Natal Keluarga Besar UNPRI, Hidup Seperti Karakter Kristus

Natal Keluarga Besar UNPRI, Hidup Seperti Karakter Kristus

253
gnews.online | Perayaan Natal Keluarga Besar Universitas Prima Indonesia (UNPRI) dan Yayasan Cinta Kasih Mandiri (YCKM) berlangsung sukses dan penuh hikmad. Dengan mengusung tema ‘Hidup Serupa Seperti Karakter Kristus’ .
Acara perayaan Natal UNPRI dihadiri Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda SSiT M.Kes,  Wakil Rektor II Dr Ermi Girsang SKM M Kes, Penasehat UNPRI Dr RE Nainggolan MM,  Kepala Biro dan Lembaga Serta para dekan, Ka Prodi di Lingkungan UNPRI, Pembina YCKM Yuliana Leonard SH SKG,  dan mahasiswa/i UNPRI.
Dalam kotbahnya, Pdt.Robert Siahaan S.Th. M.PdK mengatakan,  UNPRI merupakan universitas swasta terbesar di Kota  Medan, yang memiliki jumlah mahasiswa terbanyak dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Dalam menjalankan aktivitas akademis dan non akademisnya diperlukan sebuah karakter, yang bisa menjadi teladan. Hidup serupa seperti karakter kristus dipilih sebagai tema yang cocok untuk kondisi UNPRI saat ini.
“UNPRI harus memiliki dan mengimplementasikan sikap kerendahan hati dan kasih di lingkungan universitas, sehingga UNPRI bisa menghasilkan lulusan yang mampu  menerobos segala bidang dan aspek, serta menjadi yang terbaik.,”kata Pdt.Robert Siahaan S.Th. M.PdK.
Sementara itu, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal adalah perayaan yang sangat besar bagi umat Kristen di seluruh penjuru dunia.
Pada kesempatan itu, Dr Tommy Leonard menyampaikan pesan-pesan Natal.
Tommy Leonard mengatakan, untuk menjadi serupa seperti karakter Kristus memang tidak mudah dan tidak terjadi secara instan.
“Ketika kita berfokus untuk menjadi serupa seperti Kristus maka kebangunan rohani yang sebenarnya telah terjadi dalam hidup kita. Tujuan hidup kita bukanlah melayani melainkan untuk mengenal Allah dengan intim, sehingga dari pengenalan itu akan lahir pelayanan yang sejati,”ungkap tokoh pendidikan Sumut ini meyakinkan.
Disebutkan Tommy,  karakter kristus pertama kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan yang terakhir penguasaan diri. Untuk itu, segenap yayasan dan rektorat untuk bergandengan tangan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kita semua harus bisa mengimplementasikan Karakter Kristus untuk Kemuliaan Tuhan,”kata Tommy.
Menurut Rektor UNPRI Dr  Chrismis Novalinda SSiT MKes, Perayaan Natal UNPRI tahun 2017 merupakan perayaan kedua lengkap dengan 10 Fakultas dan 7 Program. Pasca Sarjana, 2 Program Studi Pascasarjana Baru yaitu S2 Biomedik dan S2 Kesehatan Masyarakat merupakan Hadiah Natal untuk UNPRI.
 “Ada yang istimewa pada Perayaan Natal UNPRI 2017. Perayaan Natal kali ini, seluruh pengisi acara adalah keluarga besar UNPRI. Seperti Dea (Anggota Aorea Project Erwin Gutawa) dan merupakan Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNPRI, paduan suara mahasiswa UNPRI yang tidak diragukan lagi, karena sudah teruji sebab pernah meraih medali perak pada ajang North Sumatra International Choir Competition yang diadakan di Parapat, Trio dari Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, ada Kevin Saragih dari Fakultas Ekonomi yang bisa membawakan instrumen dari alat musik Tulila, yang sangat jarang orang bisa memainkannya, dan ada dari tiap fakultas yang menampilkan persembahan terbaiknya,”kata Chrismis.
Di tempat terpisah, Ketua Pembina Panitia Natal Herbert Wau SKM MPH kepada wartawan, Minggu (17/12)  mengatakan, UNPRI memiliki sumber daya manusia yang terdiri dari suku dan kepercayaan ini adalah modal utama untuk meraih cita-cita menjadi lebih besar. 
Pada 2016, kata Ketua Program Studi Kesehatan Masyrakat UNPRI ini, UNPRI memproklamirkan melalui Tema Natal Unity In Diversity/Bhineka Tunggal Ika.
“Dan di tahun ini,  setelah mengenal jati dirinya Bhineka Tunggal Ika, dibutuhkan sebuah karakter yang harus memperlengkapinya dalam melangkah gapai visi/misi yaitu Karakter Kristus.
Di akhir acara, keluarga besar UNPRI dan YCKM memberikan bingkisan kepada para anak yatim dari Panti asuhan di Kota Medan. (dev)