PLN Sumut Tawarkan Layanan Premium ke Industri

PLN Sumut Tawarkan Layanan Premium ke Industri

407

Medan – gnews.online |

PT PLN (Persero) Sumatera Utara mengajak para pelaku usaha di kawasan industri untuk beralih menggunakan layanan premium karena ketersediaan listrik di wilayahnya sudah memiliki surplus dengan reserve margin sebesar 10-20% atau sekitar 300 MW.

General Manager PLN Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto mengatakan, para pelaku usaha tidak perlu lagi mengkhawatirkan suplai listrik dalam berinvestasi. Saat ini PLN Sumut sudah mampu memasok listrik dengan optimal melalui layanan prioritas, atau yang disebut dengan Layanan Premium.

“Layanan Premium ini kami tawarkan kepada seluruh pelanggan yang memerlukan kehandalan tinggi untuk operasional industri-industri,” ujarnya di selal-sela Investor Gathering dengan pelaku industri, di Medan, Selasa (25/9).

Dia menjelaskan, perbedaan layanan Reguler dengan Premium terletak pada kehandalan pasokan. Layanan Premium memastikan pelanggan memperoleh pasokan listrik yang lebih baik dan tanpa padam. Layanan Premium ini terbagi ke dalam empat kategori, yakni Bronze, Silver, Gold dan paling tinggi adalah Platinum.

“Berapapun dayanya, kami siap sambung,” ucap Feby.

Selain surplus, dia juga mengungkapkan bahwa kehandalan listrik di wilayah kerjanya juga akan ditopang infrastruktur Tol Listrik dari Aceh sampai Lampung. Begitu juga dengan pembangunan beberapa pembangkit listrik baru serta pembangunan Gardu-Gardu Induk dan Gardu Hubung.

Kehandalan pasokan juga sepanjang ini telah mampu mengiringi pertumbuhan pertumbuhan tenaga listrik di wilayah kerjanya yang mencapai 9%. Angka itu sama dengan dua kali lipat pertumbuhan listrik Nasional yang hanya sekitar 4-5%.

“Artinya, pada saat ini PLN sudah mampu melayani dengan optimal kebutuhan masyarakat di Sumatera Utara yang pada saat ini mengkonsumsi listrik dengan Beban Puncak rata-rata 2.150 MW,” sambung Feby.

Penguatan kehandalan pasokan listrik PLN tersebut diakui Direktur Utama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei Wahyudi Syahrul Ramadhani. Dia menilai PLN saat ini sudah mapan dalam membangun infrastruktur tenaga listrik.

“Listrik merupakan sarana yg harus disiapkan di Sei Mangke, dan PLN telah meningkatkan kehandalan,” ujarnya.

Menurut Marketing Manajer PT Kawasan Industri Medan Jefry Sirait, dulu kondisi di kawasan industri masih sering merasakan pemadaman, tetapi kondisi saat ini sudah sangat baik dan pemadaman sudah berkurang.

“Kami sudah menikmati nyamannya listrik di Kawasan Industri Medan. Kawasan Industri sudah diisi oleh 700 tenant, atau sudah terisi 70%. Untuk menjual kawasan ini, hal yg pertama akan ditanyakan adalah terkait ketersediaan listrik,” tuturnya.

Beberapa jam sebelumnya, PLN Wilsu juga menggelar Investor Gathering dengan para pelaku usaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut. Pada kesempatan itu para pelaku usaha juga ditawarkan layanan listrik premium.

Dan pada hari yang sama, PLN Wilsu telah mendapatkan dua pelanggan baru layanan premium, yakni Garuda Plaza Hotel dan PT Canang Indah. Sebelum gathering dengan PHRI berakhir, Manager PLN Area Medan Lelan Hasibuan dan Managing Director Garuda Plaza Hotel menandatangani Nota Kesepakatan Layanan Premium Silver.

Selanjutnya, Lelan juga melakukan peresmian Penyambungan Baru Layanan Prioritas Silver di PT Canang Indah. Dengan demikian, PLN Medan sudah memiliki empat pelanggan layanan premium di wilayah kerjanya. (art)