Taman Lope-Lope, Taman Cinta di Hamparan Perak

Taman Lope-Lope, Taman Cinta di Hamparan Perak

9783

gnews.online | Taman Lope-Lope. Pernah dengar namanya? Hihihi… dari namanya saja sudah terdengar cukup lucu. Mungkin maksudnya ingin menyebutkan love alias cinta, dipelesetkan jadi lope.

Tapi di situlah salah satu daya tarik taman ini, kita jadi penasaran dan ingin mendatanginya. Terutama yang sedang jatuh cinta ya…? Hmmm…

Taman ini berlokasi di kawasan Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Bisa ditempuh dari Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, jaraknya dari Marelan sekitar 20 km atau 40 menit perjalanan, atau kalau dari pusat Kota Medan  sekitar 1,5 jam perjalanan.

Mendengar info adanya taman tersebut, kami berdua meluncur ke sana di masa libur semester beberapa waktu lalu.  Sekalian cari objek untuk foto selfie, hehehe…

Bagi kami yang cewek-cewek, dengan mengendarai sepedamotor berboncengan, jarak tersebut lumayan jauh dari rumah kami di Marelan, tapi setelah sampai di sana rasa capek terobati. Karena bisa menemukan sebuah taman cantik yang membuat kita ingin berlama-lama untuk duduk atau mengabadikan banyak momen.

taman LopeUkuran taman yang baru berdiri beberapa bulan lalu ini tak terlalu luas, berada di halaman belakang rumah seorang warga. Tapi pemiliknya menata taman dengan tema yang unik, yaitu penuh dengan simbol cinta alias love yang berbentuk hati.  Makanya nama taman jadi Lope-Lope.

Kami mendapati, mulai dari gerbang masuk ke taman, kita sudah disuguhkan dengan bermacam-macam hiasan berbentuk hati. Seperti pagar dengan papan yang berbentuk love, batu-batu kecil yang disusun menjadi dua hati layaknya menggambarkan perpaduan sepasang kekasih, juga berbagai tanaman yang berbentuk sama.

taman Lope 3Ada juga batu yang berisi nama-nama pasangan yang pernah datang ke taman itu, biasanya pasangan yang datang sengaja menuliskan nama mereka di situ, sebagai pertanda atau kenang-kenangan.

Nah, setelah memasuki taman, kita akan lebih banyak lagi menemui  hal yang berhubungan dengan cinta atau love. Contohnya saja dua sepeda ontel zaman dulu yang diberi nama sepeda kesetiaan, diletakkan di atas batu yang bertuliskan ‘Aku Kamu’ yang juga berbentuk hati, dan batu ini juga sering menjadi sasaran para alayers yang ingin berselfie ria.

Beberapa joglo dengan nama-nama unik seperti Joglo Perhatian, Joglo Kebersaman, dan nama-nama unik lain. Terlihat dua bangku yang salah satunya terukir nama ‘Poniran dan Tukiyem’.  Jadi, bukan anak-anak remaja zaman sekarang saja yang bisa menikmatinya, anak remaja zaman dulu yang asal kampung juga bisa lho, hehehe….

Pingin bersantai sambil bermain? Disediakan ayunan kasih sayang yang dibangun dari gabungan bambu dan karet ban bekas. Lalu jembatan kasih sayang yang berada di tengah sebuah danau love mini buatan. Di lain sisi ada juga danau yang ukurannya lebih besar, dan lagi-lagi berbentuk hati.

taman Lope 2Bukan cuma keindahan dan kesan romantis, pengunjung juga bisa mendapatkan rasa tenang dan nyaman berlama-lama di aman ini. Karena letaknya yang jauh dari jalan, jadi suara-suara bising kuda besi alias kendaraan bermotor tidak akan menggangu. Sangat cocok untuk yang ingin sekadar duduk santai atau piknik sambil menikmati keasrian taman.

Cobalah kalian yang sudah bosan dengan segala macam kesibukkan kota, sekali-kali mampir ke sana untuk melepas lelah.

Apalagi – yang satu ini penting diketahui – untuk masuk ke taman benar-benar free alias tidak dikenakan biaya apapun. Pemiliknya benar-benar sukarela memperlihat kan taman indah miliknya ke masyarakat. Paling bagi kamu-kamu yang membawa kendaraan, akan dikenakan biaya parkir Rp 3.000, tak mahal namun kita bisa di sana dalam jangka waktu tak terbatas.

Bagi kamu yang punya pasangan, bisa memilih Taman Lope-Lope untuk bersantai di akhir pekan. Eits…tapi bukan berarti yang tidak punya pasangan tak boleh ke sana ya. Dengan teman kan bisa juga, seperti kami ini… (Laporan: Hayatus Salmi & Seftya Ary Susanty, siswi SMK Broadcasting Bina Creative Medan)

SIMILAR ARTICLES