Tuesday, July 16, 2019
Tags Posts tagged with "jokowi"

jokowi

56

gnews.online | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada yang berubah dari karakter Joko Widodo baik sebelum maupun sesudah jadi Presiden Republik Indonesia. Demikian dikatakan Luhut dalam acara dialog yang digelar AMPI Sumut “Jokowi di Mata Sahabat” di kantor organisasi sayap Golkar tersebut, Jumat (12/4).

“Setiap manusia punya blueprint hidupnya. Saya sudah 12 tahun mengenal Pak Jokowi. Beliau berasal dari keluarga sederhana. Dari mulai saya kenal, kemudian menjadi Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta sampai dengan Presiden tidak ada yang berubah dari seorang Jokowi,” kata Luhut di hadapan para milenial Medan yang hadir malam itu.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa saat ini Jokowi juga menjadi atasannya. “Dan sampai sekarang karakternya masih sama. Sepatu yang dia pakai juga malah masih mahalan saya. Baju putih yang dia sering pakai juga masih seperti dulu jas bahkan hingga tukang jahit,” sebutnya.

Untuk itu Luhut mengimbau kepada para milenial yang hadir, conten creator, youtuber Medan yang hadir untuk menjadi diri sendiri.

 

“Sikap itu yang menjadi digital track kalian untuk diikuti orang. Saya juga punya pengalaman waktu berbuka puasa sama beliau berdua beberapa tahun lalu. Kemudian Gibran datang, saya tawarin untuk ikut tender. Dan dia menolaknya. Mau mengembangkan bisnis kateringnya saja,” sebutnya.

Beberapa sahabat Jokowi lainnya di acara itu juga mengungkapkan hal yang sama. Jokowi merupakan sosok yang tidak mau didikte. Saat blusukan maupun kunjungan kerja Jokowi juga tidak mau diarahkan. Begitu juga dengan ibadahnya. Kunjungan sejauh apapun Jokowi tetap singgah salat.

“Intinya yang perlu kalian contoh dari Jokowi adalah kesederhaannya, mau mendengar dan berani membuat keputusan. Jokowi juga setia berteman. Dan satu lagi pesan saya, nanti kan pilpres. Walaupun nanti berbeda pilihan dengan teman, tetap berkawan. Ada yang suka teh dan ada yang suka kopi. Tinggal pilihan saja mana suka,” katanya.

Untuk kampanye terakhir, Luhut juga imbau tidak ada keributan. “Jangan seperti Thailand satu suku satu agama karena perbedaan politik ribut,” harapnya sambil meminta agar milenial Sumut tidak mudah percaya dengan berita hoaks.

Ketua AMPI Sumut, David Luther Lubis dalam sambutanya mengatakan bahwa ini sejarah bagi AMPI bisa dikunjungi Menko Kemaritiman. “Ini malam sejarah bagi kantor kami, Pak. Inilah kantor AMPI Sumut. Kami merasa beruntung bisa dikunjungi seorang pemimpin yang sukses seperti bapak,” ucap David. (DM)

51

gnews.online | Hari ini. Sabtu(16/3)
Presiden RI Joko Widodo akan menghadiri Acara temu kader AMPI Seluruh Indonesia di Lapangan Merdeka Medan. Dalam acara tersebut, 15 ribu kader AMPI baik dari luar Kota Medan maupun dari Medan sendiri akan hadir.

Demikian dikatakan Ketua DPP AMPI Dito Ariotedjo didampingi Ketua DPW AMPI Sumut, David Luther Lubis,Sekretaris DPD AMPI Sumut Suwandi Napitupulu kepada wartawan di Kantor AMPI Sumut, Jumat (15/3).

“Untuk besok, (red:hari ini) ada 15 ribu anggota AMPI yang akan hadir. 10 ribu merupakan anggota dari luar Medan dan 5 ribu dari Medan,” ujar David seraya akan memberikan jaket AMPI kepada Joko Widodo.

David menyebutkan, sebagai sayap dari Partai Golkar, AMPI siap memenangkan pasangan capres dan cawapres Jokowi dan Ma’aruf Amin. Di Sumut sendiri, AMPI memiliki 40 ribu anggota. Dari jumlah itu, ada 4000 anggota yang merupakan kaum milenial baik itu di Satma maupun Satpel Medan.

“Kita pastikan itu suara milenial dari AMPI. Apalagi mileneal merupakan suara terbanyak pada pilpres dan pileg kali ini,” sebut David.

Menambahkannya, Ketua DPP AMPI Sumut, Dito menyebutkan bahwa dari 24 AMPI yang pernah ia kunjungi di seluruh Indonesia, AMPI Sumut merupakan organisasi yang pengelolaannya cukup baik.

“Untuk suara milenial sendiri kita lihat saja nanti berapa banyak suara perolehan dari Partai Goklar yang calegnya anak muda. Berarti itu kerja keras dari AMPI,” sebut Dito.

Dito menjelaskan, pihaknya akan terus membantu memenangkan Jokowi dan Ma’aruf Amin dengan cara mendatangi door to door ke masyarakat. Bukan hanya itu, penyampaian program-program Jokowi secara digital akan terus mereka sampaikan ke masyarakat.

“Kalau targetnya karena kita di AMPI banyak anak muda, dan pemilihan milenial itu merupakan yang terbanyak, maka kita yakin bisa merebut suara milenial,” sebut Dito.

Dito juga mengatakan banyak alasan agar masyarakat memilih Joko Widodo. Selain gagasan programnya yang cukup baik, kerja nyata dari Jokowi juga telah terbukti selama empat tahun lebih ini. “Program-program Pak Jokowi juga banyak untuk anak muda. Itu yang juga terus kita sampaikan. Jokowi tidak lupa bahwa anak muda lah yang nantinya akan membangun Indonesia ini menjadi lebih baik ke depan,” katanya. Pada kesempatan yang sama juga Dito menyatakan salut dengan kepemimpinan David Luther Lubis di DPD AMPI Sumut yang mampu merangkul kaum muda di Sumatera Utara yang tergabung dalam AMPI. (DM)

81

gnews.online | Seratusan Ibu Ibu bangsa warga Desa Namo Serit Kecamatan STM Hilir Kab Deli Serdang, ikuti dan meriahkan acara “Gebyar Senam Ceria Bersama” yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Nusantara Untuk Jokowi (N4J),kerja sama dengan Pak Edwin Pamimpin Situmorang SH, Caleg DPR RI dari Sumut 1 Partai Nasdem,( Medan Deli serdang,sergai dan T Tinggi) Minggu (17/2/2019). Selain untuk kebugaran, kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk tidak menerima berita-berita bohong (hoaks) yang beredar ramai di tengah masyarakat pada masa-masa sosialisasi Pemilu serentak ini. Warga ditekankan untuk tidak termakan berita bohong.

Seperti disampaikan ketua umum DPP Dr RE Nainggolan MM, yg diwakili olh Ketua DPP bidang perempuan N4J Dr Puan Maharani,MSi, pihaknya sangat berharap warga menjaga kesehatan jasmani setiap hari. “Selain itu, kita juga harus menjaga diri kita saat ini dari berita-berita bohong yang sengaja diciptakan untuk membuat warga tidak percaya kepada pemerintahan yang sedang berjalan dipimpin presiden Joko Widodo,” kata Puan.

Puan yang juga mengajak warga untuk turut aktif menjaga ketertiban di tengah masyarakat. Karena, mengingat akan banyaknya kemungkinan kecurangan yang terjadi saat pemilu serentak akan berlangsung pada 17 April mendatang. Warga harus turut menjadi agen kerukunan di tengah masyarakat. “Kita segera laporkan kepada yang berwajib jika ada tindak-tanduk yang mencurigakan, jangan main hakim sendiri. Tapi kita harus tetap siaga,” ujarnya.

Jokowi yang menjabat sebagai Presiden periode 2014-2019 telah bekerja sungguh-sungguh untuk bangsa ini. “Jangan kita percaya begitu saja saat ada orang mengatakan Jokowi atau pemerintah saat ini tidak bekerja. Kita bisa rasakan begitu banyak pembangunan infrastruktur dan perhatian bagi masyarakat secara langsung,” kata Puan.

Dilanjutkan Puan, hanya orang yang tidak waras yang mengatakan tidak ada manfaat pembangunan jalan tol di Sumut. Kemudian, para koruptor tidak akan suka dengan kepemimpinan Jokowi yang menekan habis para koruptor. “Jangan heran kita ibu-ibu, kalau ada pejabat maupun oknum PNS yang tidak sepakat dengan Jokowi. Mereka itu hanyalah oknum-oknum yang sudah tak bebas lagi memakan uang kita, uang rakyat,” katanya.

Bahkan, lanjut Puan, warga di seluruh penjuru kini disusupi informasi yang tidak benar. Maka untuk itulah, warga STM Hilir harus ikut menyampaikan apa yang sebenarnya telah dikerjakan pemerintahan Jokowi.

Untuk itulah, diharapkan warga STM Hilir memberi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf untuk memimpin bangsa ini periode 2019-2024, dan juga para calonanggota DPR yang diusung partai pendukung capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf. Dengan demikian, aspirasi warga STM Hilir bisa tertampung dan berwujud nyata ke depan.

“Kita sepakat dukung Jokowi-Ma’ruf Amin?” teriak Puan. Disambut ancungan jempol ibu-ibu sembari mengatakan “Setuju”. (DM)

295

gnews.online | Pimpinan Pusat (DPP) Nusantara Untuk Jokowi (N4J) melakukan bakti sosial untuk ratusan lansia di sekretariat Jl Nibung 2 no 12 Medan Petisah, Jumat (13/7/2018). Pembagian kaca mata baca gratis dan bingkisan untuk para lansia dibagikan langsung disaksikan ketua Umum DPP N4J Dr RE Nainggolan MM dan pengurus lainnya.

Dikatakan RE Nainggolan, bakti sosial ini bentuk kepedulian semua relawan yang tergabung di N4J. “Pada hari ini, kita buat baksos untuk para lansia, dan kita harapkan di kegiatan selanjutnya akan bisa kita berikan dengan jumlah penerima santunan lebih besar,” kata mantan Sekda Provinsi Sumut ini didampingi penasehat JA Ferdinandus, Prof BA Simanjuntak, H Sanggup Purba yang juga Ketua Lansia Sumatera Utara, kordinator divisi pengabdian masyarakat Pdt Indra Hutauruk, divisi umum Gabriel RH N, SH, divisi informasi dan multimedia Toga Nainggolan, dan pengurus lainnya seperti Barata Batubara, Yusra Martua, Adol F Rumaijuk, Thony Manurung, Tere Marbun dan yang lainnya.

Kegiatan baksos ini direncanakan akan dilaksanakan sekali dua bulan secara reguler. “Kita ingin, relawan ini menjadi relawan yang bekerja dan memberikan dampak bagi masyarakat. Dan kita akan mendorong perwakilan di seluruh provinsi dan kabupaten maupun kota yang sudah terbentuk untuk melakukan hal sama,” kata RE Nainggolan.

Perhatian kepada masyarakat sebagaimana dilakukan presiden Joko Widodo sungguh patut ditiru para relawan. “Hal itulah yang dilakukan DPP N4J di Medan, kita ingin melakukan yang terbaik. Dengan harapan masyarakat semakin menyadari progres pembangunan yang sedang berjalan saat ini,” katanya.

“Sudah saatnya Indonesia dipimpin orang yang sungguh-sungguh membangun,” ujarnya.

RE menjelaskan, buktinya Jokowi menempatkan diri sebagai presiden bagi semua adalah perhatian yang sangat besar bagi semua daerah, termasuk di mana dia dulu “dikalahkan”. “Katakanlah, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat. Saya kira para gubernur di daerah itu juga sudah menyatakan apresiasi atas perhatian presiden,” kata Ketua Kelompok Ahli Dewan Pengarah BPOP Danau Toba ini.

Dia mengimbau, dalam politik tidak perlu ada pengkubuan atau polarisasi yang seolah-olah tidak bisa dicairkan lagi. “Di atas semua dinamika politik, kita adalah saudara sebangsa, satu tujuan, demi Indonesia yang bersatu, adil, makmur, dan sejahtera,” katanya. (Dev)

136

gnews.online | Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Untuk Jokowi (N4J) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Presiden Jokowi di kantor Sekretariat DPP N4J Jalan Nibung II No.12 Medan.

Hadir dalam acara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat N4J Dr RE Nainggolan MM dan pengurus lainnya, seperti JA Ferdinandus, Sihar Cibro, Agus Priadi, Theresia R Marbun, AD Handoko, Abdi Dharma, Jadi Pane, Anthoni Manurung, Ronald Naibaho, Julius Silaen, Budi Sitepu, Pandita M Chandra Bose, Ericson Gultom, H Den Martin Nasution, Adol Frian Rumaijuk STP dan lainnya.

Perayaan diawali dengan penyalaan lilin sembari menyanyikan lagu panjang umur oleh RE Nainggolan dan diikuti pengurus N4J lainnya.

Dalam kesempatan itu, juga didoakan agar Presiden Jokowi selalu sehat dan dilindungi Tuhan, serta panjang umur sehingga bisa memimpin bangsa ini kembali untuk periode berikutnya.

“Nusantara Untuk Jokowi! Kerja…kerja…kerja..lanjutkan! Jokowi! Dua periode..,” ujar mereka secara bersama-sama.

Dalam kesempatan itu, mereka juga menyampaikan dukacita kepada para korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sibar Bangun di Tigaras, Kec. Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Senin (18/6).

“DPP N4J sangat berduka atas tragedi KMP Sinar Bangun di Tigaras, Simalungun. Kita meminta kepada pihak terkait, untuk mencari para korban lainnya. Kepada para keluarga korban yang tewas diberikan kekuatan oleh Tuhan, serta tabah menghadapi cobaan ini,” kata RE Nainggolan.

Dia juga mendesak, agar petugas penyelamat di lapangan dapat bekerjakeras untuk menemukan para korban yang hilang.

“N4J juga telah membuat Posko di Simanindo, Simalungun. Dengan adanya Posko N4J ini, dapat lebih mendukung para petugas di lapangan untuk mencari para korban lainnya. Jadi N4J bersama Aliansi Jokowi ikut membantu dengan membuat Posko di Tigaras,” paparnya.

Dari kejadian ini, dia juga meminta agar semua pihak terkait ikut mendorong kesadaran bersama pentingnya keselamatan penumpang dalam hal pelayaran. Sebab standarisasi keselamatan seperti pelampung, merupakan keharusan. Tanpa alasan apapun, keamanan harus jadi prioritas.

“Mungkin ke depan kita harus menyadarkan bahwa pelampung itu penting. Kepada pengelola pelayaran juga, harus ada. Terutama kepada penumpang, jangan karena merasa dekat, lantas itu tidak penting,” ujarnya.

Menurutnya, selain pembelajaran terhadap standarisasi penyelamatan pelayaran, seluruh pihak juga harus mempelajari bahwa Danau Toba sebagai satu danau terbesar dunia, punya keunikan tersendiri. Hal ini, karena luasnya sudah mirip seperti laut dengan ombak besar dan angin kencang.

Sebelumnya juga dilakukan rapat, yang dipimpin langsung oleh RE Nainggolan, dan mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat N4J, akan melantik DPD N4J di 11 provinsi yang ada di Indonesia. Sejak dideklarasikan 7 Mei 2018 lalu, masyarakat sangat merespon dengan positif, bahkan bersedia bergabung membentuk N4J di daerah masing-masing.

Dia menjelaskan, bahwa sebelas provinsi yang sudah mendapat mandat DPP itu, adalah ; Sumut, Nanggroe Aceh Darussalam, Lampung, Banten, Daerah Khusus Istimewa Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

“Jadi antusiasme di daerah sangat tinggi, mereka (DPD N4J provinsi) terus bekerja untuk melakukan pembentukan di kabupaten/kota,” ujarnya, sembari mengatakan dari 33 kabupaten/kota di Sumut hampir sebagian besar mendapat mandat dan sudah siap untuk dikukuhkan.

Menurut dia, masyarakat menyadari progres pembangunan di era kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla semakin bertumbuh. Itu juga tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi dengan munculnya berbagai rintangan dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun Jokowi tetap bekerja dengan hati yang tulus dan sederhana.

Menurutnya, Jokowi telah memberi jiwa dan raganya untuk Indonesia. Juga bukti-bukti konkrit melalui kerja nyata bukan kata-kata.

“Di masa pemerintahannya yang sudah empat tahun, kami melihat Jokowi sungguh-sungguh membangun negeri ini. Hal itu dibuktikan dengan sikapnya yang tidak memberi jarak dengan rakyat. Jokowi itu seperti tetangga kita sendiri yang bisa kita lihat kapan pun, kita sapa dan saksikan kapan saja. Tentu tidak ada pemimpin yang sempurna, tetapi kami melihat beliau pak Jokowi masih merupakan pilihan terbaik, untuk melanjutkan pekerjaan-pekerjaan besar yang telah dimulainya,” ujarnya, seraya mengatakan, DPP N4J akan membuat kegiatan sosial pelayanan kesehatan sekali dua bulan di kantor DPP N4J. (Dev)

189

gnews.online | Paguyuban Nusantara Untuk Jokowi (N4J) lahir dari spontanitas orang-orang yang bersimpati dan menginginkan Joko Widodo kembali memimpin bangsa untuk periode kedua.

“Tentu tidak ada pemimpin yang sempurna, tetapi kami melihat beliau masih merupakan pilihan terbaik, untuk melanjutkan pekerjaan-pekerjaan besar yang telah dimulainya. Karena itu, kita mendirikan paguyuban ini, sebagai wadah bagi siapa pun yang memiliki pikiran yang sama,” ujar Ketua DPP N4J, Dr RE Nainggolan, MM di Sekretariat Jalan Nibung II, Medan, Minggu (22/4) lalu.

Dikatakannya, kebuatan tekad untuk mendukung Jokowi itu muncul setelah menyaksikan dengan mata kepala sendiri, kegigihan, kesungguhan, dan kerja keras beliau, dalam mengemban tugas yang diamanahkan rakyat kepadanya, sejak menjadi Wali Kota Solo, kemudian Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya Presiden ke-7 Republik Indonesia.

“Dengan terang benderang bisa kami nyatakan, keinginan membentuk paguyuban ini benar-benar muncul secara spontan, bukan atas pesanan atau permintaan siapa pun, semata-mata karena tergeraknya hati nurani kami, yang bisa melihat dengan mata dan pikiran jernih, kinerja dan kesungguhan beliau,” katanya, sembari menyebutkan dna operasional dikumpulkan secara urunan di antara sesama pengurus dan anggota.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa, antusiasme teman-teman sangat tinggi. Ada misalnya sahabat kita yang berkenan menyumbangkan bangunan miliknya sebagai sekretariat kita. Ada sumbangan pakaian, makanan, dan sebagainya,” katanya.

IMG-20180424-WA0000

RE menjelaskan, sejauh ini N4J telah terbentuk di 16 kabupaten dan kota di Sumut, serta di empat provinsi, masing-masing DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Papua.

“Kita dengan tangan terbuka menerima siapa pun sejauh punya kepedulian yang sama terhadap bangsa, tanpa memandang latar belakang apa pun,” kata RE.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat, Drs H Muhyan Tambuse menejalaskan, pada tahap awal, perkumpulan ini bertujuan menghimpun orang-orang yang menginginkan Bapak Ir H Joko Widodo.

Selain itu, pada lingkup yang lebih luas, paguyuban ini juga bertujuan memberi sumbangsih dan peran aktif dalam mencari bibit kepemimpinan, terutama di kalangan generasi muda, serta mendorong agar rekrutmen politik berlangsung dengan baik, untuk memastikan hanya orang yang punya integritas, kualitas, dan kemampuan yang maju ke panggung politik, baik eksekutif maupun legislatif, di pusat dan daerah.

“Kita ingin ke depan, semakin banyak muncul sosok-sosok hebat, terutama dari generasi muda untuk memimpin bangsa ini di masa-masa mendatang,” kata Muhyan yang juga pernah menjadi Sekdaprovsu itu.

Berbagai Latar Belakang

Di tiap tingkatan, mulai dari DPP, DPP Provinsi hingga DPD Kabupaten, komposisi N4J terdiri dari tiga kelompok, masing-masing Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Dewan Pengurus. Kesemuanya berasal dari berbagai latar belakang.

Selain Muhyan, juga duduk sebagai Penasihat, di antaranya Ustaz Amhar Nasution, WTP Simarmata, Afifuddin Lubis, Alwi Jaya, dan Nabari Ginting.

Sementara di Dewan Pakar juga ada nama seperti Prof Dr H. Zainuddin dan Dr Edward Simanjuntak, MM.

Demikian pula di Dewan Pengurus yang dipimpin oleh RE Nainggolan sebagai Ketua Umum, terdiri dari berbagai kalangan. RE didampingi oleh H Agung Batahan Nasution sebagai Sekretaris Jenderal dan Abdi Dharma sebagai Bendahara Umum.

N4J telah melakukan berbagai rapat dan pertemuan, termasuk di Sekretariat Sabtu lalu, membicarakan berbagai hal termasuk acara deklarasi yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. (Dev)

366

gnews.online | Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyerahkan bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Lapangan Merdeka Barus, Jumat (24/3/2017).

Didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, Presiden menyerahkan bantuan tersebut kepada pelajar, ibu hamil, balita dan keluarga kurang mampu. Menurut Jokowi, ini bertujuan untuk menyiapkan generasi yang lebih baik.

“Saya titip agar bantuan yang diberikan benar-benar digunakan untuk menyiapkan generasi ke depan yang lebih baik, yang sehat dan pintar. Agar bisa bersaing dengan negara lain,” kata Jokowi.

Bantuan KIP diserahkan kepada 156 pelajar SD, 126 pelajar SMP, 162 pelajar SMA dan 103 pelajar SMK. Para pemegang KIP tersebut akan menerima bantuan Rp450 ribu pertahun bagi pelajar SD, Rp 750 ribu per tahun bagi pelajar SMP dan Rp 1 juta per tahun untuk SMK dan SMA.

“Saya titip uang itu harus dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan sekolah dan pendidikan. Bisa dipakai untuk beli buku, seragam sepatu, tas. Tidak boleh untuk beli pulsa. Janji ya kalau dibelikan pulsa kartunya dicabut,” kata Jokowi.

Sedangkan bantuan KIS diserahkan kepada 150 orang. Dijelaskan Jokowi , apabila sakit, pemegang KIS bisa menggunakannya untuk berobat gratis ke Puskesmas dan untuk penyakit yang lebih serius dirujuk ke rumah sakit.

“Minta pelayanan yang baik, kalau tidak dilayani dengan baik, laporkan ke Bupati, Gubernur dan Menteri Kesehatan. Kalau tidak mempan lapor ke saya,” kata Joko Widodo.

Sementara itu, penerima bantuan PKH dijelaskan Joko Widodo akan mendapat Rp1.890.000 per tahun yag bisa diambi empat kali untuk kebutuhan gizi anak, sekolah dan tambahan usaha. Sementara itu bantuan PMT kepada 25 orang balita, 25 ibu hamil dan 150 pelajar.

Hadir dalam kesempatan itu Ny Iriana Joko Widodo, Ny Evi Diana Erry Nuradi, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Menteri PU dan Prasarana, Pj Bupati Tapteng, Kapolda Sumut, Pangdam I/BB dan tamu undangan.

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu juga memberi hadiah sepeda kepada 10 hadirin dengan melontarkan pertanyaan terkait kekayaan budaya dan alam Indonesia. Presiden memilih beberapa orang mewakili pelajar, ibu rumah tangga, bapak dengan pertanyaan menyebutkan sila Pancaila, lima nama suku, lima jenis tarian dan nama lima pulau di Indonesia.

Salah satu pertanyaan Jokowi yakni “sebutkan nama suku-suku yang ada di Sumatera Utara”. Lalu dijawab salah seorang peserta, ada suku Batak, Mandailing, Karo, Melayu dan Nias. Lalu Presiden Jokowi menanyakan ke Gubsu. Apa benar ini Pak Gubernur? Dan dijawab Tengku Erry, benar. Peserta yang menjawab benar diberi hadiah sepeda oleh Jokowi. (koh)

629

gnews.online |

Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, penanaman pohon dari  tahun ke tahun telah memberi kontribusi dalam mengurangi luas lahan hutan kritis sekaligus meningkatkan penyerapan karbon serta membantu peningkatan pendapatan masyarakat.

“Tanam dan pelihara pohon untuk kehidupan yang lebih baik. Itu inti tujuannya,” sebut Siti di sela melakukan penanaman pohon bersama Presiden Joko Widodo beserta Ny Iriana didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi dan Ketua TP PKK Sumut Evi Diana Erry di Desa Parparean I, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (20/8) sore.

Dalam kegiatan tersebut, jelas Siti, rombongan Presiden bersama pelajar, pramuka dan masyarakat sekitar menanam 250 pohon. Sehari sebelumnya, Dinas Kehutanan telah menanam 5.000 pohon.

“Jadi jumlah keseluruhannya mencapai 7.500 pohon. Kegiatan ini akan terus kita lakukan secara berkesinambungan,” jelas Siti.

Siti juga mengatakan, Jokowi juga dijadwalkan melakukan penanaman 1.500 pohon bersama masyarakat di Kabupaten Samosir di Pulau Samosir pada Minggu (21/8).

Lebih rinci Siti menjelaskan, biaya penanaman pohon melalui APBN, APBD, DAK bidang kehutanan, CSR, masyarakat dan LSM serta pemuka adat/agama. Seluruh kabupaten telah dialokasikan DAK bidang kehutanan sebesar Rp1,5-2 miliar untuk kegiatan RHL, pengamanan hutan dan penanggulangan kebakaran hutan.

“Kami telah mengatur besarnya kontribusi untuk kegiatan RHL dari APBD (10%), CSR (1%) dan APBN 1 juta batang bibit di buat di persemaian permanen,” papar Siti.

Kementerian LHK menargetkan rehabilitas hutan dan lahan seluas 5,5 juta ha pada RPJMN tahun 2015-2019. Untuk itu, Kementerian LHK terus melakukan upaya menjalin usaha dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta. (ayb)