Ketua DPD AMPI Tapsel, Plt Ketua DPD AMPI Palas dan Plt Ketua AMPI Sibolga serta pengurus DPD AMPI Sumut beserta kader AMPI lainnya. (dev)