Pemprovsu Belum Ajukan Nama Calon Sekwan ke DPRD

Pemprovsu Belum Ajukan Nama Calon Sekwan ke DPRD

181

gnews.online | Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Ruben Tarigan mengaku belum menerima usulan tiga nama calon Sekretaris Dewan (Sekwan) yang diajukan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu). Padahal, ada tiga nama pejabat yang menjadi kandidat kuat dan disebut-sebut sudah lolos  menjalani fit and profer test pada lelang jabatan yang dilaksanakan Pemprov Sumut baru-baru ini, yakni Erwin Lubis, Bahrumsyah dan Toman Nababan.

“Nama-nama yang diusulkan belum dibuka secara umum, jadi kita belum tahu,” kata Ruben Tarigan, Jumat (31/3/2017).

Dia menjelaskan, Pemprovsu biasanya mengirimkan tiga nama ke pimpinan dewan, kemudian pimpinan dewan berkoordinasi dengan ketua-ketua fraksi. “Nanti kita rapat dulu, setelah itu, baru pimpinan dewan memutuskan satu nama,” pungkasnya.

Ditambahkannya, Senin (3/4) akan dilaksanakan rapat koordinasi dengan ketua fraksi untuk membahas Sekwan. “Memang itu yang mau dibahas. Kita tidak tahu siapa nama-nama yang diusulkan, karena belum dibuka secara umum,” tambahnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sumut Muslim Simbolon mengatakan, gubernur harus juga mendengar masukan-masukan dari pihak DPRD Sumut dalam menetapkan satu dari tiga nama yang layak menempati posisi Sekwan.

Dia mengatakan bahwa posisi Sekwan merupakan jabatan strategis dan memiliki tugas yang cukup berat karena harus mampu mengakomodir kinerja 100 anggota DPRD Sumut, serta mampu mengambil sikap dan kebijakan.

Politisi Partai PAN ini juga mengigatkan oknum anggota legislatif agar jangan terlalu memaksakan “menyusupkan” calon Sekwan (di luar dari 3 nama yang sudah lolos  menjalani fit and proper test).

“Sekarang tinggal kejelian Gubsu T Erry Nuradi  mencermati sosok mana di antara ketiganya yang paling mumpuni menempati posisi Sekwan. Sebab ini menjadi wewenang mutlak gubernur dalam menentukan yang terbaik. Jika ada oknum-oknum dewan yang memaksakan kehendak memajukan nama yang tidak lolos fit and profer test, kita yakin Gubsu tidak akan mengakomodirnya,” kata Muslim.

Wakil rakyat asal pemilihan Kabupaten Asahan, Batubara dan Kota Tanjungbalai  ini mengaku mengenal baik ketiga nama yang telah lolos fit and proper test tersebut dan sudah cukup berpengalaman di lingkungan eksekutif.

“Jadi sangat tidak elegan, kalau dikabarkan ada  oknum dewan yang mencoba megusulkan nama lain, sehingga bisa memunda pelantikan 12 pejabat Eselon II Pemprovsu,” katanya. (koh)

SIMILAR ARTICLES