Tuesday, September 17, 2019
Tags Posts tagged with "SMA Pangeran Antasari"

SMA Pangeran Antasari

623

gnews.online | Siswi SMK Yayasan Pendidikan (YP) Pangeran Antasari Oktaviani Dewi Sari  yang terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), mewakili Kecamatan Labuhan Deli untuk Kabupaten Deli Serdang,   mengikuti upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-72 RI di lapangan alun-alun Pemkab, Lubuk Pakam, Kamis, (17/8).

Ketua YP Pangeran Antasari Dr Tommy Leonard SH MKn, kepada wartawan, Sabtu(19/8) mengatakan, siswa YP Pangeran Antasari  yang mewakili Kecamatan Labuhan Deli untuk Kabupaten Deli Serdang tersebut,  tentunya merupakan kebanggaan bagi sekolah, orangtua dan juga Kecamatan Labuhan Deli.

Menurut tokoh pendidikan Sumut ini,  keseriusan  anak didiknya  dalam berlatih,  ternyata membuahkan hasil. Sehingga, tak heran peserta didiknya terpilih sebagai salah seorang Paskibra mewakili Kecamatan Labuhan Deli.

Disebutkan Tommy, tujuan dari kegiatan ini sangat positif. Pertama,   sebagai media untuk menanamkan wawasan kebangsaan, nilai – nilai luhur patriotisme yang menjadi faktor signifikan, guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mudah- mudahan, keberhasilan  siswi Sekolah Pangeran Antasari ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya ke depan,” ungkap Tommy Leonard sembari berharap.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Koordinator Sekolah Pangeran Antasari Helli Leo Aritonang, menurutnya terpilihnya salah seorang siswa Pangeran Antasari sebagai Paskibra tersebut, tidak lepas atas kerja keras pelatih serta dukungan kepala sekolah dan para guru.

Dalam hal ini, kata Leo Aritonang, pihaknya khususnya guru pelatih jauh hari benar-benar mempersiapkan hal –hal yang bersifat teknis, seperti baris berbaris, formasi barisan, manuver barisan, melipat serta mengibarkan bendera dan sebagainya.

Menurut Leo Aritonang, latihan seperti ini penting bagi siswa karena membangun tradisi dan perilaku yang positif bagi pelajar. Karena kegiatan Paskibraka mengisyaratkan pentingnya kedisiplinan, ketegasan, kecerdasan dan kebersamaan. (dev)

319

gnews.online | SMA Pangeran Antasari berhasil menjuarai Business Plan Competition 2017 yang digelar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan.

Penyerahan hadiah kepada sejumlah pemenang, sekaligus menandai penutupan acara dimaksud, Minggu (23/4) di Focal Point Mall Medan.

Menurut Ketua Juri Business Plan Competition, yang juga Dekan FE-UNPRI, Cut Fitri Rostina SE MM, bahwa para peserta diminta mempresentasikan bisnis yang digeluti, bagaimana visi misinya, tahapan yang ditempuh, manfaat produk dan trend di pasar.

Penilaian juri pada stand favorit terletak pada aspek kerapian, kebersihan, keunikan produk, daya tarik dan omset. Juara favorit kelompok mahasiswa dengan produk Chadelon Tea tersebut mampu mencapai omset lebih dari Rp15 juta selama dua hari.

Usai acara penutupan, Cut Fitri Rostina mengatakan, antusias siswa SMA dan mahasiswa mengikuti Entrepreneur Day 2017 kurang lebih sama dengan tahun 2016 lalu. Perbedaannya terletak pada jenis produk yang dihasilkan.

“Produk tahun lalu masih sangat sederhana, tapi produk tahun ini jenis dan mutunya jauh lebih bagus. Mereka harus menerbitkannya di sosial media khususnya di Instagram, jadi mereka harus buat produk yang menarik, kemasannya pun juga harus menarik minat pembeli,”katanya.

Ditanya program yang sama tahun 2018, menurutnya FE-UNPRI terus komit menggelarnya, sebab acara dimaksud mampu melatih jiwa bisnis para peserta. “Saya ingin tahun depan digelar di tempat yang lebih strategis, lebih bergengsi. Tapi kita lihatlah, mudah-mudahan terwujud,”katanya.

Solidnya panitia dibawah pimpinan Dekan FE-UNPRI, Cut Fitri Rostina SE MM dan Wakil Dekan Hendri Wijaya SE MM

Ditanya soal soliditas panitia, menurutnya sangat solit dan bekerja keras. “Panitia inti tentu sudah bekerja keras untuk mewujudkan perhelatan seperti ini. Apalagi kami dibantu tim volunteer dari mahasiswa FE-UNPRI, mereka buat shift siapa pagi, siang dan malam menjaga dan mengawal terlaksananya acara ini dengan baik. Terimakasih kepada seluruh pihak sponsor, teristimewa Bank Mestika, terimakasih kepada seluruh panitia,”katanya.

Juara 2

Di tempat terpisah, Ketua YP  Pangeran Antasari Dr Tommy Leonard SH MKn,  didampingi Koordinator YP Pangeran Antasari, Herli Leo Aritonang dan Kepala SMA Pangeran Antasari Suryani SPd Senin(24/4)  menyatakan, bersyukur atas keberhasilan siswanya pada kegiatan Business Plan Competition 2017 yang digelar FE UNPRI Medan.

“Prestasi ini  menjadi kebanggan bagi Sekolah Pangeran Antasari. Untuk itu, harus dipertahankan. Semoga kedepan bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi di berbagai kompetisi lainnya,”kata Tommy Leonard.

Koordinator YP Pangeran Antasari, Herli Leo Aritonang  menyebutkan, tas anti maling yang dirancang dan dibuat oleh siswa SMA Pangeran Antasari,  memberikan efek menyetrum dengan kekuatan listrik yang rendah, sehingga dapat membuat terkejut siapa pun yang menyentuhnya.

Tas ini juga kata Leo Aritonang, dibuat dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman untuk penggunanya, mengingat banyaknya tindak kejahatan termasuk pencurian yang sering terjadi akhir2 ini.

“Selain tas anti maling, ada juga saklar berbasis android,  yang juga diciptakan oleh siswa SMK TIK Pangeran Antasari,  yang akan semakin mempermudah kita untuk mengontrol penggunaan listrik di setiap ruangan dalam rumah kita, hanya dengan menggunakan smartphone android yang memanfaatkan aplikasi bluetooth,”kata Leo Aritonang.

Saklar Berbasis Android ini berhasil meraih juara harapan 1  Business Plan Competition FE-UNPRI. (dev)