Prof Darmayanti: Pembangunan Karakter Bangsa Perlu Mengintegrasikan 4 Pilar Kebangsaan

Prof Darmayanti: Pembangunan Karakter Bangsa Perlu Mengintegrasikan 4 Pilar Kebangsaan

37
gnewe.online | Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI  asal Sumut Prof Dr Ir Hj Darmayanti Lubis Periode 2014-2019 menggelar sosialisasi tentang Pancasila UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika di Universitas Islam Negeri Sumatera utara (UIN-SU) bersama Forum Silaturrahmi Mahasiswa kemarin.
Darmayanti, mengungkapkan 4 pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu disosialisasikan oleh kalangan MPR RI/DPR RI dari waktu ke waktu. Hal tersebut sangat penting karena 4 pilar ini sebagai benteng masuknya paham-paham negatif yang mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kata Darmayanti, dalam keseharian 4 pilar tidak semata-mata sebuah pemahaman saja. Namun harus menjadi praktik nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, kalau pemahaman tentang 4 pilar dalam berbangsa dan bernegara ini mungkin hampir seluruh komponen bangsa sudah mengerti, namun dalam praktek kehidupan kita sehari-hari mungkin belum semua, jadi penting dorongan untuk mewujudkan pelaksanaan 4 pilar itu.
Sosialiasi empat pilar kebangsaan tersebut dihadiri puluhan mahasiswa. Dari pantauan wartawan terlihat, para mahasiswa tampak antusias dan serius mengikuti sosialisasi tersebut.
Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan mahasiswa kepada Prof Darmayanti Lubis. Semua aspirasi yang disampaikan mahasiswa dijawab wanita berkacamata ini dengan meyakinkan.
Dikatakan Darmayanti, pembangunan karakter bangsa perlu mengintegrasikan empat pilar kebangsaan itu dalam setiap komponen karakter tersebut. Misalnya cinta kepada Allah dan Rasulnya sebagai contoh karakter merupakan jabaran dari sila pertama dan seterusnya.
Pada kesempatan yang sama, Darmayanti menyebutkan, yang perlu ditingkatkan adalah pemahaman terhadap nilai-nilai ideologis dalam Pancasaila yang digali oleh founding fathers dari bumi, kultur dan budaya bangsa, yang merupakan jati diri bangsa.
Di tempat yang sama juga, Darmayanti mengatakan, dalam sumber daya terbatas pembangunan, maka harus ada ketegasan pemerintah, dalam menentukan prioritas pembangunan, apakah diarahkan kepada Hardware (infrastruktur) atau membangun sumber daya manusia. (dev)