Friday, October 23, 2020
Tags Posts tagged with "Akreditasi"

Akreditasi

60

gnews.online | Berbagai prestasi terus diraih Universitas Sumatera Utara. Kali ini USU menduduki peringkat ke 13 dari 15 Perguruan Tinggi Klaster 1 pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia, yang pengumumannya baru dikeluarkan oleh Dirjen Dikti Kemendikbud RI, Senin (17/8/2020).

Pada tahun ini, klaster 1 dihuni oleh 15 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Indonesia, di mana pada tahun sebelumnya hanya ada 13 PTN, dimana USU berada di peringkat ke-13.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Sumatera Utara Prof Dr Runtung Sitepu SH M Hum, melalui Kahumas Protokoler dan Promosi USU Elvi Sumanti ST M Hum melalui siaran pers, Senin (17/8/2020).

Dijelaskan Rektor USU Prof Runtung, Universitas Sumatera Utara pada tahun 2020 tetap berada pada Klaster 1 Peringkat 13, seperti halnya dengan yang didapatkan pada tahun 2019.

Sebab di peringkat 7 pada tahun ini, ada 2 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Universitas Hasanuddin, Makassar dan Universitas Brawijaya Malang yang memiliki skor yang sama yakni 3,161.

Kendati demikian, dibandingkan dengan tahun 2019, skor USU saat ini mengalami kenaikan 0,97 point. Pada tahun 2019 skor USU tercatat 2,695, sedangkan di tahun 2020, naik menjadi 2,792.

Atas pencapaian tersebut, Rektor USU mengapresiasi kerja keras seluruh civitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU) yang telah mengerahkan seluruh kemampuan, kinerja dan kreativitasnya, di tengah pandemi Covid-19 dan pembatasan-pembatasan sosial yang dilakukan dalam segala bidang.

Termasuk dengan adanya beberapa kali pemberlakuan lockdown di USU yang sedikit banyak telah mempengaruhi kinerja maksimal para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.

Prof Runtung berharap agar seluruh civitas akademika USU tetap bersemangat dalam melakukan berbagai upaya bagi perbaikan peringkat USU selanjutnya.

Rektor juga mendoakan, agar pada tahun-tahun mendatang, siapapun pemimpin USU kelak, pencapaian USU yang telah cukup bagus dapat terus ditingkatkan.

“Diharapkan pula agar USU dapat mencapai target untuk masuk dalam pemeringkatan 500 besar world university ranking. (Dev)

214

Medan – gnews.online |

Magister Kenotariatan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) berhasil meraih Sertifikat Akreditasi B Gemuk dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), berdasarkan Keputusan BAN-PT N0.2984/SK/BAN-PT/Akred/M/VIII/2019.

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, mengapresiasi diraihnya prestasi tersebut. Keberhasilan diraih dengan dikeluarkannya akre­ditasi B Gemuk tersebut merupakan indika­tor penilaian yang dilakukan Dikti melalui BAN-PT tetang kualitas pembelajaran, sarana-prasarana dan proses Tri Dharma Perguruan Tinggi telah dijalankan dengan baik.

“Kualitas pendidikan di UNPRI tidak perlu disangsikan lagi. Apalagi pihak yayasan dan kampus terus berbenah. Putusan BAN PT juga berarti penilaian pemerintah terhadap Pascasarjana UNPRI sudah baik sekali. Dan sudah layak bisa bersaing dengan perguruan tinggi lain yang sudah B,” kata Tommy Leonard, Sabtu (17/8).

Dia mengatakan, pencapaian tersebut, tentu membanggakan universitas, sekaligus mendorong civitasnya untuk terpacu meningkatkan kualitas. Hal ini terbukti dari sarana dan prasarana penunjang perkuliahan di UNPRI yang terus dilengkapi. “UNPRI memiliki potensi besar untuk terus maju,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Tommy menyebutkan, ada beberapa prodi sudah memperoleh Akreditasi B dari BAN-PT seperti Magister Biomedis, Magister Kesmas dan Magister Manajemen UNPRI.

Akreditasi tersebut, katanya merupakan salah satu bentuk pengakuan bahwa UNPRI adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Dan, Akreditasi B Gemuk ini juga mengisyaratkan kalau UNPRI, sudah sejajar dengan perguruang tinggi lain.

Tommy berharap, agar akreditasi tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan ke akreditasi yang lebih baik. (dev)

255

gnews.online | Politekhnik Negeri Medan (Polmed) fokus tingkatkan akreditasi institusi dari B jadi A di 2019 mendatang.

“Untuk pencapaian itu, berbagai upaya peningkatan kualitas akan kita lakukan, terutama peningkatan akreditasi program studi,” kata Direktur Polmed, M Syahruddin pada pertemuan coffee morning akhir tahun di Kampus Polmed, Medan (28/13/2018).

Disebutkannya, Polmed kini memiliki 17 program studi terdiri dari, program D3 memiliki 11 prodi dan D4 memiliki 6 prodi.

Dari 17 prodi itu, semua akreditasinya A dan B, tidak ada lagi prodi yang akreditasinya C.

“Kita akan tingkatkan prodi yang akreditasinya B menjadi A di 2019. Sehingga, akreditasi institusi yang saat ini masih B bisa meningkat jadi A,” kata Syahruddin didampingi Wakil Direktur I Bidang Akademik, Nursiah.

Hadir juga Wakil Direktur II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Abdul Rahman, Wakil Direktur III Bidang Kemanusiaan Nisfan Bahri dan Wakil Direktur IV Bidang Kerjasama, Berta Br Ginting dan beberapa pejabat Polmed lainnya.

Menurut Syahruddin, peningkatan akreditasi prodi dan institusi ini sangat penting dilakukan, karena akan mempengaruhi kualitas mahasiswa ketika memasuki dunia kerja, terutama pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

Untuk itu katanya, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan akreditasi institusi, pihaknya akan meningkatkan hubungan kerjasama dengan pihak ketiga, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dijelaskannya pada Februari 2019 mendatang, polmed akan mengirimkan 18 mahasiswa yang sudah menyelesaikan pendidikan D3 ke beberapa universitas di Taiwan.

Nantinya, mereka melanjutkan kuliah selama satu tahun, lalu satu tahun lagi magang. Ini program beasiswa, bukan tenaga kerja yang merupakan program pemerintah.

“Pada April 2019 kita akan rekrut lagi. Sayangnya, Polmed belum ada hubungan diplomatik dengan Taiwan. Inilah nanti yang akan kita jajaki dengan Taiwan,” jelasnya.

Selain di Taiwan, Polmed juga akan mengirimkan staf ke Kanada dan Swiss dalam rangka mengupgrade kemampuan dosen.

Di dalam negeri sendiri lanjutnya, selain meningkatkan kerjasama dengan industri, pihaknya juga akan meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah di Sumut.

Saat ini, Polmed sudah menjadi pilot project program smart city di beberapa kabupaten kota di Sumut seperti, di Binjai, Tebing Tinggi yang tidak lama lagi akan di launching, Paluta, Palas, Labuhan Batu.

“Demikian juga provinsi Sumut saat ini masih berjalan. Kerjasama seperti ini kan juga jadi nilai tambah, karena Polmed yang jadi pilot projecnya,”ujarnya. (DM)

608

gnews.online |

Wakil Rektor II Universitas Sumatera Utara Dr.dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked (OG), Sp.OG (K) menyatakan, sudah menjadi kewajiban setiap Rumah Sakit (RS) untuk mengikuti akreditasi setelah memiliki izin operasional sesuai dengan UU No 12 tahun 2012.

Hal itu disampaikan WR II USU saat membuka acara workshop standar akreditasi rumah sakit versi 2012 di Aula RS USU, Senin (30/05).

Hadir dalam kesempatan itu  Wakil Rektor IV USU Prof. Bustami Syam, Direktur Akademik dan Pelayanan Medik RS USU, Dr dr Nazaruddin Umar, Sp.An.KNA  dan Syarief Fauzi, Direktur Umum, Keuangan dan SDM serta dr Azwan Hakim Lubis. Hadir juga Dekan Fakultas Kedokteran  Dr. dr. Aldy Safruddin Rambe, Sp.S (K),  Wakil Dekan II FK USU dr. Zaimah Z. Tala, MS, Sp.GK dan Wakil Dekan III FK USU dr. Muhammad Rusda, M.Ked(OG) Sp.OG (K) serta Setiawan, SKp, MNS, Ph.D,  Dekan Fakultas Keperawatan. Sedangkan sebagai  narasumber  dr.Tedjo Putranto, MM.

Menurut WR II USU, tujuan dari akreditasi rumah sakit adalah terwujudnya peningkatan mutu dan keselamatan pasien, melalui implementasi standar akreditasi yang berorientasi kepada pasien.

Kemudian tujuan khususnya adalah untuk meningkatnya pemahaman para praktisi RS terhadap standar akreditasi pelayanan berfokus pasien, meningkatnya pemahaman para praktisi RS terhadap standar akreditasi dan elemen penilaian yang ada di standar akreditasi RS dan meningkatnya implementasi program keselamatan pasien di RS.

Direktur Akademik dan Pelayanan Medik RS USU, Dr dr Nazaruddin Umar, Sp.An.KNA dalam sambutannya mewakili Dirut RS USU Prof.dr.Chairul Yoel, Sp.A (K) menyampaikan, terimakasih atas dukungan rektorat USU dalam memberhasilkan kegiatan dimaksud.

Para pemateri dalam kegiatan itu antara lain dr. Tedjo W. Putranto, MM, dr. Nina Sekartina, MHA, Dra. Pipih Karniasih, SKp, M.Kep,dan dr. Djoni Darmadjaja, SpB, MARS. Kegiatan berlangsung dari Senin hingga Jumat (30-31 Mei, sampai 1-3 Juni 2016 yang semua pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di RS USU. (dev)