RSU Royal Prima-PT Link Ademy Gelar Diskusi, Kenalkan Prosedur Uni Knee Replacement

RSU Royal Prima-PT Link Ademy Gelar Diskusi, Kenalkan Prosedur Uni Knee Replacement

95

gnews.online | Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima yang berada di Jalan Ayahanda Medan bersama PT Link Ademy menggelar diskusi kasus dengan tema “Total Knee Replacement” di rumah sakit tersebut.

Diskusi tersebut menghadirkan narasumber dari German yaitu Mr. Aloiz Frans MD, Ketua Departemen Ilmu Orthopedi di RSU Royal Prima Medan yaitu Dr dr Adrian Khu Sp.OT dan Dokter Spesialis Orthopedi di RSU Royal Prima Medan dr Rizal Reynaldi MKed(Surg) Sp.OT.

Diskusi kasus itu dihadiri juga oleh Komisaris Utama PT Royal Prima Dr. dr. I Nyoman EL, MKes, GM RSU Royal Prima Dr Heriyanti SH MKn, Direktur PT Royal Prima Dr Tommy Leonard SH MKn, Direktur Utama RSU Royal Prima Medan dr Suhartina Darmadi MKM, Perwakilan Persatuan Bedah Orthopedi Indonesia (PABOI) dr Dharma Kadar Sp.OT(K)Spine, Perwakilan PT Link Ademy Dokter Spesialis Orthopedi RSU Royal Prima Medan, PPDS Orthopedi RSUP H Adam Malik Medan dan Mahasiswa
Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia (UNPRI).

Dalam pemaparannya, Aloiz Frans MD mengenalkan tentang prosedur Uni Knee Replacement, yang diprediksi akan menjadi sebuah tren dalam masa 5 – 10 tahun kedepan.

“Pasien datang kepada dokter dengan keluhan di lutut, dalam rentang usia yang semakin muda dan semakin dini, uni knee replacement dapat menjadi solusi alrternatif bersama dengan
Total Knee Replacement, dalam menjawab kebutuhan pasien”, ungkap Aloiz Frans, M.D

Aloiz Frans MD juga membawakan materi mengenai tips untuk keberhasilan prosedur Total Knee Replacement.
Selain materi dari Aloiz Frans MD, dilangsungkan juga diskusi kasus sulit bidang orthopedi yang dibawakan oleh Dr dr Adrian Khu Sp.OT dan dr M Rizal Renaldi MKed(Surg) Sp.OT.

Menurut Dr dr Adrian Khu Sp.OT bedah tulang (Orthopedic) saat ini sudah mengalami kemajuan, terutama didalam negeri.

Disebutkan dr. Adrian Khu, banyak kasus mengenai masalah ini. Salah satu penyebab banyaknya kasus itu, karena faktor usia, beban pekerjaan, kegemukan, atau saat sakit pasien kerap menggunakan obat sembarangan, sehingga menimbulkan kerusakan pada tulang.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat tersebut, terjadi pertukaran pikiran antara ketiga ahli bedah orthopedi beda negara tersebut.
Ketiga ahli tersebut memberikan gambaran tips dan trik
tentang penyelesaian kasus yang dipaparkan berdasarkan keilmuan dan pengalaman masing-masing.

IMG_20180221_153349

Sementara itu di tempat terpisah, Direktur Utama RSU Royal Prima Medan dr Suhartina Darmadi MKM kepada wartawan, Selasa(20/2) mengatakan, Total Knee Replacement atau TKR adalah salah satu tindakan di bidang ilmu orthopedi yang sedang berkembang sangat baik.

Menurut wanita cantik ini, acara diskusi kasus tersebut, agar para peserta dapat lebih memahami tujuan perkembangan dan teknologi terbaru, serta dapat melihat kasus-kasus sulit, yang terjadi di lapangan oleh prosedur tindakan TKR yang merupakan salah satu tindakan pembedahan umum, yang dilakukan untuk mengobati pasien
dengan nyeri dan immobilisasi, yang disebabkan oleh osteoartritis dan rheumatoid artritis.

Tindakan TKR kata dr Suhartina, dilakukan ketika sendi lutut mengalami kerusakan yang amat berat akibat cedera ataupun radang sendi.

“Tindakan ini dilakukan ketika pengobatan ataupun penggunakan alat penyangga lutut sudah tidak efektif lagi untuk membantu pasien melakukan aktivitas sehari-hari,”kata dr Suhartina lagi. (Dev)