Prof Rhenald Kasali Minta UNPRI Kuasai Teknologi dan Ciptakan Wirausaha

Prof Rhenald Kasali Minta UNPRI Kuasai Teknologi dan Ciptakan Wirausaha

78

gnews.online | Dunia telah bergeser karena teknologi mengubah kehidupan dan kehidupan berubah karena teknologi. Pengalaman masa lalu tidak bisa dipakai hari ini. Teknologi yang lima tahun lalu dipelajari tidak lagi dipergunakan saat ini.

Hal tersebut diungkapkannya Pendiri Rumah Perubahan Prof Rhenald Kasali PhD dalam Seminar Nasional ke-11 mengenai Sociopreneurship in Global Society diadakan Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (FE UNPRI) di Selecta Royal Ballroom Lantai 5 Jalan Listrik Medan, Rabu (19/12).

Seminar juga dihadiri motivator dan penulis buku Irwan W Berutu dan Aktris Nikita Willy diikuti sebanyak 2000 peserta baik mahasiswa, dosen dan undangan.
Seminar dihadiri Pendiri UNPRI Dr. dr. I.Nyoman E.L M.Kes, AIFM, Ketua BPH UNPRI Dr. Tommy Leonard,SH., M.Kn, Penasehat UNPRI Dr. RE Nainggolan, SE.,MM, Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes, WR I Seno Aji, S.Pd. M.Eng, Prac, WR II DR. Ermi Girsang, SKM.,M.Kes, WR III Said Rizal, S.H.I.,M.A, WR IV dr. Ali Napiah Nasution, M.K.T, Direktur Sekolah Pasca Sarjana UNPRI Dr. Azharuddin,SH.,M.Kn, Dekan FE Cut Fitri Rostina SE MM yang juga Ketua Panitia Seminar, Wakil Dekan FE Hendry SE MM dan seluruh Dekan di jajaran UNPRI.

Rhenald yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi Univeristas Indonesia itu mengatakan saat ini dunia telah menggunakan kecerdasan buatan. Mesin-mesin yang tidak kenal takut dan lelah. Konsumsi ikut berubah karena teknologi.

“Semuanya membeli menggunakan internet. Masyarakat tidak lagi berkutat di jalanan. Uang digital muncul, supir-pun sebentar lagi menghilang karena mobil akan menggunakan self driving car. Tuyul pun nanti sudah tidak ada karena bingung mau mencuri uang bagaimana,” tuturnya yang diikuti tawa para peserta.

Semua akan berubah, katanya, mulai dari politik, bank, energi, pengobatan, belanja, industri, budaya, dan lainnya. Terjadi disruption yaitu inovasi yang mengakibatkan cara-cara lama berakhir.

“Di antara kita nanti akan ada yang akan menjadi orang suskses dan berkuas atau yang dipenuhi kemarahan dan kebingungan. Untuk itu kita perlu bergerak bagaimana menghadapi dunia yang telah bergeser da berubah,” lanjutnya.

Ketua Panitia Seminar UNPRI Cut Fitri Rostina SE MM mengungkapkan acara ini dilaksanakan untuk meningkatkan kepedulian karena pentingnya memiliki jiwa wirausaha, membuka wawasan dan mengalaman serta meningkatkan pemahaman.

“Semoga dengan adanya acara ini dapat meningkatkan sosial impact bagi lingkungannya. Harapan saya generasi muda tergerak dan ikut berperan aktif dan menciptakan lapangan kerja baru, yang sukses, energik dan kreatif,” tuturnya yang juga Dekan FE UNPRI ini.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kepedulian tentang pentingnya memiliki jiwa wirausaha di usia muda, memberi motivasi dan beberapa kiat untuk menjadi wirausaha muda yang kreatif dan energik, membuka wawasan dari pengalaman beberapa pemuda pengusaha sociopreneurship dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang kewirausahaan berbasis bisnis namun dengan misi utama menciptakan social-impact yakni meningkatkan harkat dan taraf hidup masyarakat kelas menengah ke bawah.

Dia berharap generasi muda khususnya mahasiswa FE UNPRI tergerak dan ikut berperan aktif dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menjadi seorang sociopreneurship.

Sementara Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Kamis (20/12) memberikan apresiasi kepada panitia dan peserta yang telah sukses mengikuti Seminar Sociopreneurship in Global Society yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan universitas membangun semangat berwirausaha. (DM)