Pertamina Musicool Goes to School di SMKN 1 Percut Sei Tuan

Pertamina Musicool Goes to School di SMKN 1 Percut Sei Tuan

80

Medan – gnews.online |

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) 1 secara seremonial melaksanakan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Percut Sei Tuan dalam hal Joint Research terkait implementasi Hydrocarbon Refrigerant produk Pertamina dengan merk Musicool, Rabu (25/4/2018).

Acara yang dilaksanakan di Sekolah SMKN 1 Sei Percut ini dihadiri oleh Manager Gas Region 1 Pertamina MOR 1 C. D. Sasongko, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Dr. Drs. Arsyad Lubis, MM, serta Kepala Sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan, Kasni, M.Pd.

Sasongko menjelaskan, Hydrocarbon Refrigerant merupakan gas cair yang dihasilkan dari perut bumi yang kemudian diolah untuk digunakan sebagai bahan pendingin, bersifat ramah terhadap lingkungan dan hemat energi dan hemat listrik. Penggunaan produk tersebut di kehidupan sehari-hari dapat ditemukan pada peralatan seperti AC (Air Conditioner) dan lemari es.

“Kerjasama ini kami harapkan mampu memperkenalkan produk Hydrocarbon Refrigerant dari Pertamina bernama Musicool kepada dunia pendidikan khususnya SMKN 1 Percut Sei Tuan,” kata Sasongko.

Hal-hal yang tercakup dalam kerjasama tersebut diantaranya meliputi pengenalan jenis refrigerant yang ramah lingkungan, Hydrocarbon Refrigerant Musicool, kepada siswa jurusan Teknik Pendinginan dan Tata Udara, menjalin kerjasama sebagai tempat pengenalan, pelatihan dan penjualan produk, serta menjadi tempat Uji Kompetensi (TUK) sertifikasi teknisi AC di wilayah Sumatera Utara.

Acara seremonial tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan bantuan Pertamina kepada SMKN 1 Sei Percut untuk mendukung peningkatan kualitas sarana belajar mengajar di sekolah. Bantuan yang diserahkan berupa peralatan dan perlengkapan bengkel praktek serta branding dua kelas belajar mengajar, majalah dinding dan gerbang sekolah dengan brand Musicool.

Produk Musicool dari Pertamina hadir sejak tahun 2009 sebagai pilihan refrigerant yang ramah lingkungan, secara teknis kerja kompresor menjadi lebih ringan, suara lebih halus, serta mampu menurunkan konsumsi energi sehingga menjadi lebih efisien. Sejak diluncurkan, Musicool banyak digunakan pada gedung perhotelan, rumah sakit dan perkantoran. Kedepannya Pertamina berharap Musicool dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas sebagai refrigerant ramah lingkungan.

“Dari aspek energi, penggunaan Hydrocarbon Refrigerant Musicool Pertamina dapat menekan pemakaian listrik dengan penghematan mencapai 10-20% yang berimplikasi pada aspek ekonomis yaitu menurunnya biaya tagihan listrik. Selanjutnya, dari aspek lingkungan, dengan penggunaan Hydrocarbon Refrigerant Musicool Pertamina dapat menggantikan produk refrigerant sintetik freon di masyarakat. Seperti yang kita ketahui bahwa penggunaan refrigerant sintetik dapat menyebabkan menipisnya lapisan ozon yang berbahaya bagi bumi dan manusia,” terang Sasongko.

Ia juga menambahkan bahwa dengan faktor-faktor tersebut, Pertamina optimis akan mampu menjual produk Musicool lebih banyak lagi ke depannya. (art)