Pertamina Bangun Masjid dan Sekolah di Tapanuli Tengah

Pertamina Bangun Masjid dan Sekolah di Tapanuli Tengah

110

Sibolga – gnews.online |

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menunjukan kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat. Kali ini, Pertamina MOR I melalui program CSR bidang pendidikan dan keagamaan turut membangun enam unit Masjid, dua unit Mushola, dan dua unit Sekolah di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Total bantuan yang diberikan untuk pembangunan masjid dan mushola tersebut mencapai Rp1,46 miliar.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Hotel PIA, Sibolga pada Rabu (18/7) oleh Operation Head TBBM Sibolga, Adi Rachman kepada Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Adapun bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk pembangunan Masjid Raya Pinangsori, Mushola Al –Ikhwan, Masjid Al Abror, Masjid Ranting Muhammadiyah Sibabangun, Mushola Al – Ikhlas, Masjid Raya Babul Jannah, Masjid Al – Arafah, Masjid Jamil Pasir Bidang, MIS Al Washliyah Hutanabolon, dan MTS Islamiyah Tukkah.

Bakhtiar Ahmad selaku Bupati Tapanuli Tengah dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pertamina MOR I atas kepeduliannya terhadap pembangunan infrastruktur masyarakat di berbagai wilayah.

“Apresiasi kepada Pertamina MOR I atas perhatian dan kepeduliannya yang selalu siap dalam mendukung dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Operation Head TBBM Sibolga Adi Rachman mengutarakan, bantuan yang diberikan adalah tanggung jawab sosial Pertamina di bidang pendidikan dan keagamaan.

“Bantuan ini adalah bentuk dukungan sekaligus menjadi program tanggung jawab sosial Pertamina MOR I, serta merupakan upaya Pertamina MOR I dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan,” ungkap Adi Rachman.

Adi menambahkan, melalui bantuan yang diberikan, dapat membantu masyarakat di wilayah Tapanuli Tengah untuk mendapatkan fasilitas ibadah dan pendidikan yang lebih memadai. “Kami berharap masyarakat di Tapanuli Tengah ini bisa mendapatkan fasilitas yang lebih memadai, khususnya untuk ibadah dan pendidikan,” tutupnya. (art)