Tuesday, September 17, 2019
Tags Posts tagged with "Bank Mandiri"

Bank Mandiri

164

Medan – gnews.online |

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendukung penggunaan transaksi nontunai dan menjadi partner dalam penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018, termasuk yang diadakan di Sun Plaza Medan, dari tanggal 23-25 Maret 2018 dan diikuti sekitar 14 travel agent.

Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 Parlindungan Hutahaean mengatakan, Bank Mandiri menjadi partner dalam event GATF 2018 yang menurut rencana akan berlangsung di 29 kota di Indonesia. Khusus di wilayah kerja Bank Mandiri Region I/ Sumatera 1, GATF 2018 dilaksanakan di Medan, Banda Aceh, Pekanbaru dan Batam, dalam kurun waktu yang berbeda.

“Dengan semangat Sinergi BUMN, serta mendukung dan meningkatkan program pemerintah dalam hal Gerakan Nasional Nontunai, Bank Mandiri memberikan benefit dan kemudahan transaksi bagi seluruh nasabah Bank Mandiri, khususnya pemegang kartu debit dan kartu kredit,” jelasnya kepada wartawan disela-sela GATF 2018, Jumat (23/3).

Parlindungan Hutahaean mengatakan, benefit yang dapat diperoleh nasabah Bank Mandiri di antaranya harga khusus untuk pembelian tiket dengan cicilan 0% hingga 24 bulan, tambahan potongan harga berupa cashback langsung dan diskon fiestapoin hingga 50%.

Parlindungan Hutahaean mengatakan, komitmen Bank Mandiri untuk mendorong penggunaan transaksi nontunai tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mewujudkan cashless society yakni mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi secara nontunai.

“Transaksi nontunai juga telah terbukti memiliki banyak manfaat, yakni lebih aman, nyaman dan praktis. Masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar saat ingin bertransaksi dalam GATF 2018. Cukup dengan menggunakan kartu kredit dan  kartu debit dalam melakukan transaksi,” ujarnya.

Parlindungan mengatakan, untuk wilayah kerja Region I/ Sumatera 1,  Bank Mandiri saat ini telah memiliki 283 kantor cabang, 1.469 mesin anjungan tunai mandiri (ATM), 25.388 mesin electronic data capture (EDC).

“Saat ini jumlah nasabah penabung pada wilayah kerja tersebut sebanyak 2,1 juta nasabah dan jumlah nasabah pemegang kartu kredit sebanyak 382.000. Sedangkan untuk Kota Medan dan sekitarnya, jumlah nasabah Bank Mandiri tercatat sebanyak 494.000 nasabah, dengan pemegang kartu debit sebanyak 422.000 dan pemegang kartu kredit Mandiri sebanyak 180.000 nasabah,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, sepanjang tahun 2017, nilai transaksi kartu debit, kartu kredit dan kartu prepaid Bank Mandiri Region I/ Sumatera 1  mencapai sekitar Rp 7,5 triliun. Sekitar 40% dari nilai transaksi tersebut berada di Sumatera Utara (Sumut).

“Setiap tahun, nilai transaksi tersebut mengalami pertumbuhan. Untuk tahun ini, kita menargetkan transaksi yang menggunakan kartu debit, kartu kredit dan kartu prepaid Bank Mandiri dapat tumbuh 15%.  Kita juga berencana akan menambah 2.000 mesin EDC untuk wilayah kerja Bank Mandiri Region I/ Sumatera 1,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Parlindungan mengatakan, Bank Mandiri  memberikan apresiasinya kepada maskapai Garuda Indonesia, travel agent dan pihak-pihak lain yang terlibat, atas kerjasamanya dalam GATF 2018. Diharapkan, kerjasama yang sudah terjalin tersebut dapat terus berlangsung di masa mendatang. (rel)

427

gnews.online |

Bank Mandiri Region l/Sumatera 1 yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau menyiapkan dana tunai sebesar Rp3,5 triliun atau Rp116 miliar/hari untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai di masyarakat pada Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1438 H.

Rencananya, dana tunai tersebut sebanyak 85 persen akan disalurkan kepada masyarakat via mesin ATM, sedangkan 15 persen melalui kantor cabang.

Regional CEO Bank Mandiri Sumatera l Parlindungan Hutahaean, selama libur panjang lebaran untuk wilayah Medan saja, Bank Mandiri menyiapkan Rp616,7 miliar meningkat sekitar 11 persen dari nilai yang disiapkan secara harian pada kondisi normal.

“Antisipasi ini kami siapkan mengingat perkiraan tingginya kebutuhan uang tunai pada dua pekan sebelum dan sesudah Idul Fitri, terutama saat liburan dan cuti bersama,” ungkap Parlindungan Hutahaean di sela acara buka puasa bersama media, Rabu (7/6).

Khusus untuk mesin ATM, lanjut Parlindungan Hutahaean, Bank Mandiri juga bakal meningkatkan pasokan uang tunai menjadi Rp98 miliar per hari, dari sekitar Rp87 miliar per hari, yang akan mulai berlaku pada 12 Juni hingga 23 Juni 2017. Hal ini dilakukan mengingat masa liburan Idul Fitri 1438 H yang akan berlangsung pada 26-30 Juni 2017.

Parlindungan Hutahaean menambahkan, pihaknya juga memastikan seluruh operasional layanan ATM akan tetap terjaga dengan membentuk tim ATM yang akan selalu siaga selama liburan.

Saat ini, masyarakat dapat melakukan transaksi di 1.475 Mandiri ATM yang tersebar di Region l/Sumatera 1 dan 17.694 Mandiri ATM di seluruh Indonesia. Selain itu nasabah juga dapat memanfaatkan lebih dari 60.000 jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus.

Untuk kenyamanan nasabah Bank Mandiri juga menyediakan layanan 24 jam lainnya, yakni Mandiri SMS, Mandiri Mobile, Mandiri Online dan Mandiri Call 14000. Seluruh layanan perbankan 24 jam ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman seperti Informasi rekening, Transaksi Transfer, Transaksi Pembayaran Listrik, Air, Telepon/Handphone, Kartu Kredit, Tiket Pesawat dan Kereta Api, Pajak, Pendidikan, Asuransi, Televisi Berlangganan, Internet, Pembelian isi ulang Pulsa.

“Untuk membantu masyarakat melakukan penukaran uang kecil, Bank Mandiri Region l/Sumatera l juga melaksanakan kegiatan penukaran uang baru berupa Uang Pecahan Kecil berkerjasama dengan Bank Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Benteng dan 20 lokasi lain yang tersebar di Provinsi Aceh,Sumatera Utara, Riau dan Kepualauan Riau, dengan mengerahkan 10 Unit Mandiri Mobil (MAMO). Kepada masyarakat yang butuh uang pecahan kecil Rp10,000,- Rp5.000,- dan Rp2.000, dapat mendatangi lokasi penukaran yang sudah ditentukan,” jelas Parlindungan. (art)

338

gnews.online |

Bank Mandiri akan tetap mengoperasikan 200 kantor cabang (Kanca) di seluruh Indonesia secara bergantian untuk memaksimalkan layanan kepada para nasabahnya pada saat libur Lebaran tahun ini.

“Pembukaan kantor layanan kas ini merupakan wujud komitmen perseroan untuk memaksimalkan layanan transaksi perbankan kepada para nasabah,” kata Regional CEO Region I/Sumatera 1 Bank Mandiri, H R Parlindungan Hutahaean.

Menurutnya, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan nasabah Bank Mandiri di Medan, pihaknya telah mempersiapkan tim patrol ATM dan EDC selama 24 jam non stop yang dimulai pada 2 Juli hingga 10 Juli 2016.

Parlindungan Hutahaean menjelaskan, layanan yang diberikan Bank Mandiri kepada masyarakat selama libur lebaran yakni tanggal 4, 5, 7 dan 8 Juli 2016 pukul 08.00 – 15.00 WIB. Layanan yang diberikan untuk penerimaan setoran bahan bakar minyak (BBM)/non BBM dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan transaksi perbankan terbatas. 

“Di Region I/Sumatera 1 yang meliputi Aceh dan Sumut terdapat 32 kantor cabang yang buka dan 6 kantor cabang ada di Medan sekitarnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, layanan transaksi perbankan terbatas yang diberikan meliputi penarikan tunai, setoran tunai dan transfer antar rekening Bank Mandiri. Jika nasabah akan melakukan penarikan tunai di atas Rp20 juta, harus menginformasikan sehari sebelumnya.

Sedangkan mulai tanggal 11 Juli 2016 operasional dan layanan perbankan berjalan secara normal seperti biasanya.
Selain itu, Bank Mandiri juga menyiapkan uang tunai sebesar Rp24 triliun untuk periode 20 Juni – 11 Juli 2016. Dari jumlah dana itu, sekitar 80 persen akan digunakan untuk kebutuhan ATM dan 20 persen untuk kebutuhan dana di cabang dalam memenuhi kebutuhan dana masyarakat.

“Kami harap ini bisa dan sangat membantu kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat kecil, menengah dan atas tidak merasa kesulitan dalam mendapatkan uang kecil dan baru lagi,” ujarnya.

Khusus di Regional I/Sumatera 1, jumlah uang yang disiapkan Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 tahun ini disesuaikan dengan perkiraan kebutuhan masyarakat yaitu sebesar Rp1,65 triliun atau meningkat sebesar meningkat Rp400 miliar dari tahun lalu, untuk di Kota Medan sendiri sebesar Rp971 miliar.

Selain melakukan layanan penukaran uang tunai baru yang bekerjasama dengan Bank Indonesia, pada tahun 2016 ini Bank Mandiri membuat inisiatif baru yaitu mengadakan kegiatan “Lembaran Baru Bersama Mandiri” berupa layanan penukaran uang baru kepada masyarakat di daerah remote yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 25-26 Juni 2016 dengan hasil penukaran uang kepada 866 orang senilai Rp1,4 miliar. (ayb)