Sunday, October 20, 2019
Tags Posts tagged with "Cap Go Meh"

Cap Go Meh

1654

gnews.online | Tahun Baru Imlek nampaknya kurang meriah kalau tidak ada Cap Go Meh. Kebanyakan orang cuma tahu Cap Go Meh adalah perayaan yang dilakukan orang Tionghoa dua minggu setelah Tahun Baru Imlek. Ternyata Cap Go Meh bukan sekadar itu, karena Cap Go Meh juga punya makna.

Kalau ingin tahu sejarah dan makna dari Cap Go Meh, simak terus artikel ini!

Cap Go Meh Berbeda dengan Imlek
kue keranjang

Imlek biasanya dirayakan dengan sembahyang ke kelenteng untuk memanjatkan doa keselamatan dan keberkahan di tahun yang baru. Setelah itu, baru deh kumpul dan makan bersama keluarga. Sedangkan, ketika Cap Go Meh, orang-orang membawa persembahan berupa kue keranjang dan melakukan sembahyang kue keranjang untuk mengucap syukur dan memohon keselamatan.

Orang zaman dulu malah percaya banget kalau anak kecil tidak makan kue keranjang, matanya bakal belekan. Makanya, hingga saat ini masih banyak orang yang membawa persembahan kue keranjang ketika Cap Go Meh. Setelah itu, pastinya ada acara makan kue keranjang yang bisa dimakan langsung atau digoreng. Kue keranjang juga boleh dibagi-bagikan secara gratis untuk warga sekitar.

Cap Go Meh di Zaman Dulu
perayaan

Cap Go Meh merupakan rangkaian terakhir Perayaan Tahun Baru Imlek. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang jika diartikan secara harafiah bermakna 15 hari atau malam setelah Tahun Baru Imlek. Apabila dipenggal per kata, kata ‘cap’ memiliki arti 10, sedangkan ‘go’ berarti 5, dan ‘meh’ artinya malam.

Kalau di China, Cap Go Meh disebut Festival Yuanxiao atau Festival Shangyuan. Perayaan Cap Go Meh dilakukan untuk memberi penghormatan terhadap Dewa Thai Yi, dewa tertinggi di langit pada zaman Dinasti Han (206 SM- 221 M).

Dulunya, Cap Go Meh dilakukan secara tertutup untuk kalangan istana dan belum dikenal masyarakat awam. Festival tersebut dilakukan pada malam hari, sehingga harus menyediakan banyak lampion dan aneka lampu warna-warni. Lampion dalah pertanda kesejahteraan hidup bagi seluruh anggota keluarga. Makanya, Cap Go Meh kerap disebut Festival Lampion. Ketika pemerintahan Dinasti Han berakhir, barulah Cap Go Meh dikenal oleh masyarakat. Ketika Cap Go Meh, rakyat bisa bersenang-senang sambil menikmati pemandangan lampion yang telah diberi banyak hiasan.

Yang Dilakukan Saat Cap Go Meh

cap go

Ketika Cap Go Meh, rakyat akan menyaksikan Tarian Barongsai dan Liong (naga), berkumpul untuk main games penuh teka-teki, dan makan onde-onde. Sepanjang perayaan, tentunya bakal diramaikan oleh kehadiran kembang api dan petasan.

Uniknya kata Barongsai bukan berasal dari China, tapi merupakan paduan dari kata ‘barong’ yang merupakan Bahasa Jawa dan kata ‘say’ yang artinya singa dalam dialek Hokkian. Barongsai adalah simbol kebahagiaan, kegembiraan, dan kesejahteraan. Sedangkan Liong dianggap sebagai simbol kekuasaan atau kekuatan.

Menurut kepercayaan orang Tionghoa, keluarga akan jadi sangat besar jika anak mereka lahir di Tahun Naga.

Onde-onde yang dimakan ketika Cap Go Meh biasanya dibuat ramai-ramai oleh seluruh anggota keluarga, terutama wanita dan anak-anak. Lalu, kenapa Tarian Barongsai dan Liong harus sambil membunyikan petasan? Soalnya, petasan dipercaya bisa mengusir energi negatif dan akan membersihkan seluruh lokasi yang dilalui Barongsai.

Secara umum, itulah yang dilakukan orang Tionghoa ketika merayakan Cap Go Meh. Di beberapa daerah, Cap Go Meh dilakukan dengan tradisi unik. Misalnya, saat Cap Go Meh, kamu bisa cari jodoh di Pulau Kemaro, Palembang. Sedangkan di Singkawang, kamu bisa merayakan Cap Go Meh dengan melihat pawai tatung untuk mengusir roh jahat.

Jadi, selamat merayakan Cap Go Meh bersama keluarga! (pegipegi/koh)

905

gnews.online |  Selamat Tahun Baru 2017! Semoga kegiatan traveling kamu di tahun 2017 menyenangkan. Bulan Januari ini menarik lho: kita melihat tiga tahun baru. Mengingat kita hidup di dunia yang plural, kalender yang kita lihat tidak tunggal; kalender Gregorian (1 Januari), kalender Julian (14 Januari), dan kalender Tiongkok (28 Januari). Yang terakhir inilah bahasan kita: Chinese New Year alias Imlek 2017.

Untuk itu, kami merangkum 7 destinasi kemeriahan Imlek 2017 dan Cap Go Meh (festival lampion, 15 hari setelah Imlek) di luar mainland China. Kenapa? Karena warga keturunan Tionghoa di luar Tiongkok (overseas Chinese) telah berasimiliasi dengan budaya lokal, menghasilkan kebudayaan peranakan yang unik, menarik, dan lebih berwarna daripada kebudayaan nenek moyangnya.

Baiklah, berikut ini sejumlah destinasi The Year of the Rooster Imlek 2017 (28 Januari) dan Cap Go Meh 2017 (11, 12 Februari) yang direkomendasikan, sebagaimana dilansir dari blog.tripvisto.com:

1. Bangkok, Thailand

Suasana Kota Bangkok jelang Imlek (Foto : treaelingyuk.com)

Suasana Kota Bangkok jelang Imlek (Foto : treaelingyuk.com)

Inilah negeri dengan overseas Chinese terbanyak di dunia, yaitu 9,4 juta jiwa. Perayaan berpusat di Yaowarat, yaitu pecinan alias Chinatown terbesar di Bangkok. Lokasinya dekat Wat Po dan Grand Palace. Must do: menonton parade barongsai dan melihat aktivitas lainnya, terutama di Kuil Leng Noei Yi di Charoen Krung Street.

2. Singkawang, Kalimantan Barat

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang (Foto : jepretter.wordpress.com)

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang (Foto : jepretter.wordpress.com)

Indonesia menduduki peringkat 4 dengan warga keturunan Tionghoa terbanyak di dunia dan di Indonesia ada banyak Chinatown, salah satunya Singkawang yang sering disebut-sebut sebagai pusat perayaan Imlek paling kolosal di Asia Tenggara. Bakal ada 16 hari festival budaya di Lapangan Kridasana dan tiap malam ada pertunjukan budaya yang merupakan hasil perkawinan kebudayaan Tionghoa dan kebudayaan lokal. Selain Lapangan Kridasana, kamu bisa mengunjungi Rumah Keluarga Marga Tjhia yang juga merupakan kelenteng tertua di Singkawang.

3. Kuala Lumpur & Georgetown, Malaysia

Suasana unik di Chinatown George Town, Penang. (Foto : detiktravel.com)

Suasana unik di Chinatown George Town, Penang. (Foto : detiktravel.com)

Malaysia punya 6,6 juta warga Malaysia keturunan Tionghoa, jadi bisa dibayangkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh sangat meriah di sana. Imlek 2017 berpusat di sejumlah pecinan: Chinatown, Old Klang Road/Kuchai Lama, dan Petaling Jaya. Sementara itu, di Georgetown, Pulau Penang, pusat perayaan ada di Kuil Kek Lok Si yang dihiasi ribuan lampu dan jadi indah dilihat di malam hari.

4. Yokohama, Jepang

Lampion yang akan menghiasi festival di Jepang (Foto : japantravel.com)

Lampion yang akan menghiasi festival di Jepang (Foto : japantravel.com)

Salah satu pecinan terbesar di Jepang berada di Yokohama, Kanagawa, 1 jam naik kereta Japan Rail dari Tokyo. Acara termasuk countdown dan pesta kembang api (malam 27 Januari), pertunjukan tari dan musik tradisional China di Yamashitacho Park. Jangan lewatkan parade kostum tradisional tanggal 29 Januari di sekitar Kuil Masobyo. Di tempat yang sama tanggal 11 Februari ada festival lampion.

5.Ulaanbaatar, Mongolia

Perayaan Tsagaan Sar (Foto : newmilestonetravel,com)

Perayaan Tsagaan Sar (Foto : newmilestonetravel,com)

Mongolia adalah negeri yang berada di tengah-tengah negeri China, namun bahasanya berbeda: memakai aksara Kiril, seperti Rusia. Secara historis, warga Mongol masih satu rumpun dengan suku-suku Tionghoa, namun tidak terhitung overseas Chinese. Menariknya, Imlek di sana bernama Tsagaan Sar dan memakai kalender Tionghoa. Tahun 2017 juga merupakan The Year of the Rooster, hanya saja sejumlah adatnya berbeda dan di situlah terletak keunikannya. Untuk merasakan Tsagaan Sar, pesanlah paket perjalanan spesial ini.

6. Singapura

Semarak River Hongbao Festival (Foto : yoursingapore.com)

Semarak River Hongbao Festival (Foto : yoursingapore.com)

Jangan lewatkan River Hongbao Festival 26 Januari-4 Februari 2017 di Floating Platform @ Marina Bay. River Hongbao adalah bagian dari perayaan Imlek. Kamu dapat mengharapkan parade lentera raksasa, bazar, pameran kaligrafi dan opera China, tari barongsai, dan pesta kembang api di detik-detik pergantian tahun baru (27 Januari malam).

Selain melihat River Hongbao, kamu juga dapat mengunjungi Istana kepresidenan. Ada open house tanggal 29 Januari dari 08.30-18.00. Kesempatan ini langka. Kalau mau mampir, bawa paspor ya. Lalu, pada tanggal 30 Januari, ada acara Spring Surprise 2017 di Gardens by The Bay, terutama di Flower Dome, untuk menyambut musim semi dan tahun baru China. Ada banyak pertunjukan dan display lampu LED burung phoenix raksasa. Segera pesan tiketnya di sini.

7. Hong Kong

International Hong Kong Chinese New Year Parade (Foto : hulutrip.com)

International Hong Kong Chinese New Year Parade (Foto : hulutrip.com)

Secara politis, Hong Kong dan Macau tidak masuk mainland China karena merupakan teritori khusus, barangkali karena Hong Kong dulu dikoloni Inggris dan Macau dikoloni Portugal. Meski demikian, Imlek di Hong Kong dan Macau sangat meriah. Pesanlah paket perjalanan khusus Imlek 5 hari 4 malam. Agendanya antara lain menonton International Hong Kong Chinese New Year Parade yang merupakan parade Imlek terbesar di dunia. Kamu juga akan dibawa mengunjungi banyak tempat, termasuk berlayar Chinese New Year Fireworks Cocktail Cruise di atas kapal. Pelajari detail paketnya dan pesan di sini.

Sebagai alternatif, kamu dapat pergi ke Hong Kong Disneyland yang punya acara khusus Chinese New Year sepanjang Januari dan Februari. Pesan tiket online-nya di sini. Selain lebih murah, tiket ini akan menyelamatkanmu dari antre beli tiket di lokasi. Kamu tinggal antre masuk saja. How convenient! (tripvisto/koh)