Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke UNPRI

Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke UNPRI

44

Medan – gnews.online |

Untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah konstituennya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi X yang dipimpin Dr Reni Marlinawati, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Prima Indonesia (UNPRI).

Hadir pada acara itu, Anggota DPR RI asal Dapil Sumut Dr Sofyan Tan, anggota DPR RI, Ir H.A.R. Sutan Adil Hendra, MM, Ir. Bambang Sutrisno, Dr. H.A.Mujib Rohmat, Rinto Subekti, SE., MM, Hj. Laila Istiana, DS., SE Arzeti Bilbina, SE.,M.Ap, Yayuk Basuki, Hj.Dewi Coryati,SE., drg. Hj. Yayuk Sri Wahyu Ningsih,MM. MH dan Anas Thahir.

Kemudian, hadir juga Pendiri UNPRI dr. I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes, AIFM, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes, Wakil Rektor (WR) I Seno Aji SPd MEng Prac, WR III dan Said Rizal SH.

Anggota Komisi X Dr Reni Marlinawati mengatakan, tujuan dari kunjungan untuk mendengar masukan dan pendapat tentang implementasi kebijakan, program dan pelaksanaan pendidikan di perguruan tinggi dari UNPRI, sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta di Kota Medan.

Dia juga menyampaikan, semua masukan yang disampaikan akan didiskusikan kembali di pusat supaya mahasiswa dan kampus mudah dalam melaksanakan programnya. Karena menurutnya, kemajuan perguruan tinggi itu sangat penting dan harus terus ditingkatkan, agar tidak ketinggalan dengan negara-negara lain.

Sementara itu, Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes mengemukakan permasalahan terkait uji kompetensi bagi mahasiswa bidang Ilmu Kesehatan, dalam hal ini mahasiswa dari Program Studi Kedokteran, Kedokteran gigi, Keperawatan dan Kebidanan.

Dari pertemuan itu, ada beberapa masukan yang disampaikan antara lain uji kompetensi bagi dokter dan dokter gigi terkaitkebijakan atau undang-undang pendidikan dokter mohon kiranya dapat ditinjau kembali.

Kedua, berharap, uji kompetensi bagi perawat dan bidan dipertimbangkan untuk tidak dibebankan biaya ujian serta Kepengurusan STR (Surat Tanda Registrasi), agar dapat dilaksanakan di daerah saja. Dan ketiga , terkait dana hibah penelitian bagi dosen agar kiranya dosen cukup dibebankan dengan menghasilkan output penelitian yang relevan, tanpa dibebankan dengan laporan lainnya.

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan mengatakan, kunjungan Anggota DPR RI dari Komisi X ini momen yang sangat berarti bagi cevitas akademika UNPRI.

“Kami berharap kehadiran anggota DPR RI ini bisa membawa aspirasi yang disampaikan tersebut ke Jakarta,” kata tokoh pendidikan Sumut ini.

Tommy melihat bahwa DPR RI benar-benar peduli dengan dunia pendidikan, hal ini terlihat dari kunjungan Komisi X DPR RI ke UNPRI untuk menyerap aspirasi dan menganalisis permasalahan dari perguruan tinggi. (dev)