PT Medan Tingkatkan Integritas dan Kinerja 

PT Medan Tingkatkan Integritas dan Kinerja 

148

gnews.online | Pengadilan Tinggi (PT) Medan mendapat nilai akreditasi ‘A’ excellent dari Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahakmah Agung (MA) RI.  Perolehan nilai tersebut merupakan cambuk bagi PT Medan untuk lebih meningkatkan integritas dan kinerja dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).
Ketua PT Medan, Cicut Sutiarso mengatakan keberhasilan pencapaian ini dilihat dari upaya PT Medan menjalankan tugas dengan baik di bidang kesekretariatan, kepaniteraan maupun pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
“PT Medan berhasil melaksanakan Tupoksi di 2017 yang meningkat dibanding tahun sebelumnya. Namun dari keberhasilan itu ada kendala seperti kurang sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana,” katanya dalam sidang pleno tahunan di PT Medan Jalan Ngumban Surbakti Medan, Kamis (22/2).
Dia mengungkapkan untuk mengatasi masalah di 2018 ini, PT Medan masih membutuhkan berbagai sektor. Seperti, penambahan SDM, pembinaan terhadap SDM dalam bentuk pelatihan dan bimbingan, peningkatan kerjasama antar bidang, sarana teknologi guna mengembangkan informasi.
“Kemudian, penambahan alokasi anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana, pelayanan yang berkualitas, aparatur peradilan yang profesional, berintegritas dan bebas KKN. Serta pertanggungjawaban akuntabilitas,” ucapnya.
Dalam sidang pleno dengan seluruh Pengadilan Negeri se-Sumatera Utara, Cicut menjelaskan pihaknya melaksanakan tupoksi tersebut sesuai aturan UU No 49 Tahun 20019 tentang peradilan umum.
Menyangkut soal penanganan perkara, Cicut menyebutkan jumlah perkara pidana di wilayah hukum PT Medan pada 2017 meningkat. Jumlahnya sebanyak 1048 perkara., yang berasal dari perkara 2016 sebanyak 101 perkara dan 947 perkara pada 2017.
“Perkara tindak pidana yang diputus sebanyak 934 perkara, sehingga sisa yang belum diputus  ada 114 perkara,” sebutnya.
Dijelaskannya, pidana anak 50 perkara telah diputus dari 54 perkara yang masuk di 2017. Sedangkan kasus tindak pidana korupsi, PT Medan menyelesaikan 39 perkara dari 42 perkara masuk di tahun tersebut.
Menurutnya, kondisi ini menunjukkan semangat dan ketaatan warga PT Medan terhadap kebijakan pimpinan baik dan memuaskan.
Diakuinya, meskipun menghadapi kendala PT Medan melaksanakan wewenang untuk melakukan pengawasan dan pembinaan . ada tindakan tegas yang diberikan kepada pegawai PT Medan dan PN  untuk mendapat hukuman disipliln sebagai berikut,
Hakim 3 orang, sekretaris 1 orang, panitera pengganti, 2 orang, panitera 1 orang, jurusita 2 orang, jurusita pengganti 1 orang, staf 2 orang panitera muda 1 orang dan hakim adhoc 1 orang.(dev)