Ketua Umum N4J Apresiasi Respon DPD RI Terkait Keluhan Warga Langkat

Ketua Umum N4J Apresiasi Respon DPD RI Terkait Keluhan Warga Langkat

28

gnews.online | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nusantara Untuk Jokowi (N4J) sebelumnya mendapat informasi tentang keluhan warga petani di Desa Securai Selatan, Kabupaten Langkat yang kesulitan bertani karena keterbatasan Bahan Bakar Minyak Solar.

Informasi yang disampaikan DPC N4J Langkat tersebut direspon ketua umum N4J Dr RE Nainggolan MM dengan melakukan komunikasi dengan Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba SH MM.

“Kita minta kepada pak Purba sebagai senator kita, untuk mencarikan jalan keluar untuk Masalah petani di Langkat ini,” kata RE Nainggolan, Kamis (1/11/2018) malam.

Kendala-kendala yang dihadapi masyarakat menjadi bagian dari program kerja N4J untuk turut mengkawal dan hadir ditengah masyarakat. Sebagaimana program presiden Jokowi yang pro rakyat berlangsung dengan baik.

Pihaknya sangat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba SH MM menanggapi informasi yang disampaikan DPP N4J tersebut.

“Kita sangat apresiasi langkah yang diambil yang langsung memberikan pintu keluar bagi warga petani,” katanya.

Menurut mantan Sekda Sumut ini, apa yang dilakukan Parlindungan Purba yang turun ke Langkat didampingi Wakil Sekretaris Jenderal DPP N4J, Adol Frian Rumaijuk, STP adalah harapan masyarakat Sumut. Bagaimana seorang wakil rakyat yang duduk DPD RI maupun DPR RI, DPRD harus terjun ke masyarakat dan memberikan solusi untuk persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.

Untuk itulah, untuk nasib petani di Desa Securai Selatan, Kabupaten Langkat akan terus dikawal DPC N4J Langkat. Dengan demikian, masyarakat benar-benar bisa merasakan kehadiran program Jokowi di daerah lewat relawan yang ada di daerah.

Dimana, sebelumnya Parlindungan Purba SH MM telah melakukan pertemuan dengan petani yang difasilitasi Pemkab Langkat di Kantor Bupati Langkat, Kamis (1/11) siang.

Dan sudah diambil keputusan bersama untuk mengatasi masalah yang dihadapi warga petani. Sehingga diharapkan para petani akan bisa melakukan kegiatan bertani selama musim tanam. (Dev)