Friday, September 21, 2018
Tags Posts tagged with "Santuni"

Santuni

95

Medan – gnews.online |

Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1439 H, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumbagut menyelenggarkan kegiatan buka puasa bersama ratusan anak yatim piatu yang berasal dari tujuh Yayasan dan Panti Asuhan di Kota Medan.

Acara ini merupakan wujud syukur Pertamina sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan digelar secara serentak di seluruh wilayah operasi Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia.

Agenda buka bersama diisi dengan pemberian santunan kepada tiga ratus anak yatim piatu yang berasal dari tujuh panti asuhan di wilayah operasi MOR I Sumbagut yaitu dari Panti Asuhan Al Khafi, Panti Asuhan Hidayatullah, Panti Asuhan Ustadz Mukhlis, Panti Asuhan Rumah Zakat Indonesia, Panti Asuhan Dompet Dhuafa, Panti Asuhan Aksi Cepat Tanggap dan Panti Asuhan Inisiatif Zakat Indonesia.

Santunan ini diberikan secara simbolis oleh General Manager Pertamina MOR I Sumbagut, Joko Pitoyo. Total santunan yang diberikan adalah senilai Rp75 juta dan dibagikan dalam bentuk paket alat tulis sekolah, sajadah, serta uang tunai kepada masing-masing anak.

Tidak hanya dilaksanakan di kantor Region Pertamina MOR I Medan, kegiatan santunan kepada anak yatim juga dilaksanakan di area operasi Pertamina MOR I sepanjang bulan Ramadhan di Terminal BBM, Depot LPG dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di 21 lokasi lainnya mulai dari provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, sampai Kepulauan Riau. Secara total jumlah anak yatim yang menerima santunan sebanyak 2.688 anak dengan total bantuan senilai Rp552,6 juta.

GM Pertamina MOR I, Joko Pitoyo menyampaikan bahwa sebagai ungkapan rasa syukur, dalam acara buka bersama kali ini Pertamina ingin berbagi berkah dan kebahagiaan di bulan penuh rahmat bersama dengan anak yatim piatu.

“Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi momen bagi kami untuk dapat meningkatkan kepedulian terhadap sesama sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah di bulan yang penuh berkah ini,” kata Joko.

Acara juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustad Amhar Nasution kemudian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan sholat maghrib berjamaah. (art)

366

gnews.online |

Forum Komunikasi Muslimah Indonesia(FKMI) Sumut, menyantuni 200 anak yatim dan dhuafa di Medan dan sekitarnya. Kegiatan ini berbagi tersebut, sebagai bentuk kepedulian komunitas ini.

Penyerahan santunan ini diberikan, saat digelar saat acara berbuka puasa bersama, di Hotel Polonia Medan, Selasa (28/6).

Ketua Umum FKMI Sumut, Hj Revita Lubis mengatakan, paket untuk anak yatim ini sengaja mereka siapkan dari partisipasi pengurus dan anggota kelompok pengajian serta donatur.

“Awalnya, target kami hanya memberi 100 paket. Namun karena banyak yang berpartisipasi hingga jumlahnya bertambah,” ujarnya.

Dia menambahkan, 200 anak yatim ini, tidak seluruhnya dari panti asuhan. Melainkan dari beberapa kecamatan di Medan, sehingga program ini sekaligus menjadi catatan untuk FKMI terkait keberadaan anak yatim dan fakir miskin di Medan.

“Kami merasa tersentuh dengan nasib mereka yang kurang beruntung, karenanya dengan data yang diperoleh, akan ada program untuk kesejahtraan mereka,” katanya.

Kedepan, pihaknya akan berupaya membantu dana pendidikan dan kesehatan bagi anak yatim dan kurang mampu bekerjasama dengan Ivan Institut.

Sebelumnya, Ustad Sakhira Zandi dalam tausiyahnya, mengingatkan agar umat Islam meningkatkan amalan di akhir Ramadhan.

“Akhir dari berpuasa itu menjadikan kita muslim yang taqwa, maka jangan sia-siakan sedikitpun kesempatan ini, siapa tahu kita tidak bertemu lagi Ramadhan tahun depan,” paparnya.

Dalam acara berbuka puasa, dirangkai dengan hiburan kepada anak yatim dengan menghadirkan pendongeng cilik siswa SD Harapan 1 Medan bernama Audre Sebayang.(dia)

273

gnews.online |
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyalurkan santunan kepada 15.000 anak yatim yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia. Nilai santunan yang diberikan sebesar Rp7,5 miliar.

Pemberian santunan dilakukan secara simbolis di acara peringatan Nuzulul Quran di Masjid PGN, Jalan KH. Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Selasa (28/6).

Selain santunan kepada anak yatim, PGN juga menyalurkan bantuan kepada 614 yayasan anak yatim yang ada di 11 Provinsi di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Lampung hingga Sumatera Utara senilai Rp921 juta.

Pemberian santunan kepada anak yatim dan bantuan kepada yayasan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh PGN setiap tahun di seluruh daerah operasinya di Indonesia. Hal ini adalah bagian dari program BUMN Hadir untuk negeri.

“Di bulan suci Ramadhan yang mulia ini, PGN ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Kami berharap energi baik PGN dapat menjadi berkah bagi Indonesia,” kata Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso usai menyerahkan bantuan secara simbolis.

Hendi menambahkan bahwa doa dan dukungan yang diberikan kepada PGN selama ini dapat memberikan nilai positif bagi PGN. Yaitu dalam upaya untuk terus membangun infrastruktur gas bumi dalam rangka meningkatkan dan memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat luas.

Saat ini PGN memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 7.100 km atau 76% pipa gas nasional. Melalui pipa gas bumi tersebut, mengalir gas bumi ke berbagai segmen pelanggan mulai dari rumah tangga, UKM, mall, hotel, apartemen, rumah sakit, sekolah, restoran, industri, pembangkit listrik dan transportasi.

Selain memberikan bantuan kepada anak yatim dan yayasan, di bulan suci Ramadan, PGN juga menggelar Pasar Murah di 8 daerah seperti di Pasuruan, Banten, Bekasi, Mojokerto, Bogor, Sukabumi, Karawang dan Riau Pekanbaru pada Jumat, 24/06/2016.

Dalam pasar murah tersebut disediakan sebanyak 10.000 paket sembako senilai Rp 1,5 miliar yang berisi 10 kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kg gula pasir senilai Rp 150.000, tapi hanya dijual dengan Rp 25.000/paket.

“Semoga bantuan ini memberikan berkah dan doa bagi PGN yang saat ini telah berusia 51 tahun, untuk menjadi perusahaan energi di sektor gas bumi yang menjadi kebanggaan dan bermanfaat bagi masyarakat, dan terus berkomitmen mengembangkan infrastruktur dan penyaluran gas bumi di tanah air,” ungkap Hendi. (ayb)