Monday, July 13, 2020
Tags Posts tagged with "Unpab"

Unpab

31

gnews.online | Civitas akademika Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi cuci sungai menggunakan cairan ekoenzim (eco-enzyme), kemarin.

Aksi dimulai dengan upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Lapangan Mahabento Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Medan, dipimpin Rektor Unpab diwakili Rektor III Hasrul Azwar Hasibuan SE MM.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Kadin Sumut diwakili Juliadi Ikhsan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan diwakili Jamalia Pattimura, perwakilan Yayasan Budaya Hijau Indonesia, relawan Ekoenzim Indonesia, dan Babinsa Koramil Medan Sunggal serta lurah setempat. Juga hadir Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (Fastek) Unpab Hamdani ST MT, Dekan Fakultas Sosial Sains (Fasosa) Dr Suryanita SH MH, dan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Fastek Unpab.

Seusai upacara dilanjutkan dengan aksi cuci tiga sungai dengan cairan ekoenzim, yakni Sungai (Sei) Sikambing, Sungai Belawan dan Sungai Simpang Barat Medan.  Dalam aksi itu, civitas akademika Unpab bersama Kadin Sumut,  Yayasan Budaya Hijau Indonesia (YBHI) dan relawan Ekoenzim Indonesia membersihkan ketiga sungai dengan total 1.300 cairan ekoenzim.

“Cairan yang kita gunakan membersihkan ketiga sungai tersebut adalah hasil permentasi  sampah rumah tangga seperti limbah buah dan sayuran menjadi gas O3 dan hasil akhirnya adalah cairan pembersih serta pupuk yang ramah lingkungan yang disebut ekoenzim,” kata Rektor III Unpab Hasrul Azwar Hasibuan dalam sambutannya.

Dia mengatakan, aksi cuci sungai dengan ekoenzim dalam momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini merupakan pelaksanaan salah satu misi Unpab dalam pelestarian lingkungan hidup. Untuk itu, Unpab bersama Kadin Sumut dan Yayasan Budaya Hijau Indonesia memiliki Komunitas Ekoenzim Indonesia.

“Unpab sejak beberapa bulan lalu juga sudah melakukan aksi bersih sejumlah sungai dengan ekoenzim. Selain itu, ekoenzim juga kita pakai sebagai pengganti cairan disinfektan dalam mencegah virus corona. Jadi bilik disinfektan yang ada di kampus Unpab ini menggunakan ekoenzim,” kata Hasrul.

Sementara itu, Ketua Kadin Sumut diwakili Juliadi Ikhsan mengatakan, Kadin Sumut bekerjasama dengan  YBHI telah membentuk Kampung Kadin. Di Kampung Kadin inilah dipusatkan pembuatan ekoenzim, arang sehat dan penataan lingkungan hidup.

Dijelaskannya, pengolahan ekoenzim ini mengurangi volume sampah yang berton-ton setiap harinya di Kota Medan. “Jadi selain mengurangi volume sampah di Kota Medan, pembuatan ekoenzim ini juga bisa menjadi tambahan pendapatan secara ekonomi bagi keluarga. Sekarang ada 25 Kampung Kadin yang jadi binaan Kadin Sumut, termasuk Unpab yang punya komitmen tinggi. Kita harapkan, ekoenzim ini bisa jadi gerakan budaya di Medan dan Sumut,” katanya.

Dijelaskannya, ekoenzim bukan hanya untuk biota air, tapi juga untuk pupuk organik yang paling aman dalam menyuburkan tanaman.

“Sangat banyak manfaat ekoenzim ini. Saya sudah lakukan tes, gatal akibat gigitan nyamuk, lalu saya teteskan ekoenzime langsung sembuh. Dulu saya pakai minyak tawon, rupanya lebih hebat ekoenzim,” ungkapnya.

Camat Medan Sunggal diwakil Sekcam Dedi Nasution menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Unpab yang menyelenggarakan peringatan Hari Lingkunngan Hidup Sedunia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan standar pencegahan Covid-19.

Camat sangat mendukung aksi cuci sungai yang dilakukan civitas akademikan Unpab bersama Kadin dan relawan.

“Kami berharap dengan penyebaran ribuan liter ekoenzim ini dapat meningkatkan kuslitas air sungai di Kota Medan,” kata camat seraya menambahkan, suangai yang baik dapat menjadi sumber kehidupan dan ekonomi salah satunya memanfaatkan air sungai untuk budidaya ikan tawar.  (Dev)

59

MEDAN – gnews.online |Para peneliti dari Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan telah menemukan tanaman (herbal) yang berpotensi sebagai antivirus alami untuk mencegah virus corona atau COVID-19.

“Beberapa komoditi jika dikonsumsi diduga kuat berpotensi mengatasi COVID-19, seperti daun sirih dan daun kari,” kata Rektor Unpab, Dr HM Isa Indrawan, SE, MM dalam siaran persnya yang diterima wartawan.

Menurut Isa Indrawan, dari hasil penelitian para peneliti Tim Unpab yang dipimpin oleh Najla Lubis, ST, MSi menyatakan, di dalam tanaman daun sirih diduga mengandung senyawa metabolit sekunder turunan flavonoid dan saponin yang berpotensi sebagai antivirus, sedangkan daun kari berpotensi sebagai antibakteri dan antivirus karena mengandung senyawa metabolit sekunder turunan terpenoid.

Peneliti Unpab, tambahh rektor, telah melakukan penelitian sebelumnya bahwa ekstrak dan minyak atsiri dari daun kari sebagai antibakteri (terbukti) mampu menghambat pertumbuhan bakteri gram positif dan bakteri gram negatif dengan cara menyebabkan lisis pada dinding sel bakteri. Hal ini juga dapat berlaku untuk virus, dimana dinding sel dari virus hampir sama dengan bakteri gram negatif, namun sedikit lebih tebal.

“Dan ini juga sudah diuji di laboratorium Unpab dengan kondisi yang menyerupai dinding sel virus, daun kari dapat menyebabkan lisis pada virus, termasuk Covid 19. Jadi dapat disimpulkan, bahwa daun kari dan daun sirih, berpotensi sebagai antibakteri dan juga antivirus corona atau COVID 19,” kata rektor.

Ketua Tim Peneliti Unpab Najla Lubis menambahkan, timnya juga sedang melaksanakan penelitian lebih lanjut untuk memastikan pada konsentrasi berapa yang paling efektif dalam mengatasi COVID 19.

Peneliti kimia bahan alam ini yang tengah menempuh pendidikan program doktor Universitas Sumatera Utara (USU) sebelumnya juga telah membuktikan bahwa curcumin pada temulawak sebagai indikator awal adanya kandungan senyawa berbahaya (formalin dan boraks) pada produk olahan pangan. (dm)

60
Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan, SE, MM saat melaunching Protokol Pencegahan Covid-19 berbasis Multi Viral Media, di Gelanggang Mahabento Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan, Sumatera Utara.

MEDAN – gnews.online | Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan me-launching Protokol Pencegahan Covid-19 berbasis Multi Viral Media.

Acara launching (peluncuran) langsung dipimpin Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan, SE, MM, di Gelanggang Mahabento Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan, Sumatera Utara, kemarin.

Peluncuran dihadiri Rektor I Unpab Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Rektor III Hasrul Azwar Hasibuan SE MM, para dekan, Humas Unpab Adi Sastra, dan staf di lingkungan Unpab. Juga hadir utusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Pemko Medan, dan sejumlah kabupaten/kota di Sumut.

Acara peluncuran tetap mengacu kepada protokol kesehatan dengan social distancing (menjaga jarak sosial) 1,5 meter. Sebelum memasuki lokasi acara peluncuran, seluruh hadirin terlebih dahulu melewati kamar disinfektan di pintu gerbang, lalu cek suhu tubuh dan mencuci tangan.

Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan, SE, MM menjelaskan, Protokol Pencegahan Covid-19 berbasis Multi Viral Media yang di-launching berisi tulisan dan foto yang menjadi interface penghubung ke berbagai database link online, seperti YouTube, website, Google Map, Google Drive, media sosial dan lainnya. Dirancang dengan format file pdf berukuran kecil sehingga bisa dibuka lewat android.

“Dengan hanya menyentuh/klik pada foto, tulisan, gambar, maupun bagian tertentu dari halaman-halaman pada file ini, kita dapat menjelajahi ribuan database informasi terkait Covid-19 yang sudah dikumpulkan dari berbagai sumber referensi, tanpa harus membuka browser maupun tanpa perlu meng-instal aplikasi khusus,” urai Isa Indrawan.

Biasanya penggunaan aplikasi khusus berbasis Android ataupun IOS mengalami kendala bagi pengguna, yaitu tidak semua orang berminat untuk men-download aplikasi, dengan alasan memori penuh, berat dalam pengoperasian, dan lain-lain.

“Selain itu, dengan platform Multi Viral Media yang menggunakan file pdf berukuran kecil (kurang dari 10 MB) ini, siapapun dapat dengan mudah men-share atau membagikannya melalui berbagai aplikasi chat di smartphone, seperti Whatsapp, Telegram, Line, dan applikasi chat lainnya,” tutur rektor.

Sementara itu, Tim Platform Multi Viral Media Unpab, Tri Andri Marjanto dan Bachtiar Djanan Machmoed mengatakan, pihaknya sedang mengkaji dan mengembangkan Multi Viral Media ini sebagai media belajar-mengajar e-Learning di Unpab, maupun untuk beraneka kebutuhan dunia digital marketing communication.

“Protokol Pencegahan Covid-19 Unpab menjadi sebuah sumbangsih bagi negeri ini. Karya Unpab ini kami persembahkan untuk Indonesia dan dunia,” tandas Tri Andri.

Terapkan E-Learning

Sebelum peluncuran Protokol Pencegahan Covid-19 berbasis Multi Viral Media ini, Unpab sudah menerbitkan Protokol Pencegahan Covid-19 bagi segenap civitas akademika, yang diberlakukan di lingkungan kampus.

Rektor Isa Indrawan mengatakan, kebijakan kampus ini dimulai dengan mengubah proses belajar mengajar secara tatap muka fisik menjadi proses e-Learning, dengan memanfaatkan fasilitas media teknologi informasi. Kemudian penerapan sistem Work From Home (bekerja dari rumah) untuk aktivitas kantor bagi sebagian besar pegawai, sesuai arahan dari Pemerintah RI.

“Berbagai protokol teknis diterbitkan untuk mengurangi risiko penyebaran virus covid-19, seperti protokol di gerbang masuk, di dalam ruang kantor, di kamar mandi, di ruang publik, di kantin, di masjid, dan lain-lain,” katanya.

Selain itu, kampus juga mentiadakan segala pelaksanaan field trip, kuliah umum, soft skill, dan kegiatan olahraga, sampai kondisi membaik.

“Diharapkan, dengan protokol ini, segenap civitas akademika Unpab dapat terhindar dari resiko wabah Covid-19, dan proses belajar mengajar dapat tetap terfasilitasi dengan optmimal,” kata rektor. (dm)

428

gnews.online | Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) menandatangani naskah kesepahaman kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Naskah MoU ditandangani langsung  Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM dan Ketua Kadin Sumut H Ivan Iskandar Batubara, di ruang seminar Gedung A Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan, kemarin..

Penandatanganan naskah MoU disaksikan Rektor I Unpab Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Rektor III Samrin SE MM, Direktur Program Pascasarjana Unpab Drs H Kasim Siyo MSi PhD, pada dekan, Kaprodi dan dosen di lingkungan Unpab. Seusai penandatangan naskah MoU, dilanjutkan dengan dialog dengan Ketua Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara.

Rektor Unpab HM Isa Indrawan kepada wartawan, Sabtu(26/8) mengatakan, dunia pendidikan dan dunia  industri harus saling bersinergi, karena keduanya saling membutuhkan.

“Kerja sama ini merupakan jawaban bagi Unpab untuk mengirimkan mahasiswanya ke dunia industri. Ini karena saat ini perguruan tinggi sangat mementingkan implementasi sesuai dengan kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI),” kata rektor.

Rektor mengucapkan terimakasih kepada Kadin Sumut yang telah bersedia bekerja sama dengan Unpab. Dan Unpab siap melakukan penelitian dan pengabdian apa saja yang dibutuhkan Kadin Sumut.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kadin Sumut Ivan Iskandar Batuabara menyatakan, dia sudah mengingatkan pemilik perusahaan dan industri di Sumut jangan hanya mencari keuntungan, tapi juga mencari kemaslahatan dengan menggandeng perguruan tinggi untuk menjalin kerja sama.

“Penandatanganan MoU ini juga harus kita wujudkan, bukan hanya sekadar di atas kertas, tapi harus menjadi kenyataan. Kami berharap seluruh pengusaha yang berjiwa nansionalis nantinya berkumpul di Unpab ini untuk menjalin kerja sama. Intinya, kami siap untuk bekerjasama dengan Unpab,” tanda Ivan Iskandar Batubara. (dev)

413

gnews.online | Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan menjadi perguruan tinggi pertama di Provinsi Sumatera Utara yang meresmikan komunitas cabang olahraga (cabor) Gateball. Komunitas bernama Gateball Club Unpab itu diresmikan di Lapangan Sepakbola Panca Budi Medan, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan.

Peresmian Gateball Club Unpab dihadiri langsung Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Gateball Sumut Paul Ames Halomoan, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Jhon Ismadi Lubis, Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sumut Dr HM Isa Indrawan SE MM yang juga Rektor Unpab, Rektor III Unpab Samrin SE MM, Direktur Program Pascasarjana Unpab Drs H Kasim Siyo MSi PhD,  Ketua Kontingen Sumut untuk Pomnas di Makassar Dr Irwan Jasa Tarigan SH MH, Kepala Bidang Kemahasiswaan Unpab Adian Hakim SP, dan anggota Gateball Club Unpab.

Ketua Pengprov Gateball Sumut Paul Ames Halomoan dalam sambutannya mengatakan, saat ini Pengprov Gateball dan Bapomi sedang memperjuangkan agar gateball menjadi cabor eksebisi di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) Makassar 2017 mendatang.

Jika lolos, Paul berharap tim yang baru dibentuk di Unpab dapat terpilih menjadi atlet mewakili kontingen Sumut di Pomnas Makassar 2017 nanti.

“Karenanya, baik Pengprov, KONI, Bapomi,  dan Rektor Unpab mengharapkan para calon atlet dapat mempersiapkan diri dengan berlatih secara intensif meskipun tinggal menyisakan waktu dua bulan lagi,” kata Paul.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bapomi Sumut Dr HM Isa Indrawan menceritakan sekilas tentang gateball, yakni jenis olah raga yang dicetuskan oleh Eiji Suzuki di Hokaido Jepang pada tahun 1947. Termasuk olah raga yang unik dimainkan secara bersamaan antara tujuan rekreasi dan prestasi, karena olah raga ini tidak membedakan usia dan gender serta merupakan olah raga yang aman tidak terlalu memerlukan banyak tenaga, tidak ada kontak fisik dan dimainkan dipermukaan tanah.

Gateball menggunakan pemukul (stick), dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan. Setiap tim terdiri dari 5 pemain, dengan 5 bola. Tim pertama dengan bola berwarna merah, masing-masing bola bernomor ganjil 1, 3, 5, 7, dan 9. Sedangkan tim kedua dengan bola berwarna putih bernomor genap 2, 4, 6, 8, dan 10. Setiap pemain masing-masing memiliki 1 bola yang telah ditentukan.

Gatebal dimainkan di lapangan terbuka berumput atau lapangan tertutup dengan rumput sintetis, tidak ada rintangan (sampah, batu, dll), datar persegi panjang dengan ukuran 15 x 20 m atau 20 x 25 m (umum digunakan 15 x 20 m).

“Olah raga ini termasuk baru di Indonesia, namun peminatnya sudah mulai terlihat banyak. Sekilas memang mirip dengan golf namun jika kita mainkan beda sekali dengan olah raga golf. Bahkan peralatan dan biaya pun beda jauh,” ungkap Isa Indrawan yang juga Rektor Unpab.

Dia menyatakan, menyatakan mendukung sepenuhnya pembentukan klub-klub gateball di kampus-kampus di Sumut, sehingga daerah ini nantinya menjadi kiblat prestasi caor gateball di Indonesia. (dev )

429

gnews.online | Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Samosir dan Geopark Kaldera Toba Geoarea Samosir menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dalam program pembangunan kawasan geopark kaldera Toba.

Penandatangan MoA yang digelar Desa Sianjur Mula-mula, Pusuk Buhit, Limbong, Kabupaten Samosir,  itu dihadiri Rektor Unpab Dr HM Isa Indrawan SE MM, Wakil Rektor I Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Ketua LPPM Unpab Rusiadi SE MSi, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga, mantan Bupati Samosir Wilmar Simanjorang MSc, Kepala Bappeda Samsoir Rudi Sabar M Siahaan, Raja-raja Batak di Samosir dan dosen Unpab.

Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga dalam sambutannya mengatakan, saat ini Danau Toba telah terdaftar dalam Jaringan Taman Bumi Global Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unesco).

“Dengan penandatangan MoA ini, kami berharap Unpab akan melaksanakan penelitain dan pengabdian masyarakat di kawasan Geoparak Kaldera Toba Geoarea Samosir. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan ada sinkronisasi program pembangunan oleh pemerintah dengan kearifan lokal,” kata Juang.

Rektor Unpab HM Isa Indrawan, Minggu(6/8)  berharap kepada dosen dan peneliti Unpab untuk tidak takut menunjukkan kreativitas dalam program Geoparak Kaldera Toba Geoarea Samosir.

“Penelitian tanpa implementasi tidak ada apa-apanya. Karenanya, tunjukkan kreativitas dalam program pembangunan kawasan geopark kaldera Toba,” tandas rektor seraya berterimakasih kepada Pemkab Samosir yang memberikan kesempatan Unpab untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat di Samosir.

Seusai penandatangan MoA, Rektor Unpab Isa Indrawan bersama Wakil Bupati Samosir dan Kepala B  Samosir juga  melakukan penanaman pohon jabi-jabi, beringin dan pohon endemik samosir lainnya di kawasan geopark kaldera Toba.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga dan Rektor Unpab mengajak warga desa untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Ini mengingat  masih maraknya penebangan kayu di kawasan Danau Toba.

“Penebangan kayu mengakibatkan kerusakan ekosistem hutan yang berdampak sangat besar bagi kelestarian Danau Toba,” kata Juang Sinaga.

Mantan Bupati Samosir Wilmar Simanjorang menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Unpab yang punya perhatian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan di daerah Danau Toba dan melaksanakan penelitain dan pengabdian di kawasan Samosir.

“Saya merasa menjadi seperti alumni atau keluarga Pancabudi,” tutur Wilmar.

Selain menandatangani MoA di Samosir, Unpab juga melaksanakan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan uang dan pakaian layak pakai kepada pengurus dan jemaah Masjid Al-Jihaad Sitohang, Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi,  Senin lalu. (dev)

350

gnews.online | Para alumni Fakultas Hukum (FH)  Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan menggelar halal bihalal dan temu kangen di Hotel Polonia Medan, baru-baru ini. Kendati acranya yang terkesan dadakan dengan prsiapan hnya lima hari, ternyata tersebut berlangsung meriah dan sukses.

Para alumni yang saat ini berprofesi lintas sektoral di Medan dan luar Kota Medan tampak larut dalam kegembiraan hingga malam hari. Hadir dalam acara itu Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM, Rektor II Dra Hj Irma Fatmawati SH MH, Kepala Prodi Ilmu Hukum Syahminul Sirgar SH MH,  Sekretaris Prodi Rahman SH MH, para dosen dan ratusan alumni FH Unpab.

Ketua Ikatan Alumni FH Unpab Ismaidar SH MH didampingi Ketua Panitia Hendra Sihaloho mengatakan, halal bihalal dan temu kangen ini terselenggara berkat dukungan para alumni serta semua pihak.

“Acara halal bihalal ini kami manfaatkan untuk menggalang silaturahmi lintas angkatan dan lintas agama. Selain itu, acara diisi saling bercerita dan melepas kerinduan karena sudah lama tidak bertemu,” kata Ketua Panitia Hendra Sihaloho yang juga didampingi dosen senior Unpab  Sumarno SH MH.

Salah seorang alumni FH Unpab Timbul Situmorang berharap, kegiatan ini mejadi barometer bagi generasi muda karena degan memupuk rasa persaudaraan maka tercipta kerukunan dan toleransi.

Dalam kesempatan itu, pengurus Lembaga Bantuan Hukum Persatuan Insinyur Indonesia (LBH PII) Medan Ir Yuliusman Kesuma Yudha SH MH meminta agar ke depan forum alumni FH Unpab tetap dihidupkan. Karena forum ini sangat bermanfaat untuk memupuk tali persaudaraan dan menjadi saluran informasi positif bagi sesama alumni.  (dev)

621

gnews.online | Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI) Firman Subagyo SE MH mengungkapkan, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) acap kali terhambat sejak pembahasan di komisi akibat pihak menteri (eksekutif) yang diundang tidak datang.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi pembicara pada pada seminar nasional bertajuk “Menata Legislasi Demi Pembangunan Hukum Nasional” yang digelar Fakultas Hukum (FH) Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab), di gedung M Ruang 313 Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5.

Turut berbicara dalam seminar itu, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Prof Dr Enny Nurbaningsih SH MHum, pakar Ilmu hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unan)  Padang Prof Dr Yuliandri SH MH, Dekan Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam) Langsa Dr Iman Jauhari SH MHum, dan dosen Fakultas Hukum Unpab Tamaulina Br Sembiring SH MHum PhD. Seminar dibuka Dekan FH Unpab Surya Nita SH MH.

Firman menyatakan, dia pernah mengeluh kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly bahwa koordinasi yang dilakukan dengan kawan lintas komisi, banyak ditemukan menteri-menteri yang diundang ke rapat tidak hadir, bahkan kadang tidak hadir dalam pembahasan.

“Saya berharap, demi menata dan pembangunan hokum nasional, menteri yang diundang oleh komisi menepati jadwal yang telah ditentukan,” kata politikus Partai Golkar ini.

Guru Besar Hukum Tata Negara FH Unan  Yuliandri mengatakan, peraturan perundang-undangan memiliki kedudukan sentral dalam dinamika perkembangan hukum di Indonesia. Dalam tradisi hukum Eropa Kontinental yang dianut oleh Indonesia, kualitas peraturan perundang-undangan akan sangat mempengaruhi pembangunan hukum di Indonesia.

“Sayangnya, hingga saat ini kualitas peraturan perundang-undangan masih belum memuaskan ditandai dengan banyaknya keluhan terhadap kualitas peraturan perundang-undangan yang masih memuat aturan-aturan yang disharmoni, tumpang tindih, tidak taat asas, dan sebagainya,” katanya.

Menurutnya, masalah pembangunan Sistem Hukum Nasional (Siskumnas) dan Pembangunan Hukum Nasional  (Bangkumnas) bukan masalah baru di Indonesia. Masalah ini sudah merupakan masalah umum yang sering dibicarakan di berbagai forum seminar nasional.

“Namun tidak berarti merupakan masalah basi, karena pembaharuan dan pembangunan hukum pada hakikatnya menuntut kesinambungan atau keberkelanjutan,” tegas Guru Besar Fakultas Hukum Unan Padang ini.

Sementara itu, Dekan FH Unpab Surya Nita, Senin(29/5) mengatakan, pengaturan dan pembentukan peraturan perundang-undangan bagaimanapun akan sangat mempengaruhi kualitas RUU dibentuk.

Karenanya, seminar nasional ini diharapkan membuka wawasan mahasiswa dan dapat menjadi trigger bagi pembahasan yang lebih mendalam di kemudian hari dalam rangka penataan pembentukan peraturan perundang-undangan di tanah air. (dev)

511

gnews.online | Sebanyak 35 mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) mengikuti Training of Trainer (ToT) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di ruang seminar Gedung A, Kampus Tamaddun Mandiri, Jalan Gatot Subroto km 4,5, Medan, kemarin.

Rektor III Unpab Samrin SE MM saat membuka kegiatan terebut mengatakan, peserta yang mengikuti ToT nantinya akan menjadi Satuan Gerakan Mahasiswa (Satgas) Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Antipenyalahgunaan Narkoba (Artipena) Unpab.

“Adik-adik mahasiswa yang mengikuti ToT ini harus mengusai P4GN. Sebab peserta nantinya akan menjadi Satgas Antinarkoba yang harus mampu menjelaskan bahaya narkoba kepada mahasiswa dan masyarakat,” kata Samrin yang juga menjabat Ketua Bidang Organisasi Artipena Sumut.

Koordinator Satgas Artipena Unpab M Erwin Radityo SH MKn dalam paparannya mengatakan, secara geografis, Indonesia yang berbentuk kepulauan menjadi peluang besar bagi mafia narkotika untuk memerluas jaringannya. Apalagi mengingat penduduk Indonesia yang besar juga menjadi pangsa besar di wilayah ASEAN.

Buktinya sampai lini terbawah saat ini sudah terkontaminasi oleh narkotika dan obatan-obatan berbehaya (narkotika). Sedangkan mahasiswa merupakan pasar potensial bagi jaringan pengedar narkoba.

“Indonesia sudah menjadi pangsa pasar peredaran narkoba internasional. Ada lebih dari 5 juta anak muda menjadi penyalahguna narkoba. Bahkan ada sekitar 30-40 anak muda Indonesia yang meninggal per hari akibat penyalahgunaan narkotika,” kata Erwin.

Ditambahkannya, narkoba sangat berbahaya, dan sekarang ini begitu meluasnya peredaran barang haram tersebut. Karenanya, mahasiswa harus menyadari bahaya penyalahgunaan narkoba dan harus ikut mengawasi, mencegah dan memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba terutama di lingkungan kampus dan keluarga masing masing,” tandas Sekertaris Bidang Organisasi Artipenas Sumut ini.

Dalam kegiatan tersebut, juga berbicara Roro Rian Agustin SSos MSP dari Satnarkoba Polrestabes Medan. Roro mengulas Pengetahuan Dasar Adiksi Konseling dan Rehabilitasi Pecandu Narkoba. (dev)

382

gnews.online | Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) melalui Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi (LPPro) dan Certiport – International Test Center (ITC) Jakarta menandatangai naskah kesepahaman kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dalam bidang penyelenggaraan test komputer berstandar internasional.

Penandatanganan naskah MoU yang dilaksanakan di Gedung A, Kampus Panca Budi, Jalan Gatot Subroto, Medan, kemarin, itu dilakukan oleh Rektor II Unpab Dra Hj Irma Fatmawati SH MHum, dan Program Manager Certiport ITC Indonesia Treesia ST.

Penandatangan MoU disaksikan perwakilan Assesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi  (BNSP) Ir Gunawan Ramli MKom MTA MOS, dan Direktur LPPro Unpab Rahmat Hidayat SE MM serta para dekan di lingkungan Unpab.

Program Manager Certiport ITC Indonesia Treesia ST menjelaskan, pihaknya menggandeng Unpab dalam penyelenggaraan tes komputer untuk memperoleh sertifikat IC3 (Internet and Computing Core Certification) yaitu sertifikasi keahlian umum dalam menggunakan teknologi informasi komunikasi (TIK) berstandar global serta merefleksikan keahlian TIK terkini.

“IC3 sangat relevan bagi dunia kerja dan dunia pendidikan. IC3 diciptakan oleh Certiport bagian dari Pearson, serbuah perusahaan terdepan dalam menyediakan program sertifikasi dan solusi pelatihan untuk institusi pendidikan, pencari kerja dan perusahaan teknologi yang dapat diakses melalui lebih dari 12.000 Certiport Authorized Testing Centers di seluruh dunia,” tutur Treesia dalam sambutannya.

“Didirikan pada tahun 1997, Certiport adalah pelopor dalam menyediakan sertifikasi keahlian yang berorientasi pada dunia kerja untuk institusi pendidikan dan pekerja IT,” tambahnya.

Rektor II Unpab Irma Fatmawati dalam sambutannnya mengatakan, kelak lulusan Unpab yang telah memegang sertifikat berstandar internasional memiliki kesempatan yang semakin terbuka dan dapat bersaing tidak hanya di lingkungan industri lokal, melainkan juga di kancah internasional.

Program ini, katanya, diikuti oleh dosen, pegawai dan mahasiswa Unpab, serta beberapa peserta dari organisasi profesi dan perguruan tinggi lain di Sumatera Utara.

“IC3 akan menjadi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang akan memberatkan curriculum vitae lulusan Unpab untuk memenangkan persaingan dunia kerja saat ini. Ijazah dan daftar nilai tidak cukup untuk membuktikan apakah seseorang berkompeten atau tidak di bidang komputer, tapi harus ada SKPI,” tandasnya.

Ditambahkannya, dalam kerja sama dengan ICT Jakarta, LPPro Unpab dipercaya menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk tenaga ahli bidang komputer, teknik, manajemen, akuntansi, perpajakan, para-legal,  dan teknologi pertanian yang profesional, komprehensif dan inovatif.

Direktur LPPro Unpab Rahmat Hidayat menjelaskan, sebelum mengikuti tes, peserta terlebih dahulu mendapatkan pengarahan dari Treesia dan Gunawan Ramli dari BNSP, sehingga membuat 500 peserta lebih nyaman dalam menjalani tes.

“Untuk memperoleh sertifikat IC3, pengambil tes harus lulus tiga tes yang tersedia yaitu Computing Fundamentals, Key Applications dan Living Online yang merupakan tes pengetahuan tentang komputer berupa pertanyaan dasar dan soal latihan. Setiap tes membutuhkan waktu kurang dari  satu jam,” kata Rahmat. (dev)