Saturday, October 20, 2018
Tags Posts tagged with "Kuliner Medan"

Kuliner Medan

753

gnews.online | Satu lagi tempat yang direkomendasikan, bagi Anda yang ingin ‘mengisi perut’ di Kota Medan, Mie Ayam Akong & Acim.

Tempat makan di Jalan Perniagaan simpang Jalan Gwagju Medan, adalah salah satu legenda kuliner di Medan yang sudah berjualan selama puluhan tahun. Meskipun yang berjualan adalah etnis Tionghoa, mie ayam disini halal. Mie Ayam Akong & Acim tidak seperti mie ayam khas Indonesia yang biasanya mie dengan kuah yang penuh di mangkuk dan daging ayam semur.

Mie Ayam Akong Acim Medan

Mie ayam disini adalah semangkuk mie dengan suwiran daging ayam, baso ikan, telur bebek, dan potongan lumpia udang ditaburi dengan bawang goreng dan daun bawang yang banyak.

Satu lagi yang buat beda adalah kuah dipisah dari mangkuk mie, kuah disajikan di mangkuk kecil yang nantinya dituangkan sedikit ke dalam mangkuk mie setelah mie diaduk.

Mie Ayam Akong & Acim udah buka mulai jam 2 siang sampai 11 malam setiap hari kecuali hari Minggu. Tempat makan yang satu ini sangat pas buat kamu yan pingin makan mie ayam ala chinese yang halal di Medan.

Untuk harga kamu harus mengeluarkan rupiah yang cukup menguras kantong karena harga semangkuk Mie Ayam Akong & Acim sekitar 30 ribuan rupiah untuk ukuran medium. (medanfoodblog/koh)

3062

gnews.online | Kawasan sekitar Banda Udara Kualanamu, di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kini mulai diramaikan dengan berbagai pusat kuliner atau restoran dan cafe, dengan berbagai sajian khas masing-masing. Satu di antaranya yang tengah happening di antara penikmat kuliner adalah Budaya Resto.

Terletak di jalan lintas Medan-Tanjung Morawa Km.13, Budaya Resto memberikan suasana lain dari sekadar tempat makan, yakni sajian budaya melalui dokorasi interior dan ekterior, serta tentu saja makanan khas tradisionalnya.

Owner Budaya Resto, Susanto Hudaya mengatakan, konsep tradisional ini tidak lain untuk mengangkat budaya khas Indonesia. Termasuk desain interiornya dengan furnitur bergaya khas tradisional Indonesia.

“Indonesia punya kayu berkualitas. Kami khusus memesan kayu dari Jawa langsung untuk mendapatkan corak kayu trembesi dan Jepara yang pas,” katanya.

budaya 2

Bukan cuma dekorasi interior klasik bebahan kayu, mulai dari atap hingga lantai,  juga bercorak khas tradisional. Selain berbahan kayu, ada juga berbahan batu seperti pada wastafel yang berkonsep tradisional.

“Restoran kami menawarkan lokasi untuk keluarga senyaman mungkin. Jadi di sekeliling ada taman, kolam ikan dengan seratusan ikan mas yang besar dan berwarna, serta lokasi permainan anak.,” tambahnya.

Suasana sederhana namun kesannya santai dan bikin betah.

Yuk, kita teliti satu persatu suasana restoran ini.

Memasuki pintu gerbang, pengunjung yang membawa kendaraan akan disambut petugas yang memandu menuju tempat parkir yang cukup luas. Turun dari kendaraan, pegawai resto mempersilakan pengunjung memilih tempat.

Tersedia tempat untuk lesehan, atau di bangunan utama berbentuk joglo, yang di sisi kanannya terdapat pendopo dengan beberapa alat musik Jawa seperti gamelan dan kecapi, pengunjung bisa makan sambil menikmati pertunjukan musik.

Bagi yang membawa anak-anak, sambil menunggu makanan atau sesudah makan bisa menikmati arena permainan seperti ATV ride, mini car dan ninebot mini untuk berkeliling area restoran yang cukup luas.

Kini beralih ke makanan.
budaya 3
Sesua namanya, sudah pasti hidangan yang disediakan adalah makanan tradisional khas Jawa. Ada Ayam Goreng Bumbu Kuning, Gurami Budaya, Sapi Balado, Cumi Telur Asin, Gado – gado, Sop Buntut, Genjer Belacan, Sayur Asem, Nasi Bakar, dan makanan ringan Tempe Mendoan

Gurami Budaya salah satu menu yang paling mencolok, karena bentuknya memang paling gede dengan berbagai bumbu dan rempah dengan warna kuning yang paling dominan. Ikan yang kaya rasa ini tidak amis dan cukup crispy, rasa sedikit asinnya membuat ikan ini lebih enak jika dimakan bersama nasi.

Lalu Ayam Goreng Bumbu Kuning, yang rasanya cukup pedas. Namun terasa nikmati disantap dengan sepiring nasi dengan sayuran yang bisa dipilih seperti genjer, sayur asem, kangkung dan lainnya.

Kalau tidak mau nasi putih biasa, bisa mencoba Nasi Bakar, nasi yang dibungkus di daun kemudian dibakar, sehingga aroma daun dan proses pembakaran nasi ini semakin menambah selera. Apalagi ditambah dengan ayam di dalamnya.

Makan besar dengan suasana yang sejuk akan semakin lengkap dengan beberapa minuman segar. Bisa dipilih Es Teler Budaya dan Juice Wortel + Jeruk + Raspberry atau lainnya.
budaya 4
Selain untuk makan bersama keluarga, Budaya Resto juga bisa untuk acara rapat dan ghatering, karena tersedia ruangan VIP dengan berbagai kapasitas. Tersedia juga mushalla.

Lalu soal harga?

Jangan khawatir, di Budaya Resto harga cukup bersahabat untuk kantong. Seperti Ayam Goreng Bumbu Kuning seharga Rp.18.000/potong, Gurami Budaya (Rp.95.000), Sapi Balado (Rp. 60.000), Cumi Telur Asin (Rp.35.000), Sop Buntut (Rp.75.000), Gado-Gado (Rp.15.000), Genjer Belacan (Rp.15.000), Sayur Asem (Rp.15.000), Nasi Bakar (Rp.35.000), Tempe Mendoan (Rp.10.000), Es Teler Budaya (Rp.22.000), Wortel + Jeruk + Raspberry (Rp.18.000).

Nah, bagi yang ingin berakhir pekan sambil kumpul makan-makan dan bersantai bersama keluarga, mungkin Budaya Resto bisa jadi pilihannya. (koh)

771

gnews.online | Sarapan pagi di Medan terkadang memang bisa buat sebagian orang bingung. Bukan apa-apa, selain rasanya yang enak ,menu sarapan yang bisa dipilih juga sangat banyak. Ada lontong, nasi gurih, bubur ayam, mi balap, nasi soto, dan masih banyak lagi.

Beberapa gerai penjual sarapan sudah buka sekitar jam enam pagi. Ini sangat membantu pekerja yang tidak sempat masak di rumah atau mahasiswa yang hampir telat ke kampus. Walaupun menjual menu sarapan, ada beberapa warung yang buka sampai siang atau bahkan sore hari.

Berikut, beberapa rekomendasi tempat sarapan di Medan yang boleh dicoba para pecinta kuliner, sebagaimana dilansir Medanfoodblog;

Lontong dan Nasi Gurih

Warung Lontong Kak Lin (Foto Medanfoodblog)

Warung Lontong Kak Lin (Foto Medanfoodblog)

Ini menu sarapan yang paling banyak di Medan. Hampir di setiap sudut jalan terdapat warung lontong dan nasi gurih, bahkan dalam satu gang bisa ada dua atau tiga warung. Untuk lontong dan nasi gurih, ada Warintek di Jl Dr Mansyur. Warung ini sangat ramai dipadati pengunjung sampai semua meja penuh. Harga seporsi nasi gurih disini Rp.11.000. Walaupun harganya lebih mahal dari harga biasa seporsi nasi gurih, warung ini tetap ramai. Lontong dan nasi gurih disini memang enak rasanya, apalagi sambal keripik kentangnya yang agak agak manis.

Lalu ada Nasi Tenda Biru, terletak di Jl Yos Sudarso, Glugur. Selain buka di pagi hari, warung ini buka juga malam. Rasanya enak juga tapi agak pedas.

Lontong Kak Lin, tidak sulit menemukan warung ini karena letaknya yang tepat di depan SMAN 1 Medan. Selain itu, ukuran warung ini juga luas. Lontong disini rasanya enak dan banyak tersedia makanan ringan lain sebagai pelengkap lontong dan nasi gurih disini.

Mie Balap

Mie Balap Wahidin (Foto Medanfoodblog)

Mie Balap Wahidin (Foto Medanfoodblog)

Tenang, ini makannya gak sambil balapan kok. Namanya mie balap karena masaknya cepat (eh mungkin sih, hehe). Mie balap juga banyak di Medan walaupun ga sebanyak lontong dan nasi gurih. Mie balap adalah bihun atau kwetiaw yang digoreng dengan telur dan daun bawang. Di beberapa tempat, ada juga yang menambah variasi mie dengan mie kuning. Untuk menambah cita rasa, ada juga yang menambahkan seafood.

Di mana saja tempat makan mie balap yang enak? Ini dia rekomendasinya. Mie Balap Wahidin Ujung, disebut begitu karena letaknya hampir di ujung Jl Wahidin. Kalau disini rasanya udah ga diragukan lagi, enaaakk!!! Coba deh kwetiaw seafoodnya. Mie balap disini digoreng ‘kering’ dengan seafood yang ukurannya lumayan besar.

Kedua ada Mie Balap Bang Udin, letaknya di Jl Wahidin juga, tapi jaraknya agak jauh. Mie balap di sini terdiri dari campuran tiga variasi mie yaitu, bihun, kwetiaw, dan mie kuning. Ukuran seafood di sini kecil tapi banyak dan yang paling kami suka itu ‘cabe’nya.

Bubur Ayam

Bubur Ayam Cirebon (Foto Medanfoodblog)

Bubur Ayam Cirebon (Foto Medanfoodblog)

Ada juga yang suka sarapan bubur ayam. Bubur ayam di sini pun beragam, ada yang menambahkan cakwe sebagai topping, ada juga yang menambahkan kacang kedelai atau malah keduanya.

Kami punya tiga rekomendasi bubur ayam yang enak di Medan yang bisa kalian coba. Bubur Ayam Seberang BRI, bubur ayam ini terletak di Jl H.M. Yamin. Lebih tepatnya di depan Telkom di seberang BRI. Warung bubur ini selalu ramai dan kalau tidak cepat, bisa kehabisan.

Dua warung bubur lagi terletak di jalan yang sama dan lokasinya juga berdekatan. Bubur Ayam Jakarta dan Bubur Ayam Cirebon, keduanya terletak di Jl H.M Joni di depan Museum Gedung Arca. Bubur Ayam Jakarta menggunakan cakwe sebagai topping sedangkan Bubur Ayam Cirebon menggunakan kacang kedelai. Meskipun berbeda topping rasanya sama sama enak.

Nasi Soto

Soto Sinar Pagi (Foto Ceritaperut)

Soto Sinar Pagi (Foto Ceritaperut)

Sarapan Soto di Medan juga merupakan pilihan yang cukup digemari. Terbukti dengan beberapa warung soto yang selalu ramai dan sudah menjadi legenda kuliner di Medan. Ada soto daging, ayam, bahkan soto udang. Meskipun sama sama soto daging, tiap warung memiliki ciri khas tersendiri di kuah soto. Kuah soto yang nikmat dan penuh rempah membuat menu sarapan ini digemari meskipun harganya paling mahal jika diandingkan dengan menu sarapan lainnya.

Soto Sinar Pagi, Soto Bilal, Soto Bang Adi, dan Soto Kesawan boleh dicoba buat kalian yang lagi bingung mencari dimana aja tempat sarapan nasi soto.

Soto Sinar Pagi di Jl Sei Deli, selain soto tersedia juga sop daging. Kalian juga bisa pesan peyek udangnya yang enak. Soto Bilal terletak di Jl Bilal, kuah soto di sini yang paling encer menurut kami, warnanya juga lebih kecoklatan daripada soto yang lain. Tapi soal rasa, soto di sini mantap rasanya.

Soto Bang Adi di Jl Wahidin, lebih tepatnya di depan Yayasan Letjen S Parman dan terakhir Soto Kesawan di Jl Ahmad Yani. Di Soto Kesawan kalian bisa cobain soto udang, kebayang ga gimana rasanya soto udang?

Makin bingung ya mau makan apa buat sarapan? Yap,kuliner di Medan memang gak terhitung banyaknya. Biar gak bingung coba pake aplikasi OpenSnap. Di OpenSnap ada fitur Bookmark, nah dengan fitur ini setiap kalian menemukan tempat makan yang enak di Medan, kalian bisa bookmark restoran atau cafe yang ingin kalian kunjungi.

Jadi, kalau lupa tinggal buka OpenSnap dan klik bagian Bookmark, di situ sudah ada list restoran yang sudah kalian tandai dari kemarin, gak jadi deh lupanya. (medanfoodblog/koh)

997

gnews.online | Beberapa tempat makan menciptakan tema-tema unik untuk mjenarik minat pengunjung. Selain tempat yang nyaman dan berkesan, serta tentunya makanan yang enak. Sosmed Cafe merupakan salah satu tempat makan di Kota Medan yang menyuguhkan semua itu.

Dari namanya sudah menunjukkan trend kekinian, sosial media alias Sosmed. Banyaknya pengguna media sosial menjadi sebuah ide untuk membuat konsep unik sebuah cafe. Dan nyatanya, cafe ini sudah menjelma menjadi tempat favorit bagi penyuka kuliner sekaligus yang hobby eksis di media sosial.

Salah satu spot di Sosmed Cafe (Foto Paprika.co.id)

Salah satu spot di Sosmed Cafe (Foto Paprika.co.id)

Cafe ini disukai orang-orang yang suka selfie dan wefie. Berada di Sosmed Cafe, rasanya seperti jalan-jalan di dunia media sosial, ikon media sosial ada di setiap sudut cafe.

Di cafe berlantai dua yang launching-nya baru awal Mei 2016, banyak spot unik dan menarik untuk berfoto ria, seperti spot Instagram, Line, Facebook, Google, bahkan ada spot rumah cantik Merci Barn yang turut meramaikan interior ruangan. Boneka-boneka lucu Teddy dan Brown Line pun tidak mau ketinggalan untuk menemani pengunjung.

Nasi Campur Twitter Ayam Rendang (Foto Medanfoodblog.com)

Nasi Campur Twitter Ayam Rendang (Foto Medanfoodblog.com)

Beberapa menu di sini juga bertemakan media sosial, seperti Nasi Campur Twitter Ayam Rendang dan Royal Sosmed. Nasi Campur Twitter Ayam Rendang adalah nasi berbentuk logo Twitter dengan rendang ayam, keripik kentang, sambal telur rebus, dan kuah sayur.

Lalu Nasi Lemak Facebook Ayam Rendang yang juga tak kalah jadi santapan utama. Selain ada Mango Sticky Rice serta Ayam Turun dari Kahyangan.

Mie Terbang (Foto KSMTour.com)

Mie Terbang (Foto KSMTour.com)

Satu lagi, menu baru yang tengah jadi buah bibir: Mie Terbang, mie samyang atau korean noodle kuah atau goreng dengan sajian garpu melayang. Pengunjung yang datang kerap mendokumentasikan Mie Terbang tersebut dengan beragam ekspresi. Seperti berfantasi ala pesulap.

Untuk minuman, ada Royal Sosmed dan Kawah Putih Tinggi Raja. Royal Sosmed adalah campuran dari buah naga, strawberry, pisang, dan susu. Rasa pisang paling terasa di minuman ini dan paling mantap dinikmati ketika masih dingin.

Kawah Putih Tinggi Raja (Foto Medanfoodblog.com)

Kawah Putih Tinggi Raja (Foto Medanfoodblog.com)

Sementara Kawah Putih Tinggi Raja berupa campuran dari blueberry, soda, passion fruit, dan lemon. Minuman ini cukup unik karena dry ice di dalamnya memberikan efek seperti air yang mendidih ketika sampai di meja.

Harga menu di Sosmed Cafe cukup terjangkau, seperti Nasi Campur Twitter Ayam Rendang Rp 27.000, Royal Sosmed Rp 30.000, dan Kawah Putih Tinggi Raja Rp.29.000.

Kalau namanya saja sudah Sosmed, cafe ini tentunya menyediakan Wi-Fi, juga mushalla.

Nah, sudah siap untuk berburu kuliner sambil berfantasi di media sosial, arahkan tujuan ke Jalan Teuku Umar No. 3D Medan. Cafe ini buka dari pukul 11.00 – 23.00 WIB. Selamat makan, selfie dan berfantasi. (koh)