Wednesday, April 25, 2018
Tags Posts tagged with "Global Prima"

Global Prima

34

gnews.online | Kegiatan Global Prima Education Fair 2018 yang digelar di At Main Atrium Centre Point berlangsung sukses.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan, Drs Hasan Basri MM diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Disdik Kota Medan, Drs Masrul Badri MPsi, Pendiri Dr dr I Nyoman EL MKes AIFM, Ketua BPH Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Tommy Leonard SH MKn, Koordinator Sekolah Global Prima Dr. Willy Tanjaya SH S.Kom MKn, Kepala Sekolah SMA Global Prima Indra Kesuma SPd, Kepala Sekolah SMP Maria Linda SPd, Kepala SD Global Prima Yubaniar Pratiwi SS MS, Kepala Sekolah PG/TK  Loni Arti S Pd  dan para undangan lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan, Drs Hasan Basri MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Disdik Kota Medan, Drs Masrul Badri M.Psi menyambut baik kegiatan 8 Tahun Anniversary Global Prima tersebut.
“Kami memberikan apresiasi kegiatan yang sangat positif ini,”katanya.
Menurutnya, dengan kegiatan ini, anak-anak bisa lebih berkreasi  dan terhindar dari pergaulan bebas, Narkoba dan sebagainya.
“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menambah  wawasan peserta didik,”ucap Masrul Badri.
Sementara di tempat terpisah Koordinator Sekolah Global Prima Dr. Willy Tanjaya SH S.Kom MKn kepada wartawan Minggu (22/4) mengatakan,  pihaknya sangat mendukung pengembangan talenta dan bakat siswa-siswinya, dengan menyelenggarakan beberapa acara pada Kegiatan Global Prima Education Fair 2018.
Hal ini merupakan salah satu cara untuk dapat meningkatkan kompentensi SDM  serta mengembangkan sektor pendidikan.
“Karena itulah Sekolah Global Prima selalu menggelar berbagai kegiatan yang menampilkan kreatifitas siswa, misalnya menggelar perlombaan-perlombaan baik tingkat SD, SMP maupun SMA,”kata pria yang sangat peduli dengan dunia pendidikan ini.
Sebelumnya Ketua Panitia M.Akhyar Maksum SPd mengatakan,  Kegiatan Global Prima Education Fair 2018 menggelar berbagai competition seperti, spelling bee, abacus, T-Shirt Painting, colouring, english speech, english news casting, reading poetry, story telling, fashion show, plastisin/playdough, mandarin speech, modern dance, mug painting, dan singing competition. (Dev)

66

gnews.online | Rotary Club Cabang Medan Thamrin memberikan pelatihan daur ulang limbah di Sekolah Global Prima dengan menggelar workshop.
“Workshop ini merupakan kerjasama Rotary Club dengan Sekolah Global Prima,”kata Kepala Sekolah SMP Maria Linda SPd, didampingi Kepala Sekolah SMA Global Prima, Indra Kesuma SPd dan Kepala SD Global Prima Yubaniar Pratiwi SS MS kepada wartawan, Selasa(6/3).

Maria Linda mengatakan, Workshop yang diadakan disekolah Global Prima tersebut, selain siswa juga dihadiri  para guru dan kepala sekolah dijajaran Sekolah Global Prima.
Kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh semua peserta, yang ditunjukkan lewat barang-barang bekas yang dikumpulkan untuk diolah bersama.
“Mudah-mudahan, kegiatan ini  dapat berguna bagi kita semua untuk kedepannya,”kata maria Linda lagi.

Sebelumnya, Past President dari Rotary Club cabang Medan Thamrin  Budi Chandra mengatakan, tujuan dari  kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran guru dan murid, agar bisa menjadi penggerak kedepan, untuk mengajari masyarakat mengenai arti pemanfaatan limbah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Sehingga, kata Chandra, bisa menghasilkan ekonomi kreatifalias penghasilan tambahan.
Sementara itu,  Rotary Club cabang Bandung Pakuan Tanti, menambahkan, bahwa Rotary Club  memberikan jasa kemanusiaan, yang mendorong adanya standar etika yang tinggi, dalam setiap kegiatan sukarela dan membangun kebersamaan, serta kedamaian di dunia. Salah satu caranya adalah lewat daur ulang limbah.

Kemudian, anggota Rotary Club cabang Bandung Siliwangi  Rita, dan dari Rotary Club cabang Bandung Kota Kembang Uti Endang juga turut membantu para partisipan dalam teknik dasar daur ulang limbah.
Mulai dari membuat bentuk bentuk sederhana dari koran yang nantinya akan dikembangkan menjadi hiasan, bingkai foto dan lain sebagainya, sesuai kreativitas partisipan, hingga menunjukkan hasil akhir dari teknik yang diajarkan.

Acara penutup ditandai dengan pemberian penghargaan dari Global Prima kepada setiap anggota Rotary Club yang telah bersedia memberikan bimbingan.

Sementara itu di tempat terpisah, Koordinator Sekolah Global Prima Dr Willy Tanjaya SH Skom Mkn  menyambut kegiatan tersebut dengan baik.
Willymengatakan kegiatan ini sangat positif dan berdampak baik bagi lingkungan, serta masyarakat.
“Ini menjadi pengingat bagi kita untuk lebih bijak terhadap lingkungan,” ucap Willy Tanjaya. (Dev)

70

gnews.online | Tim Basket Global Prima Warrior (GPW) berhasil meraih juara I diajang Educaton Sport Amity and Art tingkat SMP dan SMA se-Kota Medan dan sekitarnya, yang berlangung mulai Kamis (8/2) sampai Sabtu (10/2), di Sekolah Telkom Medan.

Pelatih GPW Budianto Lim dan Handoko SKom menyatakan senang dan gembira atas hasil terbaik anak didiknya, yang berhasil meraih juara 1 dari 42 Team SMA yang mengikuti  ajang tersebut, dengan hadiah utama uang pembinaan, sertifikat, dan piala.

“Mereka sudah bisa bermain dewasa, paham membaca strategi lawan. Jadi tidak perlu repot-repot untuk mengatur segala sesuatunya karena  ini bukan kali pertama mereka memenangkan sebuah pertandingan,”ucap Budianto Lim dan Handoko.

Tim GPW tersebut masing-masing Stephen Audi Giordani selaku Kapten Team (kiri ujung), Ahmad Zukhruf (kedua dari kiri), Raihan Habib (ketiga dari kiri), Michael Toni Yosua Sitompul (tengah), Sandy Putra (ketiga dari kanan), Jefri (kedua dari kanan), Muhammad Zaim Akbar(kanan ujung).

Di tempat terpisah Koordinator Global Prima National Plus School Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn menyatakan hal serupa, dan merasa bahagia atas kemenangan itu.

Dalam hal ini, kata doktor muda yang pernah meraih Rakor MURI ini menyebutkan, bahwa pihaknya akan terus mendorong dan mendukung  team basket Global Prima tersebut.

Menurut Willy Tanjaya, event-event seperti ini sungguh   bermanfaat, dimana tujuan dari kegiatan ini merupakan media untuk menggali potensi dan meningkatkan sportifitas dalam bidang olahraga.

Willy Tanjaya berpesan, agar anak didiknya yang tergabung dalam tim basket Global Prima itu terus berlatih dan jangan cepat berpuas diri. ” Karena kunci suatu kesuksesan adalah giat berlatih,”kata pria berkulit putih ini lagi.

“Luar biasa dan sangat membanggakan, ini menunjukan bahwa siswa-siswi Global Prima mampu bersaing dengan siapapun, baik diranah pendidikan maupun olahraga, prestasi seperti ini terus berlanjut,” sambung Kepala Sekolah SMA Global Prima Indra Kesuma SPd. (Dev)

144

gnews.online | Dalam rangka program tahunan Institut Olimpiade Sains dan Tenaga Pendidik Indonesia (IOSTPI) sejak tahun 2009, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan didukung oleh berbagai Institusi Perguruan Tinggi yang ada di Sumatera Utara, serta pemerintah kota Medan, telah menyelenggarakan Science Compettition Expo (SCE) Se Sumatera Bagian Utara meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

Pada ajang lomba tersebut, dua guru SMP Global Prima  National Plus School berhasil meraih  juara I dan II di ajang  Kompetisi Olimpiade Guru tingkat SMP/ MTS se-Sumut.

Kedua Guru SMP Global Prima tersebut Hadi Syafi’I Sagala (juara I) dan Yunda Effrianty (juara II). Keduanya,  mengajarkan bidang studi science di SMP Global Prima.

Selain itu, pada level kompetisi Guru SMA, Guru SMA Global Prima Pieter Octaviandy, juga berhasil meraih prestasi sebagai juara X di ajang kompetisi Olimpiade Guru Ekonomi & Akuntansi tingkat SMA.

Sedangkan untuk level siswa, siswa Global Prima Tito Otniel Simarmata memperoleh peringkat 50 besar, untuk olimpiade bidang Komputer SMA dan Vivian Victoria berhasil memperoleh peringkat 55 besar untuk bidang studi Matematika SMA.

Menyikapi keberhasilan itu, Koordinator Global Prima National Plus School  Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn menyatakan, bangga dengan prestasi dari para guru dan anak didiknya di ajang Kompetensi yang di selenggarakan pada 8 – 9 Oktober 2017 lalu di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut.

“Ini kebanggaan yang luar biasa,”kata Willy Tanjaya kepada wartawan Minggu (12/11).

Willy Tanjaya mengatakan, keberhasilan para guru dan siswa Global Prima diharapkan bisa memacu motivasi untuk lebih semangat dan ini merupakan kebanggaan  kita semua.

Doktor muda ini berharap, siswa dan guru yang berprestasi dalam kompetisi ini, bisa memiliki kebanggaan bukan karena mampu mengalahkan lawannya saja. Dia berpesan agar semangat kompetisi ini diniatkan untuk kemajuan bangsa.

Di tempat terpisah, Guru SMP Global Prima Hadi Syafi’I Sagala (juara I)  dan Yunda Effrianty (juara II).  menyatakan, sangat bersyukur kepada Tuhan atas prestasi tersebut.

“Kemenangan ini merupakan beban berat yang harus kami emban untuk mempertahankan dan memotivasi siswa, agar lebih berinovasi dalam kegiatan sejenis khususnya di bidang science,” kata Hadi.

“Kami sangat berharap untuk kompetisi selanjutnya, kami dapat terus bersaing dan mengajak siswa/i Global Prima untuk dapat berprestasi,” ucap Yunda lagi.

Hal senada juga disampaikan Guru SMA Global Prima Pieter Octaviandy. “Saya sangat bersyukur dapat memperoleh peringkat sepuluh besar dalam ajang bergengsi tahunan ini. Prestasi ini semakin memotivasi saya untuk meningkatkan peringkat di tahun – tahun yang akan datang,”katanya. (dev)

123

gnews.online | Siswa SD Global Prima kembali mengukir prestasi setingkat nasional, yang diselenggarakan oleh  Japan International  Science and Math Olympiads (JISMO 2017).

Sebagaimana yang diketahui, baru-baru ini, siswa-siswi dari berbagai daerah di Indonesia diundang untuk mengikuti olimpiade di JISMO 2017.

Kompetisi tersebut berlangsung pada 16 September 2017 untuk Kota Medan, dan 23 September 2017 di selenggarakan di Kota Lain di Indonesia. Dalam hal ini,    panitia menyelenggarakan di salah satu sekolah swasta di Medan yaitu SIS Medan, yang berlokasi di Jalan Letjen Jamin Ginting km 8.5 Medan.

Kepala Sekolah SD Global Prima Yubaniar Pratiwi SS MS menyatakan bahagia, atas keberhasilan yang diraih anak didiknya.

“Siswi SD Global Prima ini, berhasil meraih prestasi Good Effort, yang pesertanya diikuti lebih kurang dua ribu peserta se-Indonesia,”kata Yubaniar kepada wartawan, Sabtu(14/10).

Siswa berprestasi tersebut, katanya, Queen Varrellia Tanvis dari kelas Primary 4 Kalimaya masuk diperingkat GOOD EFFORT yang berkompetisi dalam bidang Science.

“Siswa Global Prima luar biasa, mereka mampu mengukir prestasi yang membanggakan. Semua ini, tak luput dari belajar keras, ketekunan, disiplin dan tentunya berkat kerja keras tim guru pembimbing, yaitu Fitriana  Susanti Manurung SS, yang sudah melatih anak didik, sehingga bisa mengantar siswa kami ke pertandingan,”katanya.

Sementara itu di tempat terpisah, Koordinator Global Prima Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn kepada  wartawan juga menyatakan, bangga punya peserta didik yang memiliki segudang prestasi.

“Saya sangat bangga atas prestasi yang diukir siswa Global Prima. Itu semua bisa terwujud juga karena sekolah Global Prima menyediakan sarana & prasarana lengkap, sekaligus tim pendidik yang profesional dibidangnya, tentunya hal tersebut sangat mendukung keberhasilan para peserta didik kami,” kata doktor muda ini meyakinkan.

Willy Tanjaya berharap,  prestasi anak didiknya ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa yang lain, untuk meraih prestasi di berbagai bidang lainnya. 

Menurut Willy Tanjaya, prestasi siswanya ini, merupakan bukti dari hasil pelayanan pendidikan Sekolah Global Prima, akan ilmu pengetahuan. (dev)

154
bg.online | Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 yang diumumkan secara resmi, pada Rabu, 26 April 2017 lalu  memperlihatkan hasil, bahwa 18 siswa SMA Global Prima National Plus School  yang mendaftar pro­gram SNMPTN dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri  SBMPTN ta­hun 2017 baik secara tes maupun non tes, berhasil diterima di se­jum­lah PTN di Indonesia dengan program studi yang berbeda-beda.
“Dan yang lebih membanggakan lagi ada 2 siswa yang lulus jalur STAN,”kata Koordinator Global Prima National Plus School  Dr Willy Tanjaya SH SKom Mkn kepada wartawan, Kamis(27/7).
Dikatakan Willy Tanjaya, keberhasilan SMA Global Prima tahun ini meningkat dras­tis, serta membuktikan daya saing alumninya dalam menembus jurusan-jurusan favorit di perguruan tinggi negeri (PTN).
“Diterima­nya para siswa melalui jalur undangan pro­gram SNMPTN, SBMPTN, dan STAN ta­hun 2017 ini, merupakan prestasi yang harus dimaknai sebagai bentuk kepercayaan PTN yang ada di Indone­sia, akan daya saing serta proses pembelajaran di SMA Global Prima,”kata doktor muda ini meyakinkan.
Tokoh pendidikan muda ini juga menyatakan bersyukur dan bergembira karena tahun ini, pihaknya mulai memetik hasil yang memuaskan.
“Siswa kita sudah banyak diterima di sejumlah PTN, Prestasi yang diraih para siswa SMA Global Prima merupa­kan hasil kerja keras para guru dan siner­gisitas yang terbangun baik antara pe­merintah, juga peran serta dukungan orang tua murid, dan ma­sya­rakat,”ungkap Willy Tanjaya.
Menurut pria yang sangat peduli dunia pendidkan ini, kepercayaan ini sekaligus menjadi tantangan untuk terus mengukir prestasi, dan mendidik siswa yang memiliki daya saing tinggi. Tidak saja dalam skala lokal, namun juga regional, nasional, bahkan diha­rap­kan tingkat internasional.
Willy Tanjaya berharap, agar para guru-gurunya tetap memacu semangat para siswa lain­nya, agar mengembangkan bakat dan potensi dirinya masing-masing. Hal itu akan memberikan dampak po­sitif buat masing-masing siswa untuk terus berjuang mengejar cita-cita mereka.
Sementara itu, ditempat terpisah, Kepala Sekolah SMA Global Prima, Indra Kesuma SPd juga mengatakan hal senada.

Indra menyebutkan, jumlah siswa yang berhasil lulus tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. “Semua ini berkat disiplin yang selalu ditanamkan bagi siswa yang menimba ilmu pendidikan di SMA Global Prima. Saya ucapkan selamat kepada yang sudah lolos dan kepada yang belum lolos, jangan berkecil hati, masih banyak cara lain untuk melanjutkan cita-cita kalian sambung kepsek SMA Tersebut,”katanya.

 Sebagaimana yang diketahui, ke-18 siswa yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan PTN yaitu Rio Sahat Ariandi XII IPA (Teknik Sipil Univesitas Sumatera Utara), Beng Divo Savana XII IPA (Agroteknologi Universitas Sumatera Utara), Rian Dio Savero XII IPA (Kimia Universitas Sumatera Utara), Radha M. Nasution XII IPA (Matematika Universitas Sumatera Utara), Vina Amanda XII IPA (Manajemen Universitas Sumatera Utara), Chinthya Xie XII IPA (Sastra Mandarin Universitas Sumatera Utara), M. Yamin XII IPS (Ekonomi Pembangunan Universitas Sumatera Utara), Ayu Andhira XII IPA (Farmasi Universitas Sumatera Utara), Irene P. Priscilla XII IPA (Biologi Universitas Mulawarman), Laura Aulia XII IPA (Teknik Sipil Universitas Pertamina), Dinda Widya Puspita XII IPA (Ilmu Ekonomi Universitas Pertamina), Okvivio Vergina Gihoni XII IPA (Hubungan Internasional Univeritas Pertamina), Ameliga Putri Wardhani XII IPA (Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan), Bella Elvira XII IPA (Perbankan Syariah Politeknik Negeri Medan), Muhammad Wira Utama XII IPA (Teknik Konstruksi Jembatan Politeknik Negeri Medan), Anggi Adelia Lubis XII IPS (Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan ), Sonny W. Hutabarat XII IPA (Akutansi STAN), Steven N. Mendrofa XII IPA (Penilai/PBB STAN). (dev)

197
gnews.online |  Siswa – siswi Sekolah  Global Prima yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso Medaan, melaju ke Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2017 di  Tangerang  Selatan, Jakarta, pada 10-11 Juni 2017 mendatang.
Koordinator Sekolah Global Prima Medan Dr Willy Tanjaya SH  SKom MKn kepada wartawan, Selasa(23/5) menyatakan, sangat bangga dan akan terus  mendorong siswa/i, agar lebih giat berlatih bersama guru pembimbing.
Sehingga, kata doktor muda ini, pada saat bertanding nantinya, mampu memberikan yang terbaik untuk Global Prima Medan.
Menurut pria yang sangat peduli pendidikan ini, keberhasilan siswa/i tersebut,  tidak terlepas dari bimbingan para guru-guru Global Prima yang   sudah bekerja keras mempersiapkan anak-anak untuk berkompetisi.
“Prestasi ini  merupakan   suatu   kebanggaan   yang   ditorehkan oleh siswa/i Sekolah  Global   Prima  di  tahun   2017.  Dalam hal ini,   Medan   mampu masuk   dalam   babak final yang   berkompetisi   di ajang   OSK 2017,”ucap Willy Tanjaya sembari mengatakan semoga mereka menjadi bagian dalam kemajuan bangsa dan negara Indonesia.
Willy menyebutkan,   Senin,  8 Mei 2017 merupakan hari yang sangat membanggakan bagi Keluarga    Besar  Sekolah Global Prima Medan, seorang siswa berhasil menjadi finalis dalam OSK tingkat nasional.
“Amabelle T Sibero adalah siswa kelas II SD Global Prima, yang rajin,  aktif dan  berhasil menjadi finalis pada level I dalam  OSK,”ucap Willy Tanjaya.
Sebagaimana yang diketahui,   OSK  adalah olimpiade sains kuark  untuk sekolah-sekolah yang menggunakan buku Komik. Sains terpilih sebagai peserta dalam OSK itu sendiri.     Dalam mengikuti OSK ada 3 tahapan yang telah dilewati yakni babak penyisihan pada  18 Pebruari 2017, babak semifinal   pada tanggal 8 April 2017 dan babak final pada tanggal 10-11 Juni 2017.  (dev)

191

gnews.online |

Keluarga Besar Sekolah Global Prima menyelenggarakan acara peringatan Israk Mikraj Nabi Besar Muhammad S.A.W yang diikuti oleh segenap siswa-siswi, guru beserta para staff.

Koordinator Sekolah Global Prima  Dr. Willy Tanjaya SH, S.Kom, M.Kn  mengatakan, Peringatan Israk Mikraj yang dilaksanakan tahun ini bertemakan ‘Dengan Memperingati Israk Mikraj Mari Mewujudkan Remaja Islam Serta Kerukunan Antar Umat Beragama di Lingkungan Sekolah Global Prima “Unity in Diversity” (bersatu dalam perbedaan).

Willy Tanjaya mengatakan, acara Israk Mikraj kemarin, mengundang kaum dhuafa dan memberikan paket sembako serta uang tunai.

Puncak peringatan Israk Mikraj di Global Prima National Plus School tersebut, kata doktor muda ini, diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Drs. Indra Harahap, MA. “Ceramah yang disampaikan Al Ustaz Drs Indra Harahap kemarin, didengarkan secara antusias oleh seluruh siswa beserta dan para tamu undangan,” kata Willy.

Pria yang masuk dalam Rekor MURI ini, mengajak seluruh warga sekolah untuk selalu meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Willy Tanjaya juga merasa bangga kepada para anak didik di sekolah Global Prima, yang semakin hari semakin bertambahnya kesadaran beribadah di setiap siswa yang beragama Islam, dan ini tentunya tak lepas dari bimbingan para guru pendidikan agama Islam.

“Kerukunan antar umat beragama harus selalu dihormati dan dijaga keharmonisannya, sebagaimana yang selama ini diharapkan Sekolah Global Prima, dengan harapan sekolah ini dapat menjadi teladan atau pedoman untuk yang lainnya, dengan berprinsip kepada kebhinekaan, dimana perbedaan dapat menjadi kekuatan,“ kata pria berkulit putih ini.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Global Prima Indra Kesuma S.Pd didampingi Ketua Panitia Darwin Situmeang, S.Pd menambahkan, dengan peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW, diharapkan kita semua dapat mentauladani sifat-sifat Nabi Besar Muhammad SAW, serta dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah SMP Global Prima Maria Linda, S.Pd dengan peringatan Israk Mikraj ini,  diharapkan dapat menunaikan ibadah Shalat lima waktu dengan benar, sehingga tujuan dari pada ibadah Shalat yakni membentuk manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT dapat tercapai, karena shalat merupakan tiang agama, serta mencegah perbuatan keji.

Acara Israk Mikraj berlangsung hikmad, rangkaian acara dalam peringatan Israk Mikraj  yang pertama adalah pembukaan, yang disampaikan oleh pembawa acara yang diwakili Beng Divo dan Radha Mazly (Keduanya siswa kelas XI IPA), kemudian pembacaan sari tilawah Alquran dan diterjemahkan dalam 3 bahasa yaitu Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. (dev)

609

MEDAN-Gnews: Pantauan Ujian Nasional (UN) SMP hari kedua, Selasa (10/5) di Sekolah Global Prima Jalan Brigjen Katamso Medan, berjalan dengan lancar.

Peserta UN datang tepat pada waktunya, dan tidak ada yang terlambat. Begitu juga dengan para pengawas, juga sudah berada di tempat sebelum siswa sampai di sekolah dan datang tepat waktu.

Koordinator Sekolah Global Prima Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn, menyatakan UN hari pertama dan hari kedua berjalan lancar, dan aman. Masing-masing kelas diawasi oleh pengawas.

Terlihat dari pantauan juga, gerbang pintu masuk Sekolah Global Prima tertutup dengan rapat. Hal ini agar tidak bisa sembarangan orang masuk ke sekolah yang dikenal disiplin itu.”Kalau ada yang masuk nanti bisa terganggu siswa yang mengikuti UN. (dev)