Nusantara untuk Jokowi Lahir dari Spontanitas

Nusantara untuk Jokowi Lahir dari Spontanitas

58

gnews.online | Paguyuban Nusantara Untuk Jokowi (N4J) lahir dari spontanitas orang-orang yang bersimpati dan menginginkan Joko Widodo kembali memimpin bangsa untuk periode kedua.

“Tentu tidak ada pemimpin yang sempurna, tetapi kami melihat beliau masih merupakan pilihan terbaik, untuk melanjutkan pekerjaan-pekerjaan besar yang telah dimulainya. Karena itu, kita mendirikan paguyuban ini, sebagai wadah bagi siapa pun yang memiliki pikiran yang sama,” ujar Ketua DPP N4J, Dr RE Nainggolan, MM di Sekretariat Jalan Nibung II, Medan, Minggu (22/4) lalu.

Dikatakannya, kebuatan tekad untuk mendukung Jokowi itu muncul setelah menyaksikan dengan mata kepala sendiri, kegigihan, kesungguhan, dan kerja keras beliau, dalam mengemban tugas yang diamanahkan rakyat kepadanya, sejak menjadi Wali Kota Solo, kemudian Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya Presiden ke-7 Republik Indonesia.

“Dengan terang benderang bisa kami nyatakan, keinginan membentuk paguyuban ini benar-benar muncul secara spontan, bukan atas pesanan atau permintaan siapa pun, semata-mata karena tergeraknya hati nurani kami, yang bisa melihat dengan mata dan pikiran jernih, kinerja dan kesungguhan beliau,” katanya, sembari menyebutkan dna operasional dikumpulkan secara urunan di antara sesama pengurus dan anggota.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa, antusiasme teman-teman sangat tinggi. Ada misalnya sahabat kita yang berkenan menyumbangkan bangunan miliknya sebagai sekretariat kita. Ada sumbangan pakaian, makanan, dan sebagainya,” katanya.

IMG-20180424-WA0000

RE menjelaskan, sejauh ini N4J telah terbentuk di 16 kabupaten dan kota di Sumut, serta di empat provinsi, masing-masing DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Papua.

“Kita dengan tangan terbuka menerima siapa pun sejauh punya kepedulian yang sama terhadap bangsa, tanpa memandang latar belakang apa pun,” kata RE.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat, Drs H Muhyan Tambuse menejalaskan, pada tahap awal, perkumpulan ini bertujuan menghimpun orang-orang yang menginginkan Bapak Ir H Joko Widodo.

Selain itu, pada lingkup yang lebih luas, paguyuban ini juga bertujuan memberi sumbangsih dan peran aktif dalam mencari bibit kepemimpinan, terutama di kalangan generasi muda, serta mendorong agar rekrutmen politik berlangsung dengan baik, untuk memastikan hanya orang yang punya integritas, kualitas, dan kemampuan yang maju ke panggung politik, baik eksekutif maupun legislatif, di pusat dan daerah.

“Kita ingin ke depan, semakin banyak muncul sosok-sosok hebat, terutama dari generasi muda untuk memimpin bangsa ini di masa-masa mendatang,” kata Muhyan yang juga pernah menjadi Sekdaprovsu itu.

Berbagai Latar Belakang

Di tiap tingkatan, mulai dari DPP, DPP Provinsi hingga DPD Kabupaten, komposisi N4J terdiri dari tiga kelompok, masing-masing Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Dewan Pengurus. Kesemuanya berasal dari berbagai latar belakang.

Selain Muhyan, juga duduk sebagai Penasihat, di antaranya Ustaz Amhar Nasution, WTP Simarmata, Afifuddin Lubis, Alwi Jaya, dan Nabari Ginting.

Sementara di Dewan Pakar juga ada nama seperti Prof Dr H. Zainuddin dan Dr Edward Simanjuntak, MM.

Demikian pula di Dewan Pengurus yang dipimpin oleh RE Nainggolan sebagai Ketua Umum, terdiri dari berbagai kalangan. RE didampingi oleh H Agung Batahan Nasution sebagai Sekretaris Jenderal dan Abdi Dharma sebagai Bendahara Umum.

N4J telah melakukan berbagai rapat dan pertemuan, termasuk di Sekretariat Sabtu lalu, membicarakan berbagai hal termasuk acara deklarasi yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. (Dev)