Wednesday, April 25, 2018
Tags Posts tagged with "Ginjal"

Ginjal

249

gnews.online | Salah satu penyakit yang tidak banyak disadari gejalanya adalah gagal ginjal. Karenanya, penyakit gagal ginjal sering terlambat ditangani.

Mendeteksi dini gejala akan membantu mendiagnosis penyakit gagal ginjal lebih awal. Hal ini akan menghindari komplikasi yang mungkin timbul dari gagal ginjal.

Berikut gejala-gejala gagal ginjal yang perlu Anda sadari seperti dilansir dari laman Boldsky:

1. Kulit gatal dan ruam

Saat penimbunan racun di tubuh meningkat, akumulasi ini bisa mengubah kualitas kulit Anda. Kulit akan menjadi kering dengan ruam di mana-mana.

2. Mual dan muntah

Kelebihan racun dalam darah bisa membuat Anda merasa mual. Hal ini mungkin membuat Anda ingin mengeluarkan akumulasi racun melalui muntah. Hal ini terjadi selama stadium lanjut gagal ginjal.

3. Sering buang air kecil

Anda mungkin memiliki perasaan ingin buang air kecil lebih dari biasanya, terutama di malam hari. Ini adalah tanda penyakit ginjal atau gagal ginjal yang mendasarinya.

4. Darah dalam urine

Biasanya, ginjal menyaring darah dan kotoran dari tubuh. Tapi, ketika ginjal gagal berfungsi dengan baik, sel darah mengalir ke air kencing. Karenanya, darah bisa ditemukan di urine. Inilah salah satu gejala utama gagal ginjal.

5. Kelelahan dan kekurangan energi

Jika Anda selalu merasa lelah, letih dan kekurangan energi, sudah saatnya memeriksakan diri. Gagal ginjal berarti penumpukan racun dan kotoran dalam darah. Terkadang, hal itu juga bisa menyebabkan anemia, sehingga Anda merasa kekurangan energi.

6. Kram otot

Penumpukan racun bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Hal ini bisa menyebabkan kram otot. Hal ini juga terjadi bila kadar kalsium dan fosfor rendah dalam tubuh.

7. Mata membengkak

Salah satu indikator gagal ginjal adalah adanya protein dalam urine. Semakin banyak protein yang terkuras dari tubuh ke dalam urine, maka semakin besar kemungkinan mata Anda membengkak.

8. Urine bergelembung

Gelembung berlebihan dalam urine adalah indikator terlalu banyak protein di sana. Terlalu banyak protein dalam urine adalah gejala utama penyakit ginjal.

9. Tangan dan kaki bengkak

Bila ginjal mulai tidak berfungsi, lebih banyak sodium akan disimpan di dalam tubuh. Karenanya, hal ini akan menyebabkan pembengkakan tangan dan kaki.

10. Menurunnya nafsu makan

Penumpukan racun secara berkala di tubuh adalah alasan mengapa nafsu makan Anda menurun. Karena ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, toksin tidak akan bisa mengalir dengan baik, karenanya mengurangi nafsu makan Anda. (okz)

266

gnews.online | Tingginya perilaku masyarakat dalam mengkonsumsi makanan cepat saji, serta malas berolahraga telah memicu tingginya penyakit Hipertensi dan Diabetes Mellitus (DM). Karenanya, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Sumut – Aceh Prof Harun Rasyid menilai, hal ini harus diwaspadai, sebab kedua penyakit tersebut merupakan penyebab terbesar dalam memicu gagal ginjal kronik.

“Penyebab gagal ginjal tertinggi di Indonesia itu dikarenakan hipertensi, sekitar 50 persen, kedua karena diabetes sekitar 27 persen. Kalau gagal ginjal karena betul-betul yang bermasalah dari ginjal itu sendiri malah hanya sekitar 13 – 15 persen saja,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Harun memperkirakan, pada tahun 2030 mendatang, jumlah penderita ginjal bakal mencapai 21,3 juta penduduk. Padahal, di tahun 2000 lalu, jumlah penderita gagal ginjal hanya mencapai sebesar 8,4 juta penduduk saja.

“Artinya, setiap satu tahun jumlah penderita gagal ginjal naik 10 persen, atau setiap 10 tahun naik 100 persen. Inilah alasan setiap Maret pada Kamis kedua, dilaksanakan peringatan Hari Ginjal Sedunia. Tujuannya adalah menyampaikan ke masyarakat bahwa ginjal manusia saat ini terancam,” jelasn.ya.

Terus meningkatnya jumlah penderita ginjal, lanjut Harun, maka biaya pengobatan atau terapi gagal ginjal (hemodialisa) di dunia mencapai 1 triliun dolar. Sementara, BPJS Kesehatan harus mengeluarkan biaya hingga Rp 1,7 triliun hanya untuk pasien gagal ginjal yang cuci darah.

Karena itu, ia menjelaskan, agar dapat mengantisipasi atau mengenali lebih dini faktor risiko penyebab gagal ginjal, dengan cara setiap orang secara teratur memeriksakan diri dengan screening test. Hal ini berupa pemeriksaan urin lengkap dan pemeriksaan tekanan darah serta gula darah secara periodik.

“Semua ini dapat dilakukan di Puskesmas secara gratis,” sebutnya.

Prof Harun menuturkan 5 persen hingga 10 persen penyakit ginjal dimulai dari penyakit akut. Jika ditangani secara benar, penyakit ginjal akut ini bisa disembuhkan. Lain kiranya dengan penyakit ginjal kronik.

“Artinya, belum tentu orang yang sakit ginjal langsung cuci darah, hanya saja kalau dibiarkan tanpa ditanggulangi maka harus cuci darah. Ada lima tahapan atau stadium ginjal, kalau sudah stadium lima baru cuci darah,” jelasnya.

Penyakit ginjal kronis ini, sambungnya, dapat mengenai semua usia, walaupun risiko makin besar bila usianya lebih dari 50 tahun. Sebab, semakin tinggi usia, maka fungsi ginjal semakin tidak baik.

Untuk itu, agar dapat menghindari penyakit ginjal sejak dini, disarankan untuk menghindari makanan siap saji yang mengandung kalori tinggi, rajin berolahraga dan hindari kegemukan. Ia sendiri mengaku, pihaknya sudah membagikan brosur tentang menjaga ginjal di 10 titik persimpangan di kota Medan dalam memperingati Hari Ginjal Sedunia.

“Tolong atur gulamu, hipertensi dan hindari kegemukan jika mau menyelamatkan ginjalmu,” pungkasnya. (koh)