Thursday, September 24, 2020
Tags Posts tagged with "jokowi"

jokowi

134

gnews.online |

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan melantik Wakil Menteri (Wamen) pada Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/10/2019) siang ini.

Sekira 12 calon Wamen telah ditunjuk Jokowi untuk dilantik pada pukul 14.00 WIB. Mereka di antaranya yang sudah tiba yakni politikus muda Partai Perindo Angela Herliani Tanoesoedibjo, hingga Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahazil Nazara.

Para Wamen itu juga mengenakan pakaian kemeja putih seperti perkenalan para menteri Kabinet Indonesia Maju. Mereka nantinya akan terlebih dahulu berbincang tertutup dengan Jokowi sebelum diumumkan ke publik.

Berikut 12 nama calon Wamen Kabinet Indonesia Maju:

1. Budi Gunadi Sadikin (Dirut Inalum)
2. Sakti Wahyu Trenggono (Bendahara TKN)
3. Zainut Tauhid (Politikus PPP)
4. Angela Herliani Tanoesoedibjo (Politikus Partai Perindo)
5. Surya Chandra (Politikus Partai Solidaritas Indonesia/PSI)
6. Wempi Watimpo (mantan Bupati Jayawijaya)
7. Kartika Wirjoatmojo (Dirut BUMN)
8. Mahendra Siregar mantan (Dubes AS)
9. Alue Dohong (Deputi II Kontruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut)
10. Budi Arie Setiadi (Ketua Umum Relawan Projo)
11. Jerry Sambuaga (Politikus Partai Golkar)
12. Suahasil Nazara (Kepala Badan Kebijakan Fiskal).
(okz)

129

Jakarta – gnews.online |

Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin sudah mengumumkan nama-nama menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Maju. Usai diumumkan, mereka pun dibagikan SK Menteri satu per satu.

Setelah itu, 34 menteri dan 4 pejabat setingkat menteri itu dilantik serta diambil sumpahnya bersama-sama. Berikut asal-usul singkat para menteri di Kabinet Indonesia Maju, seperti dilansir Liputan6.com:

1. Menko Polhukam: Mahfud MD
Berasal dari latar belakang di bidang hukum dan pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Mahfud Md kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur pada 13 Mei 1957 (62 tahun). Ia menikah dengan Zaizatun Nihayati (Yatie) dan dikaruniai 3 anak.

2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
Berasal dari partai politik Golkar. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Airlangga sebelumnya duduk di Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 sebagai Menteri Perindustrian.
Airlangga Hartarto kelahiran Surabaya, Jawa Timur pada 1 Oktober 1962 (57 tahun). Ia menikah dengan Yanti K Isfandiary dan dikaruniai 7 anak.

3. Menko PMK: Muhadjir Effendi
Berasal dari kalangan profesional. Namun, Muhadjir sudah pernah duduk di kursi menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Muhadjir Effendy kelahiran Madiun, Jawa Timur pada 29 Juli 1956 (63 tahun). Ia menikah dengan Suryan Widati dan dikaruniai 3 anak.

4. Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
Luhut sebelumnya duduk di kursi menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 sebagai Menko Kemaritiman. Luhut kelahiran Tapanuli, Sumatera Utara pada 28 September 1947 (72 tahun). Ia menikah dengan Devi Simatupang dan dikaruniai 4 anak.

5. Mensesneg: Pratikno
Pratikno sebelumnya juga menduduki jabatan menteri yang sama dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 sebagai Menteri Sekretariat Negara.
Pratikno kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur pada 13 Februari 1962 (57 tahun). Ia menikah dengan Siti Faridah dan dikaruniai 3 anak.

6. Mendagri: Tito Karnavian
Tito Karnavian sebelumnya menjadi Kapolri. Ia baru saja mengundurkan diri dari Kapolri untuk dilantik hari ini sebagai menteri Kabinet Indonesia Maju. Tito kelahiran Palembang, Sumatera Selatan pada 26 Oktober 1964 (55 tahun). Ia menikah dengan Tri Suswati dan dikaruniai 3 anak.

7. Menlu: Retno LP Marsudi
Retno Marsudi juga menduduki jabatan menteri yang sama dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 sebagai Menteri Luar Negeri. Retno lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 27 November 1962 (57 tahun). Ia menikah dengan Agus Marsudi dan dikaruniai 2 anak.

8. Menhan: Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Djojohadikusumo berasal dari oposisi. Prabowo merupakan Ketua Umum Partai Gerindra. Sebelumnya, Prabowo bersaing dalam Pilpres 2019 dengan Jokowi. Prabowo kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951 (68 tahun). Ia pernah menikah dengan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto pada Mei 1983 dan berpisah pada 1998. Dari pernikahannya itu, Prabowo dan Titiek dikaruniai 1 anak laki-laki.

9. Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi
Dia merupakan mantan Wakil Panglima TNI. Fahrul Razi merupakan salah satu tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin. Fahrul Razi kelahiran Aceh pada 26 Juli 1947 (72 tahun). Pada 1999-2000, Fachrul Razi menjabat sebagai Wakil Panglima TNI. Setelah pensiun dari tentara, Fachrul aktif di bidang bisnis dan sosial.

10. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly
Berasal dari partai politik PDI Perjuangan. Yasonna sebelumnya menduduki jabatan menteri yang sama dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 sebagai Menteri Hukum dan HAM. Yasonna kelahiran Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada 27 Mei 1953 (66 tahun). Ia menikah dengan Eliyse Widya Ketaren dan dikaruniai 4 anak.

11. Mendikbud: Nadiem Makarim
Berasal dari kalangan profesional. Nadiem merupakan founder Gojek. Ia pun mengundurkan diri sebagai CEO PT Gojek Indonesia. Nadiem kelahiran Singapura pada 4 Juli 1984 (35 tahun). Ia menikah dengan Franka Franklin.

12. Menkeu: Sri Mulyani
Berasal dari kalangan profesional. Sri Mulyani sebelumnya menduduki jabatan menteri yang sama dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 sebagai Menteri Keuangan. Sri Mulyani kelahiran Tanjung Karang, Lampung pada 26 Agustus 1962 (57 tahun). Ia menikah dengan Tony Sumartono dan dikaruniai 3 anak.

13. Menkes: dr Terawan
Berasal dari kalangan profesional. Terawan Agus Putranto menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta. Terawan kelahiran Yogyakarta pada 5 Agustus 1964 (55 tahun). Ia menikah dengan Ester Dahlia dan dikaruaniai 1 anak.

14. Mensos: Juliari Batubara
Berasal dari kalangan partai politik PDI Perjuangan. Ia saat ini merupakan Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan. Juliari harus mundur dari anggota Komisi XI DPR RI usai dilantik menjadi menteri hari ini. Juliari kelahiran Jakarta pada 22 Juli 1972 (47 tahun). Ia menikah dengan Grace Batubara dan dikaruniai 2 anak.

15. Menaker: Ida Fauziyah
Berasal dari kalangan partai politik PKB. Ida saat ini menjadi Wakil Ketua Umum PKB. Ida Fauziyah kelahiran Mojokerto, Jawa Tengah pada 17 Juli 1969 (50 tahun). Ia menikah dengan Taufiq Abdullah dan dikaruniai 2 anak.

16. Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
Berasal dari kalangan partai politik Golkar. Sebelumnya menduduki jabatan Menteri Sosial dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019. Agus Gumiwang kelahiran Jakarta, 3 Januari 1969 (50 tahun). Ia menikah dengan Loemongga Haoemasan dan dikaruniai 3 anak.

17. Mendag: Agus Suparmanto
Berasal dari kalangan partai politik PKB. Nama Agus memang tidak sepopuler nama calon-calon menteri lainnya. Hal ini karena memang Agus sendiri aktif bukan di bidang pemerintahan.
Dia adalah Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) pada masa jabatan 2018 hingga 2022. Selain itu, ternyata Agus Suparmanto juga merupakan Direktur Utama PT Galangan Manggar Biliton (GMB).

18. Menteri ESDM: Arifin Tasrif
Berasal dari kalangan profesional. Ia pernah menjadi Dirut BUMN pada 2010 da Dubes Jepang pada Juni 2017. Arifin kelahiran Jakarta 19 Juni 1953 (66 tahun).

19. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
Basuki sebelumnya juga duduk di kursi menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019 dengan jabatan sama, yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Basuki kelahiran Surakarta, Jawa Tengah pada 5 November 1954 (64 tahun). Ia menikah dengan Kartika Nurani dan dikaruniai 3 anak.

20. Menhub: Budi Karya Sumadi
Budi Karya Sumadi juga sebelumnya menduduki jabatan Menteri Perhubungan atau Menhub dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019. Budi Karya Sumadi kelahiran Palembang, Sumatera Selatan pada 18 Desember 1956. Ia menikah dengan Endang Sri Hariyatie.

21. Menkominfo: Johhny G Plate
Berasal dari partai politik NasDem. Ia saat ini menjabat sebagai Sekjen Partai NasDem. Johny kelahiran Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 10 September 1956 (63 tahun). Ia menikah dengan Maria Ana dan dikaruniai 3 anak.

22. Mentan: Syahrul Yasin Limpo
Berasal dari partai politik NasDem. Ia merupakan mantan Gubernur Sulawesi Selatan. Syahrul Yasin Limpo kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan pada 16 Maret 1955. Ia menikah dengan drg Hj Ayunsri Harahap dan dikaruniai 3 anak.

23. Menteri KLHK: Siti Nurbaya Bakar
Siti Nurbaya sebelumnya menjabat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Siti Nurbaya kelahiran Jakarta pada 28 Juli 1956 (63 tahun). Ia menikah dengan Rusli Rachman dan dikaruniai 2 anak.

24. Menteri KKP: Edhy Prabowo
Berasal dari kalangan partai politik Gerindra. Edhy Prabowo menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Edhy kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan pada 24 Desember 1972 (46 tahun). Ia menikah dengan Iis Rosita Dewi dan dikaruniai 3 anak.

25. Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar
Berasal dari kalangan partai politik. Ia merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB. Abdul Halim kelahiran 14 Juli 1962 (57 tahun).

26. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil
Berasal dari kalangan profesional. Sofyan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Sofyan Djalil kelahiran Aceh Timur, Aceh pada 23 September 1953 (66 tahun). Ia menikah dengan Ratna Megawangi dan dikaruniai 3 anak.

27. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
Berasal dari kalangan partai politik. Suharso merupakan Plt Ketua Umum PPP. Suharso kelahiran Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 31 Oktober 1954 (usia 64 tahun). Ia menikah dengan Nurhayati Effendi dan dikaruniai 2 anak.

28. MenPANRB: Tjahjo Kumolo
Berasal dari kalangan partai politik PDI Perjuangan. Sebelumnya, Tjahjo Kumolo menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019. Tjahjo Kumolo kelahiran Surakarta, Jawa Tengah pada 1 Desember 1957 (61 tahun). Ia menikah dengan Erni Guntarti dan memiliki 3 anak.

29. Menteri BUMN: Erick Thohir
Berasal dari kalangan profesional. Ia merupakan salah satu tim sukses. Erick Thohir menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional atau TKN Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Erick Thohir kelahiran Jakarta pada 30 Mei 1970 (49 tahun). Ia menikah dengan Elizabeth Tjandra dan memiliki 4 anak.

30. Menkop UKM: Teten Masduki
Teten Masduki merupakan salah satu tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Teten kelahiran Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 6 Maret 1963 (56 tahun). Ia menikah dengan Suzana Ramadhani dan dikaruniai 2 anak.

31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
Wishnutama juga merupakan salah satu tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Wishnutama kelahiran Jayapura pada 4 Mei 1976 (43 tahun). Ia menikah dengan Gista Putri setelah sebelumnya menikah dengan Wina Natalia. Dari pernihakannya dengan Wina Natalia, keduanya dikaruniai 4 anak.

32. Menteri PPPA: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
Berasal dari kalangan partai politik PDI Perjuangan. Ia merupakan istri dari Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang juga merupakan mantan Menteri Koperasi dan UMKM pada Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla. I Gusti Ayu kelahiran Bali pada 24 November 1968 (50 tahun).

33. Menristek dan Badan Riset: Bambang Brodjonegoro
Berasal dari kalangan profesional. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia sejak 27 Juli 2016 dan Menteri Keuangan pada Kabinet Kerja yang menjabat pada 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016 dalam Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019. Bambang Brodjonegoro kelahiran Jakarta pada 3 Oktober 1966 (53 tahun). Ia menikah dengan Irina Justina Zega dan memiliki 1 anak.

34. Menpora: Zainudin Amali
Berasal dari kalangan partai politik. Ia merupakan kader Partai Golkar. Zainudin Amali kelahiran 16 September 1962 (57 tahun).

35. Kepala Staf Presiden: Moeldoko
Moeldoko sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala Staf Presiden atau KSP pada Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019. Moeldoko kelahiran Kediri, Jawa Timur pada 8 Juli 1957 (62 tahun). Ia menikah dengan Koesni Harningsih dan memiliki 2 anak.

36: Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
Pramono Anung juga sudah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet pada Kabinet Jokowi periode 2014-2019. Pramono Anung kelahiran Kediri, Jawa Timur pada 11 Juni 1963 (56 tahun). Ia menikah dengan Endang Nugrahani.

37. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia
Berasal dari kalangan partai politik. Ia merupakan kader Partai Golkar. Bahlil kelahiran 7 Agustus 1976 (43 tahun).

38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin
ST Burhanuddin merupakan adik kandung dari politikus PDI Perjuangan TB Hasanuddin. ST Burhanuddin adalah mantan Jaksa Muda Bidang Perdata dana Tata Usaha Negara. Dia dipercaya Jaksa Agung Basrief Arief yang menjabat sejak 2010 hingga 2014. Sebelum menjadi Jamdatun, ST Burhanuddin mengemban tugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. (Lip6)

109

Jakarta – gnews.online |

Pengumumam kabinet baru Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin tidak membawa angin segar bagi pasar dan investor. Hal ini ditunjukkan dengan turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah yang melemah pada hari ini.

Pengamat Ekonomi Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, pada sejauh ini IHSG turun 0,4 persen dan rupiah juga terdepresiasi 0,14 persen.

“Pasar merespon negatif pengumuman kabinet. IHSG turun 0,4 persen menjadi 6.207 dan rupiah melemah tipis ke 14.060 atau depresiasi 0,14 persen,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Selain itu, pasca pengumuman kabinet baru, dana asing keluar mencapai Rp121 miliar karena kecewa terhadap pos strategis di bidang ekonomi yang diduduki oleh sosok yang kurang pas. Misalnya jabatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang dijabat oleh Airlangga Hartarto.

“Idealnya memang bukan politisi yang duduki jabatan Menko Perekonomian karena pos Menko sangat strategis. Lagi pula kinerja Pak Airlangga di Kementerian Perindustrian bisa dibilang jauh dari harapan,” jelas dia.

Bhima mencontohkan, selama dalam beberapa tahun terakhir deindustrialisasi prematur terus berlanjut dan Airlangga Hartarto dinilai gagal menahan laju deindustrialisasi tersebut.

Menurut dia, pada tahun 2015 kuartal II kontribusi manufaktur terhadap PDB sebesar 20,8 persen. Kemudian di 2019 kuartal yang sama turun ke 19,5 persen. Laju pertumbuhan manufaktur pun 3,54 persen jauh di bawah pertumbuhan ekonomi yakni 5,05 persen.

“Saya kira Pak Darmin lebih paham kebijakan makro ekonomi dibandingkan Airlangga. Jadi ini penurunan kualitas kabinet di tengah tantangan resesi ekonomi didepan mata,” tegasnya. (Lip6)

132

Jakarta – gnews.online |

Presiden Jokowi resmi mengumumkan para menteri dan pembantunya yang lain dalam Kabinet Indonesia Maju. Para menteri ini diumumkan Jokowi di beranda depan Istana Merdeka, pukul 08.30 WIB, Rabu (23/10/2019).

Pada pengumuman ini, mereka kompak mengenakan batik dan duduk di beranda istana negara Jakarta. Para menteri itu kemudian berdiri, tersenyum dan melambaikan tangan saat namanya dipanggil Jokowi.

Berikut nama para menteri yang akan membantu Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dalam menjalankan pemerintahan Indonesia lima tahun ke depan.

1. Menko Polhukam: Mahfud MD
2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
4. Menko PMK: Muhadjir Effendi
5. Mensesneg: Pratikno

6. Mendagri: Jenderal Tito Karnavian
7. Menlu: Retno LP Marsudi
8. Menhan: Prabowo Subianto
9. Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi
10. Menkum HAM: Yasonna Laoly

11. Mendikbud: Nadiem Makarim
12. Menkeu: Sri Mulyani
13. Menkes: dr Terawan
14. Mensos: Juliari Batubara
15. Menaker: Ida Fauziyah

16. Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Mendag: Agus Suparmanto
18. Menteri ESDM: Arifin Tasrif
19. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
20. Menhub: Budi Karya Sumadi

21. Menkominfo: Johhny G Plate
22. Mentan: Syahrul Yasin Limpo
23. Menteri KLHK: Siti Nurbaya Bakar
24. Menteri KKP: Edhy Prabowo
25. Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar

26. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil
27. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso M
28. MenPANRB: Tjahjo Kumolo
29. Menteri BUMN: Erick Thohir
30. Menkop UKM: Teten Masduki

31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
32. Menteri PPPA: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
33. Menristek dan Badan Riset : Bambang Brojonegoro
34. Menpora: Zainudin Amali
35. Kepala Staf Presiden: Moeldoko

36: Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
37. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin

Dalam susunan kabinet tersebut, ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang bersedia membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bidang pertahanan. Dimana sebelumnya Prabowo merupakan Calon Presiden pada Pemilu 2019. (Lip6)

390

gnews.online | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada yang berubah dari karakter Joko Widodo baik sebelum maupun sesudah jadi Presiden Republik Indonesia. Demikian dikatakan Luhut dalam acara dialog yang digelar AMPI Sumut “Jokowi di Mata Sahabat” di kantor organisasi sayap Golkar tersebut, Jumat (12/4).

“Setiap manusia punya blueprint hidupnya. Saya sudah 12 tahun mengenal Pak Jokowi. Beliau berasal dari keluarga sederhana. Dari mulai saya kenal, kemudian menjadi Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta sampai dengan Presiden tidak ada yang berubah dari seorang Jokowi,” kata Luhut di hadapan para milenial Medan yang hadir malam itu.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa saat ini Jokowi juga menjadi atasannya. “Dan sampai sekarang karakternya masih sama. Sepatu yang dia pakai juga malah masih mahalan saya. Baju putih yang dia sering pakai juga masih seperti dulu jas bahkan hingga tukang jahit,” sebutnya.

Untuk itu Luhut mengimbau kepada para milenial yang hadir, conten creator, youtuber Medan yang hadir untuk menjadi diri sendiri.

 

“Sikap itu yang menjadi digital track kalian untuk diikuti orang. Saya juga punya pengalaman waktu berbuka puasa sama beliau berdua beberapa tahun lalu. Kemudian Gibran datang, saya tawarin untuk ikut tender. Dan dia menolaknya. Mau mengembangkan bisnis kateringnya saja,” sebutnya.

Beberapa sahabat Jokowi lainnya di acara itu juga mengungkapkan hal yang sama. Jokowi merupakan sosok yang tidak mau didikte. Saat blusukan maupun kunjungan kerja Jokowi juga tidak mau diarahkan. Begitu juga dengan ibadahnya. Kunjungan sejauh apapun Jokowi tetap singgah salat.

“Intinya yang perlu kalian contoh dari Jokowi adalah kesederhaannya, mau mendengar dan berani membuat keputusan. Jokowi juga setia berteman. Dan satu lagi pesan saya, nanti kan pilpres. Walaupun nanti berbeda pilihan dengan teman, tetap berkawan. Ada yang suka teh dan ada yang suka kopi. Tinggal pilihan saja mana suka,” katanya.

Untuk kampanye terakhir, Luhut juga imbau tidak ada keributan. “Jangan seperti Thailand satu suku satu agama karena perbedaan politik ribut,” harapnya sambil meminta agar milenial Sumut tidak mudah percaya dengan berita hoaks.

Ketua AMPI Sumut, David Luther Lubis dalam sambutanya mengatakan bahwa ini sejarah bagi AMPI bisa dikunjungi Menko Kemaritiman. “Ini malam sejarah bagi kantor kami, Pak. Inilah kantor AMPI Sumut. Kami merasa beruntung bisa dikunjungi seorang pemimpin yang sukses seperti bapak,” ucap David. (DM)

337

gnews.online | Hari ini. Sabtu(16/3)
Presiden RI Joko Widodo akan menghadiri Acara temu kader AMPI Seluruh Indonesia di Lapangan Merdeka Medan. Dalam acara tersebut, 15 ribu kader AMPI baik dari luar Kota Medan maupun dari Medan sendiri akan hadir.

Demikian dikatakan Ketua DPP AMPI Dito Ariotedjo didampingi Ketua DPW AMPI Sumut, David Luther Lubis,Sekretaris DPD AMPI Sumut Suwandi Napitupulu kepada wartawan di Kantor AMPI Sumut, Jumat (15/3).

“Untuk besok, (red:hari ini) ada 15 ribu anggota AMPI yang akan hadir. 10 ribu merupakan anggota dari luar Medan dan 5 ribu dari Medan,” ujar David seraya akan memberikan jaket AMPI kepada Joko Widodo.

David menyebutkan, sebagai sayap dari Partai Golkar, AMPI siap memenangkan pasangan capres dan cawapres Jokowi dan Ma’aruf Amin. Di Sumut sendiri, AMPI memiliki 40 ribu anggota. Dari jumlah itu, ada 4000 anggota yang merupakan kaum milenial baik itu di Satma maupun Satpel Medan.

“Kita pastikan itu suara milenial dari AMPI. Apalagi mileneal merupakan suara terbanyak pada pilpres dan pileg kali ini,” sebut David.

Menambahkannya, Ketua DPP AMPI Sumut, Dito menyebutkan bahwa dari 24 AMPI yang pernah ia kunjungi di seluruh Indonesia, AMPI Sumut merupakan organisasi yang pengelolaannya cukup baik.

“Untuk suara milenial sendiri kita lihat saja nanti berapa banyak suara perolehan dari Partai Goklar yang calegnya anak muda. Berarti itu kerja keras dari AMPI,” sebut Dito.

Dito menjelaskan, pihaknya akan terus membantu memenangkan Jokowi dan Ma’aruf Amin dengan cara mendatangi door to door ke masyarakat. Bukan hanya itu, penyampaian program-program Jokowi secara digital akan terus mereka sampaikan ke masyarakat.

“Kalau targetnya karena kita di AMPI banyak anak muda, dan pemilihan milenial itu merupakan yang terbanyak, maka kita yakin bisa merebut suara milenial,” sebut Dito.

Dito juga mengatakan banyak alasan agar masyarakat memilih Joko Widodo. Selain gagasan programnya yang cukup baik, kerja nyata dari Jokowi juga telah terbukti selama empat tahun lebih ini. “Program-program Pak Jokowi juga banyak untuk anak muda. Itu yang juga terus kita sampaikan. Jokowi tidak lupa bahwa anak muda lah yang nantinya akan membangun Indonesia ini menjadi lebih baik ke depan,” katanya. Pada kesempatan yang sama juga Dito menyatakan salut dengan kepemimpinan David Luther Lubis di DPD AMPI Sumut yang mampu merangkul kaum muda di Sumatera Utara yang tergabung dalam AMPI. (DM)

240

gnews.online | Seratusan Ibu Ibu bangsa warga Desa Namo Serit Kecamatan STM Hilir Kab Deli Serdang, ikuti dan meriahkan acara “Gebyar Senam Ceria Bersama” yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Nusantara Untuk Jokowi (N4J),kerja sama dengan Pak Edwin Pamimpin Situmorang SH, Caleg DPR RI dari Sumut 1 Partai Nasdem,( Medan Deli serdang,sergai dan T Tinggi) Minggu (17/2/2019). Selain untuk kebugaran, kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk tidak menerima berita-berita bohong (hoaks) yang beredar ramai di tengah masyarakat pada masa-masa sosialisasi Pemilu serentak ini. Warga ditekankan untuk tidak termakan berita bohong.

Seperti disampaikan ketua umum DPP Dr RE Nainggolan MM, yg diwakili olh Ketua DPP bidang perempuan N4J Dr Puan Maharani,MSi, pihaknya sangat berharap warga menjaga kesehatan jasmani setiap hari. “Selain itu, kita juga harus menjaga diri kita saat ini dari berita-berita bohong yang sengaja diciptakan untuk membuat warga tidak percaya kepada pemerintahan yang sedang berjalan dipimpin presiden Joko Widodo,” kata Puan.

Puan yang juga mengajak warga untuk turut aktif menjaga ketertiban di tengah masyarakat. Karena, mengingat akan banyaknya kemungkinan kecurangan yang terjadi saat pemilu serentak akan berlangsung pada 17 April mendatang. Warga harus turut menjadi agen kerukunan di tengah masyarakat. “Kita segera laporkan kepada yang berwajib jika ada tindak-tanduk yang mencurigakan, jangan main hakim sendiri. Tapi kita harus tetap siaga,” ujarnya.

Jokowi yang menjabat sebagai Presiden periode 2014-2019 telah bekerja sungguh-sungguh untuk bangsa ini. “Jangan kita percaya begitu saja saat ada orang mengatakan Jokowi atau pemerintah saat ini tidak bekerja. Kita bisa rasakan begitu banyak pembangunan infrastruktur dan perhatian bagi masyarakat secara langsung,” kata Puan.

Dilanjutkan Puan, hanya orang yang tidak waras yang mengatakan tidak ada manfaat pembangunan jalan tol di Sumut. Kemudian, para koruptor tidak akan suka dengan kepemimpinan Jokowi yang menekan habis para koruptor. “Jangan heran kita ibu-ibu, kalau ada pejabat maupun oknum PNS yang tidak sepakat dengan Jokowi. Mereka itu hanyalah oknum-oknum yang sudah tak bebas lagi memakan uang kita, uang rakyat,” katanya.

Bahkan, lanjut Puan, warga di seluruh penjuru kini disusupi informasi yang tidak benar. Maka untuk itulah, warga STM Hilir harus ikut menyampaikan apa yang sebenarnya telah dikerjakan pemerintahan Jokowi.

Untuk itulah, diharapkan warga STM Hilir memberi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf untuk memimpin bangsa ini periode 2019-2024, dan juga para calonanggota DPR yang diusung partai pendukung capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf. Dengan demikian, aspirasi warga STM Hilir bisa tertampung dan berwujud nyata ke depan.

“Kita sepakat dukung Jokowi-Ma’ruf Amin?” teriak Puan. Disambut ancungan jempol ibu-ibu sembari mengatakan “Setuju”. (DM)

539

gnews.online | Pimpinan Pusat (DPP) Nusantara Untuk Jokowi (N4J) melakukan bakti sosial untuk ratusan lansia di sekretariat Jl Nibung 2 no 12 Medan Petisah, Jumat (13/7/2018). Pembagian kaca mata baca gratis dan bingkisan untuk para lansia dibagikan langsung disaksikan ketua Umum DPP N4J Dr RE Nainggolan MM dan pengurus lainnya.

Dikatakan RE Nainggolan, bakti sosial ini bentuk kepedulian semua relawan yang tergabung di N4J. “Pada hari ini, kita buat baksos untuk para lansia, dan kita harapkan di kegiatan selanjutnya akan bisa kita berikan dengan jumlah penerima santunan lebih besar,” kata mantan Sekda Provinsi Sumut ini didampingi penasehat JA Ferdinandus, Prof BA Simanjuntak, H Sanggup Purba yang juga Ketua Lansia Sumatera Utara, kordinator divisi pengabdian masyarakat Pdt Indra Hutauruk, divisi umum Gabriel RH N, SH, divisi informasi dan multimedia Toga Nainggolan, dan pengurus lainnya seperti Barata Batubara, Yusra Martua, Adol F Rumaijuk, Thony Manurung, Tere Marbun dan yang lainnya.

Kegiatan baksos ini direncanakan akan dilaksanakan sekali dua bulan secara reguler. “Kita ingin, relawan ini menjadi relawan yang bekerja dan memberikan dampak bagi masyarakat. Dan kita akan mendorong perwakilan di seluruh provinsi dan kabupaten maupun kota yang sudah terbentuk untuk melakukan hal sama,” kata RE Nainggolan.

Perhatian kepada masyarakat sebagaimana dilakukan presiden Joko Widodo sungguh patut ditiru para relawan. “Hal itulah yang dilakukan DPP N4J di Medan, kita ingin melakukan yang terbaik. Dengan harapan masyarakat semakin menyadari progres pembangunan yang sedang berjalan saat ini,” katanya.

“Sudah saatnya Indonesia dipimpin orang yang sungguh-sungguh membangun,” ujarnya.

RE menjelaskan, buktinya Jokowi menempatkan diri sebagai presiden bagi semua adalah perhatian yang sangat besar bagi semua daerah, termasuk di mana dia dulu “dikalahkan”. “Katakanlah, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat. Saya kira para gubernur di daerah itu juga sudah menyatakan apresiasi atas perhatian presiden,” kata Ketua Kelompok Ahli Dewan Pengarah BPOP Danau Toba ini.

Dia mengimbau, dalam politik tidak perlu ada pengkubuan atau polarisasi yang seolah-olah tidak bisa dicairkan lagi. “Di atas semua dinamika politik, kita adalah saudara sebangsa, satu tujuan, demi Indonesia yang bersatu, adil, makmur, dan sejahtera,” katanya. (Dev)

320

gnews.online | Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Untuk Jokowi (N4J) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Presiden Jokowi di kantor Sekretariat DPP N4J Jalan Nibung II No.12 Medan.

Hadir dalam acara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat N4J Dr RE Nainggolan MM dan pengurus lainnya, seperti JA Ferdinandus, Sihar Cibro, Agus Priadi, Theresia R Marbun, AD Handoko, Abdi Dharma, Jadi Pane, Anthoni Manurung, Ronald Naibaho, Julius Silaen, Budi Sitepu, Pandita M Chandra Bose, Ericson Gultom, H Den Martin Nasution, Adol Frian Rumaijuk STP dan lainnya.

Perayaan diawali dengan penyalaan lilin sembari menyanyikan lagu panjang umur oleh RE Nainggolan dan diikuti pengurus N4J lainnya.

Dalam kesempatan itu, juga didoakan agar Presiden Jokowi selalu sehat dan dilindungi Tuhan, serta panjang umur sehingga bisa memimpin bangsa ini kembali untuk periode berikutnya.

“Nusantara Untuk Jokowi! Kerja…kerja…kerja..lanjutkan! Jokowi! Dua periode..,” ujar mereka secara bersama-sama.

Dalam kesempatan itu, mereka juga menyampaikan dukacita kepada para korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sibar Bangun di Tigaras, Kec. Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Senin (18/6).

“DPP N4J sangat berduka atas tragedi KMP Sinar Bangun di Tigaras, Simalungun. Kita meminta kepada pihak terkait, untuk mencari para korban lainnya. Kepada para keluarga korban yang tewas diberikan kekuatan oleh Tuhan, serta tabah menghadapi cobaan ini,” kata RE Nainggolan.

Dia juga mendesak, agar petugas penyelamat di lapangan dapat bekerjakeras untuk menemukan para korban yang hilang.

“N4J juga telah membuat Posko di Simanindo, Simalungun. Dengan adanya Posko N4J ini, dapat lebih mendukung para petugas di lapangan untuk mencari para korban lainnya. Jadi N4J bersama Aliansi Jokowi ikut membantu dengan membuat Posko di Tigaras,” paparnya.

Dari kejadian ini, dia juga meminta agar semua pihak terkait ikut mendorong kesadaran bersama pentingnya keselamatan penumpang dalam hal pelayaran. Sebab standarisasi keselamatan seperti pelampung, merupakan keharusan. Tanpa alasan apapun, keamanan harus jadi prioritas.

“Mungkin ke depan kita harus menyadarkan bahwa pelampung itu penting. Kepada pengelola pelayaran juga, harus ada. Terutama kepada penumpang, jangan karena merasa dekat, lantas itu tidak penting,” ujarnya.

Menurutnya, selain pembelajaran terhadap standarisasi penyelamatan pelayaran, seluruh pihak juga harus mempelajari bahwa Danau Toba sebagai satu danau terbesar dunia, punya keunikan tersendiri. Hal ini, karena luasnya sudah mirip seperti laut dengan ombak besar dan angin kencang.

Sebelumnya juga dilakukan rapat, yang dipimpin langsung oleh RE Nainggolan, dan mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat N4J, akan melantik DPD N4J di 11 provinsi yang ada di Indonesia. Sejak dideklarasikan 7 Mei 2018 lalu, masyarakat sangat merespon dengan positif, bahkan bersedia bergabung membentuk N4J di daerah masing-masing.

Dia menjelaskan, bahwa sebelas provinsi yang sudah mendapat mandat DPP itu, adalah ; Sumut, Nanggroe Aceh Darussalam, Lampung, Banten, Daerah Khusus Istimewa Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

“Jadi antusiasme di daerah sangat tinggi, mereka (DPD N4J provinsi) terus bekerja untuk melakukan pembentukan di kabupaten/kota,” ujarnya, sembari mengatakan dari 33 kabupaten/kota di Sumut hampir sebagian besar mendapat mandat dan sudah siap untuk dikukuhkan.

Menurut dia, masyarakat menyadari progres pembangunan di era kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla semakin bertumbuh. Itu juga tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi dengan munculnya berbagai rintangan dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun Jokowi tetap bekerja dengan hati yang tulus dan sederhana.

Menurutnya, Jokowi telah memberi jiwa dan raganya untuk Indonesia. Juga bukti-bukti konkrit melalui kerja nyata bukan kata-kata.

“Di masa pemerintahannya yang sudah empat tahun, kami melihat Jokowi sungguh-sungguh membangun negeri ini. Hal itu dibuktikan dengan sikapnya yang tidak memberi jarak dengan rakyat. Jokowi itu seperti tetangga kita sendiri yang bisa kita lihat kapan pun, kita sapa dan saksikan kapan saja. Tentu tidak ada pemimpin yang sempurna, tetapi kami melihat beliau pak Jokowi masih merupakan pilihan terbaik, untuk melanjutkan pekerjaan-pekerjaan besar yang telah dimulainya,” ujarnya, seraya mengatakan, DPP N4J akan membuat kegiatan sosial pelayanan kesehatan sekali dua bulan di kantor DPP N4J. (Dev)

312

gnews.online | Paguyuban Nusantara Untuk Jokowi (N4J) lahir dari spontanitas orang-orang yang bersimpati dan menginginkan Joko Widodo kembali memimpin bangsa untuk periode kedua.

“Tentu tidak ada pemimpin yang sempurna, tetapi kami melihat beliau masih merupakan pilihan terbaik, untuk melanjutkan pekerjaan-pekerjaan besar yang telah dimulainya. Karena itu, kita mendirikan paguyuban ini, sebagai wadah bagi siapa pun yang memiliki pikiran yang sama,” ujar Ketua DPP N4J, Dr RE Nainggolan, MM di Sekretariat Jalan Nibung II, Medan, Minggu (22/4) lalu.

Dikatakannya, kebuatan tekad untuk mendukung Jokowi itu muncul setelah menyaksikan dengan mata kepala sendiri, kegigihan, kesungguhan, dan kerja keras beliau, dalam mengemban tugas yang diamanahkan rakyat kepadanya, sejak menjadi Wali Kota Solo, kemudian Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya Presiden ke-7 Republik Indonesia.

“Dengan terang benderang bisa kami nyatakan, keinginan membentuk paguyuban ini benar-benar muncul secara spontan, bukan atas pesanan atau permintaan siapa pun, semata-mata karena tergeraknya hati nurani kami, yang bisa melihat dengan mata dan pikiran jernih, kinerja dan kesungguhan beliau,” katanya, sembari menyebutkan dna operasional dikumpulkan secara urunan di antara sesama pengurus dan anggota.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa, antusiasme teman-teman sangat tinggi. Ada misalnya sahabat kita yang berkenan menyumbangkan bangunan miliknya sebagai sekretariat kita. Ada sumbangan pakaian, makanan, dan sebagainya,” katanya.

IMG-20180424-WA0000

RE menjelaskan, sejauh ini N4J telah terbentuk di 16 kabupaten dan kota di Sumut, serta di empat provinsi, masing-masing DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Papua.

“Kita dengan tangan terbuka menerima siapa pun sejauh punya kepedulian yang sama terhadap bangsa, tanpa memandang latar belakang apa pun,” kata RE.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat, Drs H Muhyan Tambuse menejalaskan, pada tahap awal, perkumpulan ini bertujuan menghimpun orang-orang yang menginginkan Bapak Ir H Joko Widodo.

Selain itu, pada lingkup yang lebih luas, paguyuban ini juga bertujuan memberi sumbangsih dan peran aktif dalam mencari bibit kepemimpinan, terutama di kalangan generasi muda, serta mendorong agar rekrutmen politik berlangsung dengan baik, untuk memastikan hanya orang yang punya integritas, kualitas, dan kemampuan yang maju ke panggung politik, baik eksekutif maupun legislatif, di pusat dan daerah.

“Kita ingin ke depan, semakin banyak muncul sosok-sosok hebat, terutama dari generasi muda untuk memimpin bangsa ini di masa-masa mendatang,” kata Muhyan yang juga pernah menjadi Sekdaprovsu itu.

Berbagai Latar Belakang

Di tiap tingkatan, mulai dari DPP, DPP Provinsi hingga DPD Kabupaten, komposisi N4J terdiri dari tiga kelompok, masing-masing Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Dewan Pengurus. Kesemuanya berasal dari berbagai latar belakang.

Selain Muhyan, juga duduk sebagai Penasihat, di antaranya Ustaz Amhar Nasution, WTP Simarmata, Afifuddin Lubis, Alwi Jaya, dan Nabari Ginting.

Sementara di Dewan Pakar juga ada nama seperti Prof Dr H. Zainuddin dan Dr Edward Simanjuntak, MM.

Demikian pula di Dewan Pengurus yang dipimpin oleh RE Nainggolan sebagai Ketua Umum, terdiri dari berbagai kalangan. RE didampingi oleh H Agung Batahan Nasution sebagai Sekretaris Jenderal dan Abdi Dharma sebagai Bendahara Umum.

N4J telah melakukan berbagai rapat dan pertemuan, termasuk di Sekretariat Sabtu lalu, membicarakan berbagai hal termasuk acara deklarasi yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. (Dev)