Monday, July 16, 2018
Tags Posts tagged with "Pijat"

Pijat

193

gnews.online | Saat tubuh merasa pegal, banyak orang mencoba mengatasinya dengan dipijat. Tidak hanya dengan teknik pijat tradisional khas Indonesia, tetapi ada pilihan lainnya.

Ada banyak manfaat pijat yang bisa Anda dapatkan. Di antaranya mengurangi ketergantungan, mengatasi pegal, meningkatkan regenerasi tubuh, meredakan sakit kepala, hingga melepaskan stres, dan menggantinya dengan endorphin.

Adapun metode pijat sendiri, tidak cuma lazim ditemukan di Indonesia—melainkan juga banyak negara lainnya. Apalagi, teknik ini sudah mengakar di beberapa budaya sejak lama.

Berikut adalah 11 jenis pijat yang bisa Anda coba untuk mendapatkan segudang manfaatnya.

1. Pijat tradisional (urut) Indonesia

Pijat tradisional—dikenal dengan istilah urut—merupakan hal yang lazim ditemukan di Indonesia. Jenis pijat ini, diyakini ampuh menyembuhkan ragam penyakit, seperti keseleo, pegal, rematik, asam urat, dan masih banyak lagi. Adapun teknik umum yang digunakan, yakni memijat bagian punggung, kaki, tangan, hingga kepala dengan minyak (zaitun, minyak kelapa, atau minyak khusus).

2. Pijat refleksi, Tiongkok

Teknik reflexiology juga ada di Tiongkok. Biasanya, pijat jenis ini dilakukan dengan beberapa cara dan alat, mulai dari tangan kosong, kayu, karet, hingga jarum. Satu yang penting, ahli pijat (terapis), harus menguasai titik saraf manusia yang ada di sekitar telapak kaki atau tangan. Nah, selain relaksasi, teknik ini juga bisa menyembuhkan banyak penyakit, seperti masalah pencernaan, hingga jantung.

3. Pijat California

Jarang dikenal, pijat California menggunakan teknik pijatan lembut dan tekanan kecil di sekujur tubuh. Tujuan utamanya, yakni merelaksasi tubuh dan meningkatkan level “kebahagiaan” seseorang.

4. Pijat Shiatsu, Jepang

Seperti halnya refleksi, shiatshu menyasar titik saraf tertentu pada tubuh. Hanya saja, teknik pijat asal Jepang ini lebih menggunakan kekuatan jempol dengan menelusuri setiap otot. Pun itu sebabnya, sang ahli pijat haruslah paham perihal sistem saraf manusia.

5. Pijat Esalen

Pijat esalen berfokus pada peningkatan konsentrasi seseorang dan proses detoksifikasi tubuh. Ini merupakan teknik memijat secara lembut, yang lebih cenderung ke bagian otot dan sistem saraf.

6. Pijat Swedia

Dipopulerkan oleh Pehr Henrik Ling, pijat Swedia (Swedish massage) ini bertujuan untuk merelaksasi tubuh dengan sentuhan lembut terapisnya.

7. Pijat Watsu

Teknik pijat watsu mengharuskan seseorang “terapung” dalam sebuah kolam air hangat, lalu secara lembut melakukan gerakan pada bagian tubuh tertentu. Ada di dalam air sendiri mampu meminimalkan daya gravitasi, sehingga tubuh jadi lebih bebas untuk bergerak.

8. Pijat Prancis

French massage, menjadi satu rahasia bentuk tubuh indah dan kecantikan alami perempuan Prancis. Adapun teknik ini menggunakan minyak esensial, cream scrub, serta tidak ketinggalan lilin aromaterapi.

9. Hot stone massage

Sesuai namanya, teknik pijat yang satu ini melibatkan media batu “panas”. Sebelum dimulai, batu akan dipanaskan terlebih dulu, lalu diletakkan di beberapa titik seperti pundak, punggung, hingga pinggang—sampai suhunya menghangat. Adapun tujuannya, yakni melebarkan pembuluh dan melancarkan aliran darah.

10. Pijat Thailand

Pijat Thailand, berfokus pada bagian punggung, kaki, dan wajah dengan tekanan menggunakan jempol. Secara umum, jenis pijat ini lebih menyerupai proses peregangan tubuh yang menuntut Anda untuk aktif bergerak.

11. Pijat Hawai

Hilangkan pegal-pegal maupun stres dengan pijat Hawai. Adapun pijat ini berfokus pada variasi tekanan pada tubuh, umumnya dilakukan dengan siku. Demikian ditulis situs Grivy. (oz)