Ramai Dukungan, Haris Nyatakan Legislatif Bukan Unjuk Kepentingan Pribadi

Ramai Dukungan, Haris Nyatakan Legislatif Bukan Unjuk Kepentingan Pribadi

194

gnews.online | Setelah Aulia Rachman mengundurkan diri dari jabatan anggota DPRD Medan demi kepentingan maju sebagai calon Wakil Walikota Medan mendampingi Bobby Nasution, fokus perhatian masyarakat sekarang ini pada sosok yang bakal menggantikannya lewat mekanisme pergantian antar waktu (PAW).

Nama yang ramai disebut dan didukung untuk menggantikan Aulia adalah Haris Kelana Damanik. Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan itu dianggap pantas duduk di kursi dewan melihat kinerja serta perolehan suaranya pada Pemilu Legislatif 2019.

Pada perhitungan akhir yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Haris menduduki posisi keempat di bawah Aulia, Surianto dan Sri Suciati, sehingga secara otomatis Haris lah yang akan menggenapi jumlah kursi Partai Gerindra dari Dapil 2 sepeninggal Aulia.

Terlebih, Haris selama menjabat ketua PAC sudah melakukan banyak kinerja nyata yang turut membesarkan nama partai khususnya di Kecamatan Medan Marelan dan wilayah Medan Utara.

Haris, yang ditanyai perihal PAW tersebut, menanggapi santai. “Kita tunggu saja keputusan partai. Kita ikuti mekanismenya,” ucap Haris, Rabu (2/9/2020).

Haris hanya menyatakan, dirinya memang sudah berkomunikasi dengan pimpinan partai perihal rencana PAW tersebut. Dan dirinya menyatakan siap jika diberi tanggungjawab.

Ditanya lebih jauh tentang visi misinya nanti sebagai anggota dewan, Haris menyatakan jabatan legislatif bukan untuk unjuk kepentingan pribadi.

“Bagi saya itu adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Jika memang diamanahkan, saya siap. Tapi sebagai pribadi saya tekadkan, harus ada hal yang lebih besar yang bisa saya lakukan jika nantinya duduk sebagai anggota dewan,” tegasnya.

Dia menyatakan, tak ingin ada stigma negatif masyarakat ikut melekat ke dirinya, bahwa kebanyakan anggota dewan akan lupa kepada masyarakat yang memilihnya setelah duduk enak di kursi DPRD.

“Stigma tetsebut harus dihapus dengan kerja-kerja nyata dan kontribusi bagi kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Dan dia pun menyatakan tetap terus membutuhkan dukungan masyarakat. Sebab anggota dewan tak akan bisa membuat perubahan tanpa peran serta masyarakat.

Selama ini, katanya, memang banyak hal sudah dilakukan selama jadi kader Partai Gerindra. Tapi dia akan lebih intens dalam pemberdayaan masyarakat terutama ekonomi.

Karena itu, jauh-jauh hari Haris pun menginisiasi pembentukan koperasi yang beranggotakan kader partai dan simpatisan.

Dan hal pertama yang akan dia lakukan menyongsong tugas baru nanti adalah menyatukan persepsi dengan tim. Orang-orang yang selama ini mendukung perjuangan politik serta kerja-kerja sosialnya.

“Karena sukses saya bukan kerja pribadi, saya hanya pelakon karena sejatinya banyak dalang atau sutradara yang berperan di belakang layar yakni tim trrsebut,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Haris memohon dukungan doa, semoga apa yang dicita-citakan dan diharapkan bersama bisa tercapai. (koh)