Program Geopark Kaldera Toba, Unpab dan Bappeda Samosir Teken MoA

Program Geopark Kaldera Toba, Unpab dan Bappeda Samosir Teken MoA

462

gnews.online | Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Samosir dan Geopark Kaldera Toba Geoarea Samosir menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dalam program pembangunan kawasan geopark kaldera Toba.

Penandatangan MoA yang digelar Desa Sianjur Mula-mula, Pusuk Buhit, Limbong, Kabupaten Samosir,  itu dihadiri Rektor Unpab Dr HM Isa Indrawan SE MM, Wakil Rektor I Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Ketua LPPM Unpab Rusiadi SE MSi, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga, mantan Bupati Samosir Wilmar Simanjorang MSc, Kepala Bappeda Samsoir Rudi Sabar M Siahaan, Raja-raja Batak di Samosir dan dosen Unpab.

Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga dalam sambutannya mengatakan, saat ini Danau Toba telah terdaftar dalam Jaringan Taman Bumi Global Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unesco).

“Dengan penandatangan MoA ini, kami berharap Unpab akan melaksanakan penelitain dan pengabdian masyarakat di kawasan Geoparak Kaldera Toba Geoarea Samosir. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan ada sinkronisasi program pembangunan oleh pemerintah dengan kearifan lokal,” kata Juang.

Rektor Unpab HM Isa Indrawan, Minggu(6/8)  berharap kepada dosen dan peneliti Unpab untuk tidak takut menunjukkan kreativitas dalam program Geoparak Kaldera Toba Geoarea Samosir.

“Penelitian tanpa implementasi tidak ada apa-apanya. Karenanya, tunjukkan kreativitas dalam program pembangunan kawasan geopark kaldera Toba,” tandas rektor seraya berterimakasih kepada Pemkab Samosir yang memberikan kesempatan Unpab untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat di Samosir.

Seusai penandatangan MoA, Rektor Unpab Isa Indrawan bersama Wakil Bupati Samosir dan Kepala B  Samosir juga  melakukan penanaman pohon jabi-jabi, beringin dan pohon endemik samosir lainnya di kawasan geopark kaldera Toba.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga dan Rektor Unpab mengajak warga desa untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Ini mengingat  masih maraknya penebangan kayu di kawasan Danau Toba.

“Penebangan kayu mengakibatkan kerusakan ekosistem hutan yang berdampak sangat besar bagi kelestarian Danau Toba,” kata Juang Sinaga.

Mantan Bupati Samosir Wilmar Simanjorang menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Unpab yang punya perhatian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan di daerah Danau Toba dan melaksanakan penelitain dan pengabdian di kawasan Samosir.

“Saya merasa menjadi seperti alumni atau keluarga Pancabudi,” tutur Wilmar.

Selain menandatangani MoA di Samosir, Unpab juga melaksanakan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan uang dan pakaian layak pakai kepada pengurus dan jemaah Masjid Al-Jihaad Sitohang, Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi,  Senin lalu. (dev)