Monday, January 18, 2021
Tags Posts tagged with "UNPRI"

UNPRI

90

gnews.online | Secara umum jumlah lulusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia terus bertambah. Persaingan dunia kerja semakin ketat dan selektif. Persaingan di dunia kerja di satu sisi semakin sulit, dengan datangnya era digitalisasi serta adanya wabah Covid-19 yang menyebabkan perekonomian semakin sulit.

Demikian Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes saat mewisuda lulusan program magister, sarjana, serta diploma yang dilaksanakan selama tiga hari, kemarin.

Wisuda dihadiri Kepala L2Dikti Wilayah I Sumut Prof. Ibnu Hajar, MSi, Pendiri UNPRI Dr. dr I Nyoman E.Lister, M.Kes, Ketua BPH UNPRI Dr. Tommy Leonard, SH MKn, Wakil Rektor (WR) I Abdi Dharma MKom, WR II Dr Ermi Girsang MKes, WR III Said Rizal MA dan WR IV dr Ali Napiah MKT

Kata rektor, salah satu peluang besar yang semakin terbuka lebar seiring datangnya era revolusi industri 4.0 ini adalah peluang berwirausaha dengan menciptakan karya yang inovatif dan memanfaatkan segala kemudahan teknologi.

“Untuk mampu mengeksplorasi peluang peluang besar di era revolusi industri 4.0 ini, para lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya memiliki Indeks Prestasi Kumulatif yang tinggi saja, namun mereka juga dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik, mampu mengelola emosinya dengan baik, serta mampu berkreasi dan berinovasi dengan bekal keilmuan yang telah mereka miliki,” ujarnya.

Oleh karena sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Kota Medan UNPRI terus berupaya meningkatkan mutu dalam pelaksanaan program belajar. UNPRI terus berbenah diri dan terus bergerak ke depan dan mengukir banyak karya dan prestasi.

Beberapa capaian prestasi mahasiswa yang diukir UNPRI antara lain, 1 mahasiswa Fakultas Kedokteran mendapatkan PKM tahun 2020, 1 tim mahasiswa Fakultas Keparawatan dan Kebidanan mendapatkan Hibah PHBD tahun pendanaan 2020 dan 5 mahasiswa program studi Sistem Informasi mendapatkan Hibah Program Trasfer Kredit Internasional 2020.

IMG-20201210-WA0025

“Tidak hanya mahasiswa, juga para pendidik (dosen) ada 70 orang yang memperoleh dana hibah penelitian dari Kemenristekdikti tahun pendanaan 2020 dan juga Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mendapatkan Program bantuan Program Studi menerapkan kerjasama kurikulum Merdeka Belajar kampus Yo Yo merdeka dari Kemendikbud,” paparnya.

Sementara itu, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Kamis {10/12) menyatakan bangga atas suksesnya acara wisuda UNPRI kemarin.

Tommy berharap kepada para wisudawan/i yang sudah menyandang gelar sarjana mampu berfikir mendalam dan peduli dengan problem yang dihadapi masyarakat. (Dev)

486

gnews.online | UNPRI Creative Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) merupakan salah satu penerima hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2020.

“Universitas Prima Indonesia menjadi salah satu penerima hibah dari 8 Universitas di Sumatera Utara,”ujar Dekan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan UNPRI Tiarnida Nababan, SST., S.Kep., Ns., M.Kep kepada wartawan, Rabu(28/10).

Tiarnida Nababan mengatakan dari pengajuan sebanyak 2500 proposal yang lolos hanya 253 proposal, termasuk dari Fakultas Keperawatan dan Kebidanan UNPRI,  dengan judul “Meningkatkan Ekonomi Kreatif Melalui BAPALSI (BAkso Ikan PAluh SIbaji) Menjadi Cemilan Anak Stunting di Desa Paluh Sibaji Kec. Pantai Labu, Kab. Deli Serdang”.

Kegiatan tersebut, kata Tiarnida, berlangsung sejak dinyatakan lolos oleh Kemendikbud dan akan berakhir pada bulan November 2020, yang dipusatkan di Desa Paluh Sibaji, Pantai Labu Deli Serdang.

Sebagaimana yang diketahui, kegiatan ini didukung oleh Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman EL MKes AIFM, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn,  Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes dan difasilitasi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Said Rizal MA.

Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes berharap, agar pelaksanaan program ini dapat berjalan dengan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Paluh Sibaji sesuai dengan target yang diharapkan.

Ketua tim PHP2D Hasrat Ndruru mengatakan, dipilihnya Desa Paluh Sibaji, Pantai Labu Deli Serdang karena berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim PHP2D sebelumnya, mendapatkan data bahwa ada beberapa anak yang mengalami stunting dan masyarakat sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

Kegiatan yang dilakukan oleh tim PHP2D UNPRI kata Nduru, setelah dinyatakan sebagai pemenang hibah, dimulai pada tanggal 7 September 2020 dengan melakukan survey lanjutan untuk memberitahukan kepada Kepala Desa, ibu PKK, Kepala Pos Kesdes, bahwa Tim PHP2D UNPRI akan melaksanakan kegiatan PHP2D.

Dijelaskan Nduru juga, pada tanggal 10 September 2020 tim melakukan kegiatan penyuluhan tentang pencegahan stunting didukung oleh dosen pembimbing, Kepala Desa Paluh Sibaji, ibu PKK, Kepala Pos Kesdes, kader desa serta masyarakat desa Paluh Sibaji, dan peserta yang hadir sebanyak 22 orang. Pada tanggal 29 September 2020, tim PHP2D memberikan pelatihan Pembuatan BAPALSI (Bakso ikan Paluh SIbaji).

Sementara itu, pembimbing mahasiswa Elis Anggeria, S.Kep. Ns, M.Kep mengatakan, pada tanggal 29 September 2020 lalu, tim PHP2D membentuk lembaga desa dalam melanjutkan program tersebut, dan memasarkan serta mempromosikan BAPALSI untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Dikatakan Elis,  Kegiatan PHP2D yang telah dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran COVID-19.

Elis menyebutkan, anggota tim sebanyak 12 orang dari program studi yang berbeda di lingkungan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan UNPRI.

Sekolas untuk diketahui, bahwa kegiatan PHP2D dilakukan di  Desa Paluh Sibaji terletak di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Desa Paluh Sibaji memiliki IV dusun dengan luas wilayah 320 hektar dan jumlah penduduk 3.768 jiwa, terdiri dari laki-laki 1.978 jiwa dan perempuan 1.790 jiwa. Desa Paluh Sibaji terletak di pesisir pantai dengan sebagian besar penduduk bekerja sebagai nelayan sehingga memiliki potensi sumber daya ikan untuk dikembangkan.

Dan, masyarakat Desa Paluh Sibaji adalah masyarakat yang terampil dalam mengolah sumber daya alam yang ada di desa, namun hal ini masih terhambat karena kurangnya pengetahuan pemasaran dari pengelohan yang mereka lakukan sehingga berpengaruh pada perekonomian penduduk. Selain itu, permasalahan kesehatan di Desa Paluh Sibaji juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

Sebelumnya,kedatangan mahasiswa tim PHP2D UNPRI disambut baik oleh Kepala Desa
Paluh Sibaji,  Abdul Hafiz
     
“Kegiatan seperti ini sangat baik, dan saya mendukung penuh kegiatan ini. Sehingga dapat berjalan dengan baik,"kata Abdul Hafiz  Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa UNPRI, karena memperhatikan 
Desa Paluh Sibaji, walaupun desa ini sangat jauh dari Kota
Medan.
   
 "Kegiatan ini diharapkan dapat berkesinambungan dengan program desa untuk mencegah stunting di desa Paluh Sibaji dan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan
produk BAPALSI” ucap Abdul Hafisz.
    
Sementara itu di tempat terpisah Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman E.L MKes AIFM menyambut baik prestasi dari kegiatan mahasiswa  Fakultas Keperawatan dan Kebidanan UNPRI.
   
Hal ini menurut dr Nyoman dapat menumbuhkan rasa peduli mahasiswa dan berkontribusi kepada masyarakat desa, agar terbangun desa binaan yang aktif, berwirausaha serta sejahtera.

Program ini, juga bisa mewujudkan mahasiswa berdaya saing melalui kolaborasi dalam pengembangan masyarakat desa,”kata tokoh pendidikan dan kesehatan ini lagi. (Dev)

69

gnews.online | Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) tertanggal 2 Oktober 2020 memberikan nilai Akreditasi “A” (Sangat Baik) kepada Program Studi Sarjana Pendidikan Kedokteran Universitas Prima Indonesia (FK UNPRI).

Hal itu berdasarkan SK Perkumpulan LAM-PTKes No. 0005/LAM-PTKes/Akr.Bd/Sar/X/2020 dan Program Studi Profesi Dokter Universitas Prima Indonesia berdasarkan SK Perkumpulan LAM-PTKes No. 0006/LAM-PTKes/Akr.Bd/Pro/X/2020.

Dekan FK UNPRI dr.Linda Chiuman., M.K.M kepada wartawan, Jumat (23/10/2020) mengatakan, raihan prestasi yang membanggakan ini merupakan capaian terbaik. Hal ini dikarenakan semua proses dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga memiliki nilai dan rasa senang tersendiri karena berkat kerjasama TIM Universitas dan Fakultas akhirnya berbuah hasil yang baik.

Senada hal itu, Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes menyambut dengan penuh sukacita prestasi ini. Hasil Akreditasi “A” dari Perkumpulan LAM-PTKes merupakan bukti nyata tanggungjawab universitas dan khususnya Fakultas Kedokteran kepada masyarakat dalam memberikan mutu pendidikan kedokteran yang prima.

“Kami terus termotivasi dan bersemangat dalam meningkatkan mutu pendidikan sehingga para lulusan dan stakeholder dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Menurut rektor, bahwa UNPRI merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan Fakultas Kedokteran yang memiliki Rumah Sakit Pendidikan Utama dan beberapa Rumah Sakit Satelit Milik Sendiri.

Selain itu merupakan PTS yang berhasil meraih Akreditasi A untuk Program Studi Sarjana Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter dalam waktu yang relatif singkat.

Sementara itu Pendiri UNPRI Dr.dr. I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes AIFM mengajak seluruh civitas akademika UNPRI untuk terus mengedepankan mutu pendidikan di UNPRI.

Salah satu bentuk komitmen Yayasan dalam peningkatan sarana prasarana adalah hadirnya Kampus ke-5 UNPRI di Jalan Sampul (Seberang RSU. Royal Prima) yang akan dilengkapi dengan ruang kuliah yang nyaman dan laboratorium yang lengkap, sehingga harapan ke depannya program studi di UNPRI dapat terakreditasi dengan sangat baik. (Dev)

108

Dekan FKIP UNPRI Dian Syahfitri, S.S.,M.Hum

gnews.online | Program Studi (Prodi) S-1 Pendidikan  Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) memenangkan Hibah Kurikulum ‘Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Tahun 2020’ dari  Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Demikian disampaikan Dekan FKIP UNPRI Dian Syahfitri, S.S.,M.Hum kepada wartawan, Kamis(3/9).

“Pengumuman pemenang hibah itu diumumkan 31 Agustus 2020 ditandatangani Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Kemendikbud Aris Junaidi,” kata Dian.

Diungkapkan Dian, semoga pencapaian ini menjadi awal  yang baik untuk meraih prestasi yang besar, sebagai bukti  nyata  FKIP UNPRI hadir dan berkontribusi dalam mengentaskan permasalahan bangsa terutama dalam bidang pendidikan,

Dian Syahfitri mengatakan, lebih dari itu, hibah ini  merupakan kesempatan bagi FKIP UNPRI meningkatkan kapasitas diri (building capacity) demi terwujudnya kampus sebagai pusat keunggulan (centre of excellence).

Sementara itu di tempat terpisah Rektor UNPRI Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes mengucapkan selamat kepada Dekan FKIP UNPRI atas lolosnya Hibah Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Tahun 2020.

Rektor juga menyebutkan, selain mengacu kepada hibah tersebut, pihaknya  juga mempersiapkan mahasiswa untuk memiliki nilai lebih dari segala segi.

Dan, saat ini juga kata rektor, pihaknya telah menjalin jejaring kerja sama aktif dengan perguruan tinggi baik didalam negeri maupun di  luar negeri .

Terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn memberikan apresiasi kepada  FKIP UNPRI atas keberhasilan meraih Hibah Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka tersebut.

“Semoga FKIP UNPRI dapat mempertahankan semua keberhasilan yang telah diraih untuk pengembangan pendidikan, Sehingga UNPRI bisa mewujudkan filosofi dari Bapak Pendidikan kita Ki Hajar Dewantara, untuk menciptakan ekosistem pendidikan nasional yang lebih  sehat, berazas gotong royong dengan menghadirkan iklim inovasi, sehingga mampu menghasilkan SDM unggul,”kata  Tommy Leonard. (dev)

116

gnews.online | Walau dalam masa Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) tidak mengecewakan mahasiswanya yang akan wisuda. Sebab, UNPRI berinovasi melaksanakan momen kelulusan yang sangat berkesan bagi peserta didiknya, yakni menggelar wisuda dengan sistem Drive Thru di halaman Gedung MICC Jalan Gagak Hitam Medan, selama tiga hari.

Hadir dalam wisuda itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara Prof. Dian Armanto, M.Pd, MA., M.Sc, Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, Direktur Pascasarjana UNPRI Dr Azharuddin SH MKn, Wakil Rektor (WR) I Abdi Dharma S.Kom, WR II  Wakil Rektor II Ermi Girsang, SKM, MKes, WR III Said Rizal, MA., Wakil Rektor IV dr. Ali Napiah Nasution, M.K.T, para dekan dan wakil dekan serta jajarannya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara Prof. Dian Armanto, M.Pd, MA., M.Sc dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para wisuda/i UNPRI yang telah diwisuda dengan sistem Drive Thru.

Pada kesempatan itu juga, Prof Dian Armanto menyampaikan rasa terimakasihnya juga keada para orang tua yang telah mempercayakan anaknya  kuliah di UNPRI. Dan dia yakin, bahwa UNPRI tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mendidik mahasiswanya menjadi lulusan yang berkompeten, profesional dimasa depan.

Diungkapkan Prof Dian Armanto, UNPRI adalah kampus yang telah menyelenggarakan 4 hal yakni telah melaksanakan tata kelola yang baik, memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik, kegiatan mahasiswa yang banyak dan penelitian, pengabdian masyarakat sertra jurnal yang banyak ditulis oleh dosen-dosennya.

“Ini pertanda bahwa UNPRI telah menyelenggarakan akademis dengan sangat baik dan inilah Perguruan Tinggi Swasta yang terbaik di Sumatera utara,”kata Prof Dian Armanto.

Sementara itu, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes mengatakan, Wisuda Sistem Drive Thru ini tetap menerapkan Protokol kesehatan dan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Medan terkait teknis melaksanakan wisuda dengan sistem Drive Thru.

Saat ini kata rektor,  kita mengetahui bahwa kondisi krisis global akibat covid-19 belum pernah terjadi sebelumnya. Bukan
hanya di Negara kita Indonesia tapi juga dunia. Penyebaran virus yang begitu cepat mendorong semua pihak untuk berupaya seoptimal mungkin memulihkan bumi seperti sedia kala. Pandemi Covid-19 mengubah  banyak hal dalam tatanan kehidupan kita.

“Kita dipaksa untuk menerima sebuah kondisi normal ‘baru’ yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka, digantikan komunikasi yang dimediasi oleh teknologi. Proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di ruang-ruang kelas, saat ini dilakukan melalui virtual,”kata rektor.

Dan, wisuda yang semestinya dilakukan di gedung dengan rangkaian sermonialnya, namun dilaksanakan secara drive thru.

“Inilah yang menjadi pertimbangan bagi kami segenap pimpinan UNPRI untuk memundurkan pelaksanaan wisuda Periode 2 yang seharusnya dilaksanakan pada bulan April menjadi bulan Agustus dan
dilaksanakan secara drive thru,” ucap Novalinda Ginting lagi.

Di tempat terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Jumat (28/8) menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan/i UNPRI yang telah sukses menggelar wisuda dengan sistem Drive Thru.

“Saya berharap peserta didik UNPRI yang sudah diwisuda ini tetap memiliki tekad dan semangat yang kuat dalam menyongsong masa depan,”kata tokoh pendidikan Sumut ini dengan semnagat.

Tommy berharap, para wusudawan/i dapat melanjutkan cita-cita. “Cita-cita tidak boleh berhenti hanya karena pandemi virus corona (Covid-19),”ucap Tommy meyakinkan. (dev)

261

gnews.online | Magister Sains Biomedis dan Magister Ilmu Kedokteran Klinis Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Prima Indonesia ( UNPRI) belum lama ini menggelar Webinar yang mengangkat tema “Isu dan Permasalahan yang Dihadapi Masyarakat Lansia pada Bulan Ramadan Selama Masa Pandemi Covid-19”.

Webinar online dengan media zoom premiun tersebut mengundang dua pakar sebagai narasumber utama. Narasumber pertama Dr. dr. Binarwan Halim, M. Ked (OG), Sp. OG (K), FISC selaku Direktur Halim Fertility Center, IVF Center, Departemen Obstetri & Ginekologi dan juga merupakan dosen tetap FK UNPRI.

Narasumber kedua dr. Hilna Khairunisa Shalihat, M. Gizi, Sp.GK bertugas sebagai Dokter Spesialis Gizi Klinik di RS Hermina Medan.

Webinar dan diskusi online tersebut juga dipandu dr. Fiska Maya Wardhani, M. Biomed, dosen tetap di FK UNPRI dan juga dibawakan oleh Muhammad Aditya Kurnia, SKM, MPH selaku Master of Ceremony pada saat webinar berlangsung.

Dari narasumber pertama, Dr. dr. Binarwan Halim, M. Ked (OG), Sp. OG (K), FISC menyatakan, bahwa pada orang lanjut usia yang sehat dapat terjadi sebagai primary aging immune deficiency, yaitu suatu kondisi dimana terjadi penuruan fungsi kekebalan tubuh.

Dia menjelaskan, terdapat berbagai penelitian yang mengkaitkan puasa dengan berkurangnya produksi radikal bebas di dalam tubuh.

Menurutnya, puasa dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap stress oksidatif. Selain itu, dengan menjalankan puasa pada lansia juga memberikan dampak positif terhadap perbaikan kondisi depresi, kecemasan, stres dan peningkatan fungsi kognitif.

“Hal lain yang perlu diperhatikan selama berpuasa adalah untuk tetap menjalankan pola hidup dan nutrisi yang sehat, melakukan pencegahan terhadap infeksi, berolahraga secara teratur, mengurangi stres, serta menjaga pola tidur yang baik,”kata dr Binarwan.

Sementara itu, dr. Hilna Khairunisa Shalihat, M. Gizi, Sp. GK menjelaskan bahwa aging merupakan proses alami yang ditandai penurunan kemampuan tubuh, seperti penurunan metabolisme dan stamina, penurunan kekuatan otot, peningkatan deposit lemak, penurunan kepadatan kalsium pada tulang, serta penurunan pada penyerapan zat gizi.

Oleh karena itu katanya, diperlukan penilaian nutrisi dan restriksi kalori pada lansia untuk menjaga imunitas tubuh. “Restriksi kalori pada lansia dapat dilakukan dengan cara meningkatkan asupan protein, penurunan asupan lemak dan garam, pemilihan karbohidrat kompleks pada makanan, serta mengurangi konsumsi minuman bersoda dan beralkohol,” kata dr Hilna.

Selain memperoleh amal ibadah dengan berpuasa, katanya, puasa juga bermanfaat untuk memperoleh keseimbangan berat badan ideal, peningkatan HDL (lemak baik) dan penurunan tingkat kolesteral dalam tubuh yang menyebabkan penurunan resiko penyakit jantung, gula darah terkontrol, dan peningkatan kekebalan tubuh pada lansia.

Disebutkannya, penuaan merupakan proses yang fisiologis, sehingga penerapan gizi seimbang dan pemenuhan nutrisi spesifik harus tetap dilakukan selama puasa di bulan Ramadan, sehingga sistem imun pada lansia tetap terjaga terutama selama pandemi Covid-19.

Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda, M. Kes mengatakan, UNPRI berkomitmen untuk selalu konsisten dalam melaksanakan
Webinar, sebagai sarana pemberi informasi dan update berita kepada institusi, tenaga medis,
mahasiswa/i serta masyarakat umum.

Dalam hal ini, pihaknya terus mendukung penuh Webinar agar tetap berlangsung secara rutin, dengan tema yang up to date dan menjawab pertanyaan- pertanyaan di publik.

Hal senada juga disampaikan oleh Dekan FK UNPRI dr. Linda Chiuman, M.K.M, AIFO-K agar seluruh peserta webinar dapat
memanfaatkan waktu dan menambah pengetahuan dan wawasan terhadap isu dan permasalahan yang dihadapi masyarakat lansia pada bulan puasa Ramadan selama masa pandemi Covid-19 walaupun bertempat dirumah masing-masing.

Antusiasme peserta Webinar sangat terlihat dari banyaknya jumlah peserta yang
mendaftar dari berbagai instansi baik itu latar belakang medis, non medis maupun masyarakat umum yang berasal dari dalam, dan luar daerah kota Medan.

“Konsep dari Webinar kali ini adalah “Update your knowledge and upgrade your behaviour” dimana para peserta webinar diharapkan mampu memberi informasi baru, valid kepada keluarga dan masyarakat umum terkait dengan tema,” kata dr Linda lagi. (Dev)

268

gnews.online | Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) mengundang dua pakar kesehatan, masing-masing  dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dan Dr. Lita Sri Andayani, SKM., M.Kes Dosen dan Peneliti di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) dan Ketua PPPKMI Pengurus Daerah Sumatera Utara sebagai narasumber pada diskusi online kemarin.

Webinar yang banyak menarik minat tersebut membahas soal Komunikasi Resiko & Positive Thinking Dalam Mencegah Covid-19.

Diskusi online tersebut dipandu oleh Frans Judea Samosir, S.Psi,MPH (Moderator I) dan Frans Yosep Sitepu, SKM., MPH (Moderator II).

Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan DirektoratJenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan   dr.Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes menyatakan bahwa terdapat strategi komunikasi perubahan perilaku dengan tiga poin utamayang harus diperhatikan selama pandemi ini.

Pertama, Struktur yang dibangun dengan tepat agar pesan yangdisampaikan dapat tercapai, dan sampai kepada pengguna. Kedua, Adopsi perilaku harus ditanamkan kepada seluruh masyarakat umum. Ketiga, isi pesan yang disampaikan harus jelas agar mudah dicerna masyarakat.

Pola perilaku  antara masyarakat memiliki perbedaan tersendiri, sebagai tenaga medis dan penyuluh kesehatan harus terusmemperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat umum, agar tidak menambah jumlah angka Covid-19 di daerah.

Sedangkan narasumber kedua, Dr. Lita Sri Andayani, SKM.,M.Kes menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19  diharapkan masyarakat umum harus terus berfikir positif dan mengikuti instruksi serta protocol dari pemerintah.

“Masyarakat juga harus memilah (filter) informasi yang akan dibagikan (share) pada media social masing-masing dengan memperhatikan validitas dan sumber dari informasi yang akandibagikan,” katanya.

Diharapkan, seluruh masyarakat juga membagikan informasiyang berasal dari instansi pemerintahan dan memberi teguran jika ada informasi yang salah di media social masyarakat lain terutamainformasi terkait dengan Covid- 19.

Kedua pakar tersebut sepakat untuk menjelaskan pembagian komponen dalam berfikir positif.

Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting M.Kes mengatakan,  pihaknya tetap berkomitmen untuk selalu konsisten dalam melaksanakan Webinar sebagai sarana pemberi informasi dan update berita kepada institusi, tenaga medis, dan maayarakat umum.

“Kegiatan seperti ini harus tetap berlangsung secara rutin, dengan tema yang up to date serta menjawab pertanyaan-pertanyaan di publik,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNPRI Santy Deasy Siregar SKM M Kes bahwa FKM UNPRI menyadari pentingnya penyampaian informasi kepada publik selama pandemi ini dalam menyampaikan berita atau informasi secara akurat dan terbaru selama pandemi ini.

Menurut Santy, saat ini Webinar media yang  sangat tepat dalam menyampaikan berita atau informasi secara akurat kepada publik.

Dengan webinar ini dia berharap, mampu memberi informasibaru, valid kepada keluarga dan masyarakat umum.

“Webinar ini juga merupakan aksi lanjutan dari pembagianmasker gratis yang dilaksanakan oleh civitas akademika FKMUNPRI kepada masyarakat umum di Jl. Sekip dan Jl. Ayahanda kota Medan,” katanya.

Sementara itu di tempat terpisah Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM kepada wartawan, Jumat(12/6) mengatakan mendukung kegiatan webinar yang dilaksanakan FKM UNPRI yang menyoal tentang Komunikasi Resiko & PositiveThinking Dalam Mencegah Covid-19.

Menurut dr Nyoman, komunikasi adalah bagian terpenting dalam menghadapi ancaman pandemi dan kepercayaan publik perlu dibangun serta dijaga agar tidak terjadi kepanikan dalam masyarakat, sehingga  penanganan dapat berjalan dengan lancar.

“Komunikasi merupakan salah satu kunci penting dalam percepatan penanganan covid 19,” kata dr Nyoman.

Dengan kondisi sekarang ini, kata dr Nyoman, sangat penting bagi masyarakat untuk mendukung setiap langkah yang di ambil oleh pemerintah. (Dev)

217

MEDAN-gnews.online | Universitas Prima Indonesia (UNPRI) ambil bagian dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19. Kampus multi etnis tersebut membagikan paket sembako untuk panti asuhan se-Kota Medan.

Paket tersebut langsung diserahkan Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting M.Kes didampingi Wakil Rektor II Dr. Emi Girsang, M.Kes, Wakil Rektor III Said Rizal, MA, Wakil Rektor IV dr. Ali Napiah Nasution, MKT dan ketua pelaksana Drs. H. Hilman Haidir, MPd.

Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting M.Kes usai memberikan paket sembako mengatakan, mudah-mudahan bantuan ini dapat mengurangi beban anak-anak di panti asuhan selama masa pandemi.

“Sebelumnya kegiatan ini kami lakukan memberi bantuan sosial kepada mesyarakat kurang mampu yang terdampak covid-19, namun untuk saat ini kami lebih memperluas penyaluran dan memfokuskan kepada anak-anak di panti asuhan,” kata Crismis Novalinda Ginting.

Rektor berharap, bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan beban pengurus panti asuhan dan anak-anak yang ada di sana tidak kekurangan saat wabah Covid-19 masih terjadi. “Kita harap wabah ini juga cepat berakhir,”ungkap rektor.

Pada kesempatan itu, ketua pelaksana Drs. H. Hilman Haidir, MPd menambahkan, bantuan sembako tersebut diberikan kepada panti suhan se Kota Medan, seperti Panti asuhan Al Wasliyah, Panti Asuhan Alwasliyah, Rumah Anak yatim, Panti Peduli Anak Yatim, Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) DPD Provinsi Sumatera.

Kemudian, Panti Asuhan Zending, Panti Asuhan Putr Aisyiah, Panti Asuhan Mamiyai, Panti Asuhan Bani Adam, Panti Asuhan Alwasliyah(Brayan), Mesjid Nurul Iman, Mesjid Al Amin Medan Krio, Panti Asuhan Putra Muhammadiyah, Panti Asuhan Darul Aitam, Mesjid Nurul Huda, Panti Asuhan Arridho, Pertuni DPC Kota Medan, Panti Asuhan Muhammadiyah, Panti Asuhan TPI , PantinAsuhan Al Marhamah, Panti Asuhan Bumi Nusantara, Mesjid Quba.

Sementara itu, di tempat terpisah Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Kamis(14/5) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan UNPRI, yang ikut mengambil peran langsung dalam upaya penanggulangan wabah ini.

“Semoga kegiatan sederhana seperti ini memiliki dampak besar bagi masyarakat dan anak-anak panti,” kata Tommy Leonard.

Tokoh pendidikan ini menyebutkan, kegiatan sosial secara tidak langsung kita juga ikut membantu pemerintah dalam mensukseskan pemberantasan Covid-19.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban dan kesulitan hidup anak-anak di panti asuhan yang terdampak akibat wabah Covid-19. Semoga kita diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menghadapi wabah ini,” tutur Tommy. (dev)

148

MEDAN – gnews.online | Rektor Universitas Prima Indonesia (Unpri) Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes (foto) menyatakan terkejut atas pemberitaan  di media massa ditemukannya mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) tewas di Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (12/4).

“Kami keluarga besar Unpri turut berdukacita yang sedalam-dalamnya, atas meninggalnya mahasiswi kami yang duduk di semester akhir tersebut,” ungkap Chrismis Novalinda Ginting, Senin (13/4).

Rektor mengatakan, bila kasus yang menewaskan mahasiswi FE ini murni tindak pidana pembunuhan, pihaknya berharap pelakunya segera ditemukan dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami berharap pihak kepolisian segera menemukan pelakunya dan memberikan hukuman setimpal dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang dengan keji,” kata Rektor.

Menurut Rektor, kasus pembunuhan mahasiswi asal Sibolga ini menjadi pelajaran berharga bagi mahasiswa Unpri agar kedepannya lebih berhati-hati.

Seperti yang diberitakan, seorang wanita mengenakan celana warna hitam ditemukan tewas oleh warga di lokasi kawasan Laula, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu pada Minggu (12/4), sehingga membuat warga menjadi heboh.

Informasi yang dihimpun, korban tewas dengan sejumlah luka pada bagian tubuhnya diketahui bernama Juliana, 26, salah satu mahasiswi semester tingkat akhir FE Unpri Medan dan korban merupakan warga asal Sibolga.

Menurut rekan korban berinsial DN menyebutkan, korban tinggal di kos Simpang Selayang. Saat itu adik korban Sabtu (11/4) pada malam harinya mau menjemput korban. Namun saat mau dijemput kedua nomor ponsel milik korban saat dihubungi tidak aktif. (dev)

322
Pasilog Kodim 0201/BS Medan Mayor Inf Zulkarnain SH, Pasiter Kodim 0201/BS Mayor Inf Romi Sembiring foto bersama Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor UNPRI Dr. Chrismis Novalinda Ginting, SSiT., M.Kes, Wakil Rektor (WR) II Dr Ermi Girsang SKM MKes, WR  IV Ali Nafiah Nasution MKT dan Dekan Fakultas Kedokteran UNPRI dr Linda Chiuman MKM.

MEDAN – gnews.online ¦ Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Dr. Chrismis Novalinda Ginting, SSiT., M.Kes mengatakan, kegiatan Heroisus ini merupakan kegiatan rutin UNPRI setiap tahun. Pihaknya bersyukur, karena terlaksana dengan sukses dan meriah.


 

“Ini merupakan kegiatan ketiga,” kata Crismis Novalinda Ginting di sela-sela acara Heroisus ‘Medan Charity Run’ kerjasama UNPRI  dengan Kodim 0201/BS Medan, di Lapangan Benteng Medan, Minggu (23/2).

Dikatakan Crismis, peserta tidak hanya  mahasiswa UNPRI, tetapi dari masyarakat Kota Medan, bahkan dari luar Kota Medan.

Crismis berharap, kegitan Heroisus ini dapat memberikan dampak yang positif kepada mahasiswa dan pada masyarakat. Karena acara ini selain olahraga juga ada charity, bazar, musik dan senam zumba.

Hadir dalam acara itu di antaranya, Pasilog Kodim 0201/BS Medan Mayor Inf Zulkarnain SH, Pasiter Kodim 0201/BS Mayor Inf Romi Sembiring, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Wakil Rektor (WR) II Dr Ermi Girsang SKM MKes, WR  IV Ali Nafiah Nasution MKT, Dekan Fakultas Kedokteran UNPRI dr Linda Chiuman MKM dan Ketua Panitia Herbert Wau SKM MPH.

Sementara itu, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan mengatakan, ajang lari kini menjadi tren hidup sehat di ibu kota.

“Kegiatan ini, diharapkan dapat  mendorong sekaligus merangsang tingkat kesadaran mahasiswa UNPRI untuk hidup lebih baik lagi dan terus meningkat,” kata tokoh pendidikan Sumut ini.

Menurut Tommy, olahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kebugaran tubuh, sekaligus mengusir rasa penat dan stres yang berlebihan. Misalnya saja dengan lari, meskipun terlihat sepele, tetapi jangan khawatir akan manfaat besar yang ada di dalamnya.

Tommy menyakan bahagia, melihat antusias mahasiswa UNPRI mengikuti kegiatan Heroisus.

Ketua Panitia Herbert Wau SKM MPH mengatakan, acara ini merupakan event tahunan UNPRI.  Tujuannya, agar mahasiswa tergugah  untuk hidup sehat dan berbagi kasih ke orang yang memerlukan.

Kegiatan ini juga kata Herbert, merupakan ajang untuk entrepreneurship anak-anak dan  menyalurkan bakat mahasiswa.

Sedangkan dengan kegiatan bazar kata Herbert, mahasiswa UNPRI diharapkan akan memiliki kemampuan berwirausaha. Mahasiswa-mahasiswi UNPRI, diharapkan bisa bersaing dengan perkembangan zaman.

“Mahasiswa-mahasiswi saat ini harus mempunyai keahlian lain sesuai dengan bakat dan minatnya,” ungkapnya.

Sehingga kedepan, lanjutnya, mahasiswa UNPRI akan memiliki  jiwa sportif dan tertanam dalam diri mahasiswa jiwa untiuk peduli dengan sesama. (dev)