Menteri Hukum dan HAM RI Beri Kuliah Umum di UNPRI

Menteri Hukum dan HAM RI Beri Kuliah Umum di UNPRI

51

Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes didampingi Wakil Rektor (WR) III Said Rizal SHI MA foto bersama saat menyerahkan cenderamata kepadaMenteri Hukum dan HAM (Men­kumham) Yasonna H Laoly, SH, MSc, PhD usai Acara Kuliah Umum dengan Tema “Smart and Good Citizen Bagi Generasi Milenial untuk Membangun Indonesia Masa Depan” di Ruang Serba Guna kampus tersebut di Jalan Ayahanda Medan, Sabtu(9/3).
gnews online | Menteri Hukum dan HAM (Men­kumham) Yasonna H Laoly, SH, MSc, PhD,  memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Sabtu(9/3).

Dalam kuliah umum itu, Yasonna Laoly membahas tema “Smart and Good Citizen Bagi Generasi Milenial untuk Membangun Indonesia Masa Depan”.

Hadir dalam kuliah umum tersebut, Dr dr. I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes., AIFM., Penasihat UNPRI Sofyan Wijaya,  Ketua BPH Dr. Tommy Leonard, S.H., M.Kn,  Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, Wakil Rektor (WR) I  I Seno Aji, S.Pd., M.Eng., Prac.,Wakil Rektor II Ermi Girsang, SKM., M.Kes, WR III Said Rizal SHI MA, WR IV dr Ali Napiah Nasution MKT, para dosen dan staf di lingkungan UNPRI.

Yasonna mengharapkan, ini semua harus ada respon, tidak cukup smart dan Good saja, tapi harus aktif  untuk membangun Indonesia.

Apalagi, saat ini katanya, arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy,artificial intelligence, big data, robotic,dan lain sebagainya.

Untuk itu, diharapkannya, mahasiswa UNPRI produktif dan harus bekerja keras  dalam menggapai  cita-cita.

Menurut Yasonna anak-anak muda sekarang harus siap dengan perubahan masa yang begitu cepat

Pada kesempatan itu juga Yasonna mengimbau agar mahasiswa UNPRI bisa menggunakan media dengaan baik, karena ditakutkan peradaban akan hilang akibat salaah menggunakan media sosial.

“Anak-anak  harus cepat mengikuti kecepatan perubahan dunia ini, kalau kita tidak mengikuti kita akan tertinggal, oleh karena kita harus terus dan terus belajar,”katanya lagi.

Yasonna Laoly juga mengharapkan UNPRI menjadi pergu­ruan tinggi yang terus mendorong pe­ningkatan SDM dalam bidang apapun dengan satu tujuan, berguna untuk bang­sa dan negara.

“Sa­ya sangat mengharapkan UNPRI Me­dan yang punya SDM bagus, kuali­fikasi dosen S2 dan S3, bahkan guru besar, serta punya fasilitas gedung he­bat, bisa menjadi PTS yang terbaik di Sumatera Utara,”kata pria berkacamata ini meyakinkan.

Sementara itu, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes dalam sambutannya mengatakan,meskipun UNPRI  tergolong masih muda dalam dunia pendidikan tinggi di Sumatera Utara, namun itu tidak menyurutkan semangat UNPRI untuk menciptakan mahasiswa yang memiliki daya saing. Salah satunya melalui kuliah umum dengan mendatangkan narasumber yang berpengalaman dalam bidangnya.

Di kesempatan itu juga, Chrismis  menyatakan sangat berterima kasih atas kehadiran Menteri Hukum dan HAM (Men­kumham) Yasonna H Laoly, SH, MSc, PhD untuk yang kedua kalinya memberikan kuliah umum di UNPRI.

Sebagai institusi pendidikan, kata Chrismis,  UNPRI mendukung dalam membentuk karakter generasi milenial dengan membangun segala sisi positif yang dimiliki dan menjadikan mahasiswa/i warga negara milenial yang memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan kewarganegaraan akan menjadi warga negara milenial yang  cerdas dan baik  (smart and good citizen) dalam memimpin Indonesia masa depan.

Chrismis mengharapkan nantinya setelah mengikuti kuliah umum ini, semua peserta yang hadir dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan mengaplikasikannya, “Cerdas saja tidak cukup. Cerdas yang berkarakter kuat itulah idealnya,”tegas wanita berkulit putih ini lagi.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn mengatakan, pihaknya terus berupaya mempersiapkan mahasiswa UNPRI yang siap kerja dan mampu bekerja keras. Mereka yang disebut pekerja keras adalah generasi millenial.

Menurut Tommy Leonard, generasi millennial yang terbiasa hidup dengan kemudahan digital, perlu juga didukung dengan fasilitas kekinian.

Karena itulah UNPRI menyediakan fasilitas tersebut dan selalu memberikan masukan ilmu pengetahuan dari sejumlah pakar yang ada di Indonesia, bahkan dari luar negeri dengan menggelar seminar atau kuliah umum. (DM)