Tuesday, January 23, 2018
Tags Posts tagged with "Unpri Medan"

Unpri Medan

43

gnews.online | Universitas Prima Indonesia (UNPRI) yang dipimpin Head Coach tim basket UNPRI Jenny Kirawan berhasil meraih juara pada kompetisi basket antar universitas, yang diselenggarakan UKM Basket Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada 11 Desember 2017-1 Januari 2018 lalu.

Demikian diungkapan Manager tim Basket UNPRI Randy Raharja kepada wartawan, Sabtu(20/1) di kampus tersebut Jalan Sekip Medan.

Disebutkan Randy, tim basket UNPRI berhasil menjadi juara pada kompetisi tersebut, sesudah berhasil melaju dengan kemenangan 100 persen, setelah menjadi juara pool yang berhadapan dengan mendominasi tim-tim di pool mengalahkan  tim Universitas Pelita Harapan Medan, STMIK Mikroskil dan tim A tuan rumah  UMSU.

“Dan, pada laga semifinal tim UNPRI  SPARTANS berhasil menang meyakinkan atas tim B UMSU,”kata Randy.

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn menyatakan bangga atas keberhasilan Tim Basket UNPRI yang dimotori para pemain muda, yang mendominasi kejuaraan tersebut.

Menurut doktor muda ini, kompetisi yang berlangsung tersebut salah satu cara untuk mempererat hubungan mahasiswa antar perguruan tinggi.

“Saya melihat, keberhasilan ini tidak terlepas dari kekompakan pemain. Inilah yang menjadi kunci kemenangan tim Basket UNPRI,”kata tokoh pendidikan Sumut ini meyakinkan.

Tommy menyebutkan, prestasi yang diperoleh Tim Basket UNPRI ini menambah panjang deretan prestasi unit kegiatan mahasiswa  di kampus multi etnis ini.

Tim Basket UNPRI tersebut masing-masing  Harianto (Kapten Tim), Arditya, Wilson Panggadewa,, Calvin Davidson, Jeswan Yaputra, RenoTandfiz, Yoko, Hendra, Jimmy Davey, Kelviens Susanto, Eric dan Christoper Lawrence. (dev)

45

gnews.online | Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi, Minggu(12/11) melepas peserta Fun Run di Lapangan Benteng Medan,  pada Acara Hero  Is Us “Charity Fun Run 2017” yang diselenggarakan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Creative bekerjasama dengan Yayasan Cinta Kasih Mandiri.

Acara tersebut dihadiri Dandim 0201/BS Kolonel Inf Bambang Herqutanto, Anggota DPRD Sumut Brilian Mokhtar SE,  Rektor UNPRI Dr  Chrismis Novalinda Ginting SSiT MKes, Direktur RS Royal Prima dr Ali Napiah Nasution MKT, Direktur Pascasarjana UNPRI Dr Azaruddin SH MKn, Sekretaris Pascasarjana UNPRI Dr Yusriando SH MH, Wakil Rektor I UNPRI  Ir Seno Adji M Eng Prac, Wakil Rektor II Dr Ermi Girsang SKM M Kes, Wakil Rektor III Said Rial MA, Dekan Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIK )UNPRI Abdi Dharma SKom MKom, Wakil Dekan FE UNPRI Hendry SE MM, Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UNPRI Salman Faris SSi dan para dekan/wakil dekan serta ajarannya.

Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi dalam sambutannya, mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap sesama, peduli sejarah dan pahlawan.

Acara yang dihadiri anak-anak muda itu, Edy Rahmayadi melakukan motivasi dengan harapan mereka tumbuh sebagai generasi yang sehat dan berbudi mulia.

“Kita semua harus bersatu dan tidak boleh mudah menyerah dalam menghadapi tantangan kehidupan,”kata Pangkostrad dengan tegas.

Edy Rahmayadi berharap, kegiatan seperti ini, dapat dilaksanakan UNPRI Creative  secara rutin.

Sementara itu, Rektor UNPRI  Dr  Chrismis Novalinda Ginting SSiT MKes mengatakan, Hero  Is Us merupakan kegiatan Charity Run tahunan yang diprakarsai UNPRI Creative.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional, yang disertai dengan kegiatan amal bagi anak-anak yang tidak mampu dalam bidang pendidikan, yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat serta beberapa panti asuhan di kota Medan,”ungkap Chrismis Novalinda.

Menurut Chrismis, sudah menjadi kewajiban bersama sebagai makhluk sosial, menjaga lingkungan, menertibkan, menolong dan saling membantu masyarakat dalam lapisan sosial.

Dalam hal ini, kata Chrismis, tidak hanya sekedar memperingati hari pahlawan saja, tapi diisi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan juga negara Indonesia.

Pada kegiatan ini, kata Chrismis, juga ada dilaksanakan cek kesehatan gratis dari RS Royal Prima Medan. (dev)

64

gnews.online | Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Wilbert Sanjaya dan mahasiswi Fakultas Ekonomi Anjeli Sultana, terpilih sebagai Mr & Ms UNPRI 2017 dalam acara UNPRI Fiesta dan Dies Natalis UNPRI ke-16, di Medan Internasional Convention Center (MICC), Jl. Gagak Hitam, Minggu (22/10).

Acara tersebut dihadiri Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi  Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri, Pendiri UNPRI Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister  MKes AIFM, Ketua BPH Dr. Tommy Leonard SH MKn, GM PT Royal Prima DR. Heriyanti SH MKn, Dirut RS Royal Prima dan jajarannya, Ketua Yayasan Dr. drg. Florenly MPH,  penasehat UNPRI Dr RE Nainggolan MM dan dr. Sofian Wijaya, M.H.A, Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting SSit MKes, Wakil Rektor I Seno Aji SPd MEng Prac, Wakil Rektor II Dr Ermi Girsang SKM MKes, Dekan Fakultas Ekonomi UNPRI Cut Fitri Rostina, SE, MM, Wakil Dekan FE UNPRI Henry SE MM, Direktur Pascasarjana UNPRI Dr. Azharudin, SH, MKn,  Direktur RS Royal Prima dr Ali Nafiah Nasution MKT, Koordinator Sekolah Global Prima Dr  Willy Tanjaya SH SKom M.Kn, dan para undangan, serta ribuan mahasiswa-mahasiswi UNPRI.

Kedua mahasiswa tersebut terpilih sebagai Mr & Ms UNPRI 2017 pada malam puncak UNPRI Fiesta dengan mengalahkan peserta lainnya yang masuk babak Grand Final. Keberhasilan mereka setelah menampilkan keahliannya yang memukau penonton serta para juri yang terdiri dari Dr. Heriyanti SH, MKn, Kelana Putra Limster, Putri Mentari Sitanggang S.Ked, Dian Syahfitri SS MHum, dan Januardy Wijaya.

Sedangkan sebagai Runner Up Mr UNPRI diraih Abdi Setiawan, mahasiswa Fakultas Agroteknologi dan Runner Up Ms diraih Monica, mahasiswi Fakultas Ekonomi. Terpilih sebagai Ms Intelligence mahasiswa Fakultas Kedokteran atas nama Gempita Cahaya Tambunan, Mr Talent diraih Rizki Septiandre Ssny (Fakultas Ekonomi), dan Ms Photogenic diraih Emily (Fakultas Kedokteran Gigi).

Atas keberhasilan tersebut Mr & Ms UNPRI 2017 mendapatkan hadiah masing-masing sebesar Rp10 juta, sedangkan Runner Up mendapatkan hadiah masing-masing Rp4 juta. Sedangkan Ms Intelligence, Mr Talent, dan Ms Photogenic masing-masing mendapatkan hadiah Rp1 juta.

Mr UNPRI 2017 Wilbert Sanjaya merasa bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada kedua orangtua yang mendukung penuh kegiatan ini, serta kepada UNPRI dan para Dewan Juri yang telah memberikan kepercayaan sebagai Mr.UNPRI 2017. 

“Dan tentunya tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Coach dan Mentor yang telah mengajari, memberikan ilmu selama ini di UNPRI THE BEST CHOICE. Terima Kasih,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ms UNPRI 2017 Anjeli Sultana. “Terimakasih atas doa dan dukungan dari mama ku tersayang yang selalu mendukungku. Kepada UNPRI dan dewan juri terimakasih atas kepercayaan yang telah di berikan untuk Ms UNPRI 2017. Kepada coach dan mentor yang tak perna bosan selalu nasehatin dan mendukung Anjel sampai di malam final. Because UNPRI THE BEST CHOICE,” ucapnya.

Penyerahan hadiah kepada para pemenang langsung diberikan oleh Pendiri UNPRI Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister  MKes AIFM, didampingi Ketua BPH Dr. Tommy Leonard SH MKn, dan Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting SSit MKes. (dev)

67

gnews.online | Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi berharap Universitas Prima Indonesia (Unpri) bisa menjadi universitas terbaik dan masuk dalam daftar 10 Besar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Gubsu dalam acara UNPRI Fiesta 2017 bertepatan dengan Dies Natalies UNPRI ke-16 yang digelar di Medan Internasional Convention Center (MICC), Jl. Gagak Hitam, Minggu (22/10).

Acara tersebut dihadiri Panglima Kodam I/BB Mayjen  TNI Cucu Somantri, Pendiri UNPRI Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister  MKes AIFM, Ketua BPH Dr. Tommy Leonard SH MKn, GM PT Royal Prima DR. Heriyanti SH MKn, Direktur RS Royal Prima dr Ali Napiah Nasution MKT dan jajarannya, Ketua Yayasan Dr. drg. Florenly MPH,  Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting SSit MKes, Wakil Rektor I Seno Aji SPd MEng Prac, Wakil Rektor II Dr Ermi Girsang SKM MKes, Dekan Fakultas Ekonomi UNPRI Cut Fitri Rostina, SE, MM, Wakil Dekan FE UNPRI Henry SE MM, Direktur Pascasarjana UNPRI Dr. Azharudin, SH, MKn, para undangan, serta ribuan mahasiswa-mahasiswi UNPRI.

“Di Sumatera Utara ada 262 perguruan tinggi swasta dan empat perguruan tinggi negeri. Saya berharap dengan terus bertambahnya fakultas dan Prodi yang berkembang, UNPRI akan jadi salah satu PTS terbaik di Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Gubsu.
Menurut Gubsu, UNPRI punya kemampuan dari segi SDM dan dan pendukung lainnya untuk terus memajukan mutu pendidikan.

“Hampir setiap tahun saya hadir dalam acara Dies Natalis UNPRI dan kami melihat kampus ini terus mengalami perkembangan dalam berbagai hal, termasuk bertambahnya fakultas dan Prodi. UNPRI juga punya fasilitas kampus yang representatif,” ucap Gubsu.

Dikatakannya, dengan sumber daya manusia dan fasilitas kampus yang dimiliki saat ini, UNPRI memang sudah selayaknya bisa menjadi universitas yang diperhitungkan, walau usianya masih sangat muda.

“Harapan kami tentu, UNPRI menjadi bagian dari upaya Pemerintah Sumatera Utara dalam meningkatkan mutu pendidikan. Terlebih saat ini UNPRI telah menjadi pilihan banyak orangtua untuk menitipkan anak-anak mereka mendapat pendidikan yang terbaik,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Gubsu DR. Ir. HT Erry Nuradi, MSi bersama Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri menerima UNPRI Award sebagai Tokoh Pendukung Pengembangan Pendidikan UNPRI.

“Terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan dan ini menjadi motivasi kami untuk terus mendukung meningkatkan mutu pendidikan di Sumut,” ucap Gubsu.

Sementara itu, Pangdam mengimbau kepada para mahasiswa UNPRI untuk belajar dengan baik dan bersungguh-sungguh. Apalagi UNPRI merupakan salah satu universitas yang sudah diperhitungkan di Indoneaia. Ini terbukti walau baru berdiri, universitas ini sudah menjadi perhatian salah satu kampus di Bandung, yakni Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) yang baru-baru ini melakukan studi banding di UNPRI.

“Ini artinya, UNPRI sudah menarik perhatian kampus lain di Pulau Jawa. Jadi jangan ragu untuk belajar di kampus ini. Saya sudah lihat sendiri semua fasilitasnya. Jadi orangtua jangan ragu titipkan anak-anaknya di UNPRI. Anak saya pun saya masukan di UNPRI dan selama di kampus ini belajarnya semakin baik. Ini bukan promosi, tapi ini kenyataan dan sudah dibuktikan,” ucap Cucu Somantri.

Pangdam juga menyatakan siap terus bekerjasama dengan UNPRI dalam segala bidang. “Kodam punya rumah sakit di hampir setiap kabupaten/kota yang bisa disinergikan dengan pendidikan kedokteran UNPRI. Dalam hal ini, Kodam I/BB siap bekerjasama mendukung UNPRI,” tambah jenderal bintang dua ini.

Cerdaskan Anak Bangsa

Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting SSit MKes mengatakan, 16 tahun UNPRI turut serta berperan aktif dalam mencerdaskan anak bangsa.

Namun usia 16 tahun dalam dunia pendidikan masih sangat muda dan hal ini harus menyadarkan semua civitas akademika UNPRI, bahwa kampus ini harus terus bergerak ke depan dan mengukir banyak karya dan prestasi seiring bertambahnya usia.

Dijelaskannya, secara administratif, salah satu program pengembangan pembelajaran di UNPRI adalah pengurusan perizinan program studi, baik pemutakhiran maupun pengurusan program studi baru. Dan beberapa waktu lalu, UNPRI telah memperoleh izin untuk membuka program studi S-2 Kesehatan Masyarakat dan S-2 Biometik.

“Sehingga saat ini sekolah Pascasarjana UNPRI telah memiliki 7 program studi yang telah beroperasi. Hal lain yang membanggakan bagi kami, yakni telah ditetapkannya RS Royal Prima sebagai RS Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Unpri,” ujar Rektor.

Dikatakan, di balik sejumlah keberhasilan UNPRI, tidak sedikit pula permasalahan yang dihadapi.

“Namun segenap civitas UNPRI akan terus berbuat yang terbaik dalam upaya menjadikan UNPRI sebagai universitas yang unggul dalam bidang socio-tecnopreunership yang inovatif dan adaptif serta tetap menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat,” katanya. (dev)

56

gnews.online | Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menerima kunjungan  Help University Malaysia di ruang serba guna kampus UNPRI.

Kunjungan Help University Malaysia ke UNPRI untuk mengadakan Cross Broader Programme dan melakukan penandatanganan kerjasama atau MoU.

Hadir dalam acara itu,Pendiri Unpri Dr.dr I Nyoman EL, M.Kes, AIFM,  Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Direktur RS Royal Prima dr Ali Napiah MKT, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting SSi Mkes, Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji SPd MEng Prac, Wakil  Rektor II Dr Ermi Girsang, Wakil Rektor III Said Rizal SH MA, Kepala Biro Kerjasama UNPRI Teng Sauh Hwee MSi, beserta struktural yang ada di jajaran UNPRI.

Penandatanganan itu juga dihadiri  mahasiswa/i UNPRI (tim Unpri Creative diwakili  Adi Putra Rajagukguk selaku President UNPRI Creative)  dan mahasiswa/i Help University Malaysia, diantaranya Anthonysamy Silvarajo  selaku Lieutenant Commander.

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Jumat(20/10) mengatakan, selain melakukan MoU, UNPRI dan  Help University Malaysia mengadakan Cross Broader Programme (sports&cultural exchange program).

Tommy berharap, dengan adanya  kunjungan ini. tentu akan memberikan manfaatkan bagi kedua belah pihak, sekaligus juga menjalin silaturahmi perguruan tinggi antar negara.

“Mudah-mudahan, kerjasama yang ada antara kedua universitas ini dapat terus ditingkatkan,”kata tokoh pendidikan Sumut ini lagi.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Biro Kerjasama UNPRI Teng Sauh Hwee MSi menambahkan, saat ini UNPRI  terus mengembangkan diri dengan terus bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama perguruan tinggi di luar negeri.     

Untuk lebih mendekatkan hubungan kedua belah pihak, kata Teng Sauh Hwee mahasiswa bermain futsal dan bulutangkis bersama.

Setelah sports exchange program diselesaikan, dilanjutkan dengan acara Culture Exchange. Kedua belah pihak mempertunjukan kebolehannya dibidang seni, atraksi Wushu dan terakhir saling memberikan cenderamata serta foto bersama. (dev)

155

gnews.online | Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Muhammad Nasir menyebut Universitas Prima Indonesia (UNPRI) luar biasa, karena mampu membangun gedung megah dengan sarana dan prasarana yang lengkap.

Dan, Menristekdikti yakin  dan optimis UNPRI akan berkembang lebih cepat, dengan sarana serta prasarana yang sudah lengkap.

Menteri berharap, pembangunan gedung akan berjalan lancar dan rampung dalam waktu yang lebih cepat, sehingga dapat diminikmati oleh seluruh mahasiswa UNPRI.

“Membangun gedung universitas yang megah di Kota Medan sudah luar biasa. Apalagi, UNPRI masih relatif muda baru berusia 16 tahun, mampu menjadi perguruan tinggi besar di Sumut, ” kata Menristekdikti dalam sambutannya sesaat sebelum meletakkan batu pertama pembangunan kampus V UNPRI, yang terletak di Jalan Sampul Medan, Sabtu (26/8).

Hadir dalam acara itu, Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti Prof Intan Ahmad, Anggota DPR RI dr Sofyan Tan, Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto MSc MA PhD ,Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. DR Runtung Sitepu SH, MHuM,  Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Pjs Rektor UNPRI Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes, Penasehat Pascasarjana UNPRI yang juga Anggota Komisi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Prof Dr Teguh Prasetyo SH MS,  Ketua Program Studi  Magister Kenotariatan (MKn) Pascasarjana UNPRI dan juga  Kepala Pusat Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung (MA) Dr Basuki Rekso Wibowo SH MS, Ketua Program Studi Magister Hukum Pasacasarjana UNPRI  Dr Lilik Mulyadi SH MH.

Hadir juga Camat Medan Petisah Parlindungan Nasution, SSos, MAP,  Direktur RS Royal Prima dr Ali Nafiah Nasution MKT, Dr drg Florenly MPH, Direktur Pascasarjana UNPRI Dr. Azharuddin, SH M.Kn,  Sekretaris Pascasarjana UNPRI Ir Yusriando SH MH,  Wakil Rektor I Ir Seno Adji M Eng Prac, Wakil Rektor II Dr Ermi Girsang SKM M Kes ,  Koordinator Global Prima National Plus School Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn, Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rahmad Harahap,SSTP, Lurah Sei Putih Barat Deny Mukhtar Z., SAP, Lurah Sei Putih Tengah James RE Simanjuntak, para dekan dan ribuan mahasiswa UNPRI.

Menristekdikti menyampaikan rasa salutnya, UNPRI yang baru berdiri sejak 2001 ini sudah menjadi perguruan tinggi besar di Sumut serta merupakan perguruan tinggi yang sehat dan baik.

Menteri kemudian menyampaikan selamat kepada UNPRI, karena rata-rata prodinya sudah terkareditasi B, termasuk Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).

“Dengan demikian, UNPRI kini menjadi tumpuan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas guna memperkuat daya saing bangsa,” kata Guru Besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini.

Diungkapkannya, Indonesia saat ini berada dalam era kompetisi yang sangat hebat, yakni bersaing menuju kualitas.

Diakunya, UNPRI yang didirikan tahun 2001 masih sangat muda sekali. Kalau anak sekolah masih SMP. “Tapi ternyata di usia 16 tahun, UNPRI berhasil menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan membangun prodi yang berkualitas yang rata-rata B. Ini luar biasa perjuangan Unpri,” ucap Nasir.

Menteri berharap, sustainability (keberlanjutan)  UNPRI makin lebih baik lagi. Yang sangat penting adalah menjaga keharmonisan antara yayasan dengan rektor, antara yayasan dengan dosen, dan antara dosen dengan mahasiswa. Ini agar UNPRI menjadi perguruan tinggi yang sehat, dan hebat.

“Sebab, tumpuan perguruan tinggi berkualitas berada pada pemilik atau yayasan dan manajemen rektorat. Ini harus bersatupadu dan bahu membahu mendidik mahasiswa menjadi berkualitas,” tutur menteri.

Menteri juga mengingatkan civitas akademika UNPRI, agar bangga pada UNPRI. “Dosen harus bangga menjadi tenaga pendidik di UNPRI. Begitu juga mahasiswa, harus banggsa kuliah di UNPRI. Dengan kebanggaan itu, UNPRI akan menjadi jaya. Jika ada dosen atau mahasiswa yang tidak bangga pada almamaternya, berarti akan menurunkan reputasi perguruan tinggi ini,” kata menteri berpenampilan sederhana ini.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Muhammad Nasir saat menyampaikan sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan kampus V UNPRI, yang terletak di Jalan Sampul Medan, Sabtu (26/8).

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Muhammad Nasir saat menyampaikan sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan kampus V UNPRI, yang terletak di Jalan Sampul Medan, Sabtu (26/8).

Dalam kesempatan itu, menteri mengungkapkan,  pada 17 Agustus lalu Kemenristekdikti telah meluncurkan peringkat perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Saya yakini, jika gedung baru rampung, level UNPRI akan meningkat lagi di 2018,” kata mantan Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip ini.

Nasir mengatakan, apa yang dilakukan UNPRI bukan mimpi lagi, karena dalam jangka waktu 16 tahun berhasil membangun universitas besar di Sumut. Dia yakin, di usia 20 – 25 tahun nanti, mahasiswa Unpri akan berjumlah di atas 15 ribu. “Dan, semua itu bisa dilakukan asal bekerja keras antara yayasan, rektor dan mahasiswa,” tandasnya.

Selain itu, masih kata menteri, kebersamaan antar dosen dan mahasiswa menjadi penting. Dalam hal ini, jangan sampai perbedaan etnis, suku dan agama menjadi permasalahan dan menghambat kemajuan.

“Unpri harus satu agar mampu berkompetisi di level perguruan tinggi dunia,” tandasnya.

RS Pendidikan

Sebelumnya, Pjs Rektor UNPRI Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes melaporkan, UNPRI yang didirikan oleh Dr dr  I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, salah satu universitas yang sedang berkembang dengan cepat di usia yang masih relatif muda. Saat ini UNPRI memiliki 10 fakultas, 25 program studi (prodi), dan sekolah pascasarjana dengan tujuh prodi.

“Mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di UNPRI MEDAN ini,  tersebar di empat kampus yang ada di Kota Medan. Yayasan juga menyelenggarakan pendidikan mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA di Sekolah Global Prima,” kata rektor.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Muhammad Nasir  didampingi Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti Prof Intan Ahmad, Anggota DPR RI dr Sofyan Tan, Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto MSc MA PhD,  Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Pjs Rektor UNPRI Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes menerima plakat di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan kampus V UNPRI, yang terletak di Jalan Sampul Medan, Sabtu (26/8).

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Muhammad Nasir didampingi Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti Prof Intan Ahmad, Anggota DPR RI dr Sofyan Tan, Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto MSc MA PhD, Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Pjs Rektor UNPRI Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes menerima plakat di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan kampus V UNPRI, yang terletak di Jalan Sampul Medan, Sabtu (26/8).

Guna mendukung sarana dan prasarana UNPRI lebih baik ke depan, kata Crismis, maka dibangun kampus V yang megah di Jalan Sampul Medan.

Diharapkan gedung baru ini dapat memberikan fasilitas terbaik guna mendukung seluruh kegiatan, baik akademik maupun non akademik mahasiswa Unpri.

Wanita berkulit putih ini juga mengatakan, Rumah Sakit (RS) Royal Prima yang terletak tak jauh dari lokasi kampus V, telah direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan Sumut untuk menjadi rumah sakit pendidikan utama bagi mahasiswa FK UNPRI.

Usai menyampaikan kata sambutan, Menristekdikti Prof M Nasir langsung meletakkan batu pertama pembangunan Kampus V UNPRI di Jalan Sampul Medan.

Menteri juga menandatangani prasasti pembangunan gedung megah tersebut. (dev)

87

gnews.online | Sekolah Pascasarjana Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menggelar Seminar dengan tema “Mempersiapkan Akuntan Profesional Dalam Menjawab Tantangan  Dunia Kerja” di ruang Serba Guna UNPRI.
Seminar tersebut menghadirkan dua pembicara masing-masing Ketua Ikatan Akuntansi Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) Pusat Prof Dr Hj Nunuy Nur Afiah SE MS AK CA  dan Dr Deliana SE Ak MSi CA.
Acara yang dihadiri Direktur Pascasarjana UNPRI Dr Azaruddin SH MKn, Ka Prodi S2 Akuntansi Pascasarjana UNPRI Teng Sauh Hwee SE MSi yang juga Ka Biro Kerjasama dan Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji SPd MEng Prac, dirangkai dengan penandatanganan  Memorandum of Understanding (MOU) dan Minute of Angle (MOA) dengan IAI  KAPd.
Di tempat terpisah, Ketua Prodi S2 Akuntansi Pascasarjana UNPRI Teng Sauh Hwee SE MSi yang juga Ka Biro Kerjasama kepada wartawan, Rabu(9/8) mengatakan, seminar ilmiah ini diharapkan dapat mempersiapkan akuntan profesional dalam menjawab tantangan  dunia kerja.
“Acara berjalan sukses dan ramai dihadiri mahasiswa dan dosen dari berbagai universitas, perusahaan dan dari kantor jasa akuntan di Kota Medan,” kata ibu berkacamata ini dengan nada senang.
Teng Sauh Hwee, berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu lulusan akuntansi yang bersertifikasi di Kota Medan pada umumnya, dan di UNPRI pada khususnya.
Disebutkan Teng Sauh Hwee juga, bahwa di UNPRI  sudah ada tersedia Test Centre untuk menunjang sertifikasi para akuntan seperti CPA Test Centre.
Sementara itu, di tempat terpisah juga, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn menambahkan, untuk mempersiapkan sumber daya manusia profesi Akuntan Publik yang lebih baik, UNPRI  memberikan masukan dan pandangan terhadap hal-hal penting, yang harus disiapkan, sehingga lulusan Akuntansi S1 UNPRI dapat memenuhi ekspektasi kebutuhan bagi Kantor Akuntan Publik.
Dalam hal ini, kata Tommy Leonard, di UNPRI  sudah ada tersedia Test Centre untuk menunjang sertifikasi para akuntan seperti CPA Test Centre. (dev)

165

gnews.online | Nanjing Medical University (NMU) Tiongkok menjalin kerjasama dengan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) dan Rumah Sakit Royal Prima dalam bidang ilmu kesehatan. Penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri dan disaksikan Konsul Tiongkok di Medan Mr. Sun Ang, di ruang serbaguna RS Royal Prima, Jl. Ayahanda Medan, Kamis 27 Juli 2017.

Dalam kunjungan dan kerjasama tersebut diikuti delegasi Nanjing Medical University antara lain Mr. Wang Lin (Vice President of NMU), Mr. Huan Hua (Vice Director Of Academic Affairs), Ms Gan Weihua (Vice dean of the second affiliated hospital of NMU), Ms Li Ming(Vice Dean School Of International Education).

Turut Hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Medan, perwakilan Kopertis Wilayah 1 Sumut, Pendiri RS. Royal Prima dan Universitas Prima Indonesia, Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister, Mr.A.U. Liongo dan Mrs. Ng Lin Sioe, Ketua BPH UNPRI Dr. Tommy Leonard, SH,M.Kn, Direktur RS. Royal Prima, dr. Ali Napiah, Wakil Rektor 1 UNPRI, Seno Aji, SPd, M.Eng Prac, Wakil Rektor 2 Dr. Ermi Girsang, Sekretaris Universitas, Dr. Chrismis Novalinda, Kepala Biro Kerjasama Unpri Teng Sauh Hwee, M.Si, para dokter dan dekan lainnya.

Penandatanganan kerjasama yang dilakukan Mr. Wang Lin (Vice President of NMU) dan Direktur RS Royal Prima, dr. Ali Napiah tersebut merupakan lanjutan dari perkembangan MoU antara UNPRI dan NMU yang sebelumnya telah dilaksanakan di Nanjing.

“Ini merupakan realisasi kerjasama antara UNPRI, RS Royal Prima dan Nanjing Medical University. Dengan ditandantanganinya MoU antara RS Royal Prima dan Nanjing Medical University ini, RS.Royal Prima menjadi rumah sakit pertama di luar Tiongkok yang bekerja sama dengan Nanjing Medical University dalam hal pendidikan khususnya bidang kesehatan,” kata Pendiri Universitas Prima Indonesia Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister, MKes, AIFM.

Sementara itu, delegasi NMU yang diwakili Mr. Wang Lin mengatakan, ini bukan hanya merupakan tonggak sejarah bagi Universitas Prima Indonesia dan RS Royal Prima maupun Nanjing Medical University, akan tetapi merupakan moment persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.
Menurutnya UNPRI dan RS Royal Prima memiliki kekuatan besar untuk berkembang sehingga Nanjing Medical University memilih UNPRI dan RS Royal Prima dengan prinsip saling belajar, saling melengkapi dan bekerja sama.

Pada kesempatan itu Mr. Wang Lin juga menjelaskan bahwa saat ini, Nanjing Medical University berkembang dengan pesat. Pada 5 Juli lalu, Komite Pendidikan tinggi seAsia Pasific (Times Higher Education) mengumumkan bahwa dari 13 negara yang memiliki pendidikan tinggi terkenal dengan total 243 universitas, dimana Nanjing Medical University berada di peringkat 111-120.

Nanjing Medical University berada di peringkat ke 23 dari total 52 top universitas di Tiongkok. Di Provinsi Jiangsu, Nanjing Medical University mendapat peringkat ke 4 dari 9 universitas terkemuka. Sedangkan di Times Higher Education Universitas yang melakukan pengembangan kedokteran atau medis, dengan melihat pada cara mengajar, penelitian, jurnal, tingkat internasionalisasi dan inovasi, hanya terpilih dua universitas dan Nanjing Medical University menduduki peringkat pertama.
Dia juga menjelaskan, sejak 2004, Nanjing Medical University telah melakukan pengembangan dalam penerimaan mahasiswa asing, hingga saat ini telah terdaftar 1.342 mahasiswa asing diantaranya 50 mahasiswa dari Indonesia.

Dalam kesempatan itu Konsul Negara Tiongkok di Medan Mr. Sun Ang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa beliau turut bangga dan senang dengan adanya kerjasama ini.

Menurutnya pada era Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jin Ping kerjasama antara negara Tiongkok dan Indonesia semakin baik dan semakin erat dalam semua aspek. Sebagai bentuk nyatanya adalah dari keseriusan UNPRI dan RS royal Prima dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan di Sumatera Utara.

Sementara itu Wakil Rektor 1 UNPRI, Seno Aji, SPd, M.Eng Prac, dalam sambutannya berharap dengan ditandatanganinya MOU kerjasama ini semoga segera dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen antara kedua belah pihak.

Seno Aji menyampaikan bahwa UNPRI merupakan salah satu universitas yang sedang bertumbuh dan berkembang pesat di Sumatera Utara.UNPRI terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana yang mumpuni dalam menunjang pertumbuhannya.

“Keberadaan UNPRI sangat menjanjikan untuk tumbuh sebagai salah satu universitas terbaik di Sumatera Utara dan di Indonesia dalam tahun-tahun mendatang. Dalam pertumbuhannya UNPRI fokus dalam berbagai bidang, terutama peningkatan mutu, layanan dan kualitas dalam bidang ilmu kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu disebutkan, poin-poin dala kerjasama ini antara lain untuk mengadakan kerjasama pertukaran dosen dan mahasiswa, Joint Research (penelitian bersama), kerjasama universitas untuk saling mendukung guna meningkatkan rangking kedua universitas di dunia.

Kemudian, kedua Perguruan Tinggi memiliki RS untuk Pendidikan sendiri, sehingga dapat bertukar knowladge di bidang kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, kesehatan masyarakat dan psikologi klinis.

“NMU adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di Tiongkok, sehingga dengan kerjasama ini Unpri lebih di kenal di dunia Internasional,” harapnya.

Di penghujung acara tersebut, kedua belah pihak bersama Konsul Negara Tiongkok di Medan saling memberikan cinderamata dan foto bersama. Kemudian dilanjutkan dengan saling beramah-tamah. (dev)

168

gnews.online | Seminar Nasional “Entrepreneurship in the Digital Era” yang digelar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan bersama UNPRi Creative, di Selecta Hall Sabtu(15/7) berlangsung sukses, dan disambut antusias oleh mahasiswa.

Seminar tersebut dihadiri Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman E Lister MKes AIFM, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor UNPRI Prof dr Djakobus Tarigan AAI DAAK, Sekretaris Universitas Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes, Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji SPd M Eng Prac, Wakil Rektor II UNPRI Dr Ermi Girsang SKM MKes, Dekan FE UNPRI Cut Fitri Rostina SE MM, Wakil Dean FE UNPRI Hendry SE MM dan para dosen UNPRI.

Pada kesempatan itu, Koordinator Kopertis Wilayah I yang diwakili Sekretaris Pelaksana Dr.Mahyuni MHum, memberikan apresiasi.
Kopertis minta mahasiswa FE UNPRI Medan berpartisipasi aktif dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM), yang digelar Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti), sehinga mahasiswa memperoleh masukan berharga dan bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi nasional.

“Kami memberi apresiasi FE UNPRI atas pelaksanaan seminar nasional kewirausahaan ini, semoga upaya ini dilakukan secara berkelanjutan. Kami berharap output dari acara ini semakin banyak mahasiswa FE UNPRI yang mengajukan proposal PKM ke Dikti, baik dalam bentuk artikel maupun penelitian. Sangat sedikit proposal mahasiswa dari Sumatera Utara yang lolos ke PKM selama ini. Kami berharap seminar ini mampu mendorong mahasiswa membuka wawasannya di bidang kewirausahaan”,ujarnya, saat membuka seminar nasional UNPRI.

Disebutkannya, keberhasilan lulusan perguruan tinggi paling besar dipengaruhi kemampuan soft skillnya, bukan kontent kemampuan akademik, misalnya kemampuan komunikasi, bahasa, kerjasama dan kemampuan mengambil solusi.

“Artinya paling utama itu karakter, konten akademik itu urutan kelima atau keenam. Saya berharap di semua mata kuliah yang ada di FE UNPRI sudah diselipkan soft skill,”katanya.

Dia juga berharap, unit pelayanan UKM yang ada di UNPRI aktif untuk memantau dan mengevaluasi mengembangkan kebutuhan msyarakat dan kerjasama dengan dunia industri, dengan ide-ide cemerlang sehingga bisa menghasilkan inovasi. Unit Pelayanan UKM dimaksud tidak hanya di Fakultas Ekonomi UNPRI, tapi juga di fakultas lainnya.

Terlihat juga, para mahasiswa FE UNPRI tersebut tampak terpukau dengan hadirnya tiga pembicara kondang, yakni Dennis Adishwara (Founder & CEO Layaria.com) yang juga aktor, produser dan director, Andri Rizki Putra (Founder of Yayasan Pemimpin Anak Bangsa) yang juga menjadi salah seorang Kick Andy Young Heroes 2015 dan terakhir Christopher Angkasa (Founder of Clapham Collective).

Ketiga pembicara itu mendorong mahasiswa FE UNPRI untuk menghasilkan karya yang inovatif dan unik.

Christopher membahas bagaimana menjadi starup, komponen yang diperlukan dan kendala yang akan dihadapi. Sedangkan Rizki sharing tentang perjuangannya menempuh sukses meski dari sekolah non formal, membantu pendidikan remaja yang tidak mampu lewat Pandidikan Paket Kesetaraan, hingga mendapat beasiswa kuliah di USA dari LPDP.

“Pendidikanlah yang bisa mengubah nasib kita. Saya marah dengan sekolah yang tidak jujur melakukan Ujian Nasional, jadi saya tempuh lewat Paket C. Lalu saya peduli kepada remaja yang putus sekolah, karena pengalaman saya seperti itu. Pendidikan yang benar akan mampu mengubah karakter”,tambahnya.

Aktor dan pengusaha Dennis menjelaskan pembuatan konten di sosial media secara digital. Menurutnya apakah kontent Youtube atau media sosial lainnya dan industri pada umumnya harus diproduksi secara inovatif dan unik (diferensial).

Menurutnya, apa yang trend dan unggul saat ini, tidak lama lagi akan daluarsa dengan munculnya produk dan layanan baru lainnya. Tapi kalau kita upayakan lewat inovasi dan diferensiasi, maka produk kita akan tetap update dan diminati.

Saat ditanya mahasiswa apa upaya yang bisa ditempuh supaya produk/layanan tidak cepat daluarsa, Dennis mengatakan harus terus diperbaharui secara konsisten, kemudian berkolaborasi dengan usaha lainnya.

Dia pun memberi tips, bahwa produk apapun yang dihasilkan harus memberikan tiga jenis nilai, yaitu creative value, production value dan publishing value.

“Creator kontent/produk harus inovatif dan diferensiatif, tentu lewat riset. Ini yang jarang dilakukan creator di Indonesia, termasuk film dan sinetron, alasannya karena itulah permintaan pembaca. Riset itu butuh biaya dan waktu, sehingga orang yang ingin sukses instant mengabaikan riset itu,”tandasnya.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi antusias mengikuti seminar tersebut, juga berlomba-lomba bertanya. Tidak jarang pemateri turun ke tempat duduk mahasiswa agar lebih interaktif, kemudian memberikan souvenir kepada yang bertanya.

Di akhir sesi, seluruh pejabat struktural Fakultas Ekonomi foto bersama dan memberikan cendramata kepada pemateri.

Sebelumnyaa, Ketua Panitia yang juga Dekan FE UNPRI Medan, Cut Fitri Rostina SE MM, mengatakan tujuan pelaksanaan seminar nasional dengan tema “Entrepreneurship in the Digital Era”, untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kewirausahaan di bidang digital, menjadi entreprener yang muda dan kreatif, mampu menciptakan lapangan kerja. (dev)

150

gnews.online | Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan  Winro E.M. Tamba,  berhasil meraih juara pada Pemilihan Duta Bahasa Provinsi  Sumut 2017, beberapa waktu lalu di Hotel Garuda Plaza Jalan SM. Raja Medan.

Pada tahun sebelumnya,  predikat Duta Bahasa Sumut 2016  juga diraih oleh mahasiswa UNPRI Medan  Dina Anggraini dan  Adi Putra Rajagukguk,

Dekan FKIP UNPRI,  Dian Syahfitri SS M.Hum kepada wartawan, Selasa (30/5) mengatakan, keberhasilan  Winro, tidak terlepas dari kerja keras dan berdoa kepada Tuhan YME.

Selain itu, kata Dian, semua juga berkat dukungan penuh dari keluarga dan segenap sivitas akademika UNPRI, yang menjadi penyemangat tersendiri   bagi Winro E.M. Tamba,  untuk menorehkan prestasi terbaik demi nama baik UNPRI di Sumatera Utara.

“Kompetisi tahunan besutan Balai Bahasa Sumatera Utara ini didesain untuk mendapatkan Duta Bahasa yang memiliki kecerdasan yang seimbang, antara IQ, EQ, dan SQ,”kata  Dian yang juga pernah menjadi Duta Bahasa  Prov. Sumut tahun 2008 lalu.

Sehingga, kata Dian,  tidak heran jika berbagai kategori tes; presentasi makalah, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) hingga wawancara kepribadian harus dilalui oleh semua peserta.

Di tempat terpisah,  Ketua BPH UNPRI  Dr Tomy Leonard SH MKn,  menyatakan bangga atas prestasi yang diraih Winro E.M. Tamba.

Menurut Tommy, ini bukti UNPRI Medan selain menjamain mutu pendidikan. UNPRi juga ikut menjadi penyumbaang prestasi untuk Provinsi Sumatera Utara. “Melalui prestasi ini, kami berharap dapat menjadi mitra untuk mendukung program pemerintah,”kata tokoh pendidikan Sumut ini meyakinkan.

Ditambahkan doktor muda ini juga, bahwa hal ini memang telah menjadi misi UNPRI untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada seluruh mahasiswa mencetak prestasi di berbagai ajang, baik akademik maupun non-akademik di luar kampus.

Semua prestasi yang ditorehkan mahasiswa, kata Tommy, akan mendapatkan apresiasi dari kampus, termasuk untuk mendukung kesuksesan Winro  di tingkat nasional Oktober 2017  mendatang di Jakarta.

Sebagaimana yang diketahui, pemilihan Duta Bahasa Prov. Sumut 2017  dilaksanakan dari tanggal 18 sampai 24 Mei 2017. Untuk tahun ini,  lebih dari 150 peserta, baik mahasiswa yang berasal dari hampir seluruh PTN/PTS se-Provinsi Sumatera Utara, maupun masyarakat umum yang mendaftar sebagai peserta.

Namun, setelah melewati berbagai tes, termasuk presentasi tentang ide atau gagasan tentang kebahasaan, hanya 20 finalis putera dan puteri saja yang berhak masuk ke malam puncak.

Malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Prov. Sumatera Utara 2017, bertajuk ‘Rupawan karena Bahasa’. Pada acara puncak, dewan juri menetapkan 10 finalis putera dan 10 puteri dan pada babak berikutnya mereka diwajibkan menjawab pertanyaan yang diambil secara acak oleh panitia.

Inilah babak yang paling menentukan karena tidak satupun di antara finalis yang tahu dengan butir pertanyaan yang akan diberikan dan jawaban mereka menjadi penilaian terakhir bagi keenam dewan juri.

Akhirnya, setelah melewati musyawarah yang sangat alot, untuk kategori putera, para dewan juri menetapkan  Winro Eko Marius Tamba sebagai Duta Bahasa Prov. Sumut 2017 dan untuk kategori puteri diraih oleh Yunita Marpaung dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Selanjutnya mereka berdua secara intens akan diberi pembekalan dan berbagai persiapan di Balai Bahasa Sumut untuk mengikuti ajang Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2017 yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang di Jakarta. (dev)