Thursday, August 22, 2019
Tags Posts tagged with "Empat pilar"

Empat pilar

81

gnews.online | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Prof Dr Ir Hj Darmayanti Lubis mensosialisasikan empat pilar kebangsaan dengan para guru perempuan di Kabupaten langkat Sumatera Utara.

Di hadapan ratusan guru tersebut, Darmayanti  mengatakan, dekadensi moral dan penurunan akhlak  yang menimpa diri anak-anak bangsa belakangan ini, semakin mengkhawatirkan, antara lain ditandai dengan semakin berkembangnya penyalahgunaan pemakaian obat/narkoba, pergaulan sex bebas dikalangan remaja, tawuran, pencurian remaja, geng motor, pornografi, kekerasan dan perkosaan terhadap anak-anak perempuan (sering  dilakukan oleh orang-orang terdekatnya) dan lain-lain.
Menurut Guru Besar Faakultas Teknik Univrsitas Sumatera Utara (USU) ini,  lemahnya jati diri generasi  anak bangsa ini akan berdampak terhadap pengurangan nilai-nilai kebajikan  dimasa yang akan datang.

Oleh karenanya, kata Darmayanti,  penguatan nilai – nilai yang terkandung di dalam 4 pilar kebangsaan dalam konteks situasi sekarang ini merupakan keniscayaan dan sangat relevan dan diharapkan dapat  mengurangi   krisis moral  yang sedang melanda negeri ini. J

Juga mengembangkan pendidikan  akhlak/moral/karakter   merupakan langkah penting dan srategis dalam membangun kembali  akhlak bangsa, namun pendidikan karakter tersebut haruslah melibatkan semua pihak yaitu; rumah tangga/keluarga, sekolah dan masyarakat (lingkungan=sekolah yang lebih luas).

“Sebagai langkah pertama adalah menyambungkan  kembali hubungan yang nyaris terputus antara ketiga elemen pendidikan tersebut untuk memperoleh kesinambungan dan harmonisasi dengan penekanan pembahasan terutama akan dikembangkan pada aspek pendidikan akhlak/moral/karakter,”kata ibu yang pernah meraih penghargaan sebagai perempuan inspirator tersebut.

Permasalahannya apakah upaya membangun  karakter anak bangsa  ini  sudah di implementasikan di ketiga ranah elemen pendidikan tersebut? Oleh sebab itu, ketiga elemen tersebut lah yang harus ditata terlebih dahulu, baru kita bisa mengembangkan dengan maksimal nilai – nilai yang terkandung di dalam empat pilar kebangsaan serta pendidikaan akhlak / karakter. (DM)

245
gnews.online | Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara (Sumut) Prof Dr Ir Hj Darmayanti Lubis mensosialisasikan tentang 4 pilar kebangsaan di Universitas Dharmawangsa (Undhar) Medan.
Sosialisasi tentang Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia,  & Bhineka TRunggal Ika tersebut dihadiri puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Medan.
Dalam sosialisasi itu, Prof Darmayanti Lubis, banyak disuguhi pertanyaan-pertanyaan dari para mahasiswa. Dari sejumlah pertanyaan itu, terlihat antusias mahasiswa dalam memahami 4 pilar kebangsaan tersebut.
Menurut Prof Darmayanti, generasi muda saat ini terutama mahasiswa sangat merespon dan mengapresiasi upaya-upaya pemahaman Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).
 “Saya bangga dan senang dengan pertanyaan-pertanyaan para mahasiswa. Sebab, mahasiswa yang hadir memiliki keinginan memahami betul nilai-nilai luhur bangsa,”kata Darmayanti.
Bila mahasiswa kita sudah memahami tentang 4 pilar itu, kata Darmayanti, maka mereka akan bijak apabila kelak mereka menjadi pejabat publik.
Darmayanti berharap, mahasiswa dapat mendalami makna dari empat pilar kebangsan tersebut. Karena, satu-satunya jalan dalam menyelamatkan bangsa dan negara ini adalah dengan paham empat pilar kebangsaan itu. (Dev)

246

gnews.online | Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumut Prof Dr Ir Hj Darmayanti Lubis mengharapkan, penyelenggaraan  sosialisasi  nilai-nilai luhur  kehidupan  bermasyarakat, berbangsa  dan  bernegara  (Pancasila, Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara  Kesatuan  Republik Indonesia, dan Bhineka  Tunggal Ika)  oleh  anggota  MPR,  dapat  lebih memasyarakatkan dan membudayakan  pentingnya  penyelenggaraan  kehidupan  berkonstitusi  melalui  pemahaman  aturan  dasar.

Hal tersebut dikatakan Prof Darmayanti Lubis kepada wartawan, usai Pelaksanaan Sosialisasi Konsensus Nasional Pancasila, UUD  Negara RI  tahun 1945, Negara  Kesatuan  Republik Indonesia,  Bhineka  Tunggal Ika, Rabu(14/6) di Asrama Haji Medan.

Dipaparkan Prof Darmayanti, adanya empat Konsensus Nasional yang terangkum  dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara  Kesatuan  Republik Indonesia, dan Bhineka  Tunggal Ika, perlu terus  digali  dan  disosialisasikan  secara  berkesinambungan pada seluruh  lapisan  masyarakat,  terutama  pada  generasi  muda sebagai  calon  pemimpin dimasa  yang  akan  datang.

Di samping  itu juga, ucap ibu berkacamata ini,  amandemen  diharapkan  dapat  mengembalikan  Haluan  Negara  semacam  GBHN,  untuk  memberi  panduan  bagi  pelaksanaan pembangunan,  agar  diperoleh  Integrasi  pembangunan  pusat  dan daerah  secara  berkesinambungan.

Pada kesempatan itu pula, Prof Darmayanti mengharapkan,  para  pendidik  sebagai  peserta  sosialisasi   dapat   lebih memasyarakatkan dan membudayakan sesuai  dengan  nilai  nilai  luhur  kebangsaan,  bagi anak  didik  dan  generasi  penerus  bangsa.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan bersama yaitu penyelenggaraan negara yang berkonstitusi, melalui pemahaman nilai-nilai luhur bangsa dan aturan dasar bernegara dapat berjalan  sesuai  harapan,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah peserta yang hadir pada sosialisasi tersebut melemparkan beberapa pertanyaan. Sehingga, pertemuan itu tampak hidup dan semarak, terlihat dari antusianya para pemuda-pemudi menyampaikan aspirasi dan unek-unek mereka sekaitan dengan nilai-nilai luhur  kehidupan  bermasyarakat, berbangsa  dan  bernegara  (Pancasila, Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara  Kesatuan  Republik Indonesia, dan Bhineka  Tunggal Ika). (dev)