Sunday, February 28, 2021
Tags Posts tagged with "Plt Gubsu"

Plt Gubsu

623

MEDAN-GNews|

Pengurus Besar Aliansi Media Cyber Indonesia (PB AMCI) akan dikukuhkan pada Jumat (27/5), di Hotel Karibia, Jalan Timor yang  akan dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Ir H Tengku Erry Nuradi MSi sekaligus menjadi tamu kehormatan untuk mengukuhkan Pengurus Besar AMCI.

Selain Tengku Erry, acara tersebut juga direncanakan akan dihadiri Kapolda Sumut, Irjen Pol Raden Budi Winarso, Pangdam I/BB, Mayjen TNi Lodewyk Pusung, Danlantamal I, Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Kapolsek di jajaran Polresta Medan, pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Medan, Komunitas Blogger dan lainnya.

Hal ini terungkap di sela-sela kunjungan Gubernur Sumut, Ir H Tengku Erry Nuradi MSi bersama Pengurus Besar AMCI, saat menjenguk korban semburan awan panas Gunung Sinabung yang dirawat di RSUP Adam Malik Medan, Minggu (22/5) kemarin.

Ketua PB AMCI, Devi Marlin SH (gnews.online) Senin (23/5) mengatakan,  asosiasi ini terbentuk sebagai wadah komunikasi berbagai masalah yang  menyangkut perkembangan informasi dan teknologi khususnya media online. “Dengan wadah ini, tentu akan menjadi hal baik bagi rumpun media online yang ada, terutama membangun persepsi yang sama antar media online,” ucapnya.

Tidak hanya sebagai tempat berkumpul, wadah ini juga terbentuk agar masyarakat Sumut  benar-benar mengerti dengan informasi dan teknologi. Apalagi, kini Indonesia dihadapkan persaingan bebas, mau tak mau menuntut masyarakat akan melek digitalisasi.

“Hal terpenting bagaimana media online turut mempunyai andil dalam membangun masyarakat Indonesia dengan kualitas dari pemberitaan. Ini sesuai dengan UU No 40 tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etika Jurnalis,” ungkapnya.

Devi mengatakan,  sudah selayaknya media online di Indonesia memiliki wadah untuk bersatu, mengingat jumlah media online yang mencapai ratusan bahkan lebih dari pada itu.

“Dengan adanya wadah ini, maka pengurus bersama-sama dengan anggota dapat merumuskan program-program yang akan membangun kebersamaan dan memperjuangkan kepentingan bersama demi memajukan pengetahuan masyarakat terkait teknologi informasi,” ujarnya.

Diakui Devi Marlin, selama ini masih sering media online dipandang sebelah mata. Padahal, di lapangan hanya media online yang mampu memberikan informasi yang tercepat bagi masyarakat.

“AMCI juga berharap Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ Kota di Indonesia dapat bersinergi apalagi dengan adanya wadah ini. Khususnya di Provinsi Sumut sebagai tempat terbentuknya AMCI,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menyatakan,  akan mengukuhkan pengurus PB AMCI tersebut. “Insya allah saya akan hadir untuk mengukuhkannya,” ucapnya.

Dia menyebutkan, peran aktif wartawan yang memiliki fungsi sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat, tentu sangat dibutuhkan Pemerintah Sumut dalam rangka menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

“Karena itu, peningkatan kapasitas para awak media yang tergabung dalam AMCI harus terus ditingkatkan demi terciptanya produk Pers yang sehat dan profesional, dan siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” ujar Plt Gubernur Sumut, Erry Nuradi.

Untuk menjalankan pembangunan yang berkualitas dibutuhkan kontrol dan pengawasan yang ketat dan akurat. “Saya berharap wartawan yang tergabung dalam PB AMCI dapat lebih cerdas dalam menilai setiap proses dan hasil pembangunan. Sehingga pemerintah sebagai implementor dapat melakukan autokritik agar proses pembangunan berjalan lebih efektif, terarah dan tepat sasaran,” pungkas Erry Nuradi.

Pada kesempatan itu, Ketua Pembina PB AMCI Fakhruddin mengucapkan terima kasih kepada Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

“Kami mendoakan, Pak Erry yang akan dilantik di Jakarta pada 25 Mei 2016 oleh Presiden Jokowi, menjadi Gubernur Sumut defenitif akan mampu membawa Sumut kearah program ‘Sumut Paten’,” ujarnya. (dev)

629

MEDAN-GNews|

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menginstruksikan Badang Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Sumut untuk memastikan seluruh warga tidak lagi mendiami zona merah Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumut.

Intruksi tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi saat menjenguk dua korban awan panas yang sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, Jl Bunga Lau, Medan Tuntungan, Medan, Minggu (22/5).

Turut dalam rombongan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sumut dr Raden Roro Srihartati Suryani, Dokter Ahli RSUP Adam Malik Medan Dr dr Nazaruddin Umar Sp An KNA.

Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, BPBD Sumut telah mengeluarkan kebijakan zona merah yang tidak boleh dimasuki warga radius 5 kilometer dari Gunung Sinabung. Selain diimbau meninggalkan rumah, warga juga tidak diizinkan melakukan aktivitas di kawasan zona merah, termasuk melakukan kegiatan bercocok tanam.

“Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan tegas agar masyarakat tidak memasuki zona berbahaya. Kita berharap kebijakan ini mendapat perhatian demi keselamatan,” ujar Erry.

Erry juga menginstruksikan kepada BPBD Sumut untuk melakukan sweeping ke lokasi zona merah untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang membangkang.

“Kita minta kawasan zona merah untuk disisir. Jika ada masyarakat yang masih bertahan di zona merah, bawa ke penampungan atau zona yang lebih aman. Keselamatan lebih kita utamakan,” tegas Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengatakan, biaya perawatan kedua pasien, Cahaya Sembiring (60) laki-laki dan Cahaya Beru Tarigan akan ditanggung pemerintah.

“Alokasi biaya perawatannya ditanggung pemerintah. Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Warga kita harapkan patuh dengan aturan yang telah diberlakukan demi keselamatan,” sebut Erry.

Sementara dokter ahli RSUP Adam Malik Medan, Nazaruddin Umar mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi kesehatan dua korban awan panas yang sedang menjalani perawatan di RSUP H Adam Malik Medan hingga Minggu sore.

“Tim dokter terus memantau perkembangannya. Keduanya dalam keadaan sadar. Tetapi kondisinya sangat memprihatinkan akibat luka bakar di sekujur tubuh,” sebut Nazaruddin.

Nazaruddin juga mengatakan, korban Cahaya Beru Tarigan, ibu rumahtangga berusia 45 tahun, mengalami luka bakar mencapai 80 persen. Tim dokter berencana melakukan upaya penyelamatan dengan mengamputasi kaki korban akibat mengalami luka bakar hingga merusak otot.

“Kita sudah minta persetujuan pihak keluarga. Jika keluarga mengizinkan, tim akan langsung melakukan operasi amputasi. Kita masih menunggu hasil rembug keluarga,” sebut Nazaruddin.

Tidak lupa Erry mengimbau masyarakat yang telah mendapat jatah rumah dan lahan pertanian untuk menempatinya. “Bagi warga yang sudah mendapat rumah, kita imbau untuk menempatinya. Lahan yang sudah disiapkan juga kita harapkan digarap dengan baik,” pesan Erry.

Sementara korban Cayaha Sembiring (75) laki-laki, mengalami luka bakar mencapai 60 persen dan kini telah menjalani perawatan di ruang rawat inap.

“Korban dalam keadaan sadar. Tetapi tiap dua jam sekali, tim dokter memeriksa perkembangan kesehatannya karena mengalami luka bakar serius,” jelas Nazaruddin.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, korban meninggal dunia akibat awan panas Gunung Sinabung hingga Minggu sore tercatat  sebanyak 7 orang, semua merupakan warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Para korban tersapu awan panas letusan Gunung Sinabung saat berada di zona merah pada Sabtu (21/5) pukul 16.48 WIB.

Ketujuh korban meninggal masing-masing Karman Milala (60), Irwansyah Sembiring (17), Nantin Br. Sitepu (54), Leo Perangin-angin, Ngulik Ginting, Ersada Ginting (55) dan Brahim Sembiring (57). Sementara korban yang masih menjalani perawatan intensif masing-masing Cahaya Sembiring (75), dan Cahaya br Tarigan (45).

Korban Ersada Ginting (55) dan Brahim Sembiring (57) yang merupakan suami korban Cahaya Beru Tarigan menghembuskan nafas terakhir di RSUP H Adam Malik Sabtu (21/5) malam setelah dirujuk dari RS Evarina Etaham, Karo.

Desa Gamber berada pada radius 4 km di sisi Tenggara dari puncak Gunung Sinabung yang dinyatakan sebagai daerah berbahaya atau zona merah. Berdasarkan rekomendasi PVMBG, warga dilarang keras beraktivitas di Desa Gamber karena berbahaya dari ancaman awan panas, lava pijar, lapilli, abu pekat dan material lain dari erupsi. (ayb)

584

MEDAN-GNews: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan ibadah dan keimanan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Ajakan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi dalam peringatan Isra Miraj sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan di Masjid Agung Medan, Sabtu (14/5).

Hadir dalam acara tersebut mengisi tausyiah Ustadz M Arifin Ilham dari Jakarta, pengurus Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Masjid Agung Medan, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan seribuan jamaah dari sejumlah pengajian.

Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, bulan suci Ramadhan hanya tinggal hitungan hari lagi. Untuk itu, umat Islam diharapkan meningkatkan ketaqwaan dan keimanan sebagai bentuk penghormatan kepada bulan penuh keberkahan.

“Tidak hanya keimanan dan ketaqwaan, tetapi kita juga harus meningkatkan kesalehan sosial,” ajak Erry.

Erry juga mengimbau masyarakat pemeluk agama lain untuk menghormati bulan suci Ramadhan dengan menjaga kondusifitas keamanan di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah, masyarakat Sumatera Utara yang heterogen, terdiri dari berbagai suku lokal dan suku pendatang yang hidup harmonis satu dengan lainnya. Begitu juga dengan pemeluk agama di Sumut tetap menjunjung tinggi kerukunan umat beragama,” sebut Erry.

Sementara Ustadz Arifin Ilham dalam tausyiahnya mengajak seluruh jamaah untuk mengambil hikmah dari peringatan Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari dalam upaya meningkatkan ketaqwaan dan keimanan.

Peristiwa Isra’ Mi’raj berasal dari dua kata yaitu Isra’ yang berarti “perjalanan malam” dan Mi’raj yang berarti “naik ke langit”. Perjalanan malam dimaksud adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dari peristiwa Isra’ Mi’raj inilah umat Islam di seluruh dunia mengenal kewajiban dalam melaksanakan sholat.

Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi saat tengah malam hingga subuh waktu Mekah pada tahun 621 Masehi, tepat tanggal 27 Rajab (3 tahun sebelum hijrah), saat Nabi Muhammad SAW terlah berusia 51 tahun.

“Menunaikan ibadah sholat lima waktu adalah salah satu bentuk ketaqwaan kita sebagai makhluk yang telah diciptakan Allah. Hukumnya wajib,” tegas Ustdz Arifin.

Ketua BKM Mesjid Agung Medan, Azwir ibnu Azis mengatakan, peringatan Isra’ Mi’raj tersebut sekaligus kegiatan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 Hijriayah yang diprekdikasi akan jatuh pada 6 Juni 2016 mendatang.

“Kami mengundang seluruh umat Islam untuk sama-sama meramaikan masjid sebagai bagian untuk syiar Islam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan peringatan Isra Miraj 1437 Hijriyah,” sebut Azwir. (ayb)

607

MEDAN-GNews: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi meninjau pelaksanaan Ujian Nasional SMP sederajat di sejumlah sekolah di Medan, Senin (9/5). Dari hasil tinjauan, pelaksanaan UN SMP berjalan lancar.

Bersama Tengku Erry Nuradi, turut dalam peninjaun Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Asisten I Zulkarnain, Pengawas Kementerian Pendidikan, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama (Depag) Sumut Tohar Bayo Angin, Kadis Pendidikan Medan Marasutan Harahap dan sejumlah SKPD lainnya.

Tinjauan pertama, rombongan melihat pelaksanaan UN di SMP Eria, Jl Sisingamangaraja Medan. Kemudian rombongan menuju SMP Swasta DR Sutomo di kawasan Jl FL Tobing Medan. Selanjutnya meninjau di Madrasyah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Jl Pancing Medan dan rombongan Plt Gubernur Sumut terakhir melakukan tinjauan di SMP Negeri 1, Jl Bunga Asoka, Kecamatan Medan Sunggal.

Saat di SMP Negeri 1 Medan, Erry juga menyempatkan diri memberikan motivasi kepada para siswa yang telah selesai UN mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Aksi spontan ini mendapat perhatian para siswa. Selain mendapatkan motivasi, para siswa saling rebut bersalaman dan berfoto bersama.

Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, berdasarkan hasil tinjauan ke empat sekolah, pelaksanaan UN di Medan berlangsung tertib. Tidak ada kendala berarti hingga mengganggu proses UN.

“Saya juga mendapatkan laporan dari sejumlah kabupaten dan kota. Pelaksanaan UN SMP dan sederajat hari pertama ini berlangsung baik,” sebut Erry.

Sementara Plt Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis mengatakan, jumlah peserta UN tingkat SMP sederajat di Sumut tercatat sebanyak 273.187 siswa dengan perincian SMP sebanyak 206.655 siswa. MTs 59.476 siswa MTs, SMP Terbuka 1.144 siswa, SMP Luar Biasa 59 dan SMP Paket B sebanyak 3.919 siswa.

“Jumlah itu meliputi 271.301 mengikuti ujian tertulis dan 1.886 peserta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer,” sebut Arsyad.

Arsyad menegaskan, seluruh lembaran soal UN tingkat SMP sudah disalurkan ke seluruh kabupatee/kota di Sumut.

“Kita berharap tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan UN SMP tahun ini. Kita juga menurunkan tim pengawas untuk mengawasi pelaksanaan ujian. Guru pengawas kita diharapkan menjalankan tugasnya dengan baik. Jangan sampai dibiarkan ada kecurangan,” tegas Arsyad seraya mengatakan, UN SMP sederajat berlangsung selama empat hari dimulai 9 – 12 Mei 2016 mendatang. (ayb)

607

MEDAN-GNews: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendukungan penuh program Nusantara Mengaji mengkhatamkan 300 ribu kali yang digelar serentak secara nasional selama 12 jam.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi dalam acara khatam Alquran Nusantara Mengaji wilayah Sumut yang berlangsung di gedung Islamic Centre, Jalan Pancing Medan, Sabtu (8/5).

Hadir dalam acara tersebut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof H M Nasir PHD AK, anggota DPR RI H Marwan Dasopang, tokoh masyarakat KH Gofur, Plh Ketua Yayasan Islamic Centre Sumut H Sultan Shahrir MA, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sumut Drs Ance S, Ketua Komisi C DPRD Sumut H Z Salim Ritonga, Ketua NU Sumut H Afifuddin Lubis, perwakilan Polda Sumut RE Hutabarat, Ketua FKUB Sumut Maratua Simanjuntak, Koordimnator Kopertis Wilayah I Prof Dian Armanto, tokoh masyarakat Abdillah AK MBA dan ribuan umat Islam dari berbagai kabupaten/kota di Sumut.

Erry berharap, program Nusantara Mengaji yang sukses terlaksana, tidak menjadi awal sekaligus akhir dari upaya membudayakan mengaji secara nasional, tetapi diharapkan terus berkesinambungan dab berkelanjutan.

“Sebagai masyarakat yang beriman, kita wajib yakin bahwa membaca Alquran, selain bentuk ibadah kepada Allah, tetapi juga merupakan jaminan diturunkannya keberkahan oleh Allah kepad kita semua, termasuk untuk kesuksesan pembanguna di Sumatera Utara. Program Nusantara Mengaji juga bagan ikhtiar yang akan terus-menerus kita lakukan secara berkelanjutan,” harap Erry.

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry Nuradi menyatakan, dengan mengaji diharapkan Sumut mendapat lipah keberkahan dan ridho dari Allah dalam melaksanakan pembangunan.

“Orang-orang yang gemar mengaji, orang-orang yang cinta Alquran, orang-orang yang selalu menghiasi khidupnya dengan alquran, orang-orang yang membasahi lidahnya dengan Alquran, orang-orang yang menghiasai harinya serta fikirannya dengan hafalan alquran, akan mendatangkan keberkahan dan ridho dari Allah,” sebut Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para guru, baik yang masih hidup mapun yang telah meninggal dunia, karena berjasa telah memperkenalkan dan mengajarkan Alquran. “Semoga para guru-guru kita mendapat kemuliaan di dunia dan di akhirat,” doa Erry.

Sementara Menristek Dikti M Nasir mengatakan, program Nusantara Mengaji merupakan suatu gerakan doa agar Indonesia terhindar dari berbagai ancaman keamanan seperti radikalisme sekaligus memberikan kedamaian di Indonesia.

“Kita berharap kedepan Indonesia terhindar dari berbagai ancaman seperti paham radikal, narkoba dan ancaman ekonomi,” sebut Nasir.

Koordinator Gerakan Nusantara Mengaji wilayah Sumut, Ance Selian mengatakan, proram Nusantara Mengaji berlangsung secara serentak di 2.800 titik di seluruh Kabupaten/kota di Sumut dengan total peserta mencapai 75 ribu orang.

“Di seluruh Kabupaten/kota kita melaksanakan kegiatan ini. Pesertanya para santri, ulama dan masyarakat,” jelas Ance.

Sebelum pengkhataman Alquran berlangsung, Menristek Dikti M Nasir dan para satri serta sejumlah ulama, melakukan teleconference dengan inisiator Gerakan Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar, yang berada di Jawa Timur (Jatim). (Ayb)

516

MEDAN-Gnews: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menyatakan dukungan kepada Pengurus Pusat Nahdlatul Ulama (PB-NU) melakukan Ekspedisi Islam Nusantara (EIN).

Dukungan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi MSi saat menerima tim EIN PBNU di ruang Melati, kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro Medan, Rabu (4/5).

Tim Ekspedisi Islam Nusantara yang terdiri dari 25 orang ini dipimpin Wakil Sekjen PBNU Pusat Imam Pituduh didampingi Ketua PBNU Sumut Afifuddin Lubis. Sedangkan Plt Gubernur Sumut didampingi Assisten Kesejahteraan Sosial H Zulkarnain, Kepala Biro Binkemsos HM Yusuf, Plt Badan Kesbangpolinmas Zulkifli Taufik.

Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, pemilihan Sumut sebagai lokasi EIN sangat tepat karena kaya akan situs-situs Islam atau perjalanan sejarah perkembangan awal Islam. Hal ini dapat dibuktikan dari peninggalan sejarah perkembangnan kerajaan-kerajaan Melayu yang kental dengan budaya Islam di sekitar Pantai Timur.

Selain itu, kuburan tua di Barus, Tapanuli Tenggah, menyimpan sejarah penting perkembangan Islam di Indonesia. Barus merupakan tempat pertama masuknya Islam di Indonesia.

“Sejarah ini dibuktikan dengan situs makam Papan Tinggi yakni makam dari Syeikh Mahmud Barus yang menjadi objek wisata rohani,” sebut Erry.

Erry juga mengatakan, Sumut kaya akan situs dan sejarah peradaban keragaman etnis budaya sesama pemeluk agama lain yang telah terjalin harmonis sejak dahulu. “Sumut memang menjadi teladan dan patut menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal kerukunan hidup beragama,” jelas Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengatakan, hubungan antarumat beragama di Sumut terjalin harmonis. “Maka tidak heran Sumut dijadikan contoh oleh daerah lain di Indonesia tentang kerukunan umat beragama. Kita layak bersyukur, konflik agama tidak memicu konflik di Sumut.

Wakil Sekjen PBNU Pusat Imam Pituduh mengatakan, sengaja memilih Sumut karena termasuk provinsi yang memiliki sejarah penting perkembangan Islam.

“Sebelum ke Sumut, kita telah lebih dahulu ke Aceh dengan program yang sama. Di Sumut kami akan berkunjung ke Mesjid Raya, Istana Maimun, Mesjid Azizi di Langkat dan lokasi Tariqat Nasabandiyah Babusalam serta ke sejumlah mesjid yang didirikan para ulama besar dahulunya,” sebut Imam.

Imam juga mengatakan, EIN dilakukan karena tingginya antusias umat Islam di luar negeri, seperti Amerika, Inggris, Prancis dan sejumlah negara Eropa lainnya, terhadap sejarah perkembangan Islam di dunia.

“Mereka berkeinginan mengetahui tentang perkembangan Islam dan muslim di tanah air, mulai dari ajarannya, hingga toleransi dengan penganut agama lainnya. Hasil Ekspedisi Islam Nusantara nantinya akan disebar ke negara-negara yang jumlah penduduknya semakin meningkat,” jelas Imam.

EIN juga dimaksudkan untuk menghancurkan faham-faham radikal yang sering dituduhkan kepada ajaran Islam. Selain itu juga dalam upaya menghempang dampak pengaruh narkoba.

“Karena PBNU sebagai organisasi Islam terbesar di tanah air berkeinginan agar pemuda-pemudi bebas dari narkoba,” tutup Imam. G02

709

Medan-GNews: Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi meminta Komisi V DPR RI untuk ikut memperjuangkan tambahan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di Sumatera Utara. Jalan nasional di Sumut termasuk yang terpanjang di Indonesia sepanjang 2.600 km, namun tidak sebanding dengan alokasi yang dianggarkan.

Hal itu disampaikan Plt Gubsu dalam Kunjungan Kerja Komisi V di yang dipimpin H Muhiddin M Said di Kantor Gubsu, Selasa (3/5). Turut serta anggota Komisi V diantaranya Hanna Gayatri (F PAN), Bahrum Daido (Fraksi Demokrat), Fathan (F PKB) Bakrie (F PAN) dan Sigit Sosiantomo (F PKS).

“Walaupun Sumut memiliki jalan nasional terpanjang di seluruh Provinsi Sumatera Utara dengan jumlah penduduk termasuk nomor emat terbesar di Indonesia, namun anggaran untuk jalan nasionl sangat minim,” kata Erry.

Dia merinci alokasi anggaran Ditjen Binamarga Kementerian PUPR di Sumut pada tahun 2015 adalah Rp1.986.540.715.000, sedangkan untuk tahun 2016 alokasinya malah turun sekitar Rp60 miliar menjadi Rp1.925.253.272.000.

Erry menambahkan, dibanding dengan Provinsi Sulawesi Tengah yang panjang jalannya lebih rendah kami cuma adapat Rp1,9 T itu pun sudah termasuk dana pendamping jalan tol. Untuk itu, harapnya, agar Komisi V bisa memperjuangkan anggaran pembangunan yang signifikan.

Selain jalan nasional, Sumut juga memiliki jalan provinsi terpanjang dengan sepanjang 3.048,5 km yang menghubungkan Pantai Timur dan Pantai Barat Sumatera Utara. Berdasarkan data terakhir kondisi kemantapan jalan yaitu jalan baik sepanjang 1.190,19 km (39,04%), jalan sedang sepanjang 1.078,56 km (35,38%), jalan rusak ringan sepanjang 259 km (8,5%) dan jalan rusak berat sepanjang 520,75 km (17,08%).

“Dalam upaya mewujudkan jalan mantap 95% tahun 2018, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan grand design penanganan jalan provinsi secara bertahap mulai tahun 2014-2018 sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pembanggunan dan pemeliharaan jalan, tentunya sangat berdampak kepada ketersediaan anggaran APBD setiap tahunnya,” harap Erry.

Lebih jauh lagi, Kawasan Strategis Nasional Danau Toba membutuhkan infrastruktur penting termasuk jalan nasional, tol bandara dan infrastrutur lainnnya. “Kami berterimakasih jalan tol sudah dalam proses, sejak tahun 1980 an kami hanya miliki panjang tol 34 km, Alhamdulillah nati pada tahun 2017 akan menjadi 120 km dengan beroperasinya tol Medan-Binjai dan Medan _Tebingtinggi,” kata Erry.

Dia mengatakan tol Medan-Tebing Tinggi dapat beroperasi pada tahun 2017. Pihaknya berharap jalan tol bisa terus diperpanjang sampai ke Pematang Siantar dan Parapat, juga kearah Pantai Timur, Kisaran hingga Labuhan Batu dan Dumai.

DR Anton Sihombing dari Fraksi Glokar dapil Sumut mengakui bahwa jalan nasional sepanjang 2600 km baru mantap 81% dari target 98%.

“Ini yang akan kami kejar. Mudah-mudahan teratasi. Kondisinya cukup memprihatinkan, seharusnya Sumut ke empat terbesar di Indonesia penduduk 14 juta berada dilintas Sumatera dan strategis, mudah-mudahan dapat lebih baik,” ujarnya.G11

601

MEDAN-GNews: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Tengku Erry Nuradi MSi menyatakan, guna mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menggagas penerbitan Perda No. 3 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Hal itu dikemukan Tengku Erry Nuradi saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi IV DPR RI masa persidangan ke IV di ruang kerjanya, kantor Gubernur Sumut, Jl Dipnegoro Medan, Senin (2/5).

Kunker Reses dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo MM MBA dari Fraksi Partai Gerindra. Turut dalam rombongan, Wakil Ketua Komisi IV Siti Hediati (Titiek) Soeharto beserta anggota lainnya yaitu Sudin (PDIP), Drs H M Dardiansyah, Rahmad Handoyo (PDIP), Ir Azhar Romli (FP Golkar), Ichsan Firdaus (FP Golkar), Delia Pratiwi (FP Golkar), Ir KRT Darori Wonodipuro, MM (F Gerindra), Luther Kombong, Drs H Guntur Sasono, M.Si ((FP Demokrat), Indra Chunda Thita Syahrul (FP PAN), Eko Hendro Purnomo, Dr H Andi Akmal Pasaluddin, SP MM (PKS), H Fadly Nursal (PPP), H Hamdani SIP (Nasdem).

Selain itu, juga hadir jajaran SKPD Sumut, Kementeraian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan dan Perikaan, Badan Urusan Logistik (Bulog), PT Sang Hyang Seri, PT Pertani, PT Berdikari, PT Pupuk Indonesia Holding Company.

Dalam pertemuan tersebut, Erry dan Komisi IV DPRD RI membahas berbagai persoalan diantara bidang pertanian, kelautan, Perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup.

Secara tegas Erry menyatakan, Pemprov Sumut komitmen membangun sektor pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup. Khusus bidang pertanian, Pemprov Sumut telah menggagas keluarnya Perda Nomor 3 tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Perda ini diharapkan dapat menekan alih fungsi lahan pertanian.

“Perda ini bertujuan melindungi lahan pertanian tanaman pangan secara berkelanjutan sehingga terwujudnya kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan, melindungi kepemilikan lahan pertanian pangan milik petani , meningkatkan kesejahteraan petani, mempertahankan keseimbangan ekologis dan mewujudkan revitalisasi pertanian.

Lebih rinci mengatakan, dalam lampiran Perda turut disertakan seluas 433.464, 63 ha lahan pertanian yang akan dilindungi yang terdiri dari lahan sawah seluas 398.913,22 ha dan lahan cadangan seluas 34.551,41 ha.

“Alih fungsi lahan pertanian merupakan ancaman terhadap pencapaian ketahanan dan kedaulatan pangan. Konversi lahan pertanian berdampak menyempitnya lahan pertanian serta menurunnya kesejahteraan petani,” ujar Erry.

Lebih lanjut Erry memaparkan, Sumut merupakan salah satu lumbung pangan nasional diaman pada tahun 2015 berdasarkan Angka Sementara (Asem). Sumut berada di peringkat ke enam nasional untuk produksi padi dengan produksi sebesar 4 juta ton.

Sementara itu untuk periode yang sama, produksi jagung Sumut berada pada peringkat ke empat nasional dengan produksi sebesar 1,5 juta ton, produksi kacang hijau peringkat tujuh nasional dengan produksi sebesar 3 ribu ton, produksi ubi kayu peringkat lima nasional dengan produksi sebesar 1,6 juta ton dan ubi jalar di peringkat ke enam nasional dengan produksi sebesar 122 ribu ton.

Pada periode tanam Oktober 2015 hingga September 2016, Sumut menargetkan tanam padi sebesar 830.700 ha dengan target Oktober 2015-Maret 2016 sebesar 418.496 ha. Sampai dengan saat ini telah tercapai realisasi tanam padi sebesar 439.557 ha atau 105,04%. Saat ini produktivitas padi provinsi Sumut sebesar 51,75 kwintal perhektar.

“Kunungan ini semoga dapat memberi gambaran yang lengkap dan utuh terkait bidang kerja Komisi IV. Saya berharap melalui masukan dan gambaran ini, bisa menjadi pemantapan dan penyempurnaan yang mendukung lahirnya kebijakan pembangunan di bidang terkait,” ujar Erry.

Sementara Ketua Komisi IV, Edhy Prabowo menjelaskan, Komisi IV DPR RI telah mengunjungi Karantina Perikanan dan Kelautan di Belawan sekaligus memantau kondisi hutan mangrove di Belawan. “Esok akan dilaksanakan pertemuan denga Perum Bulog untuk mengetahui kondisi ketahanan pangan di Sumut,” ujar Edhy.

Edhy juga menyatakan apresiasi kepada Sumut yang menjadi barometer bagi provinsi lain di wilayah Regional Sumatera. “Dengan kekayaan alam dan potensi yang ada jangan sampai Sumut tertinggal,” pesan Edhy.G02

632

MEDAN-GNews: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi menegaskan, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut membuka diri menerima masukan, sumbang saran untuk perbaikan Sumut yang lebih baik. Bahkan Pemprov Sumut siap menerima kritikan jika pelayanan jajaran Aparat Sipil Negara (ANS) tidak seusai harapan.

Hal itu dikemukakan Tengku Erry Nuradi saat menerima silaturahmi Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah DR Yusnar Yusuf di kantor Gubernbur Sumut, Jl Diponegoro Medan, Senin (2/5). Hadir dalam silaturahmi itu Ketua Umum PW Al Washliyah Prof DR H Syaiful Ahyar Lubis MA dan Sekretaris H Isma Padli A Pulungan SAg SH MH.

Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, Al Washliyah yang lahir di Sumut telah memberikan kontribusi besar terhadap bangsa secara umum dan bagi masyarakat Sumut secara khusus.

“Kita berharap Al Washliyah kedepan tetap memberikan dukungan moral serta dukungan lainnya bagi pemerintah. Karena pemerintah tidak akan mampu menjalankan roda pembangunan tanpa dukungan pihak lain, termasuk elemen masyarakat.

Selain itu, Pemprov Sumut juga membutuhkan dukungan dalam bentuk saran dan nasehat, bahkan teguran bila jajaran ASN Pemprov Sumut tidak menjalankan pemerintahan sesuai harapan.

“Kita membuka diri untuk di kritik membangun yang nanti dapat menjadi acuan dalam meningkatkan pelayanan demi mendorong membangun di Sumut. Pemerintah dan Al Washliyah kita harapkan tetap bersinergi,” harap Erry.

Erry optimis, Pemprov Sumut dan Al Washliyah dapat bersinergis dalam menelurkan program dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang pendikan.

“Selama ini Al-Wasliyah aktif dalam bidang pendidikan. Itu terbukti dengan banyaknya lembaga pendidikan dan sekolah yang dikelola oleh Al-Wasliyah. Beitu juga dengan bidang sosial kemasyarakatan yaitu dengan pengelolaan panti-panti di bawah asuhan dan binaan Al Washliyah,” sebut Erry.

Erry juga menyatakan apresiasi kepada Al-Wasliyah yang telah berkiprah lebih dari 85 tahun, mulai zaman merebut kemerdekaan hingga mengisi kemerdekaan dengan tetap bersinergi bersama pemerintah. Al Washliyah merupakan salah satu potensi dan kekuatan masyarakat Sumut yang terus diharapkan peranan dan kontribusinya.

“Al-Wasliyah tak lekang di telan jaman. Terus berkiprah dari merebut kemerdekaan hingga saat ini tetap eksis mengisi pembangunan,” puji Erry.

Sementara Ketua Umum PB Al-Washliyah, Yusnar Yusuf mengatakan, wajar jika Alwashliyah sangat peduli dengan kemajuan Sumut karena Sumut merupakan tempat Al-Wasliyah lahir dan berkembang besar.

“Kami tentunya sangat mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Itu merupakan amal usaha Al Washliyah,” ucap Yusnar.

Yusnar juga menegaskan, Al Washliyah tetap mendukung dan akan selalu mempertahankan sinergitas dengan pemerintah (umaro) serta para pemuka agama (ulama). “Itu menjadi tekad kami dan akan diaplikasikan melalui berbagai program Al Washliyah terutama dalam bidang pendidikan, dakwah, amal sosial, pemberdayaan masyarakat dan sebagainya,” tegas Yusnar.

Ketua Umum PW Al Washliyah Prof DR H Syaiful Ahyar Lubis mengatakan, Al-Wasliyah siap mengawal jalannya roda pemerintahan, baik Pemprov Sumut maupun di 33 Kabupaten/Kota di Sumut. “Al-Wasliyah siap bekerjasama dengan seluruh Kabupaten dan Kota di Sumut dalam mendorong laju pembangunan,” sebut Syaiful.

Sekretaris PW Al-Wasliyah Sumu Isma Padli A Pulungan menyatakan, Al Washliyah mengelola 475 madrasyah dari berbagai tingkatan secara nasional. Al-Wasliyah berharap dapat bersinergi dengan Pemprov Sumut dalam memberikan layanan pendidikan berkuaitas di Sumut.

“Pengelolaan madrasyah di bawah tanggungjawab Pengurus Wilayah. Sedangkan Universitas Al Washliyah menjadi tanggungjawab Pengurus Besar,” jelas Isma. G02

570

Medan-GNews: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau kaum perempuan untuk terus membekali diri dengan berbagai keahlian, karena perempuan merupakan pendidik pertama sekaligus pendidik utama dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Hal tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi saat menjadi irup upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Sumut yang berlangsung di Alun-alun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliderdang, Lubuk Pakam, Senin (2/5). Peringatan Hardiknas tersebut sekaligus pencanangan Gerakan Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M) Deliserdang.

Erry menyatakan, perempuan wajib meningkatkan kemampuannya, baik sebagai ibu rumahtangga, sebagai pendidik pertama dan juga sebagai pendidik utama dalam keluarga. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga sehingga memberi dampak besar pada peningkatan pendidikan dan kualutas hidup generasi mendatang.

“Saat ini perempuan marjinal tersebar di berbagai sektor kehidupan, baik sektor puklik maupun sektor domestik. Bahkan perempuan termarjinalkan dalam bidang pendidikan, ekonomi, pekerjaan, kebijakan public, hak-hak dasar perempuan belum terpenuhi, kekerasan dalam rumahtangga masih saja terjadi, kesetaraan gender belum sepenuhnya terwujud dalam keseharian, begitu juga dalam bidang politik dan kesehatan,” sebut Erry.

Padahal, perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas keluarga. Untuk itu, GP3M diharapkan menjadi solusi dari berbagai persoalan kaum perempuan.

“Saya mengimbau Kabupaten dan Kota segera melaksanakan rencana aksi GP3M di daerah masing-masing dengan menberdayakan segala potensi dan sumber daya daerah, agar pendidikan perempuan di Sumatera Utara semakin meningkat,” pesan Erry.

“Saya berharap program Gerakan Pendidikan Pembersayaan Perempuan Marjinal ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan perempuan di Sumut. Tentu program ini harus mendapat dukungan dari semua pihak,” harap Erry.G11