Posko Ramadhan Karang Taruna Medan Bagikan Takjil Gratis

Posko Ramadhan Karang Taruna Medan Bagikan Takjil Gratis

282

gnews.online | Selama bulan Ramadhan, Karang Taruna Kota Medan mendirikan Posko Ramadhan di depan sekretariat Jalan T Amir Hamzah Medan. Posko selain menghadirkan stand penjualan makanan, juga memnagikan makanan untuk berbuka (takjil) bagi warga sekitar dan pengguna jalan.

Ketua Karang Taruna Medan M Akhiruddin Nasution, Rabu (14/6) mengatakan, pembagian takjil gratis telah dilakukan sejak Ramadhan hari kedua, dan hingga kini dilakukan tanpa terputus setiap hari.

“Alhamdulillah, sejumlah orang baik dari kalangan internal maupun eksternal mau membantu pengadaan dana untuk pembangian takjil gratis tersebut. Kami mengapresiasi sumbangsih tersebut, dan masih membuka kesempatan bagi pihak-pihak yang ingin beramal,” kata Akhiruddin.

Selama itu pula, katanya, secara bergantian sejumlah pihak baik internal maupun eksternal turun langsung bersama mereka membagikan takjil tersebut. Seperti pada Selasa (13/6), Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Medan, Aliansyah S SHU (Acai Jaya) ikut membagikan takjil bersama para pengurus.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan kawann-kawan ini. Apalagi pembagian takjil dilakukan setiap hari, saya rasa itu luar biasa,” ujar Acai, yang ikut memberi sumbangsih dana bagi kegiatan tersebut.

Dia berharap, kegiatan sosial seperti ini terus dilakukan Karang Taruna Medan. “Sehingga keberadaan Karang Taruna bisa lebih berarti bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain kegiatan di posko tadi, Karang Taruna Medan juga membuka stand di Ramadhan Fair, Taman Sri Deli Medan. Stand tersebut juga dikelola bersama sejumlah pengurus Karang Taruna Medan.

Stand Karang Taruna Medan yang berada di tenda kuliner, menyajikan beragam makanan dan minuman. Juga ada yang di tenda UMKM, menjual aneka kerajinan tangan dan asesories dari Komunitas Crafter Medan binaan Karang Taruna Medan.

“Jadi sifatnya memang kebersamaan, kami ingin memberdayakan banyak orang untuk tiap kegiatan yang digelar tersebut,” kata koordinator Posko Ramadhan, Riswan.

Menurutnya, Posko Ramadhan selain bertujuan amal juga sebagai bagian program pemberdayaan ekonomi.

Secara tidak langsung, pihaknya ingin memberdayakan ekonomi di kalangan warga Karang Taruna. Sebagai contoh, semua makanan atau minuman yang dijual atau dibagikan, murni buatan warga Karang Taruna sendiri.

“Ada semangat membina wirausaha, termasuk memunculkan semangat produsen makanan atau minuman tersebut, sebab produk buatannya laku terjual atau dibayar donatur untuk disumbangkan. Ini pula berkah yang hendak diambil dari bulan Ramadhan ini,” papar pria yang juga menjabat Bendahara Lembaga Pemberdayaan Kewirausahaan Karang Taruna Medan ini.

Pihaknya pun berkeinginan, usai bulan puasa nanti semangat yang sama tetap terpelihara, diwujudkan dalam bentuk kegiatan lain yang tetap bertujuan menjadikan warga Karang Taruna lebih berdaya. (koh)