Thursday, August 22, 2019
Tags Posts tagged with "usu"

usu

121

gnews.online | Dr dr Syah Mirsya Warli, Sp. U (K) menyebutkan, beser dan gangguan berkemih pada usia lanjut harus diwaspadai dan bila pada pria harus ada kewaspadaan terhadap kanker prostat.

Hal itu disampaikannya saat menyampaikan ceramah awam terkait beser dan gangguan berkemih di lobby utama Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara, Minggu (23/12/2018). Kegiatan ceramah awam itu merupakan bagian dari kegiatan jalan sehat KAHMI Forever yang berlangsung di seputaran kampus USU.

Hadir dalam kegiatan itu, jajaran Direksi RS USU di antaranya Direktur Umum, Keuangan dan SDM, dr Dewi Indah Sari Siregar, MKed (Clin Path), Direktur Diklat, Penelitian dan Kerjasama, dr Sake Juli Martina, Sp.FK dan Direktur Sarana dan Prasarana, Dr Achmad Delianur Nasution.

Hadir juga Wakil Dekan I FK USU, Dr dr Imam Budi Putra SpKK, MHA, Wakil Dekan II FK USU dr Zaimah. Z Tala, jajaran pengurus KAHMI Sumut, jajaran civitas hospitalia dan masyarakat yang biasa melaksanakan olahraga pagi di kawasan kampus USU.

 

Sebelum ceramah awam, diadakan jalan santai, senam sehat dan sarapan bersama.

Menurut dr Warli yang sehari-hari juga Direktur Utama RS USU, beser menjadi masalah yang kadang-kadang tersembunyi. Beser itu membuat orang jadi agak malas bepergian, malas melakukan perjalanan jauh, khawatir ditempat tersebut tidak ada kamar mandi.

“Beser itu adalah suatu dorongan yang timbul secara tiba-tiba untuk berkemih yang sulit untuk kita tahan, maka apa? Belum sempat buka celana, belum sempat keluar kamar mandi sudah netes dia. Nah bisa siang hari bisa malam hari. Jadi ada dorongan yang sangat kuat yang tidak bisa membuat menahan kencing,” urainya.

Gejalanya, terang dr Warli, pasien akan terburu-buru hendak buang air seni, frekuensi (sering), insidensi. Efek dari beser sering terbangun pada malam hari. Kalau terbangun dimalam hari hanya sekali itu termasuk masih normal. Kalau lebih dari sekali itu sudah dikatakan ada gangguan.

Katanya, gangguannya berupa problem pada laki laki usia diatas 50 tahun. Gejala ini umumnya disebabkan oleh pembesaran prostat. Ada beberapa faktor yang menyebabkan beser : kandung kemih terlalu aktif, infeksi ginjal, batu ginjal, monopause, lansia, diabetes, gangguan prostat.

Selanjutnya dissmpaikan bahwa jangan menganggap hal yang lumrah beser pada usia lanjut, tapi periksakan sejak dini agar mendapatkan penanganan yang tepat. (DM)

329

gnews.online | SSB USU U-14 menjadi Juara ke 3 Turnamen Sepak Bola Pagustas ( Paguyuban Sekolah Sepakbola Tangerang Selatan) Sabtu (11/11) di Stadion mini Ciputat, Tangerang Selatan Banten dalam Anniversary ke 7 Pagustas Tangerang Selatan.

Kejuaraan tersebut diikuti 12 kesebelasan untuk kategori U-14 dari seluruh Tanah Air.

SSB USU memenangkan tiga pertandingan di babak penyisihan pool C. Berhadapan vs Bintang Tangerang Football School 3-1 ( 1-1), vs SALFAS Tangerang 1-0 (1-0), vs Tajimalela Banten 3-0 ( 2-0 ) sehingga menjadi juara pool C dan SALFAS Tangerang runner up.

Sementara pada grup lain wakil Jawa Barat Garuda Soccer Academy Bandung , dan wakil Jakarta FU 15 Soocer Academy ( Firman Utina Soccer Academy) harus tersisih di babak penyisihan grup .

Pada babak 6 besar Minggu (12/11/2017) SSB USU berhadapan dengan Bintang Utama Payakumbuh Sumatera Barat dan menang adu penalti setelah waktu normal dan perpanjangan seri 1-1, dan tuan rumah Pagustas Tangerang Selatan Banten juga harus tersisih di 6 besar ini.

Pada final segitiga mempertandingankan SSB USU U-14 – Indonesia Rising Star Soccer Academy (IRSSA) Tangerang Banten – dan Satria Muda Football Academy (SMFA) Tangerang Banten .

Melawan IRSSA , SSB USU harus mengakui tim lawan 1-0 ( 0-0 ), dan harus puas sebagai Juara ke 3 setelah kalah pada final ke 2 melawan melawan SMFA melalui adu penalti 4-5.

Ketua umum PS Keluarga USU Prof Dr dr Fidel Ganis Siregar MKed(OG) SpOGK yang turut menyaksikan langsung di Ciputat Tangerang saat dihubungi Minggu (12/11) sangat mengapresiasi capaian dari SSB USU U-14 yang dimanejeri dr Selly Azmeila MKed(Oph) , SpM dengan pelatih Poniman Arbi yang juga pegawai Fakultas Kedokteran USU ini.

“Kami berharap ke depannya diantara anak anak ini ada yang berhasil menjadi pilar Timnas, ” urai WR II USU itu seraya mengucapkan terimakasih atas atensi dan perhatian Rektor USU Prof Runtung terhadap SSB USU.

Tim SSB USU U-14 akan kembali ke Medan KNO hari ini, Senin ( 13/11). (dev)

334

gnews.online | Pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Sumatera Utara (USU) tahun akademik 2017/2018 telah berakhir dan resmi ditutup Jumat (7/7) lalu.

Sebanyak 6.500 lebih calon mahasiswa kampus tersebut telah mendaftar, dan kini berjuang berebut kursi dengan menghadapi ujian tulis, Selasa (11/7).

Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu melalui Kepala Bagian Humas USU Bisru Hafi menyebutkan, berdasarkan data terakhir jumlah pendaftar jalur mandiri tahun ini mencapai 6.526 orang. Jumlah itu meliputi 3 kelompok pendaftar, yakni 3.206 IPA, 2.280 IPS dan 1.040 IPC.

“Pendaftaran jalur mandiri USU telah dibuka sejak 12 Juni lalu secara online di website penerimaan.usu.ac.id dan berakhir Jumat lalu. Setelah pendaftaran selesai selanjutnya mereka menghadapi ujian tulis pada hari ini,” tutur Bisru saat diwawancarai disela-sela memantau pelaksanaan ujian.

Diutarakan dia, ujian yang akan dihadapi para peserta dilakukan secara tertulis meliputi, tes kemampuan dasar IPA, tes kemampuan dan potensi akademik (TKPA) serta tes kemampuan dasar IPS. Untuk hasil ujian akan diumumkan pada 20 Juli mendatang.

“Sebelum menghadapi ujian, jauh-jauh hari kita sudah mengimbau kepada peserta harus sudah mengetahui ruang dan lokasi ujian. Untuk perlengkapan yang harus dibawa peserta antara lain, Kartu Tanda Peserta, fotokopi ijazah SMA/SMK/MA atau sederajat dan sudah dilegalisir serta alat tulis,” sebut Bisru.

Dia menambahkan, jumlah pendaftar jalur mandiri ini meningkat dibanding tahun 2016 yakni 5.404 orang. Bahkan, kuota atau daya tampung yang diberikan juga meningkat dari 1.896 orang tahun 2016 menjadi 2.053 orang tahun 2017. (dev)

211

gnews.online | Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Runtung SH MHum diwakili Wakil Rektor (WR) II Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar MKed (OG) SpOG (K) memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2017, di halaman kantor Biro Pusat Administrasi (BPA) USU, Jalan Dr Mansjur Medan.

Humas USU Bisru Hafi SSos MSi kepada wartawan di Kampus USU, Rabu (7/6) mengatakan, dalam upacara yang diikuti civitas akademika USU itu, WR II Muhammad Fidel Ganis Siregar membacakan pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Fidel mengatakan, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

“Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita,” kata Fidel megutip pidato Presiden Jokowi.

Ditegaskannya, upacara ini meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah ke-bhinekaan tunggal ika-an kita,” tegas WR II USU ini.

Namun, tambahnya, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Kebinekaan Indonesia sedang diuji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan Indonesia. Juga ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila.

“Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong,” tuturnya.

Dia kemudian mengajak semua elemen bangsa belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, bangsa Indonesia bisa terhindar dari masalah tersebut.

“Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Dengan Pancasila, Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan,” tandas Fidel saat membacakan sambutan Presiden RI.

Dalam sambutannya, Presiden meminta untuk waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Ditegaskannya, pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti-Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRI, Anti-Bhineka Tunggal Ika.

“Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi Indonesia,” tandas presiden seraya mengimbau untuk menjaga perdamaian, persatuan, dan persaudaraan.

“Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan Indonesia,” demikian pidato presiden yang dibacakan WR II USU. (dev)

396

gnews.online | Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof  Dr Runtung, SH MHum mengatakan,  berkat kerja keras  semua   jajaran   pimpinan   unit   kerja   dan  sivitas   akademika   serta   tenaga kependidikan, USU telah mengalami perkembangan yang sangat pesat.

“Diantaranya, terjadi peningkatan jumlah program studi yang terakreditasi A dari 15 prodi menjadi 35 prodi,  Rumah Sakit USU berhasil meraih akreditasi tertinggi yaitu Akreditasi Parpipurna (Bintang Lima),  peningkatan   tulisan   dosen   yang   dimuat   di   jurnal internasional terindeks Scopus dari 320 hingga tahun 2015 menjadi 320 untuk tahun 2016 hingga Mei 2017,”kata Rektor USU, dihadapan 2.599 orang wisudawan/i yang diwisuda selama dua hari Senin (22/5) dan Selasa(23/5) di kampus tersebut Jalan Dokter Mansyur Medan.

Selain itu juga, kata rektor, peningkatan USU dalam jumlah   penelitian   yang   luar   biasa   dari   126   judul menjadi   569   judul.   Dimana   untuk   tahun   2017   ini   anggaran   yang disediakan untuk penelitian sebesar Rp.31 M untuk membiayai 438 judul penelitian.

Khusus dibidang prestasi mahasiswa, kata rektor, hingga paruh semester genap Tahun Akademik 2016/2017 ini, setidaknya mahasiswa USU telah menorehkan 65 prestasi berskala nasional dan internasional

Disebutkan rektor juga, dalam   rangka   memotivasi   mahasiswa   yang   berprestasi   untuk   dapat menyelesaikan   studinya   tepat   waktu,   serta   membantu   mahasiswa   yang kesulitan biaya pendidikan, USU  juga  menyalurkan beasiswa kepada para mahasiswa.     “Pemberian beasiswa ini adalah sebagai wujud partisipasi USU dan atas dukungan  pemerintah  melalui  Kemristekdikti,  dunia usaha  serta lembaga   donor   lainnya   dalam   bentuk   program   CSR   untuk   kemajuan pendidikan di Indonesia,”kata rektor.

Rektor memaparkan,Pada Tahun Akademik 2016/2017, USU telah menyalurkan beasiswa  untuk 5.540 orang mahasiswa, dengan jumlah dana sebesar Rp.34.260.000.000,- (tiga   puluh   empat   milyar   dua   ratus   enam   puluh   juta   rupiah).
      Beasiswa tersebut, ucap rektor  berasal   dari   Kemenristek   Dikti,   Lembaga   serta   Yayasan, diantaranya : Bank Indonesia, Yayasan Toyota & Astra, PT Daya Adicipta Mustika, Djarum Foundation, Yayasan Bhakti Tanoto, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, Yayasan Van Deventer-Maas Stichting, Yayasan Karya Salemba Empat, serta PT Bank Tabungan Negara (Persero).

Rektor juga   mrnginformasikan,   bahwa   minat   lulusan   SLTA   untuk   masuk   USU dalam   tahun   2017   ini   meningkat   tajam   dari   tahun   sebelumnya. Berdasarkan data dari Panitia SNMPTN SBMPTN dari jalur SNMPTN  tahun ajaran 2017/2018 ini USU menempati posisi pavorit ke-4 PT paling diminati di   Indonesia   dengan  jumlah  pendaftar  31.940,   urutan  I   UNPAD  39.388, II:UB 33.950, III:UNDIP 32.085.  

Untuk jalur SBMPTN tahun ini juga terjadi peningkatan jumlah pendaftar di Panlok 14 dari 51.000 pada tahun 2016 menjadi 58.691 orang.  Mengingat tingginya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan studi ke USU, maka   pada   tahun   ajaran   2017/2018   ini   USU   menaikkan   jumlah   daya tampung  dari   7045   pada  tahun   2016  menjadi   7450   orang.   Dari  Jumlah tersebut  sebanyak 30 persen  diterima melalui jalur SNMPTN yang saat ini telah dinyatakan lulus sebanyak 2.221 orang dan sudah melakukan registrasi  ulang  pada tanggal  16 Mei  2017 yang lalu. Untuk jalur SBMPTN akan diterima 40 persen.(dev)

334

gnews.online | Rektor Universitas Sumatera Utara ( USU) Prof Dr Runtung SH MHum  mengatakan, kepada para siswa yang belum diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 ini,  masih mendapat kesempatan untuk mengikuti SBMPTN.

“Pendaftarannya   akan ditutup pada tanggal 5 Mei 2017,”kata rektor, Sabtu(29/4).      Bagi peserta yang telah mendaftar Bidikmisi, katanya,  tetapi belum diterima pada SNMPTN 2017, apabila mendaftar SBMPTN 2017 maka yang bersangkutan dibebaskan dari biaya pendaftaran

Pada kesempatan yang sama, rektor menyatakan, USU menempati posisi 4 pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 terbanyak dengan jumlah 31.940 orang.

“Jumlah tersebut berada diatas pendaftar di Universitas Gadjah Mada 31.814, Universitas Sebelas Maret 29.473, dan Universitas Negeri Semarang 28.864,”kata rektor.

Sebagaimana yang diketahui, hasil SNMPTN 2017 telah diumumkan oleh panitia pusat Rabu kemarin, (26/4). Diketahui, USU menempati 5 besar pendaftar SNMPTN terbanyak.

Disebutkan rektor, untuk diposisi pertama pendaftar terbanyak pada tahun ini adalah Universitas Padjajaran sebanyak 39.388. Kedua, Universitas Brawijaya 33.950 dan ketiga Univeristas Diponegoro 32.085.

Dijelaskan rektor juga, dengan menduduki 5 besar pendaftar SNMPTN 2017 terbanyak, hal ini menepis informasi yang berkembang di masyarakat. Dimana menurut informasi itu kurangnya minat siswa-siswi SMA sederajat di Medan dan Sumatera Utara untuk melanjutkan pendidikan atau studinya di USU.

Menurut rektor, dari jumlah pendaftar SNMPTN 2017 sebanyak 31.940 orang, USU menerima 2.221 calon mahasiswa baru. Dari jumlah calon mahasiswa baru tersebut, termasuk 460 mahasiswa bidikmisi pada 47 program studi S1 reguler.

Berdasarkan data dari panitia pusat SNMPTN-SBMPTN 2017, jkatanya, umlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi pada 78 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia sebanyak 101.906 siswa. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh panitia pusat dari total jumlah pendaftar yang memenuhi syarat (eligible) sebanyak 517.166 siswa. Dari jumlah yang dinyatakan lulus di PTN tersebut termasuk 27.058 siswa dari peserta bidikmisi.

Dasar pemeringkatan dan kelayakan pendaftar yang lolos seleksi, ucap rektor,  adalah data yang diisikan oleh sekolah ke PDSS. Meliputi data sekolah termasuk akreditasi, data pribadi siswa, data nilai siswa sejak semester 1 sampai dengan 5 dibedakan per jurusan (IPA, IPS, dan Bahasa, dll).

“Pemeringkatan dilakukan berdasarkan perolehan nilai dengan prinsip semua siswa dalam satu sekolah memperoleh kurikulum dan beban pengajaran yang sama untuk satu jurusan,”katanya.

Pengumuman hasil SNMPTN sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN 2017  Prof Dr Ravik Karsidi MS, dapat diakses sejak pukul 14.00 WIB Rabu, (26/4) kemarin melalui laman http://pengumuman.snmptn.ac.id . Caranya dengan memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir.

Sementara itu, menurut Kepala Humas USU, Bisru Hafi, pengumuman itu juga dapat dilihat pada laman 12 PTN mirror lainnya. Yaitu, http://snmptn.unand.ac.id, http://snmptn.unsri.ac.id, http://snmptn.untan.ac.id, http://snmptn.ui.ac.id, http://snmptn.ipb.ac.id, http://snmptn.itb.ac.id, http://snmptn.undip.ac.id, http://snmptn.its.ac.id, http://snmptn.ugm.ac.id, http://snmptn.unair.ac.id, http://snmptn.unhas.ac.id, dan http://snmptn.unsyiah.ac.id. (dev)

373

gnews.online | Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof.Dr.Runtung Sitepu,SH.M.Hum. dan jajaran Wakil Rektor serta pimpinan fakultas mengadakan temu ramah bersama awak media  di Ruang IMT-GT Gedung Biro Rektor USU, Rabu (22/3).

Prof.Runtung mengatakan, acara temu ramah ini akan dijadikan sebagai agenda tetap USU, minimal setiap 6 bulan sekali.

Menurut Prof.Runtung, acara ini bertujuan agar USU lebih dekat dengan masyarakat melalui media cetak, dan online serta, sebagai sarana melakukan evaluasi capaian USU untuk periode tertentu.   Sekaligus untuk mendapatkan masukan berharga dalam menyusun rencana kerja berikutnya sejalan dengan motto yang diusung Prof.Runtung sebagai  rektor banyak mendengar dan kerjakan.

Dalam sambutannya, Prof. Runtung memaparkan kemajuan yang telah dicapai dalam 14 bulan kepemimpinannya.Terutama di bidang-bidang yang menjadi prioritas program kerja Rektor USU Periode 2016-2021.

Di bidang peningkatan jumlah prodi yang Akreditasi A, jika pada tahun 2015 tercatat 16 prodi yang akreditasi A, maka atas saat ini telah berjumlah 31 prodi.

Jumlah tersebut diharapkanakan terus bertambah, karena dari 70 prodi yang telah dikirimkan borang re-akreditasinya ke BAN PT pada tahun 2016 baru separuhnya saja yang telah dikeluarkan nilainya. Prestasi yang sangat membanggakan saat ini terdapat 8 prodi yang telah meraih sertifikasi internasional ISO 9001:2015 dari Badan Sertifikasi British Standards Institution (BSI), yakni Prodi: Patologi Klinik (Sp.-1), Ilmu Kesehatan THT-KL (Sp.-1), Kedokteran Jiwa (Sp.-1),Teknik Industri (S-1), Ilmu Perpustakaan (S-1), Sastra Arab (S-1), Farmasi (S-1) dan Profesi Apoteker.Tahun ini masih ada 50 prodi lagi yang akan diajukan re-akreditasinya.

“Saat ini Tim Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) USU tengah merampungkan penyusunan Borang untuk Re-Akreditasi USU, yang direncanakan akan diajukan kepada BAN PT pada bu                                                        lan Mei 2017,”katanya.

Di bidang publikasi ilmiah,kata rektor,  jumlah artikel ilmiah Dosen USU yang publikasinya dimuat pada jurnal internasional bereputasi, terjadi peningkatan signifikan dari 139 tulisan pada tahun 2015 menjadi 352 artikel ilmiah pada tahun 2016, yang berarti meningkat 253 %.

Prof.Runtung juga menginformasikan bahwa untuk Tahun ajaran 2017/2018 ini, USU telah menetapkan daya tampung 7450 orang mahasiswa baru untuk Program Sarjana (S-1).     Penerimaan mahasiswa baru  tahun ini dilakukan melalui tiga jalur, yakni:  SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Masuk Mandiri (UMM).

“Untuk jalur SNMPTN berdasarkan jadwal yang disusun Panitia saat ini telah memasuki proses pencetakan Kartu Tanda Peserta, proses seleksi dilakukan dari 15 Maret sampai dengan 15 April 2017, dan pengumuman hasil seleksi 26 April 2017,”katanya.

Untuk jalur SBMPTN, ucap rektor lagi, pendaftarannya dijadwalkan mulai tanggal 11 April 2017 sampai 5 Mei 2017, ujian tulis tanggal 16 Mei 2017, dan pengumuman hasil ujian SBMPTN 13 Juni 2017. Untuk ujian tulis SBMPTN dilakukan dengan dua cara yakni: Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT).

Sementarauntuk Ujian MasukMandiri USU (UMM USU) dijadwalkan proses pendaftaran, seleksi, dan pengumuman hasil ujian berlangsung dari bulan Juni hingga akhir Juli 2017. (dev)

338

gnews.online | Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Runtung, SH., M.Hum diwakili Wakil Rektor II Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar, SpOG, menyatakan, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) masih menjadi mata kuliah pilihan dengan syarat , hanya boleh diikuti oleh mahasiswa yang telah lulus 100 SKS.

Hal itu disampaikan WR II saat membuka sosialisasi KKN-PPM, Jumat (17/2) di Gelanggang Mahasiswa Pintu I Kampus USU, Medan. Hadir dalam kegiatan itu Ketua LPPM USU diwakili Sekretaris LPPM Prof Dr Dra Irnawati Marsaulina, MS dan dua orang nara sumber yakni Dr Budi Utomo, SP.MP dan dr Surya Dharma, MPH.

Acara sosialisasi itu sendiri berlangsung dua sesi yakni pagi mulai pukul 09:30 WIB sampai 12:00 WIB  dan siang pada pukul 14:00 sampai 16:30. Untuk sesi siang arahan Rektor disampaikan Wakil Rektor III USU Drs Mahyuddin K.M.Nasution, MIT., Ph.D.

Menurut WR II USU dalam sambutan di hadapan ratusan mahasiswa calon peserta KKN-PPM, pada dasarnya KKN bukan hal yang baru bagi USU karena USU pernah melaksanakannya sejak tahun 1972-1999. Selanjutnya karena sesuatu hal maka KKN dihentikan bersamaan dengan dihentikannya KKN di universitas-universitas lainnya di Indonesia pada tahun 1999.

Masih kata WR II, KKN tahun 2017 memasuki tahun ketiga pelaksanaan dan hal itu sejalan dengan imbauan DIKTI agar seluruh universitas menjalankan mata kuliah KKN.

“Oleh sebab itu, mengingat sangat pentingnya program KKN bagi mahasiswa, perguruan tinggi dan masyarakat, maka USU kembali mengadakan kegiatan KKN pertama kali tahun 2015 dan KKN ini diharapkan akan menjadi mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa USU,” terang pria yang mantan penjaga gawang PSMS di era 80-90-an itu.

Sesuai dengan konsep yang dijalankan, KKN di masa kini berubah namanya menjadi KKN PPM. Konsep ini, jelas WR II USU itu, merupakan perbaikan dari konsep KKN di masa lalu yang lebih berorientasi top-down serta kegiatannya lebih kepada pengabdian mahasiswa saja. KKN PPM mengarah pada kegiatan yang berorientasi bottom-up yang mana mahasiswa bersama masyarakat berupaya untuk melakukan perubahan/perbaikan di masyarakat. (dev)

620

gnews.online|

Trend   perkembangan   prestasi   mahasiswa   Universitas   Sumatera   Utara (USU) ditahun   2016   ini   menunjukkan   kenaikan   dibanding   tahun   sebelumnya. Demikian diungkapkan Rektor USU Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum pada Upacara   Wisuda,  Lulusan   USU  Periode  I  Tahun Akademik 2016/2017  yang dilaksanakan  selama tiga,  mulai  Senin sampai  Rabu. Para wisudwa/i yang diwisuda sebanyak 3.352 orang.

Disebutkan Runtung, beberapa   prestasi   yang   diraih   mulai   dari   lomba   karya   tulis   ilmiah, kompetisi debat pada beberapa bidang keilmuan, hingga pada perlombaan seni budaya dan olah raga baik tingkat nasional maupun internasional.  Beberapa   prestasi   yang   diraih   oleh   para   mahasiswa   tersebut,   telah berhasil   mencapai   posisi   terbaik.   Sehingga   tidak   hanya   mengharumkan nama USU, tapi turut memberikan keuntungan bagi para mahasiswa, karena diantaranya ada yang mendapatkan hadiah relatif besar hingga mendapatkan Pendanaan Untuk Penelitian Skripsi S1.

“Menurut   catatan   kami,   diantara   prestasi   mahasiswa   yang   menonjol   ditingkat nasional seperti, Juara 1  Karya Tulis Ilmiah Islamic Law Fair 2016 di Universitas   Diponegoro   Semarang.   Juara   1   pada   Sumatera   Overland Varsity   English   Debate   di   Universitas   Bengkulu.   Juara   1   Lomba   Video dalam Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) 2016 di Universitas Tanjung Pura Pontianak,   dan   Juara   1   Essay   Budaya   Nasional   Terbaik   pada   ICN Conference 2016 di Jakarta. Disamping itu para mahaiswa USU juga telah meraih Juara 1 dalam beberapa cabang olah raga di tingkat nasional dan internasional,”kata Runtung.

Sedangkan   untuk   tingkat internasional, ucap Runtung lagi,   mahasiswa   USU  juga   mampu   menunjukkan   prestasi   terbaiknya,   seperti   pada Kompetisi   Mobil   Hemat   Energi   Asia   2016   di   Manila,   Filipina.   Kemudian meraih   peringkat   Best   Participant   pada   Youtex   2016   di   Malaysia   dan Singapura, serta keterlibatan mereka pada beberapa even kemahasiswaan di lingkup ASEAN dan PBB yang kesemuanya mendapatkan dukungan dari universitas.

Dikatakan Runtung, universitas sangat memberikan apresiasi pada hal ini dan sekaligus siap untuk menjembatani antara hasil inovasi tersebut dengan dunia industri.(dev)

548

gnews.online |

Ka Humas Universitas Sumatera Utara (USU) Bisru Hafi mengatakan, pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016, bagi penyandang disabilitas difokuskan di Pusat Inkubator Cikal USU.

“Beberapa peserta tuna netra yang mengikuti ujian kemarin, kita pindahkan ke ruangan lainnya, karena soal dibacakan petugas pendamping, sehingga tidak mengganggu peserta disalibilitas dari Tuna Daksa/Lumpuh, Kesulitan Menulis dan Tuna rungu,” kata Bisru Hafi kepada gnews.online, Kamis (2/6).

Bisru menyebutkan, ada 51.457 peserta yang mengikuti SBMPTN 2016 di kampus USU dan Unimed, tergabung dalam panitia lokal (Panlok) 14 Medan. Dari jumlah itu, kata Bisru, USU menye­­dia­kan daya tampung hanya 2.120 kursi. 

Sedangkan program studi yang paling banyak diminati untuk USU, ujar Bisru, Fakultas Kedokteran.

Ditambahkan Bisru lagi, bahwa dari 51.457 peserta SBMPTN yang mendaftar di panlok 14 Medan, sembilan orang diantaranya penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus. (dev)