Saturday, December 14, 2019
Tags Posts tagged with "Yayasan Cinta Kasih Mandiri"

Yayasan Cinta Kasih Mandiri

336

gnews.online | Yayasan Cinta Kasih Mandiri (YCKM)  kembali berbagi kasih.  dengan para orang tua di Panti Jompo Harapan Jaya di Jalan A.M.D. Komplek Graha Sultan Blok B No. 6 Medan Marelan.

“Kunjungan YCKM ke panti jompo ini, sebagai bentuk kepedulian kami pada para orang tua dan sekaligus memberikan bantuan,”kata   Ketua YCKM, Feri Julie Fendi kepada wartawan, Kamis (2/3).

Feri juga mengatakan, baksos kali ini diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat muda YCKM,  lebih bersyukur dan berterima kasih kepada orang tua.

Kegiatan yang dilaksanakan YCKM kali ini,  makan siang bersama dengan para orang tua, memberikan bingkisan dan angpao kepada orang tua yang menetap di Panti Jompo Harapan Jaya Medan.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Bakti Sosial (Baksos), Rio Brandlee. Menurutnya, YCKM, tetap menjaga konsistensi dalam dunia sosial dan dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Rio mengatakan, tujuan  YCKM menggelar Baksos semata-mata  ingin berbagi dengan para orang tua yang merasa kesepian, dengan kehidupan di panti jompo, serta dalam rangka merayakan hari raya Imlek di tahun 2017.

Di tempat terpisah, Founder YCKM, Dr Tommy Leonard SH MKn mengatakan, aksi kepedulian dan kebersamaan YCKM kepada para orang tua di Panti Jompo ini, sebagai wujud syukur kita ditahun 2017 ini.

“Kegiatan ini  juga suatu bentuk untuk memperarat persaudaraa sesama umat manusia,”kata tokoh pendidikan Sumut ini meyakinkan.

Disebutkan Tommy, kegiatan sosial semacam ini pula dilandasi semangat kepekaan dan kepedulian terhadap kaum duafa, karena mengingat agama selalu mengajarkan kepada umat manusia untuk senantiasa memiliki rasa atau jiwa yang sosial, yang peduli terhadap sesama, terutama terhadap kaum yang lebih membutuhkan pertolongan.

Tommy juga menambahkan, kegiatan itu pula dilakukan sebagai bentuk rasa memiliki tanggung jawab, mengenai pentingnya kegiatan sosial dalam menjalin hubungan silaturahmi serta hubungan sosial sesama umat. (dev)

691

MEDAN-GNews: Yayasan Cinta Kasih Mandiri menggelar bakti sosial dengan memberikan perlengkapan sekolah bagi 200 anak sekolah sekaligus memberikan penyuluhan kesehatan, di Rumah Sakit Royal Prima Jalan Ayahanda Medan, Minggu (10/4).

Kegiatan ini sebagai upaya untuk membantu anak-anak yang tidak memiliki dukungan finansial, agar bisa tetap melanjutkan pendidikannya. Hingga akhirnya, mereka bisa meraih cita-cita yang diimpikan.

Hadir dalam kesempatan itu penasehat Yayasan Cinta Kasih Mandiri, dr.I.Nyoman EL,M.Kes, Dr RE Nainggolan MM, Henry SE MM,Ketua Pembina Dr.Tommy Leonard, SH, M.Kn, Ketua Yayasan Cinta Kasih Mandiri, Feri Juli Efendi, Direktur Klinik Prima Melati dr Sri Wahyuni, Direktur LBH GKI dan pengawas Yayasan Cinta Kasih Mandiri Yusriando SH MH, Wakil Direktur Rumah Sakit Royal Prima, Rita Ginting , wakil Rektor UNPRI Seno Aji, Dr Ali Nafiah Nasution , dan Dr Bobby Susilo dari Klinik Prima Melati, serta dari Fakultas Kedokteran UNPRI

Founder Yayasan Cinta Kasih Mandiri, Dr Tommy Leonard SH MKn dalam sambutannya pada acara ‘Donasi Paket Perlengkapan Sekolah dan Penyuluhan Kesehatan’, menyebutkan bakti sosial yang digelar ini, membantu anak-anak yang membutuhkan donatur untuk melanjutkan pendidikan dalam mencapai cita-citanya.

Ketua Yayasan Cinta Kasih Mandiri sendiri sebut Tommy, sudah banyak membantu anak-anak yang kurang mampu, untuk dapat melanjutkan pendidikan, dengan menjadi orang tua asuh. Selain itu, Yayasan Cinta Kasih Mandiri juga memandang penting pendidikan dengan membantu pendidikan.

Dr Tommy Leonard juga berterima kasih kepada para donatur, yang sudah menyisihkan rezekinya untuk membantu anak-anak dalam memberi peralatan sekolah.

Mudah-mudahan sambung Tommy lagi, kedepan bisa membantu lebih besar lagi. Dengan Yayasan Cinta Kasih bisa menjadi profesional.”Komitmen di Yayasan, tidak ada anak yang putus sekolah. Kita membantu anak-anak untuk melanjutkan pendidikan, “ucap Tommy Leonard.

Tommy juga mengharapkan, apa yang dilakukan Yayasan Cinta Kasih Mandiri bisa diinformasikan lebih luas. Sehingga bisa menggerakkan relawan lebih banyak lagi yang menyisihkan pendapatan Rp 100 ribu per bulannya, untuk membantu anak-anak yang putus sekolah.

Sementara itu Penasehat, Dr RE Nainggolan MM mengaku salut dan mengapresiasi apa yang dilakukan Yayasan Cinta Kasih Mandiri, yang memberikan perhatian dan keperduliannya terhadap persoalan kemanusiaan disekitarnya.

Menurut RE Nainggolan, apa yang dilakukan Yayasan Cinta Kasih Mandiri akan menjadi awal kebangkitan bagi yayasan dalam menghadapi persoalan kemanusiaan, dengan memberikan perhatian bagi anak yang kurang mampu.

Apalagi Yayasan tersebut dibimbing dan dibina serta dimobilisasi anak muda.. “Sangat menarik. Bila anak muda berbicara soal kemanusiaan ditengah keegosisan dan perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.

Anak muda memberikan perhatian bagi persoalan kemanusiaan. Berarti anak muda di Yayasan Cinta Kasih Mandiri telah menempah diri untuk membantu orang lain.

Pengorbanan, sebut RE Nainggolan adalah yang paling utama dalam hidup. Karena banyak orang yang mengetahui hanya menambah, namun tidak untuk berbagi. Melalui upaya yang dilakukan ini, RE Nainggolan mengaku yakin, anak muda Yayasan Cinta Kasih Mandiri akan semakin berkah dalam hidup dan kehidupan.

Untuk anak-anak panti sebut RE Nainggolan, masa depan akan terbuka untuk semua orang. Masa depan akan muncul dari setiap orang yang mau belajar dan membangun diri. “Kalau sekarang memberikan bantuan, ini bagian dari membangun masa depan,” ujarnya.

Karena bukan tidak mungkin, anak-anak panti asuhan ini akan menjadi orang hebat dimasa mendatang. “Jadikan paket ini sebagai batu loncatan untuk masa depan,” ajaknya.

Ketua Yayasan Cinta Kasih Mandiri, Feri Juli Efendi menyebutkan, kegiatan bakti sosial ini dengan pembagian perlengkapan alat sekolah bagi 200 anak Panti Asuhan di Kota Medan.

Selain itu juga ada kegiatan penyuluhan kesehatan seperti cuci tangan, sikat gigi, dan pemberian obat cacing serta pemeriksaan golongan darah.

Kegiatan yang berlangsung ini juga bekerjasama dengan Rumah Sakit Royal Prima, Klinik Prima Melati serta Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia (UNPRI). “Untuk penyuluhan ada team dari Klinik Prima Melati, “ujarnya.

Kegiatan bakti sosial ini sebut Feri, digelar setiap empat bulan sekali dan akan melakukan kunjungan ke panti asuhan atau sekolah.

Kedepan, untuk jangka panjang sebut Feri Yayasan Cinta Kasih Mandiri akan menerima banyak siswa yang tidak sekolah karena faktor ekonomi. “Kita akan biayai mereka secara finansial untuk sekolah,” imbuhnya.

Sementara penerima paket perlengkapan sekolah ini masing-masing dari Panti Asuhan Prima Kasih Abadi, Panti Asuhan Pelita Kasih Bersinar serta Panti Asuhan Ade Irma Suryani. (G15)